Archive for the 'Budidaya Tanaman Tanpa Tanah' Category

13 MarWordPress 4.2 Beta 1

WordPress 4.2 Beta 1 is now available!

This software is still in development, so we don’t recommend you run it on a production site. Consider setting up a test site just to play with the new version. To test WordPress 4.2, try the WordPress Beta Tester plugin (you’ll want “bleeding edge nightlies”). Or you can download the beta here (zip).

4.2 is due out next month, but to get there, we need your help testing what we’ve been working on:

  • Press This has been completely revamped to make sharing content from around the web easier than ever. The new workflow is mobile friendly, and we’d love for you to try it out on all of your devices. Navigate to the Tools screen in your WordPress backend to get started (#31373).
  • Browsing and switching installed themes has been added to the Customizer to make switching faster and more convenient. We’re especially interested to know if this helps streamline the process of setting up your site (#31303).
  • The workflow for updating and installing plugins just got more intuitive with the ability to install or update in-place from the Plugins screens. Try it out and let us know what you think! (#29820)
  • If you felt like emoji were starkly missing from your content toolbox, worry no more. We’ve added emoji support nearly everywhere, even post slugs  
                <!--
                <rdf:RDF xmlns:rdf= -->

01 NovSOIL-Aeroponic Culture

 

1

 

BUDIDAYA AEROPONIK

(AEROPONIC CULTURE)

 

Bahasan:  Syekhfani

 

Kalau kita perhatikan tanaman anggrek, kita akan heran bagaimana tanaman ini bisa tumbuh dan berbunga indah tanpa ada medium tumbuh akar yang cukup? Akar dan tajuk tumbuh baik dan bahkan bertahan lama tanpa tampak ada suplai nutrisi dan air secara rutin?

Budidaya anggrek dan tanaman sejenis (misalnya:  simbar menjangan, dan lain-lain), tergolong budidaya aeroponik (Aeroponic culture) → lihat: soil-budaya-tomat-tanpa-tanah/ ;  yang ditekuni dan dikembangkan oleh banyak penggemar atau hobeis (bahkan ada komunitas hobeis tanaman anggrek, seperti PAI – Perhimpunan Anggrek Indonesia).

Anggrek, tergolong jenis tumbuhan epifit (epiphyte), hidup melekat pada cabang atau batang pohon, tumpukan arangpecahan bata atau pot tanahpotongan pohon pakis, dan lain-lain;  meskipun ada jenis anggrek yang tumbuh pada medium tanah (anggrek tanah). Akar tanaman anggrek disebut akar lekat dan akar hawa, yang berfungsi sebagai alat memperkuat tegak batang dan sekaligus menyerap udaraair dan unsur hara.

Tanaman anggrek termasuk juga golongan xerohytic (serofitik), dicirikan oleh morfologi batang dan daun yang menebal dan mengandung air, memungkinkan tumbuhan ini bisa bertahan lama di lingkungan tanpa suplai air atau air hujan cukup.

Namun, kelembaban udara yang tinggi akan sangat membantu suplai air bagi kebutuhan hidup tanaman anggrek;  anggrek tumbuh baik pada pohon-pohon di rawa, tepi sungai atau tepi kolam.

Dalam budidaya aeroponik, suplai hara dan air hanya mengandalkan semprotan (spraying) tajuk dan/atau akar, dengan interval waktu cukup panjang (hitungan hari atau minggu);  aeroponik efisien/hemat air dan unsur hara.

 

2

3

3b

4

Trubus akar dan tajuk tumbuh segar dalam pot hanya berisi pecahan bata atau pecahan pot tanah

4

Suplai air dan unsur hara cukup melalui semprotan (spray) pada interval waktu cukup panjang (beberapa hari atau minggu)

5

 Sistim perakaran lebat, kanopi daun lebar dan tebal, mendukung tumbuh bunga berukuran cukup besar (medium atau king size)

6

Anggrek tumbuh baik di seputar pot teratai (kelembaban udara tinggi)

 

Budidaya aeroponik, hemat tenaga dan biaya dengan hasil yang “INDAH”!

 

27 OctSOIL-Budidaya Tomat Tanpa Tanah

 


1

 

BUDIDAYA TOMAT TANPA TANAH

(TOMATO SOILLESS CULTURE)

 

Diangkat oleh:  Syekhfani

 

Anda punya keinginan untuk memperoleh keuntungan melalui usaha budidaya tomat tanpa tanah?

Bila iya, metode budidaya tanpa tanah bisa memberikan hasil lebih tinggi dibandingkan budidaya sistim tanah!

Hal yang menyenangkan adalah sistim ini lebih mudah dikontrol (baik medium maupun OPT).

Tanaman tanpa tanah bisa ditumbuhkan dalam kantong plastik polietilen UV  (kapasitas 2 – 5 galon) sebagai wadah medium yang diberi larutan nutrisi melalui irigasi tetes (drop irrigation). Kantong polietilen harus tebal dan kuat agar dapat bertahan selama masa pertumbuhan (bisa diperoleh di toko pertanian).

Medium terlebih dulu dipasteurisasi agar tidak terserang OPT.

Bahan medium bisa berupa gambut/vermiculite, serbuk gergaji, rockwool, sekam padi, kulit pinus, sekam kacang, atau campuran salah satu dari mereka.

Budidaya dalam polibag cocok untuk tanaman tegak dan menjalar seperti tomat, mentimun, dan paprika.

Beberapa kendala yang mungkin ditemui antara lain yaitu:  pengendapan senyawa dalam larutan atau bocor dan mencemari lantai rumah kaca. Alternatif solusi:  menyiapkan formulasi khusus campuran pot organik.

Lihat:  →  http://www.douggreensgarden.com/containertomatogardening.html

 

11

 

Skema Budidaya Tanpa Tanah

 

1

3

4

7 (2)

6

7

8

10

Tampilan Tanaman Tomat pada Budidaya Tanpa Tanah

(Google images)

  

Budidaya Tanaman Tanpa Tanah, pilihan Usaha Menguntungkan!