Archive for April, 2014

30 AprSISTEM SURJAN

Menjinakkan Kucing Tidur!

Syekhfani

Menjinakkan liat kucing (cat clay) terbangun, bisakah!?, “Bisa!“!
Saat liat kucing (cat clay) terungkap (revealed) ke permukaan, maka tanaman tidak dapat tumbuh normal. Umumnya menjadi kerdil, keracunan dan/atau defisiensi unsur hara. Lihat Gambar:

Capture

Hal tersebut merupakan implikasi dari sistem “Surjan” yang mengangkat horizon Sulfidik untuk budidaya tanaman (upland) di lahan pasang surut bereaksi masam (“Sulfat Masam).

Reklamasi dan ameliorasi lahan sistim Surjan ini secara garis besarnya dapat dilakukan mengikuti kaedah pengelolaan tanah bergambut masam, meliputi: irigasi dan drainase, pengapuran, pencucian oleh air hujan, dan (pemberian bahan organik/pupuk kandang).

Capture

Manajemen kawasan lahan budidaya, pada prinsipnya melakukan pengaturan inlet/outlet saluran irigasi. Lihat: Presentasi Lahan Basah

29 AprLiat Kucing (Cat Clay)

images

Jangan Ganggu Kucing Sedang Tidur!

Syekhfani

Jangan ganggu kucing lagi enak-enak tidur, bisa kita dicakar – “Miawww“!

Demikian itu perumpamaan, bila horizon “Sulfidik” yang terbentuk dari proses pasang surut air laut di kawasan dataran/cekungan tepi sungai (Sumatera,
Kalimantan, Papua) terungkap (exposed).

Lihat: http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/04/soil-lahan-basah/

Pedogenesis horizon Sulfidik terjadi dari pengendapan “Pirit – FeS) di lapisan reduktif; merupakan horizon penciri tanah Sulfat Masam. Kondisi basah-kering (oksidasi – reduksi) silih berganti menyebabkan spot-spot berwarna coklat kekuningan dan abu-abu di lapisan sulfidik, mirip warna bulu “kucing belang” (istilah: cat clay).

Reaksi melibatkan ion SO42- direduksi menjadi H2S (pH 2.0 – 7.0) pada tanah bergambut, oleh bakteri anaerobik: Desulfovibrio dan Desulphotomaculum. Dengan adanya ion Fe2+ terbentuklah “Pirit – FeS, FeS2″:

1. SO42- + 9 H+ + 8e ↔ HS- + 4 H2O (Eh= 0.2 – 0.3 V, pH > 7.0)
SO42- + 10 H+ + 8e ↔ H2S + 4 H2O (Eh= 0 – -0.2 V, pH < 7.0)

2. 2FeOOH (gutit) + 3H2S → 2 FeS + Srh + 4 H2O dan: H2S + Fe2+ → FeS + 2 H+, reaksi diikuti oleh: FeS + Srh → FeS2

Selama Pirit berada di lapisan reduktif, dia tidak menjadi masalah.

Akan tetapi, begitu dia terangkat (revealed) ke permukaan (lapisan oksidatif), maka secara geobiokimia, Pirit – FeS, FeS2 berubah menjadi Jarosit, dan pH menjadi relatif sangat rendah.

Pada kondisi ini, organisme tertekan hidupnya (termasuk tanaman). Bahkan, bagian tubuh kita yang kontak, bisa mengalami masalah.

Lihat: Driessen, P.M and M. Soepraptohardjo. 1974. Soils for Agriculture Expansion in Indonesia. Soil Research Institute. Bogor.

28 AprHorizon Argilik

Horizon Argilik

HORIZON ARGILIK

(pada Ultisol)

Erosi – Terungkap – Eksotik

Syekhfani

Secara alami, permukaan tanah (topsoil) akan terungkap (revealed) melalui proses erosi, di mana lapisan tanah atas (topsoil) menjadi hilang.

Aksi-aksi tersebut menyebabkan tanah tergradasi, sehingga memerlukan tindakan reklamasi, konservasi, ameliorasi, dan pemeliharaan, agar tanah, lahan, dan lingkungan alam tidak rusak, lestari dan berkelanjutan.

Dalam proses pedogenesis (pembentukan tanah – soil forming), horizon Argilik terjadi akibat berpindahnya fraksi liat dari lapisan atas – topsoil ke lapisan bawah – subsoil melalui proses eluviasi.

Kadar unsur Aluminum dan Besi tinggi pada Ultisol, dalam bentuk oksida (Seskuioksida, Al- Fe-Oksida) merupakan senyawa bersifat koloidal.

Proses iluviasi (berpindahnya unsur/senyawa dari topsoil ke subsoil), menyebabkan konsentrasi seskuioksida tinggi di lapisan subsoil yang kaya liat dari proses eluviasi di atas, akan berfungsi sebagai pengikat (sementasi) liat menjadi agregat mantap yang sukar hancur.

Setelah top soil mengalami erosi, lapisan subsoil yang terikat kuat oleh seskuioksida, akan bertahan dan tidak hilang; yang tidak terikat kuat akan hilang, dan yang bertahan terungkap (revealed) membentuk lapisan berupa relief yang eksotik dan menarik (lihat gambar).

Penampakan ini, secara umum dijumpai di Sumatera, Kalimantan dan Papua.

Lihat:http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/12/soil-terungkap-dan-tersingkap-2/

Relief horizon Argilik, eksotik dan menarik!

26 AprWarna Warni Segar Bergizi

SAYURAN DAN BUAHAN

(Tropika Indonesia)

Syekhfani

Hidup sehat, segar, cerah, ceria, dambaan semua orang sehari-hari yang akan berdampak pada gairah kerja dan output “hasil kerjapositif, sebenarnya mudah diperoleh; cukup dengan melakukan kebiasaan memilih dan mengatur menu makan sehat sehari-hari.

Menu tidak perlu berbahan baku mewah dan mahal, cukup yang murah, meriah dan sederhana tapi “bergizi” tinggi. Jenis komoditi sayuran dan buahan di tropika basah Indonesia berlimpah.

Lihat:http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/02/soil-plasma-nuthfah-ii/ dan http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/02/soil-plasma-nuthfah/.

Keperluan sehari-hari jenis bahan ini dapat diperoleh dari penjual sayuran/buahan atau hasil kebun sendiri (smart gardening), di halaman rumah atau kebun keluarga.

Berikut adalah contoh beberapa jenis sayuran dan buahan bahan menu sehari-hari yang murah dan bergizi: Lihat:http://quoteko.com/tanaman-sayuran.html

1. kol

2. sawi putih

3. seledri stick

4. Labu siam

5. Terung ungu

6. Zukini

7. jenis-tanaman-sayuran

8. Lombok

9. SAYURAN

10.-DESA-PAHANDUT-Tanam-Sayuran

Lihat:http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/10/soil-budaya-tomat-tanpa-tanah/

http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2012/11/soil-horti/

Dalam tubuh sehat terkandung jiwa sehat dan semangat tinggi!

21 AprSumber Pangan Bermasalah?

UMBI GADUNG DAN TALAS

Syekhfani

Dua jenis komoditi umbian, potensial sebagai  sumber pangan alternatif yang berpeluang untuk dikembangkan dalam mengantisipasi masalah rawan pangan (scarcity of foods), adalah umbi Gadung dan umbi Talas:  Lihat → http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/04/sumber-pangan-alternatif/

Umbi Gadung:

Selain sebagai sumber karbohidrat, umbi gadung mengandung kalsium, fosfor dan zat besi yang esensial bagi tubuh manusia.  Namun, umbi gadung mengandung zat/senyawa yang bersifat meracun, yaitu asam sianida (HCN).

Menurut Ahmad, Luthfi Alma’arif, dan Ariska, Wijaya, dan Djoko, Murwono (2012),  racun asam sianida (HCN) dalam umbi gadung  dapat dikurangi antara lain dengan menggunakan abu kayu dan abu sekam.

Lihat:  → http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jtki/article/view/238/243http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jtki/article/view/238/243

Umbi Talas:

Rasa gatal yang tertinggal di mulut setelah memakan talas menjadi masalah tersendiri. Rasa gatal tersebut disebabkan oleh suatu zat/senyawa kimia yang disebut kalsium oksalat. Kalsium oksalat tidak menimbulkan gangguan serius dan dapat dihilangkan dengan cara pencucian menggunakan air berlebih atau dengan cara pengukusan serta perebusan yang intensif.

→ Lihat: http://yellashakti.wordpress.com/2008/01/30/penghilangan-rasa-gatal-pada-talas/

19 AprSUMBER PANGAN ALTERNATIF

POHON DAN UMBI

(Tropika Basah Indonesia)

Syekhfani

Perkembangan penduduk dunia, membawa konsekuensi kebutuhan akan pangan meningkat menjadi rawan (scarcity). Lihat: → http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/04/untuk-diketahui/
Oleh karena itu, manusia harus mencari alternatif sumber pangan utama selain yang sudah ada saat ini.
Selain 20 spesies sumber pangan utama yang sudah ada, masih ada peluang sumber alternatif yaitu spesies yang kurang mendapat perhatian dan belum teridentifikasi dengan baik.
Pada prinsipnya sumber tersebut harus banyak, bermanfaat sebagai gizi dan mudah diperoleh atau dikembangkan.
Di Indonesia khususnya, zone tropika basah umumnya, spesies tumbuhan berlimpah didukung oleh faktor tumbuh (sinar matahari, air, nutrisi, iklim) yang relatif tidak terbatas.
Berikut, contoh spesies tanaman berupa pohon dan umbian sebagai sumber pangan yang berpeluang menjadi alternatif untuk dikembangkan dalam mendukung upaya mengatasi kemungkinan rawan pangan.

POHON:

Sukun

Buah sukun

Sukun

Kluwih

Kluih

Buah kluwih

UMBI:

Gadung,

Umbi gadung

Talas,

Umbi talas

Sumber pangan alternatif, merupakan upaya keberlanjutan hidup di dunia!

18 AprUNTUK DIKETAHUI

TAHUKAH ANDA?

National Academy of Sciences
(1975)

Syekhfani

Menurut catatan sejarah, manusia telah memanfaatkan sebanyak 3,000 spesies tanaman untuk makanan; dari 12,000 tanaman terseleksi yang dapat dimakan.
Sebanyak 150 spesies telah dibudidayakan secara komersial. Namun selama berabad-abad konsentrasi cenderung berkembang lebih banyak.

Saat ini, kebutuhan pangan penduduk dunia ada sekitar 20 spesies tanaman sereal seperti gandum, beras, jagung, dan sorgum; tanaman umbian seperti kentang, ubijalar, dan ketela pohon; kacang-kacangan (legumes) seperti pea, bean, peanut (kacang tanah), dan kedelai; serta gula bit, kelapa, dan pisang.
Tanaman tersebut adalah benteng kekuatan utama manusia terhadap kelaparan. Namun merupakan benteng yang sangat rapuh.
Prospek kekurangan pangan menjadi lebih akut, orang harus semakin tergantung pada tanaman daripada hewan untuk protein dalam menu diet mereka.

Disadari, bahwa penelitian sangat dibutuhkan untuk meningkatkan hasil tanaman pangan tersebut. Namun, ketergantungan pada sejumlah kecil tanaman membawa risiko besar, untuk monokultur sangat rentan terhadap bencana kegagalan disebabkan oleh penyakit atau perubahan iklim.

Kebutuhan akan pangan, sandang dan papan (pakan, pakaian, dan rumah) bagi penduduk dunia meningkat pesat, maka sudah waktunya mempertimbangkan pengembangan spesies tanaman yang terabaikan atau kurang dikenal.
Manusia mulai mengarah pada stok bahan kimia dan kemungkinan pengembangan genetik di bidang tanaman.
Sekarang kita harus meneliti ribuan spesies tanaman, banyak yang masih belum teruji dan beberapa yang belum teridentifikasi.

Lihat: → http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/04/smart-gardening/

17 AprSmart Gardening

vbox

Anda Meningkatkan Gizi Home Garden?

Svitak Dean

Star Tribune Staf Writer

Rabu, April 9, 1997

Ketika anda membolak-balik katalog benih, pertimbangkan nutrisi sesuai rasa, saran Sharon Johnson, seorang mahasiswi ahli diet di University of Minnesota. Beberapa sayuran memiliki nilai gizi lebih daripada yang lain, yang membuat mereka menjadi pilihan terbaik untuk ditanam di halaman rumah dan didisajikan di  meja makan.

Seledri, misalnya, mengandung sedikit air dan serat – sehingga sering disarankan sebagai makanan diet. Di pihak lain, bayam mengandung Vitamin A, B6, C dan K, serta kalsium, zat besi, magnesium, kalium, riboflavin, dan asam folat. Jika memilih tanaman, maka pilihlah bayam daripada seledri, saran Johnson.

Dia mencatat bahwa anak-anak di atas usia 2 tahun memiliki persyaratan diet sama dengan orang dewasa, yang berarti mereka harus memiliki setidaknya lima porsi buah dan sayuran dalam diet sehari-hari. “Tapi kita perlu makan berbagai buah-buahan dan sayuran,” katanya.

“Kita semua perlu memiliki lebih dari 140 nutrisi berbeda dalam menu kita, untuk menjaga tubuh kita sehat. Semua itu tidak akan ada, jika kita hanya memakan apel dan jagung. Tanamlah sayuran yang dimninati oleh anak-anak.

“Mereka kelihatannya akan mencicipi bila mereka sudah dewasa,” lanjutnya.
Shari Guski, wanita hortikulturis dari Minnesota State Horticultural Society, mengingatkan pekebun lahan sempit, bahwa banyak sayuran menjalar (seperti mentimun dan labu), dapat tumbuh secara vertikal atau menjalar di teralis dalam memanfaatkan ruang horisontal.

Dia menyarankan bahwa pekebun agar hati-hati membaca paket untuk memilih benih untuk ditanam. Dia mengatakan bahwa pekebun akan memperoleh dari benih yang mereka beli. “Benih murah tidak akan menghasilkan kualitas tinggi”.

Berikut disajikan jenis-jenis buah-buahan dan sayuran sangat cocok untuk kebun belakang Minnesota, dan semua berfungsi sebagai sumber vitamin dan mineral, serat larut dan karbohidrat, rendah lemak, dan memberikan kontribusi sejumlah kecil protein dalam diet yang sangat baik.

Daftar dari Johnson berikut menunjukkan produk sebagai sumber menu yang baik:
• Asparagus: Vitamin A, C dan E, folat dan potasium.
• Kacang, jepret: Vitamin K.
• Beets, hijau: Kalsium, folat dan magnesium.
• Black-eyed peas: Magnesium dan seng.
• Brokoli: Vitamin A, B6, C dan K kalsium, folat, magnesium, asam pantotenat dan riboflavin.
• Kubis Brussel: Vitamin C.
• Kubis: Vitamin K.
• Cantaloupe: Vitamin A, B6 dan C, folat dan potasium.
• Wortel: Vitamin A.
• Kembang kol: Vitamin C dan biotin.
• Terong: Folat dan kalium.
• Kacang hijau: Vitamin C dan K, dan zat besi.
• Kale: Vitamin K.
• Kohlrabi: Vitamin C dan kalium.
• Mesclun (salad hijau): Vitamin A dan C, dan folat.
• Mustard hijau: Vitamin A dan C.
• Parsnips: Vitamin C, kalsium, magnesium dan kalium.
• Lada hijau: Vitamin C.
• Kentang: Vitamin C dan kalium.
• Rhubarb: Kalsium dan kalium.
• Rutabagas: Vitamin C, magnesium dan kalium.
• Bayam: Vitamin A, B6, C dan K, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, riboflavin, dan asam folat.
• Squash, musim dingin atau zucchini: Vitamin A dan kalium.
• Jagung manis: Magnesium dan kalium.
• Ubi jalar: Vitamin A dan C.
• Tomat: Vitamin A dan C.
• Turnip hijau: Vitamin A dan K, kalsium dan asam folat.
• Semangka: Vitamin B6 dan thiamin.

Lihat: →  The Art of Healing Diri Sendiri adalah Seni Mengasihi Diri Kita Sendiri, dan Belajar Konsep Baru

11 AprBUAH KEPAYANG

BUAH Kepayang

(TRADISIONAL SERBA GUNA)

Sayur ~ Bumbu ~ Umpan

Syekhfani

Buah Kepayang [Kepayangkluwekkeluwekkeluak, atau  kluak  (Pangium edule  Reinw.  ex  Blumesuku Achariaceae, dulu dimasukkan dalam  Flacourtiaceae, adalah  Tumbuhan  pohon tumbuh liar atau setengah liar. Orang  Sunda  menyebutnya  picung  atau  Pucung  (begitu pula sebagian orang  Jawa Tengah) dan di  Toraja  disebut  pamarrasan)] → Kepayang

Termasuk buah langka berguna: Lihat →  SOIL-Buah Langka Berguna

Berikut buah “Kepayang” dari pohon, sayur, bumbu hingga umpan wuwu:

gambar (1)

Pohon Dan Buah, Besar, lonjong, seperti buah pohon mahoni (Mahogany), (gurihberacun, memabukkan )

  gambar (4)

Buah Tua, mengerut , mengeriput  dan pecah

gambar (3)

Buah Segar Tua, dibelah, berdaging, biji buah bahan yang dikonsumsi

(Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan lain lain)

  gambar (7) 

Daging buah, buah tua/setengah tua, berupa bahan sayur (picung Sunda)

gambar (6)

 Angen picung (Sunda), siap dinikmati

 sgambar (8)

 Buah Tua , Daging buah kering berminyak, dijadikan umpan  wuwu/bubu penangkap ikan (Semende, Sumatera Selatan)

Hidangan Rawon

Hidangan Rawon (bumbu kluwek), masakan Khas Jawa

 Buah Langka bernilai  gizi  Dan  Obat !

10 AprEnergi Kehidupan

gambar (2)

Daur ULANG Kehidupan

(Daur HIDUP)

Syekhfani

Kehidupan di dunia ini, tidak lepas dari hukum alam.

Yang tua lenyap diganti oleh yang muda. Yang muda jadi tua untuk memberi tempat bagi yang muda;  yang muda akhirnya pun lenyap untuk mengulang sejarah baru.

Hal ini disebut sebagai daur hidup (recycling of life).

Proses berlangsung dari tingkat paling rendah (ion) hingga paling tinggi (organisme):  Ion (+, -) berikatan menjadi unsur/senyawaselorgan → sistem organ, dan terakhir → organisme.

Suksesi berjalan dengan bantuan energi alami (sinar matahari).  Lihat:  Soil-komponen-kehidupan-components-of-life

Matahari, sumber Energi Kehidupan

Matahari, memancarkan energi cahaya (kinetik), menyebabkan kekuatan gas CO2 dan cairan H2O bersenyawa membentuk senyawa Karbohidrat (CHO) yang menyimpan energi metabolik (em).

Energi metabolik (em) merupakan sumber kekuatan gerak ion (+,-) sebagai energi listrik menyimpan panas (kalori).

Unsur/Senyawa yang mengandung energi metabolik tinggi (high energy metabolic) adalah unsur/senyawa ikatan ~ P [Pi, ATP, ADP, DPN(H), TPN(H)].

Setiap molekul P menyimpan energi metabolik ~ 4000 kalori.

Satu molekul ATP menyimpan 12000 kalori, ADP 8000 kalori, dan AMP 4000 kalori.

Saat proses kehidupan berjalan, maka mekanisme suksesi terjadi mengikuti hukum keseimbangan: analisis vs katalisis, pembentukan vs penghancuran, fotosintesis vs respirasi, dan sebagainya.

Proses berlangsung terus menerus dan berhenti saat makhluk hidup itu mati (recycling of life).

08 AprAluminum dan Kehidupan

Al

Efek Negatif Aluminum

REDUKSI KAPASITAS ANGKUT

Syekhfani

Keracunan aluminum, merupakan masalah luas dalam seluruh bentuk kehidupan (tumbuhanhewanmanusia), dan salah satu penyebab degradasi lingkungan.

Aluminum diketahui menghentikan pembelahan sel selama  “Fase S“, pada level kurang dari 4 ppm.

Mekanisme kerja keracunan aluminum adalah efek terhadap kapasitas angkut atau Potensial Zeta.

Aluminum relatif tidak-meracun di dalam atau di luar senyawanya sendiri. Namun demikian, ia menghancurkan kapasitas angkut (carrying capacity) suatu cairan.

Aluminum punya tiga (3) ion positif, dan setiap ion tunggal aluminum akan mereduksi  muatan permukaankapasitas angkut dan meningkatkan tegangan permukaan 6,000 kali jumlah ion Natrium, yang punya satu (1) muatan positif.

Aluminum diikat erat dalam tanah dan logam kecuali dalam kondisi masam.

Kondisi masam menyebabkan ion aluminum tercuci  ke seputar medium, mengikat atau menghancurkan kapasitas angkut air dalam mengangkut unsur hara.

Ilustrasi paling sederhana dengan indikator pertumbuhan tanaman dan pohon.

Setelah aluminum tercuci dari tanah, berasal dari introduksi hujan asam (pH rendah), dari pipa, atau pupuk tertentu, lalu lepas berikatan atau menghancurkan kemampuan air mengangkut unsur hara ke luar dari tanaman atau pohon.

Mineralproteinasam amino dan beberapa hidroksida semuanya berpengaruh terhadap mekanisme tersebut.

Ia tidak berpengaruh terhadap unsur-unsur yang diberikan ke tanah (kecuali unsur hara listrik-negatif), sehingga air tidak dapat mengangkutnya ke dalam tanaman.

Solusi paling umum di bidang pertanian adalah penambahan kapur untuk meningkatkan pH. Peningkatan pH mencegah terjadi mekanisme tersebut.

Degradasi berkaitan dengan peningkatan tegangan permukaan, yang tidak membiarkan air mengalir melalui pori mikro dan kapiler.

Diskusi tentang hujan asam di hutan bagian utara Amerika Serikat, bukanlah masalah hujan asamnya, tetapi lebih ke masalah pH rendah akibat pencucian aluminum ke dalam tanah dan mereduksi Potensial Zeta.

Ion-ion aluminum masuk ke permukaan air, mereduksi pengangkut muatan (Potensial Zeta), dan meningkatkan tegangan permukaan yang berefek pada kerusakan hutan.

Saat ini, diketahui banyak alternatif solusi sederhana dalam mengatasi masalah ini, begitu mekanismenya dimengerti.

Lihat: → Colloidal Suspensions From Rockefeller Center Weekly1Q35, Center Publications, Inc. — Oct. 1935 Published Readers Digest, March 1936, as “Chemistry’s Miraculous Colloids”. Submitted by Frank Hartman - Comments by Tommy Cichanowski.

06 AprReaksi Dasar Kehidupan

Reaksi Kehidupan

(Pengertian Dasar)

 Syekhfani

Kehidupan di dunia ini, diawali dari reaksi dua muatan yang disebut dengan istilah  “Listrik-Magnetik” dalam Larutan Nutrisi Tanaman, yang menunjukkan dinamika larutan.

Istilah: “Listrik“, yaitu reaksi atom-atom membentuk molekul. Dua istilah: tegangan listrik plus (+) dan minus (–), membentuk “pasangan erat” disebut Molekul. Aksin tegangan berupa hubungan kawat antara inti atom dengan partikel. Setiap gerakan dalam kawat, mengandung panas. Bila tanpa gerak, disebut Nol Absolut (= kondisi tanpa panas).

Masing-masing molekul adalah  individu, tidak selalu berupa bagian-bagian. Kemampuannya  karena ada hubungan inti atom dengan partikel tetangganya. Setiap hubungan punya ciri dikenal sebagai rambatan (resonance).

Definisi-Definisi:

Ion adalah Atom, Molekul, atau Partikel sederhana mempunyai Karakteristik Listrik disebut plus (+) atau minus (–) dan dinyatakan dalam nilai kuantum jumlah.

Ion. — Ion adalah atom atau kumpulan atom-atom yang tidak netral listrik tetapi sebaliknya bermuatan listrik positif atau negatif. Ion positif terbentuk bila atom-atom atau molekul-molekul kehilangan valensi elektron;  ion-ion negatif bila punya  elektron.

Potensi Ionisasi. — Daya (dinyatakan dalam elektron) dibutuhkan untuk memindah elektron donor dari orbit atomiknya dan menempatkan pada kondisi diam pada jarak tertentu. Biasanya dinyatakan dalam electron volts (ev.)  ~ 1 ev. = 23,053 kalori per mol.   (Mol = berat Molekular dalam gram,  dikalikan dengan  6.02.1023 Atom).

Logam, mineral, bahan inorganik, protein dan asam amino diikat sebagai suspensi dalam larutan dan bukan larutan.

Mereka berupa partikel mikroskopik dan submikroskopik menyerupai debu di udara. Partikel sangat halus ini disebut koloid.

Unsur logam secara umum dibedakan dengan unsur non-logam dalam hal kilap, kekerasan, daya hantar, dan kemampuan membentuk ion positif. Lebih dari 80% unsur dalam tabel priodik bersifat logam.

Agar bahan bersifat logam, elektron harus bebas masuk ke struktur kisi. Dan agar supaya punya struktur kisi, harus bermuatan atom ganda membentuk kristal sebagai struktur.

Jadi, atom tunggal atau ganda yang tidak punya struktur kisi  tidak bersifat logam.

Unsur non-logam tidak berdaya, daya hantar listrik rendah dan tidak pernah membentuk ion positif.

Logam. — menempati kelompok duabelas-atom sebelum menjadi listrik konduktif. Ia menempati tiga belas atom untuk menunjukkan sifat logam-sebenarnya (true metals).

Ia menempati kelompok  tigapuluh tiga-atom sebelum menjadi logam sepenuhnya, dan berkembang lengkap dengan sendirinya.

Kelompok tigapuluh tiga  membentuk “permukaan kubik terpusat”, suatu bentuk struktur dasar tiga dimensi stabil dalam bentuk kubus.

Mineral. — Sejumlah mineral  masuk atau keluar larutan, tergantung konsentrasi larutan, dll. Hasilnya sejumlah kristal mikroskopik mineral berada dalam larutan.

Garam. — Senyawa penghasil ion, selain ion hidrogen atau hidroksil. Garam terbentuk melalui penggantian hidrogen asam dengan suatu logam.

Lain-lain. — Sejumlah senyawa berikatan kuat dengan air dalam larutan (dengan segala ketidak-murniannya).

Karena koloid berada dalam bentuk suspensi senyawa kimia seperti ion-ion dalam larutan, maka karakteristik suspensi koloid umumnya diabaikan.

Koloid diikat dalam suspensi melalui muatan yang sangat mendekati listrik negatif pada permukaan masing-masing partikel. Muatan ini disebut Potensial Zeta.

Potensial Zeta = sangat mendekati muatan negatif-listrik (electro-negative charge) pada “permukaan” (Daerah Orbital Luar atau ”kulit luar”, “Virtual Shell”) suatu “partikel”.

Karena muatan tarik menarik satu sama lain, maka  “Particle Domains” dengan daerah luar negatif akan bergerak menjauhi satu sama lain — Sistim sifat anti-singgung (nature anti-collision system).

Kemampuan cairan mengangkut bahan dalam suspensi adalah fungsi dari menit muatan listrik. Begitu muatan negatif-listrik meningkat, lebih banyak bahan dapat diangkut dalam suspensi.begitu muatan menurun, partikel berikatan erat satu sama lain dan kemampuan cairan mengangkut bahan sedikit.

Ini titik di mana kemampuan mengangkut bahan dalam suspensi berlebihan, dan partikel mulai bergabung bersama dengan bahan partikel lebih berat keluar dari cairan dan menjonjot.

 

Komposisi Unsur Dasar:

Semua unsur, kecuali gas noble, tanpa valensi, baik itu listrik-positif atau listrik-negatif.

Jumlah relatif muatan positif dan negatif dalam cairan menentukan kapasitas angkut. Ion-ion listrik-positif menurunkan kapasitas angkut sedang ion-ion listrik negatif meningkatkan.

Unsur-unsur hanya dengan satu ion positif atau satu ion negatif punya efek kecil pada suspensi.

Unsur dengan ion-ion dua positif atau dua negatif (divalens) seperti magnesium dan berilium (+2) atau oksigen dan selenium (–2) punya efek 3,000 kali pada kapasitas angkut (carrying capacity, cc) daripada unsur-unsur tunggal.

Unsur-unsur bervalensi tiga, seperti besi dan aluminum (+3), nitrogen, dan fosfor (–3) punya 6,000 kali lebih berpengaruh terhadap cc daripada unsur tunggal dengan satu muatan ion positif atau negatif.

Selanjutnya, pemberian unsur dengan ion bervalensi tiga positif atau negatif dalam jumlah sangat sedikit (trivalen) punya efek sangat besar pada kapasitas angkut khususnya dekat titik pertukaran.

 

Tegangan Permukaan:

Tegangan permukaan adalah suatu ukuran tarik menarik bahan itu sendiri, ketahanan jelajah dan ekstraksi di antara molekul.

Dalam air, mekanisme membolehkan sebuah jarum terapung di permukaan atau serangga berjalan melintasinya.

Beberapa aturan umum adalah:  bila kapasitas angkut meningkat, tegangan permukaan menurun; bila kapasitas angkut menurun, tegangan permukaan meningkat.

Tegangan permukaan dan muatan partikel paling mudah dipahami bila kita ingat  muatan positif dan peningkatan tegangan permukaan berikatan bersama atau konsentrasi dan muatan negatif dan tegangan permukaan sebagai pengembangan atau pemisahan.

Tegangan permukaan lebih tinggi atau muatan listrik-negatif, lebih banyak bahan, seperti air, akan berikatan bersama dan koagulasi atau konsentrat.

Suatu surfaktan (agen permukaan-aktif) seperti deterjen bisa menurunkan tegangan permukaan, tetapi tidak akan meningkatkan kapasitas angkut kecuali ia diubah secara kimia dasar koloidal dengan cara penambahan bahan dengan ion-ion negatif. Tegangan permukaan and Potensial Zeta tidak berhubungan secara kuat.

Sebagai tambahan, surfaktan dapat menurunkan tegangan permukaan (baik) tetapi juga mendorong Zeta Potensial ke suatu nomor Negatif-listrik. Pada banyak kasus dalam larutan air, peningkatan muatan-listrik-negatif, mis. Zeta Potensial akan menurunkan tegangan permukaan.

Lihat:Colloidal Suspensions From Rockefeller Center Weekly 1Q35, Center Publications, Inc. — Oct. 1935 Published Readers Digest, March 1936, as “Chemistry’s Miraculous Colloids”. Submitted by Frank Hartman - Comments by Tommy Cichanowski.

 

04 AprSilikon untuk Tanaman Serealia

padi

 SILIKON UNTUK TANAMAN serealia

Syekhfani

Unsur silikon, tidak tergolong unsur hara esensial bagi tanaman.

Namun, ia diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman tertentu dari famili Gramineae (Serealia).

Secara morfologis, silikon berperan dalam membentuk duri (miang) pada permukaan daun. Ini dapat mengurangi/mencegah serangan hama/penyakit.

Karena itu, maka unsur silikon digolongkan sebagai unsur hara fungsional. Contoh pada tanaman padi, tebu, jagung, dan lain-lain.  Banyak penelitian tentang pengaruh pemberian silikon terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman serealia tertentu.

Di Indonesia, pada tanaman padi (dan juga tebu), para ahli dan teknisi memasukkan pupuk silikon (Asam orthosilic) dalam budidaya tanaman.

Sifat perilaku unsur silikon mirip dengan unsur fosfat. Oleh karena itu, teknologi pupuk silikon dapat didekati dengan pupuk fosfat.

Lihat:

http://diponnanotech.blogspot.com/2013/09/silika-si-hara-penting-pada-sistem.html