11 DecOver Wetting

MUSIM HUJAN KEMBALI TIBA

Syekhfani

Musim hujan kembali tiba di zone hutan tropika basah (tropical rain forest) Indonesia.

Di tempat kediaman penulis, yang termasuk zona setengah kering (semi arid zone) pun tidak terkecuali.

Hampir setiap hari, menjelang sore hujan turun dengan derasnya; bahkan turunnya sering secara tiba-tiba, shingga barang dijemur tidak sempat diangkat.

Meski air hujan itu sangat penting untuk pertumbuhan tanaman, namun hujan berlebihan (over wetting) berdampak kurang baik bagi pertumbuhan dan produksi.

Lihat: Hujan di Lahan Petani

https://plus.google.com/100792791285254762536/posts

Hujan di Lahan Petani (Karang Tengah, Dau)

Upaya menanggulangi:

Berbagai alternatif penanggulangan:
• Melindungi tanaman peka kelebihan air: menutupi atau memindahkan tanaman (pot) ke tempat (latar) yang tidak terkena hujan.
• Membuat dan/atau memperbaiki saluran drainase seputar lahan (kebun).
• Menanam jenis tanaman toleran dan menghindari tanaman peka terhadap kelebihan air.
• Dan lain-lain.

Pendekatan Kehidupan:

Makhluk hidup itu membutuhkan udara, air, dan nutrisi sebagai komponen hidup dan bertahan untuk hidup.

Kebutuhan terhadap ketiga komponen tersebut harus seimbang; tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih.

Kekurangan dan/atau kelebihan akan berakibat penekanan (stressing) ke arah tidak baik.

Kebutuhan hidup itu, pada prinsipnya sama bagi manusia, hewan dan tumbuhan (makhluk hidup) di muka bumi ini.

Kelebihan air membawa banjir bagi manusia dan hewan, juga akan membawa banjir (penggenangan) akar tanaman, sehingga akar tanaman tidak bisa bernapas, apalagi menyerap (uptake) unsur hara.

Jadi, peliharalah tanaman seperti juga memelihara hewan dan manusia!

No comments

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment
CAPTCHA Image
*