Archive for the 'Filosofi' Category

26 SepBerpikir Positif, Berpikir Negatif

positive vs negative thingking

SUATU FENOMENA HIDUP DAN KEHIDUPAN

(Filsafat Hidup dan Kehidupan Sehari-hari)

Syekhfani

Dalam menjalani hidup dan kehidupan sehari-hari, fenomena alami umumnya dicirikan oleh sikap yang mendahulukan cara berpikir negatif (negative thinking), jarang atau bahkan tidak pernah mendahulukan cara berpikir positif (positive thinking).

Misalnya dalam hal contoh berikut:

Tiba-tiba, tanpa diduga langit menjadi mendung, lalu turun hujan rintik-rintik disertai kilat menyambar-nyambar.

Kemudian hujan turun dengan derasnya diiringi guruh mengelegar sambung menyambung.

“Walah, hujan keparat!”,

“Bajuku jadi basah kuyup, rencana kerjaku amburadul jadinya”.

Demikian kira-kira seseorang yang berpikiran negatif (negative thingking).

Lain halnya dengan orang lain yang justeru berpikiran positif (positive thingking):

“Alhamdulillah”,

“Harapan banyak orang terpenuhi rupanya”.

“Petir disertai turun hujan lebat ini, pasti akan membawa kesegaran dalam cuaca seterik ini”.

“Tanaman di pekarangan, di sawah, di tegalan dan bahkan hutan di bukit dan gunung akan menjadi hijau”.

“Petani dan pekebun akan memetik hasil tanaman yang mereka usahakan, dan hutanpun akan memberikan sumber air bagi hidup dan kehidupan tumbuhan, tanaman, hewan dan bahkan manusia di lahan yang mereka tempati”.

Itulah kira-kira dua contoh kontradiktif yang bisa terjadi dan dijumpai dalam suatu dinamika hidup dan kehidupan sehari-hari.

Subhanallah…

Maha suci Allah yang Maha Pengasih lagi Penyayang.

Dua hal yang kontradiktif di atas mengingatkan kita terhadap dua fenomena kehidupan yang perlu dikaji dan direnungi sisi positif dan negatifnya.

Jangan memandang sesuatu itu hanya dari segi negatifnya saja.

“Di balik sesuatu hal yang negatif, sebenarnya ada hal yang positif”.

“Tuhan memberikan “pasangan” dalam hidup dan kehidupan di dunia ini”.

“Suatu keseimbangan”…

“Yang mambawa kestabilan dan bahkan keberlanjutan hidup dan kehidupan dunia itu sendiri!”.

08 AprHidup dan Kehidupan

bayi sehat

FILSAFAT ILMU

Suatu Lamunan Panjang

Syekhfani

Hidup di dunia fana ini, merupakan suatu perjalanan panjang, meski kadang-kadang terasa pendek.

Saat santai, mari sejenak kita melamun suksesi kehidupan kita, mulai kecil, balita, pemuda, dewasa hingga tua.

Tidak perlu lamunan tentang pahit getir, atau tawa canda, tentang hidup yang kita alami; tetapi cukup bagaimana kita berubah dari “tidak tahu”, menjadi “mengetahui” dan akhirnya menguasai suatu ilmu “pengetahuan”.

Mari kita mulai lamunan kita tersebut, berikut:SUKSESI HIDUP

08 AprFilsafat Ilmu Pengetahuan

Cover

SUATU TINJAUAN

Bahan Kuliah Fisilmetil

Syekhfani

Pada semester Genap tahun 2016 ini, mahasiswa Program Pasca Sarjana (S3), Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya,mendapat jadwal mata kuliah “Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian Ilmiah” (FesilMetil), yang diampu oleh dosen: IRS*, YGS, dan SFN (Penulis).

Sebagai bahan diskusi, penulis menyiapkan materi berjudul “Filsafat Ilmu Lingkungan Hidup”, sebagai berikut:

Konsep Materi Kuliah

Materi berupa acuan-acuan konsep filsafat ilmu. Diharapkan menjadi topik yang dapat dijadikan topik bahasan saat tatap muka di kelas.

*) Koordinator

15 AprAkal dan Perasaan

Capture

SELALU KONTRADIKTIF?

Fenomena Kehidupan

Syekhfani

Antara akal (pikiran, rasio) dan perasaan (rasa, mind) itu, sulit di-seimbang-kan.

Data emperik? diterima akal, namun ditolak perasaan.

Rasanya benar? tapi kayaknya, tidak!

Bila kompromi??

“Sepakat untuk tidak sependapat”!

Bingung?!

Iya, ini suatu dilema…

Orang yang tidak rasional-lah, yang punya “kepercayaan-diri” tinggi!

Sedang orang rasional, selalu “meragu”!

Kenapa??

Katanya, kemampuan akal laki-laki jauh lebih tinggi dibanding wanita; sebaliknya perasaan wanita jauh lebih peka ketimbang laki-laki.

Juga dikatakan, makin tinggi tingkat ilmu seseorang, ia merasa makin “bodoh”!

Keseimbangan “akal” dan “perasaan” itu, adalah kunci Kedamaian!

23 MarSuksesi Ilmu Pengetahuan

bayi-pintar

DARI TIDAK-TAHU, JADI TAHU, AKHIRNYA MENJADI ILMU-PENGETAHUAN

Alur Pikir Filsafat Sederhana

Syekhfani

Manusia, dilahirkan di dunia sebagai Bayi, dalam keadaan polos segalanya, termasuk polos otaknya, alias belum bisa berpikir.

Dalam perkembangan fisik dan mentalnya, maka melalui anugerah “panca-indra”, mulailah sang Bayi belajar meraba, melihat, mendengar, membau, dan merasakan apa yang ada di sekelilingnya.

Aktivitas tersebut, kemudian melalui syaraf-otak diolah dan direspon, dibantu oleh ketajaman “naluri”, lalu di ekspresikan dalam bentuk “sifat-nafsu” yang bepasangan antagonis (senang-marah, setuju-protes, dsb.).

Lihat: → https://saripedia.wordpress.com/tag/cara-kerja-otak-bayi/

Ekspresi sederhana sang Bayi berupa: tangis, tawa, senyum, gelisah, tenang, dan lain-lain, selalu dimonitor oleh Ibu, sebagai individu terdekat selain Ayah, dan keluarga lainnya.

Merekalah orang pertama yang memberi “ilmu” dan “pengetahuan”, dari “tidak-tahu”, jadi “tahu”, dan akhirnya menjadi “ilmu-pengetahuan” yang lengkap.

Belajar bicara dari potongan kata, kata, kalimat: ta ta ta, ba bi bu, pa ma, papa mama, ini Budi, ini Ibu Budi… dst.

Selanjutnya, kelengkapan, bentuk dan warna ilmu pengetahuan seseorang adalah merupakan hasil interaksi dengan lingkungan informal dan formal.

Lihat: → http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/02/17/soil-bahan-diskusi/

16 MarWarna Tanah

Batu Permata

WARNA TANAH MENUNJUKKAN SIFAT KESUBURANYA

Punya Jiwa Seperti Halnya Warna Batu Permata

Syekhfani

Tanah berasal dari “bahan induk” (parent matterial): terdiri dari porsi batuan mineral (45%) dan bahan organik (5%).

Batuan mineral memberikan warna pada tanah sesuai jenis dan umur; sedang bahan organik memberikan warna gelap.

Seperti halnya kristal batu permata (germstone), yang berwarna warni itu memberi jiwa pada warnanya. Warna-warna bisa menyebabkan “rasa” senang, susah, damai, atau gelisah.

Itu sebabnya, mengapa orang lalu beranggapan atau percaya bahwa batu permata (germstone) ada “isinya” yang mempengaruhi jiwa pemakainya.

Si pemakai akan merasa “cocok” pada warna batu permata kesayangannya; meskipun ditinjau dari segi agama (religi). hal ini termasuk “sirik”.

Warna tanah “gelap” (hitam) memberikan rasa nyaman pada petani atau pekebun, karena menunjukkan bahwa tanah tersebut subur; paling tidak kecukupan air (air, membasahi tanah menjadi lebih gelap).

Sebaliknya, warna “terang” (cerah) menunjukkan bahwa tanah sudah berumur lanjut dan mengalami proses “latosolisasi” – iluviasi Al, Fe, Mn (Oxisols, Ultisols), yang relatif kurang subur; atau proses “laterisasi” – iluviasi Si (Alfisols), yang bermasalah pada sifat kimia tertentu.

Namun, tidak semua jenis tanah berwarna “gelap” (hitam) itu selalu subur (atau kecukupan air), warna gelap bisa jadi karena kaya unsur basa (alkali): contoh: kadar Al, Ca, dan Mg relatif tinggi pada Vertisol, atau kandungan Alovan (Al, Fe, Mn) pada Andisol. Tanah bergambut (Histosol), selain dominan bahan organik, juga berada pada kondisi jenuh air.

“Carrying Capacity” tanah ditunjukkan oleh “warna”nya!

13 MarWordPress 4.2 Beta 1

WordPress 4.2 Beta 1 is now available!

This software is still in development, so we don’t recommend you run it on a production site. Consider setting up a test site just to play with the new version. To test WordPress 4.2, try the WordPress Beta Tester plugin (you’ll want “bleeding edge nightlies”). Or you can download the beta here (zip).

4.2 is due out next month, but to get there, we need your help testing what we’ve been working on:

  • Press This has been completely revamped to make sharing content from around the web easier than ever. The new workflow is mobile friendly, and we’d love for you to try it out on all of your devices. Navigate to the Tools screen in your WordPress backend to get started (#31373).
  • Browsing and switching installed themes has been added to the Customizer to make switching faster and more convenient. We’re especially interested to know if this helps streamline the process of setting up your site (#31303).
  • The workflow for updating and installing plugins just got more intuitive with the ability to install or update in-place from the Plugins screens. Try it out and let us know what you think! (#29820)
  • If you felt like emoji were starkly missing from your content toolbox, worry no more. We’ve added emoji support nearly everywhere, even post slugs  
                <!--
                <rdf:RDF xmlns:rdf= -->

16 FebEvaluasi Diri

Evaluasi Diri

APAKAH PERLU ADA PENILAIAN DIRI?

Wacana – Filosofi

Syekhfani

Harga diri*),

Apakah diri saya harus dihargai? Berapa nilainya? Apa gunanya?

Kalau saya dihargai, apa senang, gembira, bahagia?

Sebaliknya, kalau saya tidak dihargai: apa tidak senang, marah, tersinggung, atau dendam?

Andaikan seseorang yang menunjukkan sikap menghargai saya “apa adanya” atau “berlebihan”, apa saya yakin itu ikhlas menghargai, atau hanya basa-basi?

Dalam evaluasi proses “belajar-mengajar”, mahasiswa diminta mengevaluasi dosen “mengajar”, dari berbagai aspek.

Mahasiswa memberi nilai mutu A, B+, B, C+ … dst

Apakah sang dosen yang dinilai itu akan “mawas diri” atau akan melakukan “evaluasi diri”?

Lalu, apa mahasiswa yang menilai itu juga tidak perlu “mawas diri” atau “evaluasi diri”?

Kalau dosen dievaluasi, apakah juga mahasiswa tidak memerlukan evaluasi?

Bagaimana dengan fasilitas, sarana, dan prasarana belajar mengajar?

Dalam “ETIKA PROFESI”, dikenal istilah etika, norma, dan jati diri.

Etika profesional, mengenal adanya keseimbangan, keadilan, dan keikhlasan, dalam hubungan segitiga “ManusiaLingkungan (alam)Sang Pencipta“.

Kesimbangan menuju “KEADILAN, KEBAHAGIAAN“.

*)Lihat: → http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/11/09/harga-sebuah-diri/

17 JanBersatu Agar Berguna

Lima Jari Tangan

BAK LIMA JARI TANGAN

Puisi

Syekhfani

Jari manis:
Aku paling cantik, paling tampan
Ketika cincin melingkari aku
Emas bertahta intan permata
Tanda kasih sayang tak berhingga

Kelingking:
Ahh, meski aku paling kecil
Aku tak kalah penting
Akulah simbol kedamaian
Ketika kami saling berkaitan

Telunjuk:
Lihat, tu jari manis dan kelingking
Keduanya merasa hebat?!
Ingat, kamu berdua paling kecil
Tidak berdaya bila bekerja!

Jari Tengah:
Ha, ha, ha…
Akulah yang paling perkasa
Telunjuk, jari manis, kelingking
Kecil, pendek, tapi sok
Tak ada apa-apanya!

Ibu Jari:
Anak-anakku, aku ibumu
Jangan bertengkar, atu?
Kalian tu bersaudara
Rukunlah, dan saling mencinta

Kita lima jari tangan
Bila bersatu tak ada bandingan
Semua pekerjaan
Kita dapat lakukan

Bertani, berkebun
Memupuk, menyiang, tak perlu pakai alat
Kotor? Cuci pakai sabun
Jadi bersih, kuat dan sehat

Tidak perlu takut, segan dan susah
Jadi kotor, kumal berubah
Bertani, berkebun itu kerja mulia
Berguna bagi hidup dan kehidupan dunia

Jadi:
Bekerjalah
Ikhlaslah
Insya Allah
Tuhan memberikan berkahNYA!

Puisi Awal Tahun 2015

12 DecTanaman pun Punya Perasaan

Dancing Desmodium

https://plus.google.com/100792791285254762536/posts

MEREKA BUTUH KASIH SAYANG

Syekhfani

Tanaman, adalah makhluk hidup seperti halnya hewan dan manusia.

Seperti halnya hewan ternak, tanaman yang kita pelihara pun punya perasaan, butuh perhatian khusus dalam hal lingkungan dan kebutuhan hidup, dan bahkan juga kasih sayang.

Imbalannya, kita akan memperoleh pertumbuhan dan produksi yang lebih baik.

Implementasi

Ciptakan Daya Dukung Tanah yang Baik:

Sifat dan ciri tanah akan menjadikan sifat dan perilaku makhluk hidup yang bergantung pada tanah sebagai sumber kehidupan.

Komponen fisik, kimia, dan biologi tanah, mengatur (menata): udara, air, nutrisi, serta kehidupan tanaman.

Secara fisiologis menata kebutuhan hakiki: bernafas, minum, dan makan, serta kenyamanan.

Secara filosofis, mengatur hidup dan kehidupan, dengan tujuan akhir kemakmuran.

Kompos, komponen utama bahan organik tanah, merupakan sumber solusi terbaik dalam memperbaiki dan menjaga sifat kesuburan tanah, karena ia bersifat multi purpose (tata udara, air, hara, dan kehidupan) tanaman.

Jadi, diperlukan preparasi kompos yang bersifat dinamik. Lihat:

Steve Diver, NCAT Agriculture, Specialist Published 1999. ATTRA Publication #IP137.
Biodynamic Farming & Compost Preparation .

Biodynamic Farming(sumber)

Tanah itu loh jinawi, menjadikan tanaman ijo royo royo, menata kehidupan yang tentram dan kerta raharja.

http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/11/18/loh-jinawi/

23 NovPerpasangan Itu Penting

unduhan

GAMBAR SIMBOL DAN ANGKA

Pada Uang Logam

Syekhfani

Gambar simbol dan angka pada uang logam “berpasangan” (sisi bolak-balik), yaitu nilai nominal 100, 500, 1000 rupiah, dan seterusnya; dan gambar simbol (garuda, rumah adat, dsb.) yang memberikan identitas nilai nominal. Jadi, “perpasangan” itu penting.

Tuhan menciptakan dunia dan segala isinya mengikuti kaedah “berpasangan“: laki-laki-perempuan, tua-muda, kaya-miskin, pintar-bodoh, besar-kecil, tinggi-rendah, BERKAH-PETAKA.

BERKAH-PETAKA: zat-zat sumber kekuatan di bumi ini, yaitu udara, air, atau api bersifat mengikuti kaedah hukum berpasangan.

Zat-zat tersebut dapat membawa berkah, atau menjadi sumber petaka bagi kehidupan di bumi.

Udara yang sejuk, angin semilir menyebabkan tubuh merasa nyaman pada saat-saat siang hari yang memberikan kehangatan.

Betapa nikmatnya minum air saat haus, atau mandi sehabis kerja berat menurunkan panas tubuh?

Api menjadikan panas dan sangat dibutuhkan untuk memasak, membakar sisa-sisa tidak berguna, memberikan tenaga gerak, dan sebagainya.

Lalu, petaka terjadi kalau air banjir, udara bergerak menjadi angin topan, atau api membakar harta benda.

Oleh sebab itu, maka udara, air, dan api harus dijaga agar bermanfaat, dan tidak menyebabkan masalah.

Pelajari, sifat dan perilaku mereka, cari cara memenfaatkan dan cegah sifat menyebabkan bahaya.

Lebih aman mencegah daripada mengatasi!

Tags:

18 NovLoh Jinawi

BlogJawaGunungan

TANAH SUBUR

Tanaman Ijo Royo Royo

Syekhfani

Banyak istilah ungkapan untuk menyatakan nuansa kehidupan jaman “tempo doeloe”.

Pujangga atau para pengarang buku (Jawa), sering menulis tentang kehidupan tempo doeloe mensiter ucapan pujangga kuno. → Lihat: http://iwanmuljono.blogspot.com/2012/07/negara-yang-eka-adi-dasa-purwa-panjang.html

Salah satunya, yang populer dan banyak ditulis adalah:
“Ijo royo royo, Gemah ripah loh jinawi, Toto tentrem kertoraharjo”.

Yang artinya kurang lebih: “Di atas tanah yang “Loh Jinawi” (subur); dijumpai tanaman yang hijau (subur), yang mendukung kehidupan masyarakat sehingga tercipta rasa aman, makmur dan tenteram”.

Nuansa itu wajar, karena saat itu jumlah penduduk masih sedikit, sedang lahan untuk pertanian masih luas.

Namun, tren pertambahan penduduk (menurut ahli ekonomi: Malthus), mengikuti pola “deret ukur”, sedang penambahan pangan pola “deret hitung”; menyebabkan terjadi kompetisi yang makin hari makin ketat.

Diperkirakan bahwa suatu saat nanti akan terjadi kelangkaan pangan (scarcity of food).

17 AugSolving The Problems

images

JANGAN BIARKAN JADI BEBAN

Atasi Cepat

Syekhfani

- What is the main problem?Behind is the main solution!

- Tuhan memberikan solusi pada semua masalah, hanya saja apakah kita mampu menangkapnya?!

- Masalah? Solusi, di sebelahnya!

- Tanah kering? Basahi!

- Tidak ada air? Adakan!

- Kurang? Cukupi!

+ Air itu ada di musim hujan,kurang air di musim kemarau!

- Pindahkan musim kemarau ke musim hujan!

+ Apa bisa dilakukan…??

- Bukan musimnya yang dipindah tapi air yang berlimpah saat musim hujan “ditampung” (dipanen) untuk diberikan di musim kemarau!

+ Bagaimana caranya?

-Tidak tahu?Teknologinya ada!

+ Oo..?! Apa acuannya?

- Pelajari “Sifat dan Perilaku – (Fate and Properties)” tentang lahan dan air.

- Batasi “Pokok” masalah.

- Jelaskan “Mekanisme” pemecahan.

- Ia akan menuju ke sasaran yang benar dan tepat, meski pun masih bersifat “relatif“!

16 AugAntagonis

BAK ANGGREK DAN ILALANG

Pepatah

Syekhfani

Anggrek

Anggrek (Orchids)

Tanaman anggrek (orchids), merupakan tanaman lambat tumbuh dan tergolong jenis “epiphyt“, tumbuh lambat sebagai tanaman aeroponik.

Namun, begitu ia berbunga, maka bunganya sangat indah sehingga disukai banyak orang. Bahkan para hobeis di Indonesia punya organisasi penggemar anggrek (“PAIPerhimpunan Anggrek Indonesia“).

Imperata cylindrica

Ilalang (Imperata cylindrica)

Rumput ilalang (http://id.wikipedia.org/wiki/Alang-alang), tergolong kategori “gulma“, tumbuh cepat dan meluas (invasion), bersifat parasit terhadap tanaman budidaya, sulit dibasmi dan banyak menyebabkan kesusahan. Bahkan tanaman pohon penutup tanah Gliricidia sepium, diberi julukan “GAMALGanyang Mampus Alang-alang“, merupakan ekspresi emosional petani yang benci terhadap rumput ilalang.

Pepatah (wise worlds):
Ketika menanam padi, maka akan tumbuh ilalang. Tetapi, kalau menanam ilalang tidak akan tumbuh padi !”..

(Kalau kita menanam padi, maka akan tumbuh dengan mudah rumput ilalang, meski ia tidak pernah ditanam (gulma).
Di tempat rumput Ilalang tumbuh lebat, sulit tumbuh tanaman padi meski benih disebar; kalah dengan gulma).

Pernyataan di atas yang bersifat antagonis, berarti: betapa sulit untuk berbuat suatu KEBAJIKAN, sedang melakukan KEJAHATAN sangat mudah.

SH Mintardja, dalam serial buku silat: Api Di Bukit Menoreh-13, menulis seperti berikut:

…”Seperti bibit ilalang, maka bibit dendam itu akan segera menjadi rimbun, sedang bibit kebajikan akan tumbuh dan berkembang sangat lambat seperti pohon anggrek. Namun, apabila kelak keduanya berbunga, maka alangkah indahnya bunga anggrek itu dan alangkah tidak berharga bunga ilalang. Setiap orang akan menghindarinya dan apabila tidak ada jalan lain, maka bunga rumput ilalang akan terinjak-injak kaki”…

Berbuat Kebajikan perlu Perjuangan!

10 AugAlam Sahabatku

Hujan Deras

ALAM SAHABAT SEJATIKU

Puisi

Syekhfani

Alam, sahabatku

Punya sifat aneh

Suatu saat tampak menyenangkan

Di lain saat kelihatan menyusahkan

Ketika sahabatku itu sedang ceria

Wajahnya berseri cerah, senyum, tidak diselimuti awan mendung

Terpercik kehangatan persahabatan, diberikan kepadaku: materi, semangat kehidupan

Tetapi ketika sahabatku itu marah

Ia bermuram durja, wajahnya menunjukkan permusuhan

Terpancar kilat kebencian, disertai gelegar suara mendebarkan

Meski pun sebenarnya, dalam lubuk hatinya yang paling dalam, ia sangat sayang padaku

Dalam kemarahannya itu, ia tetap memberikan sesuatu kepadaku dengan tulus, ikhlas

Hanya aku, s’lalu tidak sadar, s’lalu emosional

Saat ku renungkan itu semua, aku terperanjat, malu, menyesal dan berdosa

Alam itu, sahabatku sejati: dalam senang dan susah

Selalu memperhatikanku

Selalu setia..

Mengapa?

Aku ada dalamnya!

Awal Agustus 2014

17 JulGaram bagi Kehidupan

Kristal NaCl

PERSEPSI TENTANG GARAM

Syekhfani

Garam (Lihat: → http://id.wikipedia.org/wiki/Garam_(kimia)), adalah zat yang dibutuhkan untuk hidup dan kehidupan di dunia. Namun, persepsi tentang garam berbeda satu sama lain: dari definisi, arti penting, implementasi praktikal, hingga ke aspek kesehatan.

Demi keberlanjutan hidup berguna (useful life), diperlukan pemahaman yang baik tentang garam.

Garam dalam Kehidupan:

Natrium dan Khlor (Sodium Chloride, NaCl) adalah bahan utama garam dapur.

Natrium, bersama khlor dan bikarbonat berfungsi menjaga keseimbangan ion positif (+) dan negatif (-) dalam cairan dan jaringan tubuh.

Tanaman tidak butuh garam NaCl, tetapi ia diserap akar melalui proses ‘osmosis‘.

Air bergerak dari konsentrasi garam lemah (tanah) menuju konsentrasi garam lebih tinggi (tanaman), melalui membran sel ‘semi-permeable‘.

Karena itu, tanaman harus menjaga cairan tubuhnya agar lebih pekat dari cairan tanah dengan cara menguapkan air melalui daun, agar tidak terjadi ‘plasmolisis – keluarnya cairan sel melalui dinding sitoplasma.

Bila tanah kering, tanaman butuh konsentrasi lebih tinggi dibandingkan lembab; itu sebabnya produk tanaman gurun terasa asin.

Tanah salin, yaitu tanah berkadar natrium (sodium) tinggi, berkembang secara alami (endapan marin, seapage, pasang surut air laut) atau akibat evaporasi (irigasi intensif) di lahan pertanian intensif pada zona arid atau semi arid.
Lihat: http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/10/soil-tanah-salin/

Pada tanah bergaram (tanah salin), tanaman butuh konsentrasi cairan dalam tubuhnya lebih tinggi dari medium tempat tumbuhnya, misalnya pohon bakau di tepi pantai.

Garam dalam tanah mudah larut dan cepat tercuci. Hal ini tidak masalah bagi tanaman, tetapi bermasalah bagi jazad mikro, yang butuh garam seperti halnya manusia.

Dalam praktek pertanian modern penggunaan lebih tertuju pada pupuk artifisial daripada pupuk alami, sehingga jazad tanah bermasalah ketika garam hilang tercuci.

Akibatnya, produksi tanaman pertanian modern terasa hambar dan ‘berair‘ karena kurang garam.

Persepsi Masyarakat tentang Garam, antara lain:
Garam Penyebab Masalah Jantung: saran dokter kurangi konsumsi garam dalam makanan untuk menghindari masalah jantung (darah tinggi).
Garam Penyebab Penuaan: ada pendapat bahwa hidup akan lebih lama bila mengurangi konsumsi garam.
Hasil Penelitian tentang Garam: Tidak sependapat bila garam laut dimurnikan. Alasannya, ada unsur mineral selain NaCl dalam garam laut yang diperlukan.
Daging itu buruk: daging adalah sumber energi dari protein, diketahui bahwa sepuluh asam amino tidak dapat dibuat oleh tubuh, tetapi terdapat dalam daging. Dalam daging juga ada garam. Persepsi bahwa ‘daging memperpendek umur’. Kebanyakan masyarakat mengalami defisiensi garam- dan protein-, ketika menghindari konsumsi daging.
Air Minum: secara umum disepakati bahwa manusia butuh air segar sehari satu liter atau lebih untuk ‘membilas racun’ (atau kelebihan NaCl) dari tubuh.

Sumber: Seafriends-Soil Fertility 2001)http://www.seafriends.org.nz/enviro/soil/fertile.htm

24 JunUseful life (Hidup berguna)

useful life.JPG2

MENSYUKURI NIKMAT

Implentasi Kehidupan (suatu renungan)

Syekhfani

Nikmat yang diberikan oleh Sang Maha Pemberi kepada Manusia tidak terbatas; yaitu berupa hidup dan kehidupan.

Manusia diberi rejeki harta benda, kesehatan dan kemampuan untuk hidup di dunia ini; menjadi manusia hidup berguna, bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.

Bagaimana perilaku seseorang yang “hidup berguna” itu?

Ia menikmati, mensyukuri dan memelihara anugerah yang diterimanya dari Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang!

Bagaimana implementasinya?

Ia harus mampu bertanggung jawab atas pertanyaanNya:

Kamu apakan nikmat yang Kuberikan?

Tahukah kamu, bahwa sebagian dari nikmatKu itu adalah hak orang lain?

Apakah kamu memberikannya kepada mereka yang memerlukan?

Kuberi nikmat “Ilmu” dan “Pengetahuan”, apa tidak kamu berikan sebagian ilmu dan pengetahuan itu untuk orang lain yang membutuhkan?

Apa kamu takut ilmu pengetahuan itu akan berkurang?

Ketahuilah, kalau kamu berikan sebagian ilmu pengetahuan kamu itu dengan niat “amal” atas pertimbangan bersyukur kepadaKu, maka akan Aku lipat gandakan ilmu pengetahuan itu lebih banyak lagi!

Janganlah kamu bangga karena punya ilmu pengetahuan dan bahkan berpredikat “Ilmuan”.

Tidakkah kamu sadar bahwa ilmu pengetahuan yang kamu punyai itu tidak sebesar butir zarah bila dibandingkan dengan IlmuKu?

Jadi janganlah hendaknya kamu menyombongkan diri, dan jadikan ilmu pengetahuan itu berguna bagi hidup kamu dan juga hidup orang lain.

Bagikanlah sebagian ilmu anda dengan “IKHLAS“.

Be a useful life!

Mahasuci Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang!

09 JunMengejar Kesenangan Hidup

Mini sprinkle

KENAPA RUMPUT TETANGGA LEBIH HIJAU?!

Suatu Renungan

Syekhfani

Saat melirik halaman tetangga, sepertinya rumput yang tumbuh lebih hijau.
Padahal rumput tersebut tidak diperlakukan secara istimewa.
Tidak diberi pupuk kandang, atau NPK, apalagi fitohormon.
Sedang rumput di halaman kita dipelihara, diberi pasir, pupuk kandang, dan disemprot NPK yang mengandung fitohormon.

Mengapa?!

Hal ini menyangkut perasaan manusia yang selalu tidak puas dan cepat bosan; terutama dalam hal kesenangan!

Kesenangan selalu didambakan dan dikejar-kejar dijadikan tujuan hidup.
Bila berhasil, puas dan lega, namun hanya sesaat, lalu kemudian jadi bosan.
Muncul keinginan baru untuk memperoleh kesenangan hidup yang dianggap lebih hebat.
Padahal kesenangan hidup yang sudah diperoleh, sebenarnya lebih indah!
Mengapa tidak dinikmati? Disyukuri? Dipelihara?

Perasaan, yang menyebabkan orang melihat tanaman rumput tumbuh di halaman tetangga lebih hijau!
Perasaan pula yang menyebabkan buah mangga di halaman tetangga seakan lebih manis!
Padahal rumput dan mangga kepunyaan sendiri tidak kalah hijau dan manisnya!
Hal tersebut terjadi terus menerus seolah tidak ada habisnya.
Diberi istilah indah sebagai suatu “cita-cita“; atau suatu “kemajuan“, suatu “kesenangan hidup“.

Bahan Bacaan: Cersil Kho Ping Hoo (Istana Pulau Es)

10 AprEnergi Kehidupan

gambar (2)

Daur ULANG Kehidupan

(Daur HIDUP)

Syekhfani

Kehidupan di dunia ini, tidak lepas dari hukum alam.

Yang tua lenyap diganti oleh yang muda. Yang muda jadi tua untuk memberi tempat bagi yang muda;  yang muda akhirnya pun lenyap untuk mengulang sejarah baru.

Hal ini disebut sebagai daur hidup (recycling of life).

Proses berlangsung dari tingkat paling rendah (ion) hingga paling tinggi (organisme):  Ion (+, -) berikatan menjadi unsur/senyawaselorgan → sistem organ, dan terakhir → organisme.

Suksesi berjalan dengan bantuan energi alami (sinar matahari).  Lihat:  Soil-komponen-kehidupan-components-of-life

Matahari, sumber Energi Kehidupan

Matahari, memancarkan energi cahaya (kinetik), menyebabkan kekuatan gas CO2 dan cairan H2O bersenyawa membentuk senyawa Karbohidrat (CHO) yang menyimpan energi metabolik (em).

Energi metabolik (em) merupakan sumber kekuatan gerak ion (+,-) sebagai energi listrik menyimpan panas (kalori).

Unsur/Senyawa yang mengandung energi metabolik tinggi (high energy metabolic) adalah unsur/senyawa ikatan ~ P [Pi, ATP, ADP, DPN(H), TPN(H)].

Setiap molekul P menyimpan energi metabolik ~ 4000 kalori.

Satu molekul ATP menyimpan 12000 kalori, ADP 8000 kalori, dan AMP 4000 kalori.

Saat proses kehidupan berjalan, maka mekanisme suksesi terjadi mengikuti hukum keseimbangan: analisis vs katalisis, pembentukan vs penghancuran, fotosintesis vs respirasi, dan sebagainya.

Proses berlangsung terus menerus dan berhenti saat makhluk hidup itu mati (recycling of life).

06 AprReaksi Dasar Kehidupan

Reaksi Kehidupan

(Pengertian Dasar)

 Syekhfani

Kehidupan di dunia ini, diawali dari reaksi dua muatan yang disebut dengan istilah  “Listrik-Magnetik” dalam Larutan Nutrisi Tanaman, yang menunjukkan dinamika larutan.

Istilah: “Listrik“, yaitu reaksi atom-atom membentuk molekul. Dua istilah: tegangan listrik plus (+) dan minus (–), membentuk “pasangan erat” disebut Molekul. Aksin tegangan berupa hubungan kawat antara inti atom dengan partikel. Setiap gerakan dalam kawat, mengandung panas. Bila tanpa gerak, disebut Nol Absolut (= kondisi tanpa panas).

Masing-masing molekul adalah  individu, tidak selalu berupa bagian-bagian. Kemampuannya  karena ada hubungan inti atom dengan partikel tetangganya. Setiap hubungan punya ciri dikenal sebagai rambatan (resonance).

Definisi-Definisi:

Ion adalah Atom, Molekul, atau Partikel sederhana mempunyai Karakteristik Listrik disebut plus (+) atau minus (–) dan dinyatakan dalam nilai kuantum jumlah.

Ion. — Ion adalah atom atau kumpulan atom-atom yang tidak netral listrik tetapi sebaliknya bermuatan listrik positif atau negatif. Ion positif terbentuk bila atom-atom atau molekul-molekul kehilangan valensi elektron;  ion-ion negatif bila punya  elektron.

Potensi Ionisasi. — Daya (dinyatakan dalam elektron) dibutuhkan untuk memindah elektron donor dari orbit atomiknya dan menempatkan pada kondisi diam pada jarak tertentu. Biasanya dinyatakan dalam electron volts (ev.)  ~ 1 ev. = 23,053 kalori per mol.   (Mol = berat Molekular dalam gram,  dikalikan dengan  6.02.1023 Atom).

Logam, mineral, bahan inorganik, protein dan asam amino diikat sebagai suspensi dalam larutan dan bukan larutan.

Mereka berupa partikel mikroskopik dan submikroskopik menyerupai debu di udara. Partikel sangat halus ini disebut koloid.

Unsur logam secara umum dibedakan dengan unsur non-logam dalam hal kilap, kekerasan, daya hantar, dan kemampuan membentuk ion positif. Lebih dari 80% unsur dalam tabel priodik bersifat logam.

Agar bahan bersifat logam, elektron harus bebas masuk ke struktur kisi. Dan agar supaya punya struktur kisi, harus bermuatan atom ganda membentuk kristal sebagai struktur.

Jadi, atom tunggal atau ganda yang tidak punya struktur kisi  tidak bersifat logam.

Unsur non-logam tidak berdaya, daya hantar listrik rendah dan tidak pernah membentuk ion positif.

Logam. — menempati kelompok duabelas-atom sebelum menjadi listrik konduktif. Ia menempati tiga belas atom untuk menunjukkan sifat logam-sebenarnya (true metals).

Ia menempati kelompok  tigapuluh tiga-atom sebelum menjadi logam sepenuhnya, dan berkembang lengkap dengan sendirinya.

Kelompok tigapuluh tiga  membentuk “permukaan kubik terpusat”, suatu bentuk struktur dasar tiga dimensi stabil dalam bentuk kubus.

Mineral. — Sejumlah mineral  masuk atau keluar larutan, tergantung konsentrasi larutan, dll. Hasilnya sejumlah kristal mikroskopik mineral berada dalam larutan.

Garam. — Senyawa penghasil ion, selain ion hidrogen atau hidroksil. Garam terbentuk melalui penggantian hidrogen asam dengan suatu logam.

Lain-lain. — Sejumlah senyawa berikatan kuat dengan air dalam larutan (dengan segala ketidak-murniannya).

Karena koloid berada dalam bentuk suspensi senyawa kimia seperti ion-ion dalam larutan, maka karakteristik suspensi koloid umumnya diabaikan.

Koloid diikat dalam suspensi melalui muatan yang sangat mendekati listrik negatif pada permukaan masing-masing partikel. Muatan ini disebut Potensial Zeta.

Potensial Zeta = sangat mendekati muatan negatif-listrik (electro-negative charge) pada “permukaan” (Daerah Orbital Luar atau ”kulit luar”, “Virtual Shell”) suatu “partikel”.

Karena muatan tarik menarik satu sama lain, maka  “Particle Domains” dengan daerah luar negatif akan bergerak menjauhi satu sama lain — Sistim sifat anti-singgung (nature anti-collision system).

Kemampuan cairan mengangkut bahan dalam suspensi adalah fungsi dari menit muatan listrik. Begitu muatan negatif-listrik meningkat, lebih banyak bahan dapat diangkut dalam suspensi.begitu muatan menurun, partikel berikatan erat satu sama lain dan kemampuan cairan mengangkut bahan sedikit.

Ini titik di mana kemampuan mengangkut bahan dalam suspensi berlebihan, dan partikel mulai bergabung bersama dengan bahan partikel lebih berat keluar dari cairan dan menjonjot.

 

Komposisi Unsur Dasar:

Semua unsur, kecuali gas noble, tanpa valensi, baik itu listrik-positif atau listrik-negatif.

Jumlah relatif muatan positif dan negatif dalam cairan menentukan kapasitas angkut. Ion-ion listrik-positif menurunkan kapasitas angkut sedang ion-ion listrik negatif meningkatkan.

Unsur-unsur hanya dengan satu ion positif atau satu ion negatif punya efek kecil pada suspensi.

Unsur dengan ion-ion dua positif atau dua negatif (divalens) seperti magnesium dan berilium (+2) atau oksigen dan selenium (–2) punya efek 3,000 kali pada kapasitas angkut (carrying capacity, cc) daripada unsur-unsur tunggal.

Unsur-unsur bervalensi tiga, seperti besi dan aluminum (+3), nitrogen, dan fosfor (–3) punya 6,000 kali lebih berpengaruh terhadap cc daripada unsur tunggal dengan satu muatan ion positif atau negatif.

Selanjutnya, pemberian unsur dengan ion bervalensi tiga positif atau negatif dalam jumlah sangat sedikit (trivalen) punya efek sangat besar pada kapasitas angkut khususnya dekat titik pertukaran.

 

Tegangan Permukaan:

Tegangan permukaan adalah suatu ukuran tarik menarik bahan itu sendiri, ketahanan jelajah dan ekstraksi di antara molekul.

Dalam air, mekanisme membolehkan sebuah jarum terapung di permukaan atau serangga berjalan melintasinya.

Beberapa aturan umum adalah:  bila kapasitas angkut meningkat, tegangan permukaan menurun; bila kapasitas angkut menurun, tegangan permukaan meningkat.

Tegangan permukaan dan muatan partikel paling mudah dipahami bila kita ingat  muatan positif dan peningkatan tegangan permukaan berikatan bersama atau konsentrasi dan muatan negatif dan tegangan permukaan sebagai pengembangan atau pemisahan.

Tegangan permukaan lebih tinggi atau muatan listrik-negatif, lebih banyak bahan, seperti air, akan berikatan bersama dan koagulasi atau konsentrat.

Suatu surfaktan (agen permukaan-aktif) seperti deterjen bisa menurunkan tegangan permukaan, tetapi tidak akan meningkatkan kapasitas angkut kecuali ia diubah secara kimia dasar koloidal dengan cara penambahan bahan dengan ion-ion negatif. Tegangan permukaan and Potensial Zeta tidak berhubungan secara kuat.

Sebagai tambahan, surfaktan dapat menurunkan tegangan permukaan (baik) tetapi juga mendorong Zeta Potensial ke suatu nomor Negatif-listrik. Pada banyak kasus dalam larutan air, peningkatan muatan-listrik-negatif, mis. Zeta Potensial akan menurunkan tegangan permukaan.

Lihat:Colloidal Suspensions From Rockefeller Center Weekly 1Q35, Center Publications, Inc. — Oct. 1935 Published Readers Digest, March 1936, as “Chemistry’s Miraculous Colloids”. Submitted by Frank Hartman - Comments by Tommy Cichanowski.