Archive for the 'Panorama' Category

02 DecPanorama

Lembah-Gunung

HIJAUNYA LEMBAH – BIRUNYA GUNUNG

Proyeksi Alam

Syekhfani

Dikala Musim Hujan

Akhir tahun, Desember 2016

Suatu keindahan lingkungan alam

Di sekitar rumahku..

Diiringi krik-krik suara jengkrik

Desah air dan angin lembah

Terekamlah proyeksi mikro panorama

Gunung Arjuna, biru nan megah

Berlatar depan gedung-gedung nan kokoh

Dan lahan petani

Pak Tani dan Bu Tani sedang aktif bekerja

Memproduksi pangan bergizi…

Lihat: //youtu.be/G5vQtxDSnnA

Video Hijaunya Lembah, Birunya Gunung!

Ooo.. Betapa Indahnya!

13 MarWordPress 4.2 Beta 1

WordPress 4.2 Beta 1 is now available!

This software is still in development, so we don’t recommend you run it on a production site. Consider setting up a test site just to play with the new version. To test WordPress 4.2, try the WordPress Beta Tester plugin (you’ll want “bleeding edge nightlies”). Or you can download the beta here (zip).

4.2 is due out next month, but to get there, we need your help testing what we’ve been working on:

  • Press This has been completely revamped to make sharing content from around the web easier than ever. The new workflow is mobile friendly, and we’d love for you to try it out on all of your devices. Navigate to the Tools screen in your WordPress backend to get started (#31373).
  • Browsing and switching installed themes has been added to the Customizer to make switching faster and more convenient. We’re especially interested to know if this helps streamline the process of setting up your site (#31303).
  • The workflow for updating and installing plugins just got more intuitive with the ability to install or update in-place from the Plugins screens. Try it out and let us know what you think! (#29820)
  • If you felt like emoji were starkly missing from your content toolbox, worry no more. We’ve added emoji support nearly everywhere, even post slugs  
                <!--
                <rdf:RDF xmlns:rdf= -->

11 DecSOIL-Tembok Hijau (Green Wall)

 

0. Tembok Luar Gedung Pertemuan

TEMBOK HIJAU

(GREEN WALL)

 

Tembok Hijau:  “Greening Wall: Ubah Fungsi, Ciptakan Nuansa Hijau”

 

Syekhfani

(foto-foto:  unduhan)

 

Tembok Hijau (Green Wall), rekayasa penciptaan model panorama  “mati” menjadi “hidup” bernuansa hijau menyegarkan;  saat ini sedang  tren di berbagai tempat dan negara, termasuk di negara kita.

Tembok  hijau (green wall), yaitu implikasi sistem “verticulture” (budidaya vertikal) memenuhi permukaan vertikal tembok/dinding gedung/bangunan dengan tanaman (merambat, menempel, menjalar, atau tumbuh pada media pot).

Verticulture memang tidak terlalu sulit dipahami;  yang rumit adalah teknik menjaga tanaman agar memenuhi syarat pertumbuhan  yang diperlukan (air, unsur hara, sinar matahari, ruang tempel, dan sebagainya).

Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengubah fungsi fasilitas dan properti yang dipunyai gedung atau bangunan tersebut (misalnya: pemanfaatan air buangan, penggunaan saluran irigasi/drainase,  dan sebagainya). Bisa dipertimbangkan penambahan teknik “fertigasi” (irrigation fertilzizer), pemberian pupuk melalui saluran irigasi.

Lokasi  Tembok Hijau (Green Wall):  Umumnya berada di pusat keramaian kota, sepanjang jalan layang, gedung olah raga (stadion), pusat perbelanjaan, hotel bertingkat, rumah kediaman, dan sebagainya.

 

1. Tembok Hotel Bertingkat

2. Tembok Luar Sepanjang Jalan

3. Tembok Luar Sekeliling Stadion

(1).  Tembok luar arah fasilitas umum (jalan raya, gedung pertemuan, gedung pertokoan, stadion olah-raga, gedung pertunjukan, dan lain-lain;

 

4. Tembok Emper Rumah

5. Tembok Dalam Kolam Renang

(2). Tembok dalam (balkon, emper, taman tertutup, kolam renang), dan

6. Tembok dalam Kamar Mandi

(3). Tembok dalam (ruang pertemuan, kamar mandi, dan sebagainya.

 

Tembok Hijau (Green Wall), mengubah nuansa “mati” menjadi “hidup”, rekayasa panorama buatan!

  

10 DecSOIL-Taman Hijau (Green Park)

 

Taman Hijau

 

TAMAN HIJAU

(GREEN PARK)

 

Hijau ~ Asri:  “Multi Kompleks, Multi Disiplin, dan  Multi Fungsi”

 

Syekhfani

 

Taman Hijau (Green Park), panorama bernuansa hijau menyegarkan seperti dalam gambar, adalah merupakan ciri khas flora zona tropika basah. Stratifikasi tajuk pepohonan, perdu  hingga rerumputan,  berupa tipe diversitas  hutan hujan tropika (tropical rain forest).

Taman hijau (green park), merupakan penciptaan ekosistem hutan hujan tropika basah buatan  manusia (man made tropical rain forest) miniatur.

Pemilihan jenis pohon, semak, dan rumput sesuai dengan model desain yang dikehendaki arsitektur pertamanan;  jenisnya berlimpah dan beragam di zona ekosistem hutan hujan tropika.

Fungsi taman hijau (green park) bersifat multi kompleks (multi-complex function):  tata kota, keindahankesehatanhidrologiplasma nutfah, penyangga (buffer) suhu, kelembaban, CO2, dan sebagainya.

Demikian pula, arsitektur taman hijau (green park) membutuhkan pengetahuan bersifat  multi-disiplin (multi-discpline  knowledge):  Ilmu tanah, tanaman, ekologi, teknik  arsitek, pemerintahan, dan lain-lain.

 

Taman Hijau bersifat multi kompleks, multi disiplin dan multi fungsi!

  

15 AprSOIL-Sungai Eksotik

 

PANORAMA – SANTAI – BATUAN LAPUK

 

Episode: Di Tepi Sungai Enim

 

Image1


 

Sungai Enim, anak sungai Lematang, anak sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, berhulu di bukit Barisan, dengan panjang kurang lebih 100 kilometer, merupakan sungai yang bermuara di kota Muara Enim, ibu kota kabupaten Lematang Ilir Ogan Tengah (LIOT). Sungai yang tetap jernih sepanjang hari ini menunjukkan bahwa tepi sungai belum mengalami degradasi (masih berupa hutan belantara),relatif belum tereksploitasi.

 

Image2

  

Image3

 

Image4

 

Tempat Istirahat, karena sepanjang bagian tengah sungai hingga ke muara sejajar dengan jalan utama “lintas Sumatera” Bandar Lampung – Banda Aceh, kendaraan dari berbagai jenis melewati tepi sungai. Perjalanan jauh menyebabkan para penumpang tergelitik untuk istirahat sejenak di tepi sungai yang masih “alami” ini. Istirahat sambil menikmati panorama sungai, kesejukan air jernih dan udara segar sambil menyantap makanan bekal perjalanan.

 

Image5

 

Image6

 

Tebing Eksotik, meskipun sungai Enim berhulu di bukit Barisan (vulkanik), dengan jenis batuan vulkanik yang besar, keras dan berwarna gelap, tetapi setelah berada di bagian tengah hingga muara, sungai duduk di bantaran batuan sedimen lunak (termasuk batu bara di Tanjung Enim, juga dilewati sungai ini). Abrasi tepi sungai memunculkan mosaik batuan lunak yang memberikan pemandangan tebing yang eksotik.

 

Image7

 

Image8

 

Image9

 

Image10

 

Image11

 

Pelapukan Batu Endapan, tampak lapisan-lapisan batuan sedimen lunak tergerus air sungai dan memunculkan lapisan perifer hingga inti batuan;  tergantung bahan pembentuk memberi warna hitam, kuning, merah, atau pun coklat. Menarik untuk dikaji lebih detail sebagai sumber batuan induk tanah yang kaya unsur mineral.

 

Tags: , , ,