Archive for July 8th, 2013

08 JulSOIL-Vivarium Flora – Fauna

 

VIVARIUM FLORA DAN FAUNA

 

Simulasi Lingkungan Kehidupan

 

Syekhfani

 Ada beberapa jenis Vivarium,yaitu:

  • Aquarium, simulasi habitat air; untuk meniru kondisi lingkungan sungai, danau atau laut;  area habitat alami tergenang. Tanaman dalam air memerlukan keberadaan nitrogen dalam sistem, dan memerlukan area untuk kehidupan organisme dan tumbuhan.
  • Insectarium, habaitat insects dan arachnids.
  • Terrarium, simulasi habitat kering,  untuk meniru kondisi gurun atau savannah.  Terrarium dapat juga mengkreasi habitat lahan hutan atau pohon hutan iklim  temperate. Ia dapat dikreasi dengan menggunakan bahan kerikil, seresah daun dan tanah. Melalui terrarium, perilaku siklus air alami tampak dalam lingkungan buatan. Banyak jenis tanaman cocok untuk habitat ini , termasuk bromeliadsAfrican Violets dan Crassulaceae. Hewan umumnya digunakan untuk observasi meliputi reptilesamphibiansinsectsspidersscorpions dan burung kecil.
  • Paludarium, berupa simulasi lingkungan hutan hujan (rain forest) atau rawa (swamp ).
    • Riparium, suatu paludarium dengan sirkulasi kolam level berbeda.

Lingkungan kehidupan Flora dan Fauna, perlu dipelajari dan dimengerti sebagai dasar pengelolaannya.

Lingkungan kehidupan flora dan fauna dapat ditiru dalam bentuk vivarium (miniatur buatan) untuk memudahkan melihat dan mengabadikannya.

Ragam Vivarium berdasar:  bentuk (kubus, bulat, persegi), ukuran (mini, midi, maksi), dan bahan (kaca, plastik, formika).

Contoh:

1. Terrarium Flora

Terrarium (Foto Syekhfani:  Iwa Women University, Seoul, Korea)

2. Terrarium Fauna

Insectarium (Foto Syekhfani:  Iwa Women University, Seoul, Korea)