11 DecSOIL-Tembok Hijau (Green Wall)

 

0. Tembok Luar Gedung Pertemuan

TEMBOK HIJAU

(GREEN WALL)

 

Tembok Hijau:  “Greening Wall: Ubah Fungsi, Ciptakan Nuansa Hijau”

 

Syekhfani

(foto-foto:  unduhan)

 

Tembok Hijau (Green Wall), rekayasa penciptaan model panorama  “mati” menjadi “hidup” bernuansa hijau menyegarkan;  saat ini sedang  tren di berbagai tempat dan negara, termasuk di negara kita.

Tembok  hijau (green wall), yaitu implikasi sistem “verticulture” (budidaya vertikal) memenuhi permukaan vertikal tembok/dinding gedung/bangunan dengan tanaman (merambat, menempel, menjalar, atau tumbuh pada media pot).

Verticulture memang tidak terlalu sulit dipahami;  yang rumit adalah teknik menjaga tanaman agar memenuhi syarat pertumbuhan  yang diperlukan (air, unsur hara, sinar matahari, ruang tempel, dan sebagainya).

Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengubah fungsi fasilitas dan properti yang dipunyai gedung atau bangunan tersebut (misalnya: pemanfaatan air buangan, penggunaan saluran irigasi/drainase,  dan sebagainya). Bisa dipertimbangkan penambahan teknik “fertigasi” (irrigation fertilzizer), pemberian pupuk melalui saluran irigasi.

Lokasi  Tembok Hijau (Green Wall):  Umumnya berada di pusat keramaian kota, sepanjang jalan layang, gedung olah raga (stadion), pusat perbelanjaan, hotel bertingkat, rumah kediaman, dan sebagainya.

 

1. Tembok Hotel Bertingkat

2. Tembok Luar Sepanjang Jalan

3. Tembok Luar Sekeliling Stadion

(1).  Tembok luar arah fasilitas umum (jalan raya, gedung pertemuan, gedung pertokoan, stadion olah-raga, gedung pertunjukan, dan lain-lain;

 

4. Tembok Emper Rumah

5. Tembok Dalam Kolam Renang

(2). Tembok dalam (balkon, emper, taman tertutup, kolam renang), dan

6. Tembok dalam Kamar Mandi

(3). Tembok dalam (ruang pertemuan, kamar mandi, dan sebagainya.

 

Tembok Hijau (Green Wall), mengubah nuansa “mati” menjadi “hidup”, rekayasa panorama buatan!

  

No comments

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment
CAPTCHA Image
*