Archive for the 'Paradigma' Category

10 SepMulti Complex Effect

El-Nino 1997-1998

El-Nino 1997-1998

EL-NINO: SUHU, KELEMBABAN, CAHAYA

Evapo-transpirasi – Serapan hara – Fotosintesis

Syekhfani

El-Nino?

Berbagai faktor cuaca berkaitan dengan efek El-Nino, tidaklah berdiri sendiri, namun berkaitan satu sama lain dan tidak dapat terpisahkan.

Cahaya penuh, menyebabkan suhu tinggi dan evapo-transpirasi meningkat. Selanjutnya, diikuti oleh peningkatan serapan unsur hara.

Selanjutnya, bila proses fotosintesis normal, maka pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman akan menjadi optimal.

Akhirnya akan didapatkan hasil yang “memuaskan”.

Fakta yang dihadapi adalah: air menjadi factor pembatas (limiting factor)…

Oleh karena itu, kata kunci keberhasilan untuk mengatasi efek El-Nino adalah: “Kecukupan suplai Air”.

Fakta implikasi:

Postingan tentang “El-Nino” yang lalu:

Lihat:

http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/08/27/pertumbuhan-umbi-perdu-dan-anggrek/

1. Pertumbuhan Umbi, Perdu dan Anggrek

http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/08/22/perkembangan-stroberi-dalam-pot/

2. Perkembangan Stroberi dalam Pot

http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/08/10/dampak-el-nino/

3. Dampak El-Nino

Berkaitan dengan ulasan di atas.

27 AugPertumbuhan Umbi, Perdu, dan Anggrek

EFEK EL NINO?

Segar. Tegar, dan Bugar

Syekhfani

Masih pengamatan terhadap efek suhu tinggi, hembusan angin, dan kelembaban rendah yang diduga akibat pengaruh El Nino, penulis merekam gambar-gambar tiga jenis vegetasi tanaman koleksi di kebun halaman samping, sebagai berikut:

Tanaman Umbi:

Amarilis Merah (kuncup)

1. Kuncup Amarilis Merah

2. Kuncup Amarilis Merah

Kuncup (Jelang Mekar) Amarilis Merah

3. Kuncup     (Jelang Mekar) Amarilis Merah

Tanaman Perdu/Pohon:

3. Lantana Mix (perdu)

3. Lantana Mix (perdu)

4. Lantana Mix (kembang dan buah)

4. Lantana Mix (kembang dan buah)

5. Walisongo (perdu hingga pohon)

4b. Walisongo

Tanaman Anggrek:

5. Anggrek Menjuntai (kembang)

5. Anggrek Menjuntai (kembang)

6. Anggrek Menjuntai (kuncup)

6. Anggrek Menjuntai (kuncup)

Ketiga jenis tanaman hias di atas menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan yang menarik dan indah.

Terkesan: Segar, tegar dan bugar!

22 AugPerkembangan Stroberi Dalam Pot

AGUSTUS 2015

Pengaruh Elnino?

Syekhfani

Setelah menjelang bulan September, musim hujan belum juga meyakinkan akan datang, maka pertanyaan yang muncul: adakah efek kemarau panjang (Elnino?) terhadap perkembangan tumbuh tanaman stoberi dalam pot di kebun halaman rumah?

Pertanyaan ini menggugah penulis untuk mengamati dan membuat gambar.

Hasilnya, seperti disajikan berikut:

a. 2-8-2015

a. 02-8-2015

b. 10-08-2015

b. 10-08-2015

c. 10-08-2015

c. 10-08-2015

d. 10-08-2015

d. 10-08-2015

e. 10-08-2015

e. 10-08-2015

f. 10-08-2015

f. 10-08-2015

Awal Agustus (buah matang dipanen)

a. 18-08-2015

a. 18-08-2015

b. 21-08-2015

b. 21-08-2015

c. 21-08-2015

c. 21-08-2015

d. 21-08-2015

d. 21-08-2015

e. 21-08-2015

e. 21-08-2015

f. 21-08-2015

f. 21-08-2015

Pertengahan Agustus (buah matang dipanen)

Lihat: http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/08/10/dampak-el-nino/

10 AugDampak El Nino?

BILA CUKUP AIR

Tanaman di Kebun Tumbuh Spektakuler

Syekhfani

Di Malang, Jawa Timur (tempat tinggal penulis), saat ini, tercatat data cuaca*:
-Suhu udara 17-28oC.
-Suhu harian 25oC.
-Hujan, mungkin terjadi 50%.
-Awan, jarang-jarang terjadi.

Pada keadaan cuaca panas terik kadang-kadang diikuti hembusan angin, maka air sangat diperlukan agar tanaman dapat tumbuh normal.

Mendung tampak akan menghasilkan hujan, ternyata angin menghalau awan mengandung air dan hanya rintik-rintik sebentar. Setelah itu, cuaca terang kembali.

Harapan tanaman memperoleh air hujan, hanya merupakan angan-angan.

Bila air cukup, meski perlu banyak dengan konsekuensi biaya, tenaga maupun waktu, maka hasilnya luar biasa.

Tanaman pohon, perdu dan rumput; buahan, sayuran maupun hiasan, produksi berlimpah dan menarik.

Berikut, gambaran keadaan tanaman koleksi penulis di halaman rumah:

1. Nangka (pohon)

1. Nangka (pohon)

1b Nangka (buah batang)

2b. Nangka (buah batang)

2a. Nangka (buah dahan bawah)

2c. Nangka (buah dahan bawah)

2b. Nangka (buah dahan atas)

2d. Nangka (buah dahan atas)

2b. Nangka (buah ranting)

2e. Nangka (buah ranting)

2e. Nangka (buah hampir matang)

2f. Nangka (buah hampir matang)

3. Delima Merah

3. Delima Merah

4. Pucuk Merah

4. Pucuk Merah

5. Melati

5. Melati

6. Lantana

6. Lantana

7. Lantana

7. Lantana (plus tawon)

8. Asoka Jambon

8. Asoka Jambon

9. Asoka Merah muda

9. Asoka Merah muda

10. Asoka Kuning

10. Asoka Kuning

11. Adenium Sembur

11. Adenium Sembur (pohon)

12. Adenium Sembur

12. Adenium Sembur (kembang)

13. Azalea Sembur

13. Azalea Sembur

14. Anggrek Tanah

14. Anggrek Tanah

15. Gloxinia

15. Gloxinia

16. Tapak Dara Merah muda

16. Tapak Dara Merah muda

17. Tapak Dara Jambon

17. Tapak Dara Jambon

18. Kembang Kertas Merah muda

18. Kembang Kertas Merah muda

19. Stroberi

19. Stroberi

Catatan perlakuan pada tanaman:
- Disiram air leding pagi atau sore, sesuai kebutuhan.
- Diberi perlakuan pupuk kompos (Bokashi) dan pupuk daun.
- Disebar cacing tanah.

*Android Samsung (HP)

13 MarWordPress 4.2 Beta 1

WordPress 4.2 Beta 1 is now available!

This software is still in development, so we don’t recommend you run it on a production site. Consider setting up a test site just to play with the new version. To test WordPress 4.2, try the WordPress Beta Tester plugin (you’ll want “bleeding edge nightlies”). Or you can download the beta here (zip).

4.2 is due out next month, but to get there, we need your help testing what we’ve been working on:

  • Press This has been completely revamped to make sharing content from around the web easier than ever. The new workflow is mobile friendly, and we’d love for you to try it out on all of your devices. Navigate to the Tools screen in your WordPress backend to get started (#31373).
  • Browsing and switching installed themes has been added to the Customizer to make switching faster and more convenient. We’re especially interested to know if this helps streamline the process of setting up your site (#31303).
  • The workflow for updating and installing plugins just got more intuitive with the ability to install or update in-place from the Plugins screens. Try it out and let us know what you think! (#29820)
  • If you felt like emoji were starkly missing from your content toolbox, worry no more. We’ve added emoji support nearly everywhere, even post slugs  
                <!--
                <rdf:RDF xmlns:rdf= -->

23 NovSOIL-Apakah Lingkungan Kita Sehat??!

 


1

   

APAKAH LINGKUNGAN KITA SEHAT??!

Syekhfani

 

2

 

Seperti hidup dalam botol galon terbalik… suatu lingkungan, di mana mungkin sehari-hari kita tidak merasa bahwa sedang terjadi  perubahan.

Umumnya kita tidak sadar, bahwa lingkungan kita menuju ke arah kehancuran.

Apakah orang di luar lingkungan kita mengetahuinya??

Sendainya Iya dan dia peduli, maka dia akan menegur dan mengingatkan kita bahwa lingkungan kita  rusak dan menuju kehancuran;  tapi bila dia tidak mau peduli, maka kehidupan kita menjadi terancam.

Apa ancaman itu?

Udara… membuat kita sesak untuk bernapas!

Tanah… tanah dan lahan kita semakin tidak subur!

Air… air mencemari dan meracun kehidupan (manusia, hewan, dan tumbuhan)!

Akhirnya??

Keberlanjutan hidup, masa depan anak cucu dan masa depan LINGKUNGAN HIDUP …. alias DUNIA terancam berakhir??!  Jadi, normalkan letak botol galon!

Motto:  pada tanah sehat, tumbuh tanaman sehat, menghasilkan lingkungan hidup sehat!

Lihat:  > Bahan Pelatihan Staf DuPont (2010):

1. Kesuburan Tanah & Sistem Pertanian Berkelanjutan, terkait dengan

2. Nutrisi Tanaman, dan memerlukan

3. Konsep Kesuburan Tanah Berkelanjutan!

 

Oleh sebab itu, maka kita harus peduli dengan LINGKUNGAN HIDUP!

  

11 NovSOIL-Proses, Bukan PRODUK

 

 Capture

 

PRODUK ORGANIK ~ PERSEPSI PERSONAL

 

Syekhfani

  

Saat seseorang ditanya:

-Apa beda produk organik dengan non organik?

Jawabannya bermacam-macam, tergantung pada pengetahuan dan pengalaman, misalnya:

+1) Nasi organik:  lebih enak, lebih polen, lebih harumtahan terhadap basitetap lembut/tidak keras bila dingin.

+2) Apel organik:  lebih renyah, lebih khas, lebih enakmudah dikupas, irisan tidak cepat berubah menjadi coklat.

+3) Kangkung organik:  lebih enak, lebih lembuttidak alot, lebih hijau, tahan terhadap basi.

 

Banyak lagi contoh pengalaman yang dikemukakan…

 

Tetapi, ketika ditanya:

-Bagaimana membedakan kopi organik dengan kopi non organik? Ia sama-sama hitam, sama-sama pahit?

+?? (umumnya tidak bisa menjawab)

 

Konsep produk Organik:

-Alami,

-Berkualitas,

-Sehat,

-Tidak meracun,

 

Interpretasi:

-Alami: komposisi senyawa/unsur dalam keadaan seimbang,

-Berkualitas:  divesifikasi senyawa/unsur lengkap (karbohidratproteinvitaminmineralantibodi, dan sebagainya), rasa/aroma/warna lebih unggul.

-Kualitas ~ prima,

-Tidak meracun:  mengandung antitoksin.

 

Implikasi praktikal:

-Bagaimana implikasi praktikal agar produk organik memenuhi kriteria?

 

Konsep dasar: > Mekanisme Proses

-Memgacu sistem alami,

-Menghindari penggunaan bahan kimia artfisial,

-Mengatur keseimbangan komposisi senyawa/unsur.

 

Strategi:

-Gunakan konsep 3 R ~ RecoveryReduceReuse,

-Tambahkan R+ ~ Recycle: → ”The Dynamic Recycle of Life!”

  

Organik itu bukan “PRODUKNYA” tetapi  “PROSESNYA”!

 

10 NovSOIL-Levelling Off

Capture

 

TANYA MEREKA ~ ASK THEM

  

Mengalami:  Levelling off? Tanya Mereka!

  

Syekhfani

 

Ketika melihat pertumbuhan tanaman di kebun tampak tidak subur

Ketika mengetahui produktivitas tanaman di lahan menurun

Ketika fakta menunjukkan produksi komoditas kebun berfluktuasi

 

Lalu…

Segala macam upaya telah dilakukan

Segala macam cara telah dicoba

Segala macam alternatif  telah didiskusikan

 

Namun…

Tetap saja tidak ada perubahan

Tetap saja tidak ada kemajuan

Tetap saja pusing

 

 LEVELLING OFF!!

 

Putus asa?!

Menyerah?!

Bunuh diri?!

 

Apakah anda … Sudah tanya?!

Pada tananaman:  Hai tanamankamu butuh apa??

Pada tanah:  Hai tanahkamu punya itu??

Tidak!?

Pada pupuk:  Tolong dong, bantu tanah dan tanaman!

 

Selanjutnya anda bisa negoisasi:

Kepada Pupuk: berapa banyak bisa memberi (stok),

Kepada Tanah: berapa banyak bisa menerima pupuk (kapasitas),

Kepada Tanaman: berapa banyak bisa memerlukan (dosis) ~ kapan saat diperlukan (waktu), dan bagaimana cara yang diinginkan (cara)!

Yang terakhir ini adalah ~ KAEDAH APLIKASI PEMUPUKAN!

 

Apakah anda sudah melakukannya dengan benar?!

 

Belum?

 

Lakukan, itu adalah alternatif solusi!

 

Lihat: → DISKUSI SPO

Lihat: → PROSPEK-PERTANIAN-ORGANIK