Archive for the 'Pencemaran' Category

01 JunSorot Balik Semburan Lumpur Panas

DISINYALIR AKIBAT SALAH TEKNIS

Berbagai Upaya Penanggulangan

Syekhfani

Semburan lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur, membawa dampak kerusakan lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat yang cukup memprihatinkan.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menanggulangi bencana (disaster), yang disinyalir sebagai suatu kesalahan teknis dalam pengeboran sumber minyak.

Berikut gambaran (review) peristiwa tersebut serta upaya penaggulangan:

1. Lokasi semburan lumpur

Gambar 1. Lokasi semburan lumpur panas

2. Semburan lumpur

Gambar 2. Semburan lumpur panas

3. Profil saluran semburan lumpur

Gambar 3. Profil saluran semburan lumpur panas

4. Rumah terendam lumpur

Gambar 4. Rumah terendam lumpur panas

5. Desa terkena dampak

Gambar 5. Desa terkena dampak

6. Pembuatan sumur pemadam semburan

Gambar 6. Pembuatan sumur pemadam semburan

7. Upaya penutupan lubang

Gambar 7. Upaya penutupan lubang

Lihat: SOIL-Lumpur Marin (http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/03/01/soil-lumpur-marin/)

13 MarWordPress 4.2 Beta 1

WordPress 4.2 Beta 1 is now available!

This software is still in development, so we don’t recommend you run it on a production site. Consider setting up a test site just to play with the new version. To test WordPress 4.2, try the WordPress Beta Tester plugin (you’ll want “bleeding edge nightlies”). Or you can download the beta here (zip).

4.2 is due out next month, but to get there, we need your help testing what we’ve been working on:

  • Press This has been completely revamped to make sharing content from around the web easier than ever. The new workflow is mobile friendly, and we’d love for you to try it out on all of your devices. Navigate to the Tools screen in your WordPress backend to get started (#31373).
  • Browsing and switching installed themes has been added to the Customizer to make switching faster and more convenient. We’re especially interested to know if this helps streamline the process of setting up your site (#31303).
  • The workflow for updating and installing plugins just got more intuitive with the ability to install or update in-place from the Plugins screens. Try it out and let us know what you think! (#29820)
  • If you felt like emoji were starkly missing from your content toolbox, worry no more. We’ve added emoji support nearly everywhere, even post slugs  
                <!--
                <rdf:RDF xmlns:rdf= -->

04 FebPohon Fitoremedian

Pohon Mahoni

POHON PEMBERSIH LINGKUNGAN TERCEMAR

Syekhfani

Di seputar kawasan industri kimia, atau pabrik bahan kimia, keluar limbah gas, cair dan padat berupa zat kimia, mencemari (polusi) lingkungan sehingga kesehatan manusia, hewan maupun tanaman yang berada di situ terganggu.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut, maka salah satu cara adalah menanam tumbuhan fitoremedian yang mampu menyerap zat sumber polusi.

Pemilihan dan penentuan jenis pohon fitoremedian, agar memenuhi syarat-syarat, antara lain yaitu:

1. Biomasa akar dan tajuk berlimpah.

2. Mampu menyerap unsur/senyawa dari dalam tanah dan udara, berupa limbah cair atau pun gas.

3. Tahan terhadap konsentrasi unsur/senyawa meracun tanpa dia sendiri keracunan.

4. Tumbuh cepat dan mudah, tanpa memerlukan pemeliharaan khusus.

5. Kanopi rimbun, tidak rontok (evergreen) dan berbentuk indah (estetika).

6. Cocok tumbuh pada kondisi agroekosistem setempat.

7. Bagian tanaman fitoremedian tidak boleh dikonsumsi manusia atau dijadikan pakan hewan.

Contoh pohon fitoremedian: mahoni, sonokeling, johar, bungur, albizia, akasia, flemingia, kaliandra.

09 MayCegah Pemanasan Global!

Gambar Global Warming 2

MANAJEMEN SAMPAH

Syekhfani

Hati-hati menumpuk sampah, salah-salah mendukung laju pemanasan global (global warming).

Lihat: → http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/05/pemanasan-global/

Mengapa?

Sampah menumpuk bisa mengalami dua proses: oksidasi dan reduksi yang keduanya bisa menghasilkan gas perusak lapisan ozon.

Oksidasi: dibakar atau terbakar, menghasilkan gas CO2, CO, SO2, dan lain-lain. Dibakar, sengaja dibakar dengan tujuan menjadi abu atau arang dalam mengantisipasi penimbunan berlebihan (eksesif). Terbakar, tidak disengaja, dilakukan oleh bakteri thermotrofik yang mengeluarkan energi panas yang bisa menyebabkan gas yang ada dalam sampah hasil proses reduksi insitu (NH3, CH4, dan lain-lain) terbakar.

Reduksi: ditumpuk, menghasilkan gas methan (CH4) dalam proses fermentasi anaerobik.

Tahukah anda kalau menumpuk sampah menjadi penyebab pemanasan global?
Ini adalah sebuah kenyataan dan banyak orang yang tidak menyadari akan hal tersebut. Sampah yang mengalami fermentasi anaerobik menghasilkan gas metana yang melayang ke udara dan menumpuk di atmosfir bumi. Hal tersebut tentu akan berdampak buruk karena dapat menyebabkan efek rumah kaca. Gas metana tersebut berkumpul dengan gas-gas lainnya seperti karbon dioksida, sulfur dioksida, dan uap air yang menjadi perangkap gelombang radiasi sinar matahari.

Lihat: → http://ipemanasanglobal.blogspot.com/2013/10/penyebab-pemanasan-global.html

Manajemen sampah yang baik dan benar , menghasilkan produksi pupuk organik dan menghambat pemanasan global!

Let’s save our planet!

11 JanACID RAIN (HUJAN ASAM)

 

Acid rain

(Hujan asam)

 

 Syekhfani

 

“Acid rain” (hujan asam), diketahui terutama terjadi di kawasan industri yang mengeluarkan gas buang berupa senyawa-senyawa asam ke udara.

Saat udara mendung, senyawa-senyawa asam tersebut larut dalam butir air hujan dan butir-butir air hujan, kemudian jatuh sebagai “hujan asam”.

Di kota-kota industri, terutama di negara kita yang tergolong kawasan hutan hujan tropika (tropical rain forest), hujan asam menjadi kendala utama bidang kesehatan lingkungan. Hujan yang mempunyai pH rendah ini akan mempengaruhi lingkungan hidup (tanamanhewanmanusia) maupun sarana  kehidupan (bangunankendaraan, dan sebagainya) yang rentan terhadap pH masam.  Contohnya, atap seng menjadi berkarat, kropos dan rumah jadi bocor;  kendaraan cepat rusak, dan lain-lain.

Berikut mekanisme terjadinya “hujan asam” *).

Hujan asam” merupakan ungkapan kekhawatiran bagi penduduk yang mengetahuinya. Namun, banyak orang memberbincangkan,  menyebut-nyebut, atau paling tidak pernah mendengar, namun sangat sedikit yang mengerti apa itu hujan asam.

Berikut penjelasan tentang hujan asam.

Air sungai dan laut menguap ke udara, menjadi awan, dan kembali ke tanah berupa hujan. Dengan kata lain, hujan adalah uap air yang netral (pH 7), dan sebagai air murni tidak punya daya hantar listrik (konduktivitas listrik). Namun, bila udara mengalami polusi sulfur dioxide (SO2) atau nitrogen oxides (NOx), dalam air hujan teroksidasi oleh ozone (O3) atau hydrogen peroxide (H2O2) menjadi H2SO4 atau HNO3 sebelum jatuh ke tanah, maka nilai pH turun dan konduktivitas listrik meningkat.

Anda barangkali tahu bahwa senyawa H2SO4 dan HNO3, sebagai asam sulfat dan asam nitrat. Fakta bahwa kedua asam bila jatuh dari langit secara alami akan menjadi masalah yang signifikan.  Seandainya  mengenai kepala, ia mungkin menyebabkan kebotakan (ada laporan bahwa hujan asam dari letusan gunung Sakurajima mempunyai pH 2.5 dan konduktivitas listrik 1,640 μS/cm).

Tidak ada definisi khusus untuk hujan asam. Gas CO2 di udara larut dalam hujan menghasilkan kemasaman lemah yaitu pH 5.5 to 5.6, dan senyawa selain asam karbonat yang diserap hujan menghasilkan pH lebih rendah lagi, ini pun secara umum disebut hujan asam. Nilai pH sendiri, bagaimanapun, tidak menjelaskan pada kita jumlah aktual polutan yang terkandung dalam air hujan.

Hujan asam yang menunjukkan nilai pH sama 5, namun konduktivitas listriknya berbeda, seperti misalnya 50 μS/cm dan 100 μS/cm. Konduktivitas listrik 100 μS/cm jelas menunjukkan tercemar. Untuk hujan dengan konduktivitas listrik sekitar 10 μS/cm, menunjukkan tingkat pencemaran rendah, menstabilkan pH adalah sulit, menyebabkan semua jenis hujan bisa menunjukkan pH sekitar 5. Untuk alasan ini, kami menyarankan konduktivitas listrik diukur lebih dulu, sebelum mengukur pH, agar dapat menetapkan tingkat pencemaran dalam hujan.

Di Jepang, bencana hujan asam di tahun 1973 menyebabkan menderita sakit kulit dan mata. Hubungan antara hujan asam dan penghancuran hutan telah menjadi perhatian serius, khususnya di Eropa dan Amerika Utara, dan sekarang penyelidikan terhadap pengaruh kronis hujan asam dilakukan di seluruh dunia.

 

*) The Story of pH and Water Quality (LAQUA horiba):  The Story of  ph and Water Quality