08 Apr∆ pH pada Oksisol dan Alfisol

DOMINASI SESKUIOKSIDA

Mekanisme Reaksi

Syekhfani

Mengapa nilai ∆ pH (KCl – H2O) positif pada Oksisol dan Alfisol?

Hasil analisis sifat kimia tanah, umumnya menunjukkan nilai pH ekstraksi-H2O lebih besar dari ekstraksi-1N KCl.

Tetapi adakalanya nilai ekstraksi-1N KCl lebih besar daripada ekstraksi-H2O, mengapa?

Jawab: karena Oksisol dan Alfisol didominasi oleh mineral liat non kristalin – “seskui-oksida” (Fe2O3, Al2O3).

Bagan reaksinya adalah sebagai berikut:

1. Misel/Koloid]- +H + KCl → Misel/Koloid]- +K + HCl → (H+ + Cl-)
[H+] tinggi → pH-H2O tinggi

2. Misel/Koloid]+ -OH + KCl → Misel/Koloid]+ -Cl +KOH → (K+ + OH-)
[K+] tinggi → pH-KCl tinggi

Kasus ini bisa berakibat kesalahan saat menentukan pereaksi P-tersedia (extractable-P) pada Alfisol, yang menggunakan pereaksi OLSEN berdasar nilai pH “agak alkalis”, di mana P-tersedia tidak terukur (trace).

Setelah menggunakan perekasi BRAY-1, P-tersedia dapat terukur.

Reaksi-reaksi di atas berkaitan pula dengan “zwitterion” dan “ion amfoterik” pada tanah-tanah muatan bergantung pada pH (pH-dependent charge).

Lihat: → http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/04/06/zwitterion/

No comments

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment
CAPTCHA Image
*