Archive for the 'Episode' Category

20 AugAir dan Udara

21. resonansi-pada-kolom-udara

DUA SAUDARA TIDAK PERNAH BERPISAH

Puisi

Syekhfani

Air dan Udara

Ada di mana mana

Kemana-mana

Selalu bersama-sama

Meski sifat berbeda

Ada sifat yang sama

Bisa panas atau dingin

Air, bisa dilihat, dapat diraba

Udara, hanya mampu dirasa

Namun, mereka selalu rukun

Bak saudara kembar

Saling sayang, saling mencinta

Air egois, ingin berkuasa

Udara, selalu mengalah

Sisa tempat untuk air

Jadilah diduduki udara

Tapi ..

Jangan remehkan

Tidak ada kehidupan

Di dunia fana…

Tanpa mereka!

Tumbuhan, hewan maupun manusia

Meminum air

Menghisap udara…

Air dan Udara

Bila panas atau dingin

Dibantu oleh “vegetasi”

Yang masih segar atau pun sudah melapuk

Agar tidak terlalu panas

Ataupun terlalu dingin…

- Puisi Agustus 2015 –

02 JunEmosional

Kucingku

INI KUCING SIAPA??

Anekdote

Syekhfani

Suatu pagi, ketika bangun tidur dan membuka pintu depan rumahnya, seorang warga kelurahan mencium bau busuk menyengat.

Setelah cari sana cari sini, di pojok emper tampak setumpuk “kotoran kucing”.

Saking jengkelnya (sambil menutup hidung), lalu ia masukkan kotoran kucing tersebut ke “cikrak” (alat pembuang sampah) dan membawanya ke rumah Pak Lurah:

- (Warga): “Pak Lurah, ini Kucing siapa?!..”

+ (Pak Lurah): “Kucing??.. Mana ?!” (kaget dan terheran-heran..)

- “Ini Pak Lurah, di Cikrak!”

+ “Kucing?! Itu bukan Kucing!!”

- “Oh iya Pak Lurah, ini bukan Kucing, tapi Kotoran Kucing!”

+ “Kotoran Kucing?!.. mana ku tahu, aku kan tidak lihat kucingnya buang kotoran!”

- “Tapi tolong Pak Lurah, yang Punya Kucing dimintai pertanggung-jawabannya! ”

+ “ (garuk-garuk kepala…, kemudian…), Baiklah, tangkap Kucing tersebut lalu bawa kemari!”

- “Baik Pak Lurah, terima kasih banyak”.

+ …..??!!

13 MarWordPress 4.2 Beta 1

WordPress 4.2 Beta 1 is now available!

This software is still in development, so we don’t recommend you run it on a production site. Consider setting up a test site just to play with the new version. To test WordPress 4.2, try the WordPress Beta Tester plugin (you’ll want “bleeding edge nightlies”). Or you can download the beta here (zip).

4.2 is due out next month, but to get there, we need your help testing what we’ve been working on:

  • Press This has been completely revamped to make sharing content from around the web easier than ever. The new workflow is mobile friendly, and we’d love for you to try it out on all of your devices. Navigate to the Tools screen in your WordPress backend to get started (#31373).
  • Browsing and switching installed themes has been added to the Customizer to make switching faster and more convenient. We’re especially interested to know if this helps streamline the process of setting up your site (#31303).
  • The workflow for updating and installing plugins just got more intuitive with the ability to install or update in-place from the Plugins screens. Try it out and let us know what you think! (#29820)
  • If you felt like emoji were starkly missing from your content toolbox, worry no more. We’ve added emoji support nearly everywhere, even post slugs  
                <!--
                <rdf:RDF xmlns:rdf= -->

20 NovSOIL-Sumber Alternatif Pupuk Organik

  

SUMBER ALTERNATIF PUPUK ORGANIK

(THE ALTERNATIVE SOURCE OF ORGANIC FERTILIZER)

 

Syekhfani

 

SUMBER ALTERNATIF PUPUK ORGANIK

 

Dalam kelas “Teknologi Pupuk dan Pemupukan” (TPP), dosen menjajagi pengetahuan mahasiswa tentang sumber pupuk organik:

Dosen: “Dari berbagai sumber pupuk organik, sumber apa menurut anda yang terbaik?”

Mahasiswa:  “Pupuk kandang, Prof.”

Dosen: “Apa alasannya?”

Mahasiswa: “Pupuk kandang berfungsi ganda  (“multi purpose”), memperbaiki sifat Fisika, Kimia dan Biologi tanah”

Dosen: “Dari berbagai jenis pupuk kandang, mana yang terbaik?”

Mahasiswa1): “pupuk kandang ayam

Mahasiswa2): “pupuk kandang sapi

Mahasiswa3): “pupuk kandang kambing

Dosen: “Apa iya…??”

Mahasiswa: “Bagaimana yang benar, Prof?”

Dosen (1): “Ayam, pemakan bebijian…”, “Sapi, pemakan rerumputan…”, “Kambing, pemakan dedaunan perdu/pohon muda…”

Dosen (2): “Bebijian, kaya senyawa protein (unsur N, S, P);  rerumputan, kaya senyawa  selulose (sukar lapuk);  dan dedaunan muda, kaya senyawa glukose/sukrose (mudah lapuk)”

Dosen (3): “Artinya:  bebijian, untuk perbaikan sifat kimiarerumputan, untuk perbaikan sifat fisika, dan dedaunan muda, untuk memperbaikan sifat biologi…”

Mahasiwa: “Ooo.. begitu, Prof?”

Dosen: “Iya, kurang lebih begitu… Oh ya, bagaimana dengan pupuk (maaf).. “kotoran manusia?”

………………….

Dosen: “Ini akan kita bahas minggu depan!” → lihat (sebagai bahan): Human-waste-could-be-biofuel

Mahasiswa: “…??!”