03 NovSOIL-Filsof

Renungan

Hidup itu dinamis, bergerak dan berubah menurut waktu. Usahakan kita dapat mengunakan waktu sebaik-baiknya agar memperoleh ilmu yang bermanfaat, mengamalkan, serta bersyukur kepada Yang Maha Pemberi. Mudah-mudahan kita  mendapat berkah.

 

KESEIMBANGAN

Tuhan, menciptakan makhluk hidup di bumi:  manusia, binatang, dan tumbuhan:  bernapas, minum, makan, berbiak, dan mati.

Kemampuan makhluk hidup berbeda dalam mempertahankan kehidupan:  manusia lebih mampu dari  binatang;  binatang  lebih mampu dari tumbuhan;  ditandai oleh jumlah populasi manusia lebih sedikit dari binatang; binatang lebih sedikit dari tumbuhan.

Sistem kehidupan di bumi ini mengikuti hukum:  keseimbangan. Karena itu, Tuhan memberikan kemampuan bergerak  pada manusia dan binatang dan tidak bergerak  pada tumbuhan. Manusia diberi kelebihan bisa berpikir sedang binatang dan tanaman tidak bisa berpikir. Itu sebabnya kehidupan berjalan seimbang, meski jumlah populasi berbeda.

 

TANAH SEHAT – TANAMAN SUBUR

“Hidup itu hakiki, karena makhluk hidup diciptakan oleh Sang Maha Pencipta. Dalam praktek sehari-hari, pengelolaan alam dapat didekati melalui konsep ‘kehidupan’.  Misalnya:  tanah adalah tempat kehidupan (akar tanaman, mikro/makro fauna/flora), sinonimnya:  tanah adalah ‘benda hidup’;  karenanya ia bisa:  sehat, capek, sakit dan bahkan mati” …

Konsep konvensional:  tanah adalah benda alami yang bersifat  statis, mudah rusak/tergradasi menjadi miskin/tidak produktif.

Konsep modern:  tanah adalah benda hidup (tempat kehidupan), yang dinamis, bertahan, dan dapat diperbaiki bila rusak.

Sebagai benda hidup:  maka tanah bisa sehat, letih, sakit, dan bahkan mati;  meski dapat dihidupkan lagi. Oleh karena itu, maka tanah perlu istirahat, diobati, dan cukup diberi makan/minum agar tetap sehat…

Unsur kehidupan ‘utama’ adalah:  udara, cahaya, air, dan nutrisi (hara) dalam proses bernafas, fotosintesis (tanaman), minum, dan makan. Semuanya (kecuali cahaya) ada dalam tanah.  Jadi, faktor kesehatan/kesuburan tanah itu adalah:  Sifat Fisik (udara, air), Sifat Kimia (hara), dan Sifat Biologi (kehidupan, termasuk akar tanaman).

Kata Bermakna

 Syekhfani

 -Bersyukurlah anda sakit kaki, itu berarti anda punya kaki;  dari pada tidak pernah sakit kaki, karena memang tidak punya kaki, nau’dzubillah!

-Jadilah orang baik, meski definisi orang baik itu sendiri masih tidak jelas!

-Sesuatu yg diberikan bukanlah yg terbaik, yg terbaik itu pasti untuk sendiri!

-Tidak ada pedagang mau merugi, tawaran muluk itu pastilah propaganda!

-Jangan sedih orang yang pernah dekat meninggalkan kita.  Ingat,  kita dulu tidak kenal dia. Jadi, kembalilah ke awal!

-Jadilah orang yang butuh & dibutuhkan (tak ada beban). Dari pada mencinta & dicinta (banyak resiko)!

-Yang pergi bukan yg terbaik, bersyukurlah, Tuhan menghindarkan.  Yang terbaik pasti datang atas kehendakNya!

-Yang lalu biar berlalu menjadi ‘kenangan’, yang akan datang rintislah hingga jadi ‘kenyataan’ lebih menyenangkan.

-Yang lebih indah akan meniadakan yang buruk.

-Yakinlah yg lebih indah itu banyak, hanya perlu mencoba memperolehnya.

-Jangan menunggu yg tidak datang;  tapi sambutlah dengan senang yang sudah datang!

 -Yang dulu manis dan menyenangkan, yang sekarang lebih manis dan lebih indah, serta lebih menyenangkan!

 -Yang ditunggu tidak datang, yang datang bukan yang ditunggu, bersabarlah!

-Sia-sia menemui orang yang tidak mau ditemui!

-Buatlah semua itu bergulir rutin, penuh dinamika, rasakan variasinya, pastikan nikmatnya.  Ini kiat hidup berlanjut!

-Dinamis itu hidup, statis itu mati!

-Orang bekerja itu hidup, orang nganggur itu itu mati!

-Tidak ada batas umur bagi orang  optimis, dinamis, kreatif, inovatif, motivatif.

-Optimis, dinamis, kreatif, inovatif, motivatif itu obat awet muda;  lakukan, akan nyata bedanya..

-Berkerjalah agar anda merasakan ada kehidupan!

-Perubahan itu adalah waktu, tidak ada waktu tidak ada perubahan!

-Satu-satunya yang tidak pernah berubah hanyalah ‘perubahan’ itu sendiri!

-Satu-satunya yang tidak mungkin tidak berubah adalah ‘waktu’!

-Umumnya orang selalu membatasi diri, ini tidak boleh itu tidak boleh! Yang benar adalah semuanya boleh! yang tidak boleh adalah terlalu (terlalu banyak~terlalu sedikit, terlalu besar~terlalu kecil, terlalu mahal~terlalu murah, terlalu sombong~terlalu minder)!

back to top

Tags: ,
No comments

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment
CAPTCHA Image
*