Archive for June 21st, 2013

21 JunSOIL-Foliar Feeding

foliar-feeding

PAKAN LEWAT DAUN

(FOLIAR FEEDING)

 

Pakan lewat daun (foliar feeding), merupakan metode efektif sebagai alternatif mengatasi kekurangan dan ketidak-mampuan akar menyuplai nutrisi dari tanah ke jaringan tanaman.

Lihat:

Soil-Pindah tanam pohon

Soil-Recycling

Pada prinsipnya, ketersediaan nutrisi dan suplai unsur hara tanah ditentukan oleh sebaran akar, suhu dan kelembaban tanah, keseimbangan unsur hara, dan faktor-faktor lain.

Pakan lewat daun (foliar feeding), membantu keseimbangan nutrisi tanaman, yang mungkin tidak dapat tersuplai dengan baik lewat serapan akar.

Berikut adalah beberapa informasi tentang perkembangan dan teknologi aplikasi pupuk lewat daun: →  Foliar_feeding

Peneliti Michigan State University, menggunakan metode radioisotop, membuktikan bahwa pemberian unsur hara lewat daun 8 hingga 10 kali lebih efektif daripada lewat akar.

Pakan lewat daun merangsang peningkatan produksi khlorofil, aktivitas seluler, dan respirasi. Hal ini juga memicu respon tanaman dalam meningkatkan serapan air dan unsur hara dari dalam tanah.

Peneliti Iowa State University meyatakan: “Karena tanaman dapat menyerap nutrisi lewat daun, maka penyemprotan unsur hara dapat mencegah kekurangan gizi, menjaga aktivitas fotosintesis, dan meningkatkan hasil biji”.

Tetapi, bila kelebihan dosis pupuk, bisa terjadi daun “rusak” atau “terbakar“.

Oleh karena itu, penentuan jenis pupuk,dosis dan waktu aplikasi yang tepat, adalah sangat penting.

Efektivitas serapan nutrisi lewat daun ditentukan oleh formulasi pupuk, sehingga kenaikan hasil 5-10% atau lebih dapat dicapai jika menggunakan jenis yang tepat pada waktu yang tepat.

Waktu aplikasi pakan lewat daun terbaik adalah larut malam hingga dinihari, ketika stomata daun terbuka.

Penyemprotan ketika suhu di atas 80 ºF (26.7ºC) atau saat cuaca panas dan kering dan transpirasi air sel, perlu dihindari.

Catatan: penambahan surfaktan, seperti larutan deterjen encer, bisa menurunkan tegangan permukaan air dan meningkatkan serapan daun.

Peningkatan hasil hanya 2 bushel/hektar kedelai atau 4-5 bushel jagung dapat menutupi biaya aplikasi lewat daun.

 

Resume:

  1. Pakan lewat daun dengan nutrisi yang tepat dapat menjadi metode yang paling efisien untuk memberi pakan tanaman sejak 95% dari larutan pupuk dapat ditemukan di akar terhalus dalam waktu 60 menit jika kondisi kondusif.
  2. Semprotan daun dari bahan terbaik, pada tahap pertumbuhan tanaman yang tepat, waktu yang tepat dan dengan  praktek aplikasi yang baik, terbukti merupakan cara yang sangat menguntungkan untuk solusi aplikasi pupuk atau bahan sejenis lainnya.
  3. Tanaman di bawah stres butuh bantuan. Pakan lewat daun  telah terbukti sangat bermanfaat bagi tanaman dalam kondisi pertumbuhan yang tidak menguntungkan.
  4. Tidak ada peralatan khusus yang diperlukan. Gunakan alat semprot yang ada.

 

TIPS PENTING UNTUK pakan lewat daun!

  • Nilai keuntungan aplikasi pakan lewat daun telah dibuktikan oleh peneliti Michigan State University sejak bertahun-tahun lalu.
  • Akurasi penelitian antara lain melalui metode perunutan radioaktif.
  • Dibuktikan bahwa terjadi efisiensi antara 8 hingga 10 kali lebih efektif dengan aplikasi lewat daun daripada lewat tanah.
  • Namun, sebaiknya aplikasi lewat daun untuk mengatasi keterbatasan tanah dan kemampuannya untuk mentransfer nutrisi ke tanaman.
  • Waktu terbaik aplikasi pakan lewat daun antara pukul 03:00 hingga 08:00, atau setelah pukul 17:00.
  • Waktu optimum biasanya dari sore hingga larut malam, yaitu saat stomata (mulut daun) terbuka.
  • Suhu terbaik adalah sekitar 72ºF (22.2ºC) atau kurang. Jika cuaca sangat panas dan kering, mungkin harus disemprotkan antara pukul 2.00 hingga 4.00 pagi, ketika sel-sel daun penuh air dan embun mengumpul di dedaunan.
  • Setiap material larut diaplikasikan pada dedaunan memiliki peluang menyebar ke daun dengan kecepatan cukup.
  • Air menguap dengan cepat dan garam kering mudah terhembus oleh gerakan udara.
  • Karena itu, aplikasi semprotan dedaunan harus dilakukan pada saat-saat kelembaban tinggi – antara pukul 5.00 himgga 8:00 sore, berawan, atau hujan gerimis.
  • Kebanyakan larutan semprot daun harus mengandung sejumlah kecil unsur nitrogen sebagai elektrolit pembawa nutrisi ke tanaman.
  • Mereka juga mungkin perlu mengandung unsur fosfor untuk sirkulasi internal.
  • Nilai pH semprot harus antara 6,2-7,0 yang sulit diperoleh langsung.
  • Biasanya anda ingin kondisi larutan semprot pahit/alkalis (basa) untuk pertumbuhan tanaman muda (vegetatif), dan larutan masam (acid) untuk buah, biji-bijian, bunga, dll (generatif).
  • Cara termudah untuk menyesuaikan pH dari asam menjadi alkalis adalah dengan meneteskan larutan soda api (menaikkan pH), atau menjadikan masam dengan meneteskan larutan asam sitrat atau cuka.
  • Jika pakan lewat daun efektif, anda dapat melihat dalam waktu sekitar 48 jam.
  • Jika Anda punya refraktometer pengukur kadar gula (brix) jus tanaman, maka anda dapat mendeteksi perbedaan setelah 1 hingga 4 jam.
  • Jika bahan tidak masuk ke jaringan daun dan hanya berakhir di tanah, maka reaksi dapat memakan waktu sampai dua minggu.
  • Lebih baik menyemprot dengan konsentrasi rendah dan lebih sering daripada sekali lebih pekat.
  • Hati-hati jangan sampai daun terbakar sinar matahari langsung atau jatuh menetes ke tanah.
  • Karena itu, sebaiknya menggunakan bahan pembasah agar tidak terbentuk butir-butir air sebagai prisma yang dapat menyebabkan daun terbakar.