Archive for the 'Filosofi' Category

08 DecSOIL-Langka tapi Mudah, Berlimpah tapi Susah?!


unduhan

 

LANGKA TAPI MUDAH, BERLIMPAH TAPI SUSAH?!

 

Ada apa sebenarnya?!

 

Renungan: Syekhfani

 

Batu permata itu indah, warna-warni, sulit dicari, tidak dijumpai di semua tempat, LANGKA. Anda kepingin??

Ayo pergi ke toko permata, semua ada, tinggal pilih.

Harga?? Dari paling murah hingga paling mahal… Ada!!

Langka tapi mudah!

 

Nitrogen, 80 persen volume atmosfer terisi oleh gas nitrogen (N2), BERLIMPAH; penyusun khlorofil (bersama C, H, O, dan Mg). Semuanya dibutuhkan untuk hidup dan kehidupan!

Tetapi…  gas N2 tidak dapat langsung diambil oleh  makhluk hidup primer (tumbuhan), terlebih dulu harus melalui mekanisme khusus, diubah menjadi senyawa amida (reduksi) atau nitrat (oksidasi).

Reduksi dilakukan oleh mikroorganisme fiksasi N2 biologis, oksidasi oleh Petir;  baru tersedia dan dapat digunakan oleh makhluk primer (tumbuhan).

Selanjutnya, makhluk primer (tumbuhan) dikonsumsi oleh makhluk sekunder (hewan);  dan   tumbuhan dan hewan dikonsumsi oleh makhluk tersier (manusia).  Lihat:  SOIL:  Memakan dan Dimakan.  Lengkaplah hidup dan kehidupan di dunia ini…

Berlimpah tapi Susah!

 

Apa makna itu semua??!

Tuhan Maha Pencipta dan Maha Tahu,

Melakukan itu semua!

Mengapa?

Apa kamu berpikir?!

…………………………………….

Artinya??

Agar kita menggunakan otak dan kemampuan berpikir yang diberikan olehNya untuk mengungkap artinya!

Untuk menjawab pertanyaan:  apa kamu berpikir??

Apa kesimpulannya??

Fakta bahwa:

Tuhan itu MAHA PENCIPTA DAN MAHA MENGETAHUI!!

…………………….

Bagi yang mau berpikir?!

Berlimpah tapi Susah ~ kebutuhan primer!

Langka tapi mudah ~ kebutuhan sekunder!

Fakta bahwa:

Tuhan itu MAHA  ADIL DAN  BIJAKSANA!

Apa kamu dustakan?!

……………………………………………….

 

09 NovSOIL-Dinamika Kehidupan Tanah

 

DINAMIKA KEHIDUPAN TANAH

(DYNAMIC OF LIVING SOIL)

 

Tanah Sehat ~ Tanaman Sehat ~ Produksi tinggi ~ Kualitas baik ~ Berkelanjutan

 

Bahasan:  Syekhfani

 

Tanah itu dinamis, berubah setiap waktu, karena ada makhluk hidup  dan kehidupan di dalamnya.

Secara filosofi, tanah itu adalah benda hidup, yang menentukan hidup dan kehidupan di bumi (manusiahewantumbuhan).

Sebagai benda hidup, tanah bisa sehatletihsakit, dan bahkan kritis.  ditunjukkan  oleh perkembangan pertumbuhanproduktivitas, dan kontinyuitas hidup dan kehidupan makhluk-makhluk di atasnya.

Tanah sehat identik dengan tanaman sehatproduksi tinggi, kualitas baik dan berkelanjutan.

Bila tanah letih, maka ia memerlukan istirahatsakit perlu obat, dan kritis perlu pemulihan secara khusus.

Implikasi praktikalnya, secara visual tampak pada ciri tanah dan pertumbuhan dan produksi tanaman. Umumnya, kita segera tahu kapan tanah perlu disuburkan ulang (dipupuk). Bila tanah sebagai medium tanaman pot, kita segera tahu kapan perlu dilakukan re-potting. Perasaan (feeling) kita yang peka terhadap perubahan yang terjadi di lahan budidaya,  juga dapat dijadikan sebagai indikator.

Ketahanan tanah, atau kemampuan tanah dalam menghadapi stres lingkungan, perlu diantisipasi dengan menjaga keberadaan dan keseimbangan komponen-komponen tanah dalam fungsi  pedologi (tanah) atau  edaphologi (lahan).

Contoh kondisi tanah sehat, sakit, kritis:

 

1. Sehat.jpg

Tanah sehat (health soil)

2. Sakit.jpg

Tanah sakit (sick soil)

3. Kritis.jpg

Tanah kritis (critic soil)

  

Tanah juga butuh kasih sayang!

 

29 SepSOIL-Filsafat “Seafriends”

 


FILSAFAT SEAFRIENDS - SOIL FERTILITY

Resume:  Syekhfani

 

Kebutuhan hidup manusia, hewan dan tumbuhan di bumi (sinar, udara, air, nutrisi);  tersedia dalam jumlah tidak terbatas. Ia menjadi terbatas akibat faktor geografis (air dan nutrisi) atau populasi (kompetisi).

Indikator faktor menjadi terbatas dicirikan oleh adanya kompetisi, adaptasi, dan mekanisme kontrol (simbiose, antagonisme, sinergisme).

Faktor pembatas mengikuti hukum minimum‘Liebig”. Kemampuan makhluk untuk bertahan hidup tercermin pada mekanisme spesifik (mis. Tanaman: C4, CAM) merupakan ”potensi ”alternatif” dalam pegembangan iptek.

Efisiensi teknologi dapat dilakukan dengan ‘‘diversifikasi”, contoh: tanaman rumput untuk pohon.

Masalah rawan pangan (scarsified of food) akibat degradasi unsur nutrisi, perlu diatasi melalui pengembangan teknologi pupuk.

Diversifikasi kebutuhan, merupakan peluang tanpa kompetisi, yang tidak boleh diabaikan dan harus dipelihara, seperti kebutuhan tumbuhan dan manusia/hewan terhadap garam.

 

Inspirasi IPTEK LINGKUNGAN

 

04 AugSOIL- Make Good Compost


MAKE GOOD COMPOST ~ MEMBUAT KOMPOS YANG BAIK

Solusi Satu Masalah ~ Muncul Masalah Baru ~  Solusi Lebih Lanjut?!

Tinjauan:  Syekhfani

 

Kemajuan teknologi inovasi, membawa konsekuensi munculnya masalah baru yang memerlukan solusi untuk memperoleh inovasi teknologi lebih baru berikutnya.

Hal demikian ini adalah masuk akal, karena kemajuan menyebabkan perkembangan kehidupan yang lebih baik, populasi meningkat diiringi kebutuhan juga meningkatmasalah baru muncul, perlu solusi untuk memperoleh inovasi teknologi baru ~ demikian seterusnya…

Filosofinya:  hidup itu dinamis ~ berubah mengikuti perubahan waktu!

Dalam perkembangannya, teknologi pengomposan makin hari makin maju, dari cara sederhana (alami), hingga inovasi teknologi:  bantuan jazad dekomposer, bahan pengondisi, dan pengkayaan unsur hara (nutrient enrichment).  Berbagai kelemahan dalam proses pengomposan pun diantisipasi, misalnya lama pengomposan, kualitas, dan kendala-kendala bau, suhu ekstrim, hama/penyakit, gulma, dan sebagainya.

Namun, upaya pencapaian hasil kompos yang baik,  tampaknya belum final, karena muncul dampak susulan seperti terjadi polusi unsur hara dari lahan pertanian yang masuk ke jaringan perairan nasional.

 

LMA2

 

Bagi petani organik dan berkelanjutan (Christine Ziegler Ulsh dan Paul Hepperly, PhD: http://www.newfarm.org/depts/NFfield_trials/2006/0413/compost.shtml, kompos adalah solusi untuk memanfaatkan kotoran ternak dan sisa tanaman sekaligus sebagai sumber bahan organik dan unsur hara tanah.

Penelitian tentang kompos selama dekade terakhir banyak dilakukan;  misalnya oleh  petani dan ahli tanah di Institut Rodale dan organisasi lain, yang menemukan cara lebih aman, efektif dan berkelanjutan merubah bahan organik sisa menjadi sumber daya yang meningkatkan kesuburan tanah yang sehat dan seimbang. Kemajuan penelitian terbaru di Institut Rodale selangkah besar lebih maju dalam ilmu kompos: melalui pendekatan perbaikan yang dirancang seperti proses pembentukan tanah alami, sehingga unsur nitrogen dan fosfor dalam kompos tidak tercuci air hujan selama pengomposan.

Hasilnya menunjukkan bahwa resep baru yaitu mencampurkan tanah liat, kalsium, asam humat dengan sisa daun/kotoran, mampu:

· Mengurangi kehilangan nitrogen (N) hingga 90 persen dan fosfor (P) hingga 75 persen.
· Mempercepat pematangan kompos, dan
· Mengurangi Bakteri patogen.

 

Resep baru tersebut tidak banyak mengubah proses pembuatan kompos sederhana umumnya:

• Kompos dibuat dari 25 hingga 40 bagian (berat) bahan kaya karbon (disebut bahan “cokelat” ~ daun, jerami, koran, atau serbuk gergaji) dengan satu bagian bahan kaya nitrogen (pupuk kandang, bahan “hijau” ~ legum,  atau sisa makanan).

• Tumpukan sering dibalik agar semua bahan tercampur dan mendapatkan udara segar (membiarkan peningkatan suhu berarti terjadi penguapan nitrogen).

• Tunggu 3-12 bulan (atau lebih) sampai tumpukan kompos matang, warna gelap dan tidak tampak masih ada bahan mentah.

Tahun demi tahun, perkembangan ilmu pertanian mempelajari lebih jauh bagaimana proses sederhana bekerja dan bagaimana mengatasi kekurangannya—komposisi bahan, ukuran partikel, kelembaban, pH, ukuran bedengan, dan cara dan frekuensi membalik—untuk memperoleh produk lebih baik dan lebih cepat. Percobaan menunjukkan bahwa , di antara kompos, pupuk sintetik dan kotoran segar mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman secara kompetitif, hanya kompos secara nyata memperbaiki bahan organik tanah. Bahan organik tanah adalah kunci pengondisi tanah menjadi lebih baik saat musim kemarau dan menjaga kehilangan unsur hara melalui aliran permukaan saat musim hujan (Soil organic matter is the key to conditioning the soil for better performance during drought and guarding against excessive nutrient runoff in wet conditions).

Hanya saja tahun terakhir ini, begitu unsur hara pertanian meningkatkan polusi jaringan perairan nasional, orang-orang mulai mempertanyakan: Bagaimana kompos mempengaruhi sebaran unsur hara? Berapa jumlah unsur hara hilang selama pengomposan di lapangan? Dan unsur apa saja yang hilang selama proses pengomposan?

 

Penyelesaian satu masalah, dapat mengundang masalah baru untuk diselesaikan!

 

18 FebSOIL-Bahan Diskusi II

Bahan diskusi: Materi Kuliah PDKLP (S3) 2013

 

FILSAFAT LINGKUNGAN HIDUP

Prof. Dr. Ir. Syekhfani, MS

 

 

Pendahuluan

 

Filsafat: inti ilmu, induk ilmu

Lingkungan Hidup: tempat dan sumber hidup

Hidup: bernapas, minum, makan, bergerak, tumbuh, berbiak

Kehidupan: hal tentang hidup

Dunia dan isinya (alam semesta) diciptakan Tuhan untuk makhluk hidup.

Alam semesta difungsikan sebagai tempat dan sumber hidup dan kehidupan.

Tuhan menciptakan makhluk hidup di dunia: manusia, hewan, dan tumbuhan.

Diberikan seluruhnya (alam semesta, termasuk hewan dan tumbuhan) untuk kehidupan manusia.

Bahan diskusi II   (materi lengkap…)

Seafriends-Soil Fertility:  Filsafat Kesuburan Tanah (materi tugas)

 

 

17 FebSOIL-Bahan Diskusi I

Bahan diskusi Filsafat IPTEK, S3 PDIP – semester genap 2013

 

SUKSESI KEHIDUPAN DI BUMI

 

Prof. Dr. Ir. Syekhfani, M.S.

 

 PENDAHULUAN

 

S3 ~ PhD ~ Filosof ~ Ilmu + Teknologi

 

Orang yang suka ‘membaca’ pasti pintar dan sukses! 

Pengetahuan itu adalah ”PAHLAWAN” tanpa pamrih, yang akan menolong Kita saat mendapat kesulitan, tanpa ia minta imbalan.

Dia itu sebenarnya adalah ”DIRIMU” sendiri!

Jadi pastikan anda mempunyainya!

  

Suksesi Ilmu Pengetahuan  (materi lengkap…)

Tags:

16 FebSOIL-Bahan Kuliah II

5. Hongkong Welcome You - Copy

MATERI KULIAH – SEMESTER GENAP - 2013

Dasar Ilmu Tanah – S1:

Dit1. Sifat Kimia Tanah

Dit2. Bahan Organik Tanah

Dit3. Sifat Biologi Tanah dan Proses

Dit4. Udara dan Temperatur

Dit5. Klasifikasi Tanah

Dit6. Pengelolaan Tanah

Dit7. Soil Konservasi Tanah

Etika Profesi – S1:  Bentuk:  slide (ppt) - materi acuan (galeri) - diskusi (kelas, kelompok) - tugas(kelompok, individu) – kuiz – uts/uas

LAY OUT

Materi ke-1 (Pendahuluan)

Materi ke-2 (Masyarakat Ilmiah)

Materi ke-3 (Teknisi-Keahlian Teknik)

Materi 4-5 (Menejer-Profesi)

Kuliah ke-6-7 (Pejabat-Status)

Kuliah ke-8-9 (Konsultan-Keahlian)

Kuliah ke-10 (Sejawat – Status)

Kuliah ke-11 (Stake holder – status)

Kuliah ke-12-14 (Diskusi – Evaluasi)

Manajemen Agroekosistem (MAES) – S1 Agroekoteknologi:

M1. Fungsi Tanah dalam AGROEKOSISTEM - SFN

M2. Prinsip Dasar:  Lahan Kering – Lahan Basah - SFN

M3. Pengelolaan Tanah Berlanjut - SFN

Evaluasi Cepat Sifat Kesuburan Tanah (Tutorial+Praktikum) - S2 PTA:

Kwt1. Soil Quality

Kwt2. Soil EC

Kwt3. Soil pH

Kwt4. Soil Eh

Filsafat Ilmu & Metode Penelitian – S3 PDIP:

Fils1. Optimal Plant Nutrition - tugas individu

Fils2. Sustainable Soil Management - materi diskusi

Filsafat Lingkungan Hidup - S3 PDKLP:

FilsLh1. Seafriends-Soil Fertility - tugas individu

ocean43[1]

FilsLh2. Filsafat Lingkungan Hidup - materi diskusi

Tags:

14 NovSOIL-Bahan Kuliah I

  

 

    Contoh Halaman

 

Buku HHTAT – Acuan Modul M-KESTAN

MK. MANAJEMEN KESUBURAN TANAH (MKT –  S1 Agroekoteknologi 2012:  (semester ganjil 2012/2013)

1. COVER KESTAN 2012 - ilustrasi halaman Cover

2. MODUL KESTAN. 2012 - materi lengkap, terdiri dari 4 modul, 14 materi, serta propagasi (tugas)

3. RKPS KESTAN 2012 - Rencana Kegiatan Pembelajaran Semester

Materi Modul.ptt (Mx) - ringkasaan isi materi modul, masing- masing terdiri dari 8 slide

 1. Sejarah kesuburan tanah (M-1)

 2.Tanah Sebagai Medium Tumbuh (M-2)

 3. Unsur Hara dalam Sistem Tanah/Tanaman (M-3)

 4. Unsur Hara Makro (Nitrogen-N) (M-4)

 5. Unsur Hara Makro (Sulfur-S) (M-5)

 6. Unsur Hara Makro (Fosfor-P) (M-6)

 7. Unsur Hara Makro (Kalium-K) (M-7)

  8. Unsur Hara Makro (Kalsium/Magnesium-Ca/Mg) (M-8)

 9. Unsur Hara Mikro (Kation & Anion) (M-9)

10. Evaluasi Kesuburan Tanah Kondisi Tanah Mengalami Masalah Unsur Hara (M-10)

11. Evaluasi Kesuburan Tanah/Analisis Tanah dan Tanaman (M-11)

Uji Tanah & Interpretasi  (M-11 tambahan)

12. Aplikasi Pupuk/Prinsip Dasar Aplikasi Pupuk (M-12)

13. Aplikasi Pupuk/Aplikasi Batuan Mineral & Pupuk Artifisial (Anorganik) (M-13)

14. Aplikasi Pupuk/Aplikasi Pupuk (Organik) (M-14)

MK. TEKNOLOGI PUPUK ORGANIK - S2 PTA:  (semester ganjil 2012/2013)

1. Kuliah ke-8:   Sifat ciri tanah  (tugas, selesaikan, review)

1. Kuliah ke-8:   Properties of Soil (Univ of Massachusetts  (materi)

2. Kuliah ke-9:   Peran Bahan Organik (wacana dasar)

2. Kuliah ke-9:   Management of Green Manures (Univ. of Massachussetts) (materi-1)

3. Kuliah ke-10: Bahan Baku Pupuk Organik  (materi-2)

3. Kuliah ke-10:  Management of Farm Manures (Univ. of Massachusetts)  (materi-2)

3. Kuliah ke-10:  Manures for Organic Crop Production (ATTRA) (materi-2)

4. Kuliah ke-11:   Teknik Pembuatan Pupuk Organik  (materi-3)

4. Kuliah ke-11:  Composting (Univ of Massachusetts)  (materi-3)

MK.  FILSAFAT LINGKUNGAN HIDUP - S3 PDKLP-UB, Nopember 2012: (semester ganjil 2012/2013)

Filsafat Lingkungan Hidup   (Materi diskusi)

ocean43[1]

Seafriends-Soil Fertility   (Tugas individu)

 

MK. FILSAFAT ILMU DAN METODE PENELITIAN – S3 PDIP-UB, Januari 2013: (semester ganjil 2012/2013)

Sustainable Soil Management  (Diskusi dan Tugas individu)

 back to top

Tags:

03 NovSOIL-Filsof

Renungan

Hidup itu dinamis, bergerak dan berubah menurut waktu. Usahakan kita dapat mengunakan waktu sebaik-baiknya agar memperoleh ilmu yang bermanfaat, mengamalkan, serta bersyukur kepada Yang Maha Pemberi. Mudah-mudahan kita  mendapat berkah.

 

KESEIMBANGAN

Tuhan, menciptakan makhluk hidup di bumi:  manusia, binatang, dan tumbuhan:  bernapas, minum, makan, berbiak, dan mati.

Kemampuan makhluk hidup berbeda dalam mempertahankan kehidupan:  manusia lebih mampu dari  binatang;  binatang  lebih mampu dari tumbuhan;  ditandai oleh jumlah populasi manusia lebih sedikit dari binatang; binatang lebih sedikit dari tumbuhan.

Sistem kehidupan di bumi ini mengikuti hukum:  keseimbangan. Karena itu, Tuhan memberikan kemampuan bergerak  pada manusia dan binatang dan tidak bergerak  pada tumbuhan. Manusia diberi kelebihan bisa berpikir sedang binatang dan tanaman tidak bisa berpikir. Itu sebabnya kehidupan berjalan seimbang, meski jumlah populasi berbeda.

 

TANAH SEHAT – TANAMAN SUBUR

“Hidup itu hakiki, karena makhluk hidup diciptakan oleh Sang Maha Pencipta. Dalam praktek sehari-hari, pengelolaan alam dapat didekati melalui konsep ‘kehidupan’.  Misalnya:  tanah adalah tempat kehidupan (akar tanaman, mikro/makro fauna/flora), sinonimnya:  tanah adalah ‘benda hidup’;  karenanya ia bisa:  sehat, capek, sakit dan bahkan mati” …

Konsep konvensional:  tanah adalah benda alami yang bersifat  statis, mudah rusak/tergradasi menjadi miskin/tidak produktif.

Konsep modern:  tanah adalah benda hidup (tempat kehidupan), yang dinamis, bertahan, dan dapat diperbaiki bila rusak.

Sebagai benda hidup:  maka tanah bisa sehat, letih, sakit, dan bahkan mati;  meski dapat dihidupkan lagi. Oleh karena itu, maka tanah perlu istirahat, diobati, dan cukup diberi makan/minum agar tetap sehat…

Unsur kehidupan ‘utama’ adalah:  udara, cahaya, air, dan nutrisi (hara) dalam proses bernafas, fotosintesis (tanaman), minum, dan makan. Semuanya (kecuali cahaya) ada dalam tanah.  Jadi, faktor kesehatan/kesuburan tanah itu adalah:  Sifat Fisik (udara, air), Sifat Kimia (hara), dan Sifat Biologi (kehidupan, termasuk akar tanaman).

Kata Bermakna

 Syekhfani

 -Bersyukurlah anda sakit kaki, itu berarti anda punya kaki;  dari pada tidak pernah sakit kaki, karena memang tidak punya kaki, nau’dzubillah!

-Jadilah orang baik, meski definisi orang baik itu sendiri masih tidak jelas!

-Sesuatu yg diberikan bukanlah yg terbaik, yg terbaik itu pasti untuk sendiri!

-Tidak ada pedagang mau merugi, tawaran muluk itu pastilah propaganda!

-Jangan sedih orang yang pernah dekat meninggalkan kita.  Ingat,  kita dulu tidak kenal dia. Jadi, kembalilah ke awal!

-Jadilah orang yang butuh & dibutuhkan (tak ada beban). Dari pada mencinta & dicinta (banyak resiko)!

-Yang pergi bukan yg terbaik, bersyukurlah, Tuhan menghindarkan.  Yang terbaik pasti datang atas kehendakNya!

-Yang lalu biar berlalu menjadi ‘kenangan’, yang akan datang rintislah hingga jadi ‘kenyataan’ lebih menyenangkan.

-Yang lebih indah akan meniadakan yang buruk.

-Yakinlah yg lebih indah itu banyak, hanya perlu mencoba memperolehnya.

-Jangan menunggu yg tidak datang;  tapi sambutlah dengan senang yang sudah datang!

 -Yang dulu manis dan menyenangkan, yang sekarang lebih manis dan lebih indah, serta lebih menyenangkan!

 -Yang ditunggu tidak datang, yang datang bukan yang ditunggu, bersabarlah!

-Sia-sia menemui orang yang tidak mau ditemui!

-Buatlah semua itu bergulir rutin, penuh dinamika, rasakan variasinya, pastikan nikmatnya.  Ini kiat hidup berlanjut!

-Dinamis itu hidup, statis itu mati!

-Orang bekerja itu hidup, orang nganggur itu itu mati!

-Tidak ada batas umur bagi orang  optimis, dinamis, kreatif, inovatif, motivatif.

-Optimis, dinamis, kreatif, inovatif, motivatif itu obat awet muda;  lakukan, akan nyata bedanya..

-Berkerjalah agar anda merasakan ada kehidupan!

-Perubahan itu adalah waktu, tidak ada waktu tidak ada perubahan!

-Satu-satunya yang tidak pernah berubah hanyalah ‘perubahan’ itu sendiri!

-Satu-satunya yang tidak mungkin tidak berubah adalah ‘waktu’!

-Umumnya orang selalu membatasi diri, ini tidak boleh itu tidak boleh! Yang benar adalah semuanya boleh! yang tidak boleh adalah terlalu (terlalu banyak~terlalu sedikit, terlalu besar~terlalu kecil, terlalu mahal~terlalu murah, terlalu sombong~terlalu minder)!

back to top

Tags: ,