Archive for May, 2016

31 MayBeard Jasmine (Strophantus Persuii)

WOODY CLIMBER LIKELY

Syekhfani

Strophantus Persuii called Beard Jasmine, because the interest rates have a sort of tendrils that hung like a beard.

Beard Jasmine shaped like jasmine flowers single and clustered in a series.

Soft beard dangled have some kind of adhesive that causes beard twisted by wind blow, but it can be straightened out with your fingers (stroked).

Beard Jasmine’s flowers dry quickly and rolled its beard.

Beard Jasmine’s leaf slightly oval thick and easy to dry and fall off.

Beard Jasmine’s stem stubble is not large as well as other vines.

Beard Jasmine’s plant collecting by author presented as follows:

1.

Figure 1.

2.

Figure 2.

3.

Figure 3.

Beard Jasmine growing in pots need water supply, in order to grow fresh and not quickly wither and fall.

Maintenance such as vines, see: http://tabloidnova.com/Griya/Taman/Indahnya-Tanaman-Merambat

30 MayAzalea Plants

BETTER GROWTH IN ACID SOIL

Syekhfani

Many plants can use as an indicator for acidic soil, such as Rubber, Tea, Fern, and Melastoma sp.

Azalea also can use as indicator of acidic soil, while it has a beautiful flower.

The are two kind of Azalea’s flower shape: single and double corolla.

In the area of rubber or tea plantation, Azalea grow normally. It become plant yard houses’ orchard.

In fact, Azalea plants can grow normally in Malang, East Java, where I life, as like as pictures below:

20160530_121304

20160530_121332

20160530_121340

Single corolla

20160530_144505

20160530_144519

20160530_144544

Double corolla

All growth is pictured above in a medium pot fertile. Organic materials can make acidic soil reaction, because of the carboxylic acid group.

Plants also get water or fertilizer when it need.

24 MaySerut Plants

5. Root

SMALL BONSAI IN POT

Syekhfani

Serut Plants (Streblus pendulinus (Endl.) F.Muell), commonly known as Hawai’i roughbush or aʻiaʻi (Hawaiian language), is a species of flowering plant in the mulberry family, Moraceae, that is native to eastern Australia, Melanesia, Micronesia, and Polynesia (include Indonesia, outhor note).

It is usually a small tree or shrub, reaching a height of 12 m (39 ft) with a trunk diameter of 0.6 m (2.0 ft). In Hawaii, it inhabitsdry, coastal mesic, mixed mesic and wet forests from sea level to 1,675 m (5,495 ft). → https://en.wikipedia.org/wiki/Streblus_pendulinus

“Serut” Plants can grow in small to medium size pot, limited medium, showing slow growth, formed the appearance as a bonsai plant.

The author makes bonsai plant in small pot size, showing the shape of the canopy, stem and roots grew limited as presented in the figure as like as below:

1. Small Pot Bonsai

1. Small Pot Bonsai

2. Small Pot Bonsai

2. Small Pot Bonsai

3. Canopy

3. Canopy

4. Stem

4. Stem

5. Root

5. Root

6. Flower

6. Flower

23 MayStephanotis floribunda (Stefanot)

2. Kuncup

BEAUTIFUL AND FUN FLOWER

Syekhfani

Stephanotis floribunda syn. S. jasminoides (Madagascar jasmine, waxflower, Hawaiian wedding flower, bridal wreath) is a species of flowering plant in the family Apocynaceae, nativeto Madagascar.

Stephanotis floribunda growing to 6 m (20 ft) or more, it is an evergreen woody climber with glossy, leathery oval leaves and clusters of pure white, waxy, intensely fragrant tubular flowers, can also be planted in pots, curb, or patio homes with limited soil medium.

See:http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2016/05/22/orange-jessamine-kemuning-tree/.

Photo collection of the author, are presented here:

1. Kembang

1. Flower

2. Kuncup

2. flower buds

3. Kanopi

3. Canopy

1. Stefanot Dalam Pot

4. Stefanot In Pot

Hai, sometimes, someone calls me “Stefani” but not “Stefanot”, Ha ha ha..

22 MayOrange jessamine (Kemuning tree)

PLANTED ON EDGES HOUSE FENCE

Syekhfani

Orange jessamine, or Kemuning tree (Murraya paniculata (L.) Jack), has a very fragrant scent of flowers, the fruit is a tiny granules, oval, raw when green, red when ripe, preferably by fruit-eating birds (ex.Merbah ), and is a beautiful ornamental plant shrubs.

Kemuning trees (Murraya paniculata (L.) Jack), can be planted in pots, curb, or patio homes with limited soil medium.

However, when planted in the garden when medium conditions is not limited, the myrtle tree can grow as shrub trees.

The Myrtle Tree photo collection of the author, are presented below:

a. Bunga (sangat harum)

a. Flowers (very fragrant)

b. Buah (disuka burung)

b . Fruit (bird preferred)

c. Tajuk (indah)

c . Canopy (beautiful)

d. Pohon (Eksotik)

d . Tree (Exotic)

e. Kiri Pintu Pagar (Pohon Hias)

e. Entrance side of Fence Houses (as Ornamental Tree)

Kemuning tree maintenance include: the provision of water when there is no rain, manure, bokashi and foliar fertilizer N, P , K , complete with micro elements.

21 MayPohon Nangka Salak

TUMBUH DI TEPI PAGAR RUMAH

Syekhfani

Buah pohon Nagka Salak, tergolong ukuran kecil hingga sedang, bila matang mengeluarkan aroma segar harum bau Salak.

Daging buah tebal mirip buah Salak, agak renyah dan rasanya manis sedikit getir, tergolong berukuran kecil dibandingkan buah nangka umumnya, misalnya Nangka Bubur dari Klakah (Lumajang).

Penulis menanam pohon Nangka Salak di pinggir pagar tempat tinggal.

Pohon Nangka Salak koleksi ini, pernah menghasilkan hingga 15 buah, dari pangkal batang, cabang serta ranting, akibatnya seringkali cabang dan ranting patah diterpa angin atau dilanggar kendaraan truk yang lewat.

Rekaman foto Pohon Nangka Salak koleksi penulis, disajikan berikut:

1. Buah Pangkal Batang

1. Buah-Pangkal-Batang

2. Buah Tengah Batang

2. Buah-Tengah-Batang

3. Buah Ujung Batang

3.Buah-Ujung-Batang

4. Buah Cabang Tengah Ujung

4.Buah-Cabang-Tengah-Ujung

5. Buah Ranting Ujung

5.Buah-Ranting-Ujung

6. Tajuk Ujung Berbuah

6.Tajuk-Ujung-Berbuah

Lihat pula://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/08/10/dampak-el-nino/

19 MayEtika Profesi (EP)

Pencuri

Etika Buruk, bolehkah?

Bahasan Matakuliah Etika Profesi

Syekhfani

Etika, adab perilaku.

Profesi, pekerjaan yang ditekuni.

Dalam kelas Etika Profesi (EP) untuk mahasiswa S1 kelas L, dimana penulis sebagai pengampu, penulis menyampaikan bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa, memberikan acuan dalam menjalani hidup dan kehidupan (life and live) di dunia ini, selalu berpasangan: yaitu ”baik” berpasangan dengan “buruk”.

Demikian, tentang etika manusia dalam menjalani hidup dan kehidupan tersebut, diharapkan agar mempunyai etika profesi yang “baik” (acungan jempol), bukan yang “jelek” (acungan kelingking).

Penulis mengemukakan suatu contoh kasus sebagai berikut untuk dibahas:

“Seorang pencuri, berdoa dengan sangat khusuk kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar saat dia melakukan pencurian, dia sukses, tidak ketahuan, dan memperoleh hasil yang lumayan. Ternyata dia berhasil. Dia pulang dengan gembira, dan bersyukur atas kesuksesan tersebut. Hasil curian lalu digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup anak isterinya”.

Bagaimana tanggapan anda terhadap kasus tersebut, tolong diberi komentar (terutama untuk mahasiswa klas L, Etika Profesi “SMART” yang kemarin saya ajar).

Selamat berkomentar, langsung di blog ini, atau nanti dalam kelas EP minggu depan.

Terima kasih, penulis.

14 MayBersujudlah

Bersujud

RESAHKAH KITA?

Suatu Renungan

Syekhfani

Tatkala akal dan hati ingin menyatu,

Maka jiwa meratap menghiba yang maha kuasa.

Mohon perlindungan,

‘Tuk memperoleh ketenangan jiwa,

Agar lepas dari segala keruwetan dunia,

Suka nestapa saling berganti,

Bergulung menyatu mencari keterpaduan,

‘Tuk kedamaian, ketenangan hidup,

Agar tak ‘da lagi beban di kepala ini,

Yang terlalu berat ‘tuk disangga,

Terbebas dari prasangka buruk,

Mendzolimi diri sendiri,

Atau menuding orang lain,

Seolah ikut bersalah mendzolimi kita,

Padahal mereka baik-baik saja,

Namun ikut kena getahnya…

Maka dari itu sadarlah,

Bersujudlah,

Agar terbebas dari siksaNYA!

Puisi – Medio Mei 2016

10 MayTanaman Dewandaru (I)

Dalam Pot

Syekhfani

Kali ini penulis mencoba mengetengahkan tanaman pohon atau perdu yang ditanam dalam pot, yaitu tanaman Dewandaru.

Tanaman Dewandaru tergolong tanaman langka dan banyak menjadi perhatian, terutama oleh person tertentu di tempat wisata Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur.

Penulis memperoleh tanaman Dewandaru dalam pot dari penjual tanaman di wisata Gunung Kawi tersebut.

Setelah ditumbuhkan di tempat tinggal penulis, maka dalam kurun waktu cukup lama, tanaman Dewandaru tumbuh baik, berbunga dan berbuah.

Karena ditumbuhkan dalam pot, maka tanaman tergolong Bonsai (kerdil).

Buah Dewandaru mirip buah Cereme (Cermai), bentuk bulat bintang. Buah mentah berwarna hijau kekuningan, menjadi merah tua kalau sudah matang.

Ada orang yang menyenangi buah Dewandaru, meski rasanya agak getir.

Buah Dewandaru dengan bentuk buah bergerigi mirip buah Cereme (Cermai), bulat bintang, dikenal dengan nama Ciremai Londo, berbentuk mungil, cerah dan menarik, warnanya berubah bertingkat dari hijau, kuning, oranye dan merah sesuai dengan tingkat kematangannya.

Buah mentah berwarna hijau kekuningan, menjadi merah tua kalau sudah matang.

Berikut rekaman foto tanaman Dewandaru dalam pot koleksi penulis:

2

1

3

4

0

Dalam pemeliharaan tanaman Dewandaru dalam pot ini, diperlukan penyiraman dan pemberian unsur nutrisi.

Nutrisi pupuk N, P, dan K, serta unsur mikro diberikan dalam bentuk cairan ke medium tanah dalam pot, maupun melalui daun (foliar feeding).

02 MayVirgin Forest

TROPICAL RAIN FOREST IN BATU MALANG

Siklus Hara Tertutup

(Close Nutrient Recycling)

Syekhfani

Baru saja penulis pergi ke Sumber Kali Berantas, melihat secara langsung kondisi hutan lindung (Arboretum), yang masih berupa hutan perawan (virgin soil).

Hutan primer ini, mempunyai stratifikasi pohon, semak dan rerumputan yang memenuhi lantai hutan.

Di bawah vegetasi hutan perawan (virgin forest) ini, sedikit sekali penetrasi sinar matahari, sehingga di situ terasa sejuk (dingin dan lembab).

Di lantai hutan, ketebalan seresah (litter) mencapai 5 hingga 10 cm atau lebih, menurut kondisi kelerengan.

Seresah mudah sekali hancur dan bila diremas terasa mengandung air cukup tinggi.

Akan tetapi bila contoh seresah dibawa ke luar kawasan hutan, maka akan segera menjadi kering.

Berikut rekaman foto menggambarkan kondisi hutan perawan (virgin soil) tersebut.

1

2

3

Kondisi hutan perawan (virgin forest) bersifat siklus hara tertutup (close nutrient recycling).

Tidak ada unsur hara hilang melalui pencucian (leaching) atau penguapan (volatile).

Bahkan ada masukan dari debu dan fiksasi N dari udara dan pelapukan batuan induk dari horizon bawah.

Tropical rain forest in Batu Malang classified as primary forest.