Archive for the 'Kehidupan' Category

16 MayMUARA ENIM, TEMPAT LAHIRKU

GOPR1775-01

Muara Enim

(Puisi)

Syekhfani

Melalui lembah dan ngarai
Berkelok-kelok
Dilingkung vegetasi hutan lebat
Tepian kiri kanan yang rimbun

Sungai Enim

Mengalir dengan arus sedang hingga deras

Melalui curah (curup, air terjun): “Curup Tenang”

Di bagian hulu kota Sugih Waras

Sungai itu, adalah “Sungai Enim”

Bermuara di “Sungai Lematang”

Jadilah nama ibukota kabupaten “Muara Enim”

Kota kabupaten tempat lahirku

Tercantum dalam KTP-ku…

Media Mei 2017 —

14 MayTUMBUHAN LANGKA: SEMPEGIH

20170514_124634

Tumbuhan Alami: Sempegih

Syekhfani

Sisi lain dalam Hidup & Kehidupan (Life & Live), adalah pemanfaatan tanaman alami yang jarang diperhatikan, padahal ia dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sejenis tanaman perdu bercabang dan berbuah banyak, bentuk buah bulat kecil-kecil, warna hijau, kuning (mentah) dan merah (matang) yang di daerah asal penulis (Semende), disebut: Sempegih.

Buah Sempegih ini dapat dimakan dan sangat ampuh sebagai umpan pancing ikan.

Ikan liar pemakan buah, misalnya Cengkak (Semende) sangat doyan menyantap buah Sempegih.

Catatan: Tumbuhan liar sejenis Sempegih adalah: Peghapau (Semende), dengan ukuran buah lebih besar dan menjadi umpan ikan Cengkak lebih besar lagi bahkan bisa sangat besar (ikan Semah, Semende).

Sempegih & peghapau dapat menunjang kehidupan keluarga, bila dijadikan umpan pancing dan mendapat ikan cukup banyak, apalagi ukuran besar. Selain untuk konsumsi, keluarga ikan tersebut bisa dijual ke pasar.

Berikut adalah pohon Sempegih berbuah, merupakan koleksi penulis sebagai tanaman pot.

20170514_124844

Pohon Sempegih Berbuah

12 MayKESEIMBANGAN BIO-FISIKO-KIMIA TANAH

Medium tanah

Keseimbangan Bio-fisiko-kimia Tanah
(Suatu Implementasi)

Syekhfani

Upaya menuju hidup & kehidupan (life & live), yang disampaikan pada post terdahulu (Hidup dan Kehidupan I), dalam alternatif penerapannya dapat dicoba dengan membuat keseimbangan sifat bio-fisiko-kimia lingkungan hidup tanaman.

Untuk maksud tersebut didekati dengan upaya mememenuhi keberadaan komponen hidup (udara, air, hara) dalam kecukupan (sufficient), baik dalam lingkungan perakaran (root zone) maupun tajuk (canopy).

Secara praktek, hal di atas dapat dilakukan melalui pemberian larutan hara ke daun (foliar feeding) dan/atau tanah (soil feeding).

Jenis pupuk yang dapat diberikan adalah pupuk padat mudah larut, baik ditujukan untuk memacu pertumbuhan daun maupun bunga/buah.

Sebagai contoh, penggunaan Gandasil D (daun) dan Gandasil B (bunga/buah).

Setelah dilarutkan dalam air dengan kepekatan maksimal 0.1 persen (0.1 g/L), maka larutan pupuk ini dapat langsung disemprotan ke tajuk tanaman atau ke medium tanah.

Komponen biologi dapat dipenuhi misalnya menggunakan agen hayati (biofertilizer) EM-4.

Respon tanaman segera tampak apabila kondisi lingkungan tumbuh memang dalam keadaan deficient.

09 MayHidup & Kehidupan (life & live)

Process of Photosynthesis

Hidup & Kehidupan (life & live)

SUATU TINJAUAN PROSES

Syekhfani

Secara filosofi, komponen hidup dan kehidupan (life and live) di muka bumi ini terdiri dari dari: matahari, oksigen, air, dan karbon.

Matahari merupakan sumber energi kinetik, diubah menjadi energi metabolik melalui proses foto sintesis.

1

Senyawa karbohidrat (CHO)n, merupakan produk fotosintesis tersebut, menjadi kerangka dasar tubuh tanaman, yang setelah dilengkapi dengan unsur-unsur esensial lain, yaitu: makro (N, S, P, K, Ca, Mg) dan mikro (Fe, Mn, Cu, Zn, B, Mo dan Cl) terbentuklah tubuh tanaman yang berkelanjutan karena adanya siklus siang dan malam.

Unsur-unsur N, (S), P, dan K, Mg dan Ca sebagai penyusun dan pemacu aktivitas khlorofil, merupakan komponen dan penggerak. Kedudukan unsur Mg dalam struktur khlorofil, dapat digambarkan sebagai berikut:

2

Unsur P merupakan penyerap dan penyimpan energi tinggi (high energy), berupa senyawa ATP, ADP, TPN, DPN.

Energi metabolik dalam bentuk kalori sebesar 4000 kalori dilepas setiap terjadi pelepasan P: ATP menjadi ADP atau TPN menjadi DPN, dan lain-lain.

Produksi karbohidrat dari proses fotosintesis, kemudian diangkut ke seluruh bagian tanaman oleh K; dalam hal ini unsur K bertindak sebagai pengangkut (tranpor) fotosintat.

01 OctSifat Perilaku (Fate Behaviour)

KAKATUA-KAKAK

KUNCI BERKOMUNIKASI DENGAN SESAMA MAKHLUK

Syekhfani

Apabila kita berkehendak untuk berkomunikasi dengan sesama makhluk hidup (tumbuhan, hewan, manusia), maka agar kita dapat melakukakan komunikasi yang baik, kita perlu mengetahui sifat perilakunya.

Sebagai contoh, penulis punya seekor burung kakaktua peliharaan yang sudah sangat akrab dengan seisi rumah.

Biasanya, setiap hari, pagi-pagi begitu bangun tidur ia memanggil-manggil.

Awalnya kedengarannya nada menyapa; namun makin lama makin keras, mungkin dia mulai merasa lapar.

Mula-mula dia memanggil dengan nada rendah, lalu lebih keras dan apabila tampak tidak ada respon, maka kemudian berteriak-teriak.

Dengan demikian kita tahu, bahwa dia sudah benar-benar merasa lapar dan minta makan.

Dalam keadaan biasa, kakaktua penulis menunjukkan perilaku santai dan bergerak aktif.

Hal ini adalah pertanda bahwa tampaknya dia tidak ada masalah dan santai-santai saja.

Namun, apa yang dia kehendaki??

Sebenarnya kita tidak mengetahuinya.

Berikut video kakaktua “KAKAK”, peliharaan penulis:

hhtps://youtu.be/4L71s6jzMaO

19 MayEtika Profesi (EP)

Pencuri

Etika Buruk, bolehkah?

Bahasan Matakuliah Etika Profesi

Syekhfani

Etika, adab perilaku.

Profesi, pekerjaan yang ditekuni.

Dalam kelas Etika Profesi (EP) untuk mahasiswa S1 kelas L, dimana penulis sebagai pengampu, penulis menyampaikan bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa, memberikan acuan dalam menjalani hidup dan kehidupan (life and live) di dunia ini, selalu berpasangan: yaitu ”baik” berpasangan dengan “buruk”.

Demikian, tentang etika manusia dalam menjalani hidup dan kehidupan tersebut, diharapkan agar mempunyai etika profesi yang “baik” (acungan jempol), bukan yang “jelek” (acungan kelingking).

Penulis mengemukakan suatu contoh kasus sebagai berikut untuk dibahas:

“Seorang pencuri, berdoa dengan sangat khusuk kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar saat dia melakukan pencurian, dia sukses, tidak ketahuan, dan memperoleh hasil yang lumayan. Ternyata dia berhasil. Dia pulang dengan gembira, dan bersyukur atas kesuksesan tersebut. Hasil curian lalu digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup anak isterinya”.

Bagaimana tanggapan anda terhadap kasus tersebut, tolong diberi komentar (terutama untuk mahasiswa klas L, Etika Profesi “SMART” yang kemarin saya ajar).

Selamat berkomentar, langsung di blog ini, atau nanti dalam kelas EP minggu depan.

Terima kasih, penulis.

14 MayBersujudlah

Bersujud

RESAHKAH KITA?

Suatu Renungan

Syekhfani

Tatkala akal dan hati ingin menyatu,

Maka jiwa meratap menghiba yang maha kuasa.

Mohon perlindungan,

‘Tuk memperoleh ketenangan jiwa,

Agar lepas dari segala keruwetan dunia,

Suka nestapa saling berganti,

Bergulung menyatu mencari keterpaduan,

‘Tuk kedamaian, ketenangan hidup,

Agar tak ‘da lagi beban di kepala ini,

Yang terlalu berat ‘tuk disangga,

Terbebas dari prasangka buruk,

Mendzolimi diri sendiri,

Atau menuding orang lain,

Seolah ikut bersalah mendzolimi kita,

Padahal mereka baik-baik saja,

Namun ikut kena getahnya…

Maka dari itu sadarlah,

Bersujudlah,

Agar terbebas dari siksaNYA!

Puisi – Medio Mei 2016

27 AprPengalamanku

AKU2

SEBAGAI MANAJER LAPANGAN (FIELD MANAGER)

Penelitian di Lahan Kering Masam

Syekhfani

Begitu penulis selesai dalam melaksanakan studi di suatu Institut Pertanian terkenal di negeri ini, sesuai dengan perjanjian institusional yang tidak tertulis, setiap staf dosen yang pergi belajar ke luar kampus, setelah selesai harus segera kembali ke kampus untuk mengabdikan diri.

Penulis berkemas dan pulang ke kampus.

Namun, tampaknya waktu itu, kepulangan penulis belum disiapkan, sehingga masih punya waktu untuk mencari pengalaman lebih banyak.

Kesempatan tersebut penulis gunakan, antara lain mengikuti program mengatasi masalah lahan kering masam dan memberantas alang-alang.

Berikut secuplik pengalaman penulis sebagai nostalgia waktu lalu.

AKU ( Pos.doc)

15 AprSi Siti

Profil Si Siti

PROFIL PETANI DESA

Dari Desa Menjadi Sarjana

Syekhfani

Siti tinggal di huma bersama neneknya.

Menanam padi, sayuran, dan buahan.

Siti dan nenek hidup berdua dengan kasih sayang.

Mereka menikmati lingkungan kehidupan bersama tetangga yang juga hidup di huma.

Suatu ketika, datang perubahan, ketika petugas LSM, atas nama Pemerintah mencanangkan program pengentasan kemiskinan.

Akhirnya, Siti pergi menuntut ilmu ke kota dan menjadi sarjana.

Siti bercita-cita mengubah huma yang bersifat tradisional menjadi modern, didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berikut ini,kisahnya.
SI SITI

10 AprPanas Terik

Panas Terik Menjelang Hujan

TANDA HUJAN LEBAT AKAN TURUN

Awal tahun 2016 ini Hampir Tiap Hari

Syekhfani

Dalam menjalani hidup dan kehidupan sehari-hari, terdapat fenomena alam yang jarang diperhatikan tapi sebenarnya sangat penting dalam suatu dinamika.

Penulis tergelitik untuk merekam gambaran kondisi lingkungan tempat tinggal penulis saat menunjukkan gejala akan turun hujan lebat.

Biasanya, sekitar jam 13.00 WIB, panas matahari tiba-tiba sangat terik, disertai hembusan angin cukup kencang, pertanda akan turun hujan lebat.

Panas terik menyebabkan kegiatan lalu lintas di jalan sepi.

Tampaknya penduduk enggan untuk bepergian, kecuali barangkali sangat penting.

Gejala tersebut dapat dijadikan acuan untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap kebasahan, misalnya jemuran, bepergian, pertemuan, dan sebagainya.

Rekaman video berikut (Minggu, 10 April 2016, jam 13.05 WIB), memberikan gambaran tanda-tanda akan terjadi hujan lebat, meskipun bersifat dugaan:

Lihat:https://plus.google.com/u/0/+SyekhfaniHarunSunama/posts

08 AprHidup dan Kehidupan

bayi sehat

FILSAFAT ILMU

Suatu Lamunan Panjang

Syekhfani

Hidup di dunia fana ini, merupakan suatu perjalanan panjang, meski kadang-kadang terasa pendek.

Saat santai, mari sejenak kita melamun suksesi kehidupan kita, mulai kecil, balita, pemuda, dewasa hingga tua.

Tidak perlu lamunan tentang pahit getir, atau tawa canda, tentang hidup yang kita alami; tetapi cukup bagaimana kita berubah dari “tidak tahu”, menjadi “mengetahui” dan akhirnya menguasai suatu ilmu “pengetahuan”.

Mari kita mulai lamunan kita tersebut, berikut:SUKSESI HIDUP

08 AprBudaya Makanan Daerah

ANEKA SAYUR DAN KUE BERGIZI

Syekhfani

Penulis, berasal dari daerah (http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/tentang-saya/), sehingga banyak mengenal dan merasakan berbagai menu sayuran, kue, dan lain-lain, selain buahan spesifik daerah seperti durian, cempedak, kemang, duku, rambutan dan lain sebagainya.

Suatu saat, makanan daerah tersebut terbayang dan menundang selera untuk membuat dan membelinya bila ada.

Namun, tentu saja sudah dimodifikasi sesuai daerah penulis (http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/tentang-saya/).

Berikut, disajikan berbagai jenis budaya makanan daerah lain, tapi masih tetangga dengan daerah penulis.

Sayuran:

1. Aneka Bahan Sayur

1. Aneka Bahan Sayur

2. Daun Taghuk Lumai

2. Daun Pucuk (Taghuk) Lumai

3. Sayur Buah Lumai

3. Sayur Buah Lumai

4. Pindang Ikan Gabus

4. Pindang Ikan Gabus

5. Pindang Daging

5. Pindang Daging

6. Pepes Ikan Tempuyak

6. Pepes Ikan Tempuyak

7. Gulai Ikan Undak Tempuyak

7. Gulai Ikan Undak Tempuyak

Kue-kue:

8. Aneka Kue

8. Aneka Kue

9. Kue Kelicuk

9. Kue Kelicuk

10. Juadah Maksuba

10. Juadah Maksuba

11. Juadah Delapan Jam

11. Juadah Delapan Jam

Sumber: Lintang Dusunku.wmv (Ismail Majid)

Lihat: https://www.youtube.com/watch?v=8eMz7_g96ns&hd=1

17 SepView Effect of El-Nino 2015

PANORAMA DI SEKITAR RUMAH TINGGAL

Kondisi Kecukupan vs Kekurangan Air

Syekhfani

Efek El-Nino?

Rekaman kamera terhadap kondisi kehidupan di sekitar rumah huni penulis, memberikan gambaran bagaimana efek El-Nino skala mikro saat ini.

Tanaman di sekitar rumah yang setiap hari mendapat asupan air dari penyiram, menunjukkan kondisi pertumbuhan yang luar biasa.

Sebaliknya, lingkungan di seputar rumah, menunjukkan pemandangan gersang, bahkan rerumputan sama sekali tidak dapat tumbuh.

Hanya vegetasi pohon yang bertahan, meski kondisinya menunjukkan kendala kekurangan air.

Berikut rekaman videonya:

https://www.youtube.com/watch?v=c2A1S_eDgZE

20 AugAir dan Udara

21. resonansi-pada-kolom-udara

DUA SAUDARA TIDAK PERNAH BERPISAH

Puisi

Syekhfani

Air dan Udara

Ada di mana mana

Kemana-mana

Selalu bersama-sama

Meski sifat berbeda

Ada sifat yang sama

Bisa panas atau dingin

Air, bisa dilihat, dapat diraba

Udara, hanya mampu dirasa

Namun, mereka selalu rukun

Bak saudara kembar

Saling sayang, saling mencinta

Air egois, ingin berkuasa

Udara, selalu mengalah

Sisa tempat untuk air

Jadilah diduduki udara

Tapi ..

Jangan remehkan

Tidak ada kehidupan

Di dunia fana…

Tanpa mereka!

Tumbuhan, hewan maupun manusia

Meminum air

Menghisap udara…

Air dan Udara

Bila panas atau dingin

Dibantu oleh “vegetasi”

Yang masih segar atau pun sudah melapuk

Agar tidak terlalu panas

Ataupun terlalu dingin…

- Puisi Agustus 2015 –

11 AugTanah Sulfat Masam

PEMUKIMAN TRANSMIGRAN DI LAHAN BASAH

Tinjauan Napak Tilas

Syekhfani

Lahan pasang surut air sungai disebut dengan Tanah Sulfat Masam (Acid Sulphate Soil), terbentuk pada endapan deposit aluvial salin dan brackish pada kondisi vegetasi halofitik tipik (typical hallophytic): Avicennia, Rhizophora, dsb*.

Tanah sulfat masam didominasi oleh pirit (pyrite, FeS) pada kondisi tergenang (submerged) atau reduktif.

Apabila lapisan pirit diangkat ke permukaan (diolah), maka pirit dioksidasi oleh bakteri Thiobacillus thiooxidans, di mana sulfida menjadi sulfat. Reaksi tanah (pH) rendah disebut tanah Sulfat Masam.

Masalah yang muncul di kawasan pemukiman, selain pH rendah yaitu kadar Fe dan/atau Mn tinggi.

Sawah menghadapi masalah keracunan salah satu atau kedua unsur tersebut, selain memerlukan jenis padi toleran kondisi masam.

Kilas Balik:

Saat penulis berkunjung di kawasan pemukiman lahan pasang surut Rawa Muning, Kalimantan Selatan, tahun 1990-an; tergambar betapa sulitnya perjuangan pemukim di daerah tersebut.

Penulis yakin bahwa saat ini hal di atas telah berubah, sejalan dengan pengalaman dan kemajuan IPTEK.

Berikut gambarannya:

0. Lahan Pasang Surut

1. Lahan Pasang Surut

2. Sawah Lahan Pasang Surut

2. Sawah Lahan Pasang Surut

3. Teratai Liar

3. Teratai Liar

4. Jalan

4. Jalan

5. Tanaman Padi Sawah

5. Tanaman Padi Sawah

6. Tanaman Pematang Sawah

6. Tanaman di Pematang Sawah

7. Tanam Pohon di Pematanag Sawah

7. Tanam Pohon di Pematang Sawah

8. Tanam Sayur di Pematanag Sawah

8. Tanam Sayur di Pematang Sawah

9. Drainase

9. Drainase

10. Ibu Tanam Sayur

10. Bu Tani Tanam Sayur

11. Kelapa

11. Tanaman Kelapa

12. Mati

12. Tanaman Kelapa Mati

13. Padi Keracunan

13. Tanaman Padi Keracunan

14. Irigasi-Drainase Kawasan

14. Irigasi-Drainase Kawasan

15. Tangkap Ikan

15. Pak Tani tangkap Ikan

16. Anak-anak

16. Profil Anak-anak Tani

17. Rumah di Tinggal

17. Kondisi Rumah di Tinggal

18. Tanam Pohon Sistem Surjan

18. Tanam Pohon Sistem Surjan

19. Rumah Tinggal

19. Kondisi Rumah Tinggal

20. Semangat Kerja Ibu

20. Semangat Kerja Bu Tani

21. Air Tampak Jernih Tapi Masam

21. Air Tampak Jernih Namun Rasa Masam

22. Anak-anak Tangkap Ikan

22. Anak-anak Tani tangkap Ikan

23. Air Lagi Surut

23. Air Lagi Surut

24. Pembukaan Lahan

24. Pembukaan Lahan

25. Penulis

25. Penulis (nomor 2 dari kanan – pegang buku)

Lihat: http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/05/15/soil-sulfat-masam/

*Driessen, P.M. dan M. Soepraptohardjo. 1974. Soil for Agricultural Expansion in Indonesia: Acid Sulphate Soils, p. 16-27. Soil Res. Inst., Bogor.

27 JunTropical Rainforest (CEF)

Posted by: CEF-CONCERVE ENERGY FUTURE

Tropical-Rainforest

Rainforest is described as tall, hot and dense forest near the equator and is believed to be the oldest living ecosystems on Earth which gets maximum amount of rainfall. If you don’t know too much about tropical rainforests, then you will probably be surprised to find that there are a few little known facts out there about them.

This type of habitat is very different, in comparison to many of the other habitats that you are used to being around. Here you will find some important facts about the tropical rainforest that you may not have known previously.

Below are 35 facts on Tropical Rainforests:

Fact 1: Rainforests only cover around 2 percent the total surface area of the Earth, but really about 50 percent of the plants and animals on the earth live in the rainforest.

Fact 2: Rainforests are the forests that receive high amount of rainfall.

Fact 3: You can find rainforests in many countries, not just in South America. They can be found in Alaska and Canada, as well as Asia, Africa and Latin America.

Fact 4: Rainforests are found on all of the different continents, except for Antarctica because it is far too cold there for the environment to be conducive.

Fact 5: There are two different types of rainforests, and they include both temperate and tropical. The tropical rainforests are the ones that are most commonly found around the world.

Fact 6: Rainforests help to regulate the temperatures around the world and the weather patterns as well.

Fact 7: A fifth of our fresh water is found in tropical rainforests, the Amazon Basin to be exact.

Fact 8: Rainforests help to maintain our supply of drinking water and fresh water, so they are critical in the sustainability of the earth.

Fact 9: About 1/4 of natural medicines have been discovered in rainforests.

Fact 10: Within four square miles of tropical rainforest, you will find 1500 flowering plant species, 750 types of trees, and many of these plants can be helpful in combating cancer.

Fact 11: 70% or more of the plants that are used to treat cancer are found only in the tropical rainforests on the planet.

Fact 12: Over 2000 types of plants that you find in the rainforest can be used to help aide in cancer treatment because they have anti cancer properties.

Fact 13: The Amazon rainforest is the largest tropical rainforest in the world.

Fact 14: Less than one percent of the species of plants in the tropical rainforests have actually been analyzed to determine their value in the world of medicine.

Fact 15: Rainforests are threatened each and every day, especially by practices such as agriculture, ranching, logging and mining.

Fact 16: There were around 6 million square miles of rainforest in the beginning, but now because of deforestation, there are really only less than half of that still found in the world.

Fact 17: If the rainforests continue to decline in the way that they have been, then about 5-10 percent of their species will go extinct every ten years.

Fact 18: 90% of the worlds forests are in the underdeveloped or developed countries around the world.

Fact 19: Every second there is part of the rainforest that is cut down. In fact, you probably lose over 80,000 football fields worth of rainforest each and every day.

Fact 20: There are a lot of different types of animals that can be found in the rainforest, and most of them cannot live anywhere else because they depend on the environment of the rainforest for their most basic needs.

Fact 21: About 90% of 1.2 billion people living in poverty worldwide depend on rainforests for their daily needs.

Fact 22: A lot of the oxygen supply that we have throughout the world is supplied by the tropical rainforests, even though they are miles and miles away. This may come as a shock to some people.

Fact 23: The average temperature of the tropical rainforest remains between 70 and 85° F.

Fact 24: Timber, coffee, cocoa and many medicinal products are few of the products produced by rainforests, including those used in the treatment of cancer.

Fact 25: Rainforests are constantly being destroyed by multinational logging companies, land owners and state government to make way for new colonies, industrial units.

Fact 26: Trees in tropical rainforests are so dense that it takes approximately 10 minutes for the rainfall to reach the ground from canopy.

Fact 27: About 80% of the flowers found in Australian rainforests are not found anywhere in world.

Fact 28: More than 56,000 square miles of natural forest are lost each year.

Fact 29: Insects make up the majority of living creatures in the tropical rainforest.

Fact 30: Due to large scale deforestation worldwide, only 2.6 million square miles remain.

Fact 31: A slice of rainforest, approximately equivalent to size of rainforest is destroyed each second which is equivalent to 86,400 football fields of rainforest each day which is equal to 31 million football fields of rainforest each year.

Fact 32: Variety of animals including snakes, frogs, birds, insects, cougars, chameleons, turtles, jaguars and many more are found in tropical rainforests.

Fact 33: At the current rate of depletion, it is estimated that 5–10 percent of tropical rainforest species will be lost per decade.

Fact 34: Most of the tropical rainforests, approximately 57 percent, are located in developing countries.

Fact 35: About 70% of the plants identified by the U.S. National Cancer Institute which can be used in the treatment of cancer are found only in rainforests.

How much money can a solar roof save you in Indonesia?

Roof Space

Profit from your roof space: find local deals on solar in your area, eliminate your power bill, and join the solar revolution.

http://www.conserve-energy-future.com/various-tropical-rainforest-facts.php

Supplement:
In Indonesia known phrase: “Ijo Royo Royo, Gemah Ripah Loh Jinawi, Toto Tentrem Kerta Raharja, Emerald of Equator” (Syekhfani)

08 JunHari Lingkungan Hidup Sedunia

WORLD ENVIRONMENT DAY (WED)

Diposkan oleh: Syekhfani

World Environment Day (WED) is celebrated every year on 5 June to raise global awareness to take positive environmental action to protect nature and the planet Earth.

It is run by the United Nations Environment Programme (UNEP).

See: http://en.wikipedia.org/wiki/World_Environment_Day

Simak video “Hari Lingkungan Hidup Sedunia” tersebut berikut:
https://youtu.be/JyL58vlbvgw

Link: http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/06/05/anniversary/

05 JunAnniversary

HAPPY WORLD ENVIRONMENT DAY

Posted by: Syekhfani Mohamad Harun

happy world environmental day

These words are for myself:

1. Reduce my energy consumption

2. Save water

3. Plant a tree every year

4. Cycle or walk short distance

5. Use renewable energy resources

6. Carry my own bag when I shop

7. Recycle items I currently throw away but could recycle

8. Use recycled or waste paper for my printer at home

9. Turn off light/computer monitor when I leave a room

10. Always concider alternatives to flying for work travel

11. Buy local seasonal produce where possible

12. Grow my own vegetables, greens or fruits next spring

02 JunEmosional

Kucingku

INI KUCING SIAPA??

Anekdote

Syekhfani

Suatu pagi, ketika bangun tidur dan membuka pintu depan rumahnya, seorang warga kelurahan mencium bau busuk menyengat.

Setelah cari sana cari sini, di pojok emper tampak setumpuk “kotoran kucing”.

Saking jengkelnya (sambil menutup hidung), lalu ia masukkan kotoran kucing tersebut ke “cikrak” (alat pembuang sampah) dan membawanya ke rumah Pak Lurah:

- (Warga): “Pak Lurah, ini Kucing siapa?!..”

+ (Pak Lurah): “Kucing??.. Mana ?!” (kaget dan terheran-heran..)

- “Ini Pak Lurah, di Cikrak!”

+ “Kucing?! Itu bukan Kucing!!”

- “Oh iya Pak Lurah, ini bukan Kucing, tapi Kotoran Kucing!”

+ “Kotoran Kucing?!.. mana ku tahu, aku kan tidak lihat kucingnya buang kotoran!”

- “Tapi tolong Pak Lurah, yang Punya Kucing dimintai pertanggung-jawabannya! ”

+ “ (garuk-garuk kepala…, kemudian…), Baiklah, tangkap Kucing tersebut lalu bawa kemari!”

- “Baik Pak Lurah, terima kasih banyak”.

+ …..??!!

25 MayKura-Kura (Turtle)

HEWAN PURBA MENYENANGKAN

Dipelihara di Emper Rumah

Syekhfani

Kura-kura (Turtle), adalah hewan yang akrab dengan manusia, termasuk dalam kelas Ordo: Testudinata (atau Chelonians)

Kura-kura tergolong hewan purba legandaris, berkembang melalui evolusi.

Banyak jenis kura-kura yang hidup sekarang mampu menyembunyikan kepala, kaki dan ekornya ke dalam tempurungnya, sehingga dapat menyelamatkan diri.

Namun beberapa kura-kura primitif, seperti contohnya penyu, tak dapat menarik masuk anggota badannya itu.

→Lihat: http://id.wikipedia.org/wiki/Kura-kura

Kura-kura hewan peliharaan penulis, adalah kura-kura yang hidup dalam air tawar dan bersifat amphibian, diberi nama “KURA”, dipelihara dalam kolam batu air mancur buatan yang diletakkan di emper depan rumah.

1. Berenang ke  tepi kolam

Gambar 1. Berenang ke tepi kolam

“Kura” ini dipelihara sejak kecil (ukuran jempol tangan) dan sekarang mencapai ukuran mangkok sop.

Dia sangat jinak dan akrab dengan pemilik rumah.

Bila seseorang memanggil namanya: “Kura!”, segera ia muncul di permukaan air dan berenang ke tepi, mengeluarkan kepalanya dan mengharap agar disentuh punggungnya.

Saat pagi hari, begitu pintu dibuka dia muncul dan minta dikasih makan.

Apabila sudah dikasih makan atau dibelai punggungnya, “Kura” menyelam dan diam di dasar kolam, atau nangkring di atas sebongkah batu yang disediakan khusus untuk tempatnya bersantai.

2. Muncul di tepi kolam

Gambar 2. Muncul di tepir kolam

3. Menyelam ke dalam air

Gambar 3. Menyelam ke dalam air

4. Tinggal di dasar kolam

Gambar 4. Tinggal di dasar kolam

Kura-kura pun bisa menjadi anggota keluarga yang menyenangkan!