Archive for July 22nd, 2014

22 JulTanaman Toleran Salinitas

Leguminosa

LEGUMINOSA

Syekhfani

Tanaman toleran salinitas, adalah tanaman yang mampu tumbuh dan berproduksi pada tanah salin (bergaram). Jenis tanaman yang umum dibudidayakan adalah padi (lebak, tambak, pasang surut air laut), ditumpangsarikan dengan ikan (budidaya mina padi). Lihat: http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/06/integrasi-sistem-tani/

Varietas tanaman padi tahan terhadap salinitas tinggi mampu beradaptasi pada kondisi nilai EC > 12 MS/cm tanpa mengalami plasmolisis.

Sebagai alternatif jenis tanaman yang sesuai (suitable) dan berpeluang dikembangkan di lahan salin adalah jenis Leguminosa (kacang-kacangan: kedelai, k. tanah, k. hijau, k. tunggak, dsb.), yang menghendaki kondisi tanah bereaksi agak masam hingga agak alkalis (pH 5.5 s/d 8.5).

Kondisi ini sejalan dengan syarat hidup bakteri bintil akar Rhizobium spp. bersimbiose dengan tanaman leguminosa.

Untuk kondisi tanah ekstrim masam dan ekstrim alkalin, diperlukan pemuliaan.

Tanaman kedelai misalnya, yang toleran lahan kering masam mempunyai karakteristik genotipe antara lain ukuran biji tergolong kecil (Heru Kuswanto, dkk. 1982)*.

Disinyalir beberapa klon tanaman kedelai, toleran terhadap lahan alkalin; namun saat ini masih dalam penelitian.

Klon tersebut perlu diuji di lapangan pada berbagai kondisi (tanah, sistem budidaya, irigasi, dan lain-lain) sebelum dilepas (release) ke petani.

Tanaman toleran identik dengan perluasan areal!

*Heru Kuswantoro, Darman M. Arsyad, dan Purwantoro. 1982. Karakteristik kedelai toleran lahan kering masam. Bul. Palawija No. 25: 1-10.