Archive for May, 2017

16 MayMUARA ENIM, TEMPAT LAHIRKU

GOPR1775-01

Muara Enim

(Puisi)

Syekhfani

Melalui lembah dan ngarai
Berkelok-kelok
Dilingkung vegetasi hutan lebat
Tepian kiri kanan yang rimbun

Sungai Enim

Mengalir dengan arus sedang hingga deras

Melalui curah (curup, air terjun): “Curup Tenang”

Di bagian hulu kota Sugih Waras

Sungai itu, adalah “Sungai Enim”

Bermuara di “Sungai Lematang”

Jadilah nama ibukota kabupaten “Muara Enim”

Lematang- Ilir – Ogan – Tengah

L – I – O – T

Kota kabupaten tempat lahirku

Tercantum dalam KTP-ku…

Media Mei 2017 —

14 MayTUMBUHAN LANGKA: SEMPEGIH

20170514_124634

Tumbuhan Alami: Sempegih

Syekhfani

Sisi lain dalam Hidup & Kehidupan (Life & Live), adalah pemanfaatan tanaman alami yang jarang diperhatikan, padahal ia dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sejenis tanaman perdu bercabang dan berbuah banyak, bentuk buah bulat kecil-kecil, warna hijau, kuning (mentah) dan merah (matang) yang di daerah asal penulis (Semende), disebut: Sempegih.

Buah Sempegih ini dapat dimakan dan sangat ampuh sebagai umpan pancing ikan.

Ikan liar pemakan buah, misalnya Cengkak (Semende) sangat doyan menyantap buah Sempegih.

Catatan: Tumbuhan liar sejenis Sempegih adalah: Peghapau (Semende), dengan ukuran buah lebih besar dan menjadi umpan ikan Cengkak lebih besar lagi bahkan bisa sangat besar (ikan Semah, Semende).

Sempegih & peghapau dapat menunjang kehidupan keluarga, bila dijadikan umpan pancing dan mendapat ikan cukup banyak, apalagi ukuran besar. Selain untuk konsumsi, keluarga ikan tersebut bisa dijual ke pasar.

Berikut adalah pohon Sempegih berbuah, merupakan koleksi penulis sebagai tanaman pot.

20170514_124844

Pohon Sempegih Berbuah

12 MayKESEIMBANGAN BIO-FISIKO-KIMIA TANAH

Medium tanah

Keseimbangan Bio-fisiko-kimia Tanah
(Suatu Implementasi)

Syekhfani

Upaya menuju hidup & kehidupan (life & live), yang disampaikan pada post terdahulu (Hidup dan Kehidupan I), dalam alternatif penerapannya dapat dicoba dengan membuat keseimbangan sifat bio-fisiko-kimia lingkungan hidup tanaman.

Untuk maksud tersebut didekati dengan upaya mememenuhi keberadaan komponen hidup (udara, air, hara) dalam kecukupan (sufficient), baik dalam lingkungan perakaran (root zone) maupun tajuk (canopy).

Secara praktek, hal di atas dapat dilakukan melalui pemberian larutan hara ke daun (foliar feeding) dan/atau tanah (soil feeding).

Jenis pupuk yang dapat diberikan adalah pupuk padat mudah larut, baik ditujukan untuk memacu pertumbuhan daun maupun bunga/buah.

Sebagai contoh, penggunaan Gandasil D (daun) dan Gandasil B (bunga/buah).

Setelah dilarutkan dalam air dengan kepekatan maksimal 0.1 persen (0.1 g/L), maka larutan pupuk ini dapat langsung disemprotan ke tajuk tanaman atau ke medium tanah.

Komponen biologi dapat dipenuhi misalnya menggunakan agen hayati (biofertilizer) EM-4.

Respon tanaman segera tampak apabila kondisi lingkungan tumbuh memang dalam keadaan deficient.

09 MayHidup & Kehidupan (life & live)

Process of Photosynthesis

Hidup & Kehidupan (life & live)

SUATU TINJAUAN PROSES

Syekhfani

Secara filosofi, komponen hidup dan kehidupan (life and live) di muka bumi ini terdiri dari dari: matahari, oksigen, air, dan karbon.

Matahari merupakan sumber energi kinetik, diubah menjadi energi metabolik melalui proses foto sintesis.

1

Senyawa karbohidrat (CHO)n, merupakan produk fotosintesis tersebut, menjadi kerangka dasar tubuh tanaman, yang setelah dilengkapi dengan unsur-unsur esensial lain, yaitu: makro (N, S, P, K, Ca, Mg) dan mikro (Fe, Mn, Cu, Zn, B, Mo dan Cl) terbentuklah tubuh tanaman yang berkelanjutan karena adanya siklus siang dan malam.

Unsur-unsur N, (S), P, dan K, Mg dan Ca sebagai penyusun dan pemacu aktivitas khlorofil, merupakan komponen dan penggerak. Kedudukan unsur Mg dalam struktur khlorofil, dapat digambarkan sebagai berikut:

2

Unsur P merupakan penyerap dan penyimpan energi tinggi (high energy), berupa senyawa ATP, ADP, TPN, DPN.

Energi metabolik dalam bentuk kalori sebesar 4000 kalori dilepas setiap terjadi pelepasan P: ATP menjadi ADP atau TPN menjadi DPN, dan lain-lain.

Produksi karbohidrat dari proses fotosintesis, kemudian diangkut ke seluruh bagian tanaman oleh K; dalam hal ini unsur K bertindak sebagai pengangkut (tranpor) fotosintat.