Archive for the 'Kelas Lahan' Category

13 MarWordPress 4.2 Beta 1

WordPress 4.2 Beta 1 is now available!

This software is still in development, so we don’t recommend you run it on a production site. Consider setting up a test site just to play with the new version. To test WordPress 4.2, try the WordPress Beta Tester plugin (you’ll want “bleeding edge nightlies”). Or you can download the beta here (zip).

4.2 is due out next month, but to get there, we need your help testing what we’ve been working on:

  • Press This has been completely revamped to make sharing content from around the web easier than ever. The new workflow is mobile friendly, and we’d love for you to try it out on all of your devices. Navigate to the Tools screen in your WordPress backend to get started (#31373).
  • Browsing and switching installed themes has been added to the Customizer to make switching faster and more convenient. We’re especially interested to know if this helps streamline the process of setting up your site (#31303).
  • The workflow for updating and installing plugins just got more intuitive with the ability to install or update in-place from the Plugins screens. Try it out and let us know what you think! (#29820)
  • If you felt like emoji were starkly missing from your content toolbox, worry no more. We’ve added emoji support nearly everywhere, even post slugs  
                <!--
                <rdf:RDF xmlns:rdf= -->

30 NovSOIL-Land Capability and Land Suitability

   

LAND CAPABILITY AND LAND SUITABILITY

(KEMAMPUAN LAHAN DAN KESESUAIAN LAHAN)

  

Lahan:  Tanah – Tanaman

 

Syekhfani

 

1

 

Seorang Bapak baru saja membeli sebidang tanah,  dia ingin memilih profesi menjadi seorang petani karena merasa itu yang paling cocok baginya menjalani sisa hidup (dia baru saja memasuki masa pensiun dari perusahaan/instansi yang dia geluti selama ini).

Setelah tanah untuk budidaya pertanian itu diperoleh, dia bingung menentukan jenis tanaman apa yang akan diusahakan. Lalu dia menemui penulis.

…..

+Bapak: Selamat siang Prof, boleh saya mengganggu?

-Penulis: Selamat siang Pak, mari silahkan.

+Bapak:  Prof, saya punya sebidang tanah yang ingin saya tanami. Tapi saya bingung, ditanami apa?

-Penulis:  Bapak ingin memperoleh apa?

+Bapak: Saya ingin tanaman tersebut menyenangkan, menghasilkan, menguntungkan dan bermanfaat bagi kehidupan saya yang sudah pensiun ini.

-Penulis: Ooo… tanaman tersebut seharusnya indah, berproduksi, laku dijual dan menguntungkan.

+Bapak: Iya, iya… itu yang saya maksud, Prof.

-Penulis: Ehm, mungkin… jenis komoditi “hortikultura” dapat memenuhi harapan Bapak.

+Bapak: Lalu, Prof, bagaimana cara menentukan jenis komoditi hortikultura yang sesuai dan cocok tersebut?

-Penulis:  Secara teoritis, untuk penerapan teknologi budidya pertanian, dikenal dua hal yang menjadi pertimbangan dasar: Land Capability dan Land Suitability (Kemampuan Lahan dan Kesesuaian atau Kecocokan Lahan sebagai medium tempat tumbuh akar Tanaman).  Tanaman, adalah makhluk hidup yang seperti manusia dan hewan, kalau bisa dia akan memilih tempat hidup yang sesuai dan cocok baginya.

+Bapak: Apa yang menjadi acuan, Prof?

=Penulis:  Secara filosofis ada kata kuncinya.

+Bapak: Apa kata kuncinya?

-Penulis: Pelajari “Sifat dan Ciritanaman dan “Sifat dan Ciritanah.

+Bapak: Saya kurang mengerti.

-Penulis: Kalau tanaman bisa bicara, maka ia akan menyatakan syarat tanah yang sesuai atau cocok sebagai medium pertumbuhannya.  Demikian pula, kalau tanah bisa menjawab pertanyaan tanaman, maka dia akan menjelaskan apa kekurangan (ke-tidak sesuai-an atau ke-tidak cocok-an) atau kelebihan (ke-sesuai-an atau ke-cocok-an) nya. Artinya, tanah menunjukkan ke-mampu-an atau ke-tidak-mampu-annya untuk dapat memenuhi syarat pertumbuhan tanaman tersebut;  atau sebaliknya, tanaman tersebut harus bisa beradaptasi dengan kondisi tanah yang akan ditanami.

+Bapak: Kalau sulit, bagaimana solusinya?

-Penulis:  (1) Cari tanaman yang sesuai dan cocok dengan kondisi tanah, atau (2) perbaiki tanah tersebut agar menjadi sesuai dan cocok untuk pertumbuhan tanaman.

+Bapak: Apakah keduanya bisa dilakukan?

-Penulis:  Secara teori bisa, dan IPTEK-nya insya Allah sudah ada.

+Bapak:  Alhamdulillah, kalau begitu.  Terima kasih banyak atas penjelasannya, Prof. Saya akan mempertimbangkan jenis komoditi yang sesuai dan cocok atas saran Profesor.  Bolehkan saya konsultasi lagi nanti?

-Penulis: Sama-sama, dengan senang hati saya akan mencoba membantu, semoga Bapak sukses!

+Bapak: Amiiin, semoga!

 

0

Lihat (contoh):   land_capability_study