12 NovSoil Experiment

PENDEKATAN RESPON TANAMAN

Regresi Linear dan Kuadratik

Syekhfani

Regresi adalah hubungan sebab-akibat data hasil suatu rancangan percobaan, tentang respon suatu objek penelitian terhadap suatu perlakuan.

Di bidang kesuburan tanah, berupa hubungan faktor kesuburan tanah dengan pertumbuhan dan produksi tanaman.

Faktor tanah (X) disebut sebagai “faktor bebas” (independent factor)”, sedang faktor tanaman (Y) adalah “faktor tergantung” (dependent factor).

Ada berbagai bentuk hubungan regresi: linear, kuadratik, kubik, kuartik, tunggal, berganda, dan sebagainya.

Oleh karena itu, prosedur sederhana analisis regresi, penting diketahui dan dikuasi sebagai alat penduga respon tersebut.

Berikut, disajikan contoh “kerangka” konsep analisis regresi “Linear” dan “Kuadratik”, sebagai salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam penyelesaian tugas akhir (skripsi, tesis) mahasiswa.

Capture1

Capture2

Capture3

Capture4

Solusi: → Lihat *) halaman 64 – 74 dan Appendix 9.

Capture4

Bila nilai F-hitung menunjukkan beda sangat nyata dan komponen linear positif dan komponen kuadratik negatif, maka berarti bahwa tren hasil percobaan adalah grafik “kuadratik” bersama “linear”.

Dari hasil regresi kuadratik (Y=ax2+bx+c), selanjutnya dapat dihitung dosis optimum treatment, dengan rumus:
Xopt, = -b/2a

Dosis optimum, dapat digunakan sebagai dasar rekomendasi hasil penelitian.

*) Chang, Lu-Chih. 1972. The Concept of Statistics in Connention with Experimentation. ASPAC, Food and Fertilizer Tech. Center, No 13.

Lihat:
http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/02/hubungan-sebab-akibat-regresi-korelasi/
http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/02/kurva-respons-dosis-optimum/

Tags:
No comments

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment
CAPTCHA Image
*