Archive for August 21st, 2013

21 AugSOIL-Manajemen Padang Rumput

 


MANAJEMEN PADANG RUMPUT

(LAWN MANAGEMENT)

Tinjauan:  Syekhfani

 

images (4)

Padang rumput (lawn), multi fungsi antara lain, yaitu:  tata hijauan kotapanorama taman alam atau buatan, padang rumput pakan ternak, lapangan sepak bola, lapangan golf, dan sebagainya.

Faktor pertumbuhan tanaman rumput, seperti tanaman umumnya tergantung pada:  tanahjenis tanamaniklim, dan pengelolalaan. Agar tanaman tetap hijausehat dan indah, serta berfungsi optimal diperlukan manajemen yang benar.

Berikut, tinjauan terhadap 8 cara perawatan agar padang rumput tetap hijau oleh NOFA-VT Vegetable Technical Assistance Program.

 

Eight Ways to Put Green Into Lawn Care

http://nofavt.org/assets/files/pdf/LawnCare.pdf

 

Wendy Sue Harper, Ph.D.

NOFA-VT Vegetable Technical Assistance Program Coordinator

Pendahuluan

Bahwa padang rumput di US sangat luas yaitu sekitar 49,421 mil persegi. 1

Dalam hal ini padang rumput (32 juta akre), termasuk perumahan, padang rumput komersil, padang golf, dan lain-lain;  dianggap merupakan lahan irigasi terluas di US (menurut Cristina Milesi, seorang ilmuwan penelitian NASA).

Hasil penelitian  Colleen Hickey (Educational and Outreach Coordinator of the Lake Champlain Basin Program), sebagian besar fosfor memasuki danau kini berasal dari sumber perkotaan bukan pedesaan, dan penelitian yang dilakukan di University of Vermont menunjukkan bahwa 75% padang rumput di Chittenden County tidak memerlukan pupuk fosfor, kususnya di bagian timur laut.

Fosfor dan pestisida bila masuk ke perairan akan menjadi masalah.  Oleh sebab itu, agar tidak terjadi pencemaran maka manajemen padang rumput berikut ini perlu diperhatikan.

1) Melakukan uji dasar Kompos dan Pupuk:

Agar tidak terjadi kelebihan pupuk fosfor, lakukan uji tanah dasar terhadap kompos dan pupuk.  Berikan pupuk dan kapur berdasar pada hasil uji  tersebut.  Gunakan pupuk fosfor terselimut organik berkadar rendah.

Aplikasi pupuk kompos yang di sebarkan di permukaan rumput setebal  ¼ inci, akan memperbaiki lingkungan fisik, kimia, dan biologi tanah bagi pertumbuhan tanaman;  yang akan menambahkan mikroorganisme, aksi pupuk  lambat tersedia (slow-release fertilizer), membantu pengomposan dan mencegah pemadatan struktur tanah. Penelitian di Cornell University menunjukkan bahwa pemupukan kompos N dapat menekan beberapa penyakit jamur tanah.2

Pencegahan  berlangsung setidaknya 30 hari. Kompos teh juga dapat diterapkan untuk menekan beberapa penyakit jamur.

2) Membiarkan Potongan Rumput di Padang Rumput:

Hal ini akan mengurangi biaya maupun bahan bakar. Dalam potongan rumput ada sekitar 50% pupuk nitrogen yang diberikan atau sekitar 2 lbs nitrogen per 1000 square feet per tahun, berarti mengurangi sekitar sepertiga kebutuhan pupuk N. 3

Potongan rumput mengandung fosfor, karena itu harus dikelola dengan baik. Saat memotong dengan mesin, potongan harus selalu dikembalikan ke lahan, hindari penyebaran ke permukaan kedap air, seperti jalan masuk dan jalan-jalan di lapangan. Ini membantu menjaga agar fosfor tidak masuk aliran sungai. Jika potongan rumput terlalu tebal, maka Anda dapat mengomposkan dan mengembalikannya ke lahan.

3) Memotong Rumput pada Ukuran  yang Benar:

Atur ketinggian potong setidaknya 3 inci. Ukuran ini memberikan kontribusi agar rumput menutupi  gulma yang menyukai sinar matahari, membantu rumput tetap tegar dan lembab, serta mendorong pertumbuhan akar yang baik.4

Hindari memotong lebih hingga tinggal 1/3 tinggi rumput. Lebih baik potong pada ketinggian  dengan pisau yang distel pada 3 inci. Memotong rumput lebih tinggal sepertiga melemahkan rumput dan mengurangi kemampuannya menghasilkan hara dan energi. Jika Anda mengatur mesin pemotong Anda pada 3 inci, maka rumput terpotong setebal 4,5 inci. 4

4) Pastikan Pisau Potong selalu Tajam:

Pisau yang tajam membantu mesin potong dan rumput, mengurangi stres dan menurunkan masalah penyakit tanaman,  juga membantu efisiensi kerja mesin potong mengurangi getaran, umur mesin, dan penggunaan bahan bakar. 2

5) Tanam Ulang Benih Rumput Setiap Tahun:

Tanaman rumput yang tumbuh sehat dan tebal mengundang pertumbuhan gulma.  Sebagian rumput mati setiap tahun, sehingga  penting untuk melakukan tebar ulang benih sekali dalam setahun.  Dapat digunakan  campuran mengandung rumput dan kacang-kacangan tahunan, seperti digunakan oleh Mix Konservasi Vermont.  Campuran ini mentolerir berbagai kondisi tanah dan kondisi cahaya dari matahari penuh untuk naungan parsial. Hal ini juga mengandung ryegrass tahunan, yang mencegah gulma yang berkecambah dan tumbuh cepat. Endofit rumput ini mengandung jamur yang secara alami hidup bersimbiosis dengan rumput. Racun alami jamur membantu melindungi rumput dari stres lingkungan, penyakit, dan serangga pemakan daun.

6) Kelola pada Penggunaan Air Minimal:

Rumput Anda membutuhkan sekitar 1 inci air per minggu. 2, 4

Sebuah alat pengukur hujan sederhana akan memungkinkan Anda untuk menentukan curah hujan mingguan. Menyediakan jaminan kekeringan untuk rumput dengan pemupukan N dengan kompos. Penambahan kompos meningkatkan kapasitas pegang (waterholding capacity) tanah dan menyediakan kelembaban rumput. Kapasitas pegang air oleh humus 4 sampai 5 kali lebih tinggi dari pada liat. Dalam kondisi kekeringan warna berubah menjadi coklat, tetapi akan hijau dan tumbuh kembali begitu air tersedia. Rencanakan pemberian air seminggu sekali pada pagi hari. Hindari kelebihan air untuk mencegah insiden penyakit jamur.

7) Gunakan Manajemen Pencegahan Hama Penyakit:

Biodiversitas padang rumput kurang rentan terhadap hama. Padang rumput ideal adalah padang rumput bunga dengan segala macam bunga pendek misalnya aster kecil dan merah.5

Pertahanan terbaik terhadap hama-serangga, penyakit, atau gulma adalah pengembangan diversifikasi, rumput sehat yang dikelola dengan baik merupakan tindakan pencegahan. Untuk mengatasi masalah hama, identifikasi yang tepat adalah penting. Ada beberapa pestisida biologi, botani atau herbal digunakan untuk kontrol organik.  Lihat dokumen Barbara Bellows untuk pertumbuhan berkelanjutan.2

Selalu ikuti petunjuk pada label dan gunakan pakaian pelindung yang sesuai.

8) Kurangi Penggunaan Bahan Bakar dan Emisi Karbondioksida:

Pertimbangkan mengurangi luasan padang rumput Anda, gantikan rumput dengan tanaman lanskap lain, dan rancang luasan rumput untuk meminimalkan penggunaan bahan bakar. Banyak tanaman lanskap penutup tanah yang indah dan tahunan menambah tekstur, warna, dan kontras halaman Anda. Pertimbangkan menggunakan mesin pemotong mekanik atau sabit dorong menggunakan energi manusia bukan minyak bumi untuk mengurangi emisi karbon dioksida. 6

Sebagian besar pemilik tanaman di Amerika, mengikuti praktek sederhana tapi nyata yang dapat membantu Anda, Vermont, sehingga US memiliki air bersih dan tanaman rumput hijau.

Terima kasih khususnya kepada Dr Sid Bosworth, Associate Professor Agronomi, Universitas Vermont untuk sarannya yang bijaksana.

 

Referensi dan Sumber:

1. Lindsey, Rebecca. 2005. Looking for Lawns. NASA, Earth Observatory. http://eobglossary.gsfc.nasa.gov/Study/Lawn/printall.php

2. Bellows, Barbara. 2003. Sustainable Turf Care: Horticulture Systems Guide. http://attar.ncat.org/atta-pub/turfcare.html

3. Bosworth, Sid. 2004. Nitrogen and Lawns. http://www.uvm.edu/~uvmext/programs/home/lawns/

downloads/oh80.pdf

4. Organic Lawn Care Committee of Connecticut and Massachusetts. 2006. Golden Rules of Organic Land Care. http://www.organiclandcare.net/articles/GoldenRules.php

5. Schultz, Warren. 1989. The Chemical-Free Lawn. Rodale Press. Emmaus, PA.

6. Bosworth, Sid. 2008. Personal Communication.