18 AprUNTUK DIKETAHUI

TAHUKAH ANDA?

National Academy of Sciences
(1975)

Syekhfani

Menurut catatan sejarah, manusia telah memanfaatkan sebanyak 3,000 spesies tanaman untuk makanan; dari 12,000 tanaman terseleksi yang dapat dimakan.
Sebanyak 150 spesies telah dibudidayakan secara komersial. Namun selama berabad-abad konsentrasi cenderung berkembang lebih banyak.

Saat ini, kebutuhan pangan penduduk dunia ada sekitar 20 spesies tanaman sereal seperti gandum, beras, jagung, dan sorgum; tanaman umbian seperti kentang, ubijalar, dan ketela pohon; kacang-kacangan (legumes) seperti pea, bean, peanut (kacang tanah), dan kedelai; serta gula bit, kelapa, dan pisang.
Tanaman tersebut adalah benteng kekuatan utama manusia terhadap kelaparan. Namun merupakan benteng yang sangat rapuh.
Prospek kekurangan pangan menjadi lebih akut, orang harus semakin tergantung pada tanaman daripada hewan untuk protein dalam menu diet mereka.

Disadari, bahwa penelitian sangat dibutuhkan untuk meningkatkan hasil tanaman pangan tersebut. Namun, ketergantungan pada sejumlah kecil tanaman membawa risiko besar, untuk monokultur sangat rentan terhadap bencana kegagalan disebabkan oleh penyakit atau perubahan iklim.

Kebutuhan akan pangan, sandang dan papan (pakan, pakaian, dan rumah) bagi penduduk dunia meningkat pesat, maka sudah waktunya mempertimbangkan pengembangan spesies tanaman yang terabaikan atau kurang dikenal.
Manusia mulai mengarah pada stok bahan kimia dan kemungkinan pengembangan genetik di bidang tanaman.
Sekarang kita harus meneliti ribuan spesies tanaman, banyak yang masih belum teruji dan beberapa yang belum teridentifikasi.

Lihat: → http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/04/smart-gardening/

No comments

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment
CAPTCHA Image
*