Archive for the 'PUISI' Category

16 MayMUARA ENIM, TEMPAT LAHIRKU

GOPR1775-01

Muara Enim

(Puisi)

Syekhfani

Melalui lembah dan ngarai
Berkelok-kelok
Dilingkung vegetasi hutan lebat
Tepian kiri kanan yang rimbun

Sungai Enim

Mengalir dengan arus sedang hingga deras

Melalui curah (curup, air terjun): “Curup Tenang”

Di bagian hulu kota Sugih Waras

Sungai itu, adalah “Sungai Enim”

Bermuara di “Sungai Lematang”

Jadilah nama ibukota kabupaten “Muara Enim”

Lematang- Ilir – Ogan – Tengah

L – I – O – T

Kota kabupaten tempat lahirku

Tercantum dalam KTP-ku…

Media Mei 2017 —

13 SepCINTA IBU PERTIWI

Indonesia

CINTA TANAH AIR

Puisi

Syekhfani

Tanah yang kupijak ini

Air yang kuminum ini

Beras yang kumakan

Adalah bagian bumi

Yang mengandung dan melahirkanku

Yang memelihara dan menyayangiku

Aku cinta tanah ini

Aku cinta air ini

Aku cinta ibu ini

Ibuku

IBU PERTIWI

-Puisi Medio September 2016-

14 MayBersujudlah

Bersujud

RESAHKAH KITA?

Suatu Renungan

Syekhfani

Tatkala akal dan hati ingin menyatu,

Maka jiwa meratap menghiba yang maha kuasa.

Mohon perlindungan,

‘Tuk memperoleh ketenangan jiwa,

Agar lepas dari segala keruwetan dunia,

Suka nestapa saling berganti,

Bergulung menyatu mencari keterpaduan,

‘Tuk kedamaian, ketenangan hidup,

Agar tak ‘da lagi beban di kepala ini,

Yang terlalu berat ‘tuk disangga,

Terbebas dari prasangka buruk,

Mendzolimi diri sendiri,

Atau menuding orang lain,

Seolah ikut bersalah mendzolimi kita,

Padahal mereka baik-baik saja,

Namun ikut kena getahnya…

Maka dari itu sadarlah,

Bersujudlah,

Agar terbebas dari siksaNYA!

Puisi – Medio Mei 2016

18 SepEl-Nino

El Nino

FENOMENA ALAM

Puisi

Syekhfani

El-Nino

Bikin bingung, kepala pusing

Ada yang tidak beres di udara dan di kepala

Tiap bangun tidur di pagi hari

Terdengar jeritan minta bantuan

Tolong

Aku haus… minta minum

Meratap, menghiba serta mencaci maki

Seolah aku tidak peduli

Atas jasa yang diberikan

Keindahan, kenikmatan dan kemudahan

Semua berlimpah ruah

Tergopoh aku memutar keran

Berharap air tetap mengalir

Karena tetangga sebelah

Berusaha, tapi air tidak ada

Maaf, maaf, aku yang salah

Keran ku telah menyedot semua

Sehingga tidak tersisa

Apakah itu dosa?

‘Tuk menolong sesama..

Puisi – Medio September 2015

20 AugAir dan Udara

21. resonansi-pada-kolom-udara

DUA SAUDARA TIDAK PERNAH BERPISAH

Puisi

Syekhfani

Air dan Udara

Ada di mana mana

Kemana-mana

Selalu bersama-sama

Meski sifat berbeda

Ada sifat yang sama

Bisa panas atau dingin

Air, bisa dilihat, dapat diraba

Udara, hanya mampu dirasa

Namun, mereka selalu rukun

Bak saudara kembar

Saling sayang, saling mencinta

Air egois, ingin berkuasa

Udara, selalu mengalah

Sisa tempat untuk air

Jadilah diduduki udara

Tapi ..

Jangan remehkan

Tidak ada kehidupan

Di dunia fana…

Tanpa mereka!

Tumbuhan, hewan maupun manusia

Meminum air

Menghisap udara…

Air dan Udara

Bila panas atau dingin

Dibantu oleh “vegetasi”

Yang masih segar atau pun sudah melapuk

Agar tidak terlalu panas

Ataupun terlalu dingin…

- Puisi Agustus 2015 –

13 MarIntegrasi Kehidupan

Bajak Sawah

INTEGRASI KEHIDUPAN

Puisi

Syekhfani

Pagi yang cerah…

Di desa yang subur makmur, gemah ripah loh jinawi

Mentari memancarkan cahaya terang kemilau, menyinari alam semesta

Pak Tani asyik bekerja di sawah dan ladang

Membajak, menncangkul, menanam, menyiang dan memanen

Menghasilkan tanaman padi, palawija, sayuran, buahan untuk semua

Mendukung hidup dan kehidupan di dunia ini

Saat Pak Tani bekerja di sawah dan ladang itu

Pedagang pun ikut bersemangat menjual dagangan, hasil panen Pak Tani

Anak gembala duduk damai di punggung kerbau bermain seruling

Temannya menyabit rumput sambil berdendang

Kerbau itu baru selesai menarik bajak membantu Pak Tani

Perajurit pun hidup damai, menjaga keamanan negara

Pemimpin pemerintahan, lalu tidak menjadi pusing

Karena semua rakyat ber-integrasi

Hidup damai…, lahir dan batin!

Dambaan semua…

- Medio Maret 2015 -

13 MarWordPress 4.2 Beta 1

WordPress 4.2 Beta 1 is now available!

This software is still in development, so we don’t recommend you run it on a production site. Consider setting up a test site just to play with the new version. To test WordPress 4.2, try the WordPress Beta Tester plugin (you’ll want “bleeding edge nightlies”). Or you can download the beta here (zip).

4.2 is due out next month, but to get there, we need your help testing what we’ve been working on:

  • Press This has been completely revamped to make sharing content from around the web easier than ever. The new workflow is mobile friendly, and we’d love for you to try it out on all of your devices. Navigate to the Tools screen in your WordPress backend to get started (#31373).
  • Browsing and switching installed themes has been added to the Customizer to make switching faster and more convenient. We’re especially interested to know if this helps streamline the process of setting up your site (#31303).
  • The workflow for updating and installing plugins just got more intuitive with the ability to install or update in-place from the Plugins screens. Try it out and let us know what you think! (#29820)
  • If you felt like emoji were starkly missing from your content toolbox, worry no more. We’ve added emoji support nearly everywhere, even post slugs  
                <!--
                <rdf:RDF xmlns:rdf= -->

17 JanBersatu Agar Berguna

Lima Jari Tangan

BAK LIMA JARI TANGAN

Puisi

Syekhfani

Jari manis:
Aku paling cantik, paling tampan
Ketika cincin melingkari aku
Emas bertahta intan permata
Tanda kasih sayang tak berhingga

Kelingking:
Ahh, meski aku paling kecil
Aku tak kalah penting
Akulah simbol kedamaian
Ketika kami saling berkaitan

Telunjuk:
Lihat, tu jari manis dan kelingking
Keduanya merasa hebat?!
Ingat, kamu berdua paling kecil
Tidak berdaya bila bekerja!

Jari Tengah:
Ha, ha, ha…
Akulah yang paling perkasa
Telunjuk, jari manis, kelingking
Kecil, pendek, tapi sok
Tak ada apa-apanya!

Ibu Jari:
Anak-anakku, aku ibumu
Jangan bertengkar, atu?
Kalian tu bersaudara
Rukunlah, dan saling mencinta

Kita lima jari tangan
Bila bersatu tak ada bandingan
Semua pekerjaan
Kita dapat lakukan

Bertani, berkebun
Memupuk, menyiang, tak perlu pakai alat
Kotor? Cuci pakai sabun
Jadi bersih, kuat dan sehat

Tidak perlu takut, segan dan susah
Jadi kotor, kumal berubah
Bertani, berkebun itu kerja mulia
Berguna bagi hidup dan kehidupan dunia

Jadi:
Bekerjalah
Ikhlaslah
Insya Allah
Tuhan memberikan berkahNYA!

Puisi Awal Tahun 2015

09 DecIndahnya Saat Itu

Puisi Tempatku Lahir

WAKTU AKU DILAHIRKAN

Syekhfani

Indahnya saat itu,
Waktu aku dilahirkan.
Hidup tentram dan damai,
Nun jauh di belantara..

Aku dilahirkan,
Di jejer “Pegunungan Bukit Barisan”.
Bukit Besar, bukit Pagut, bukit Balai,
Bagian barat “Pulau Emas”,

Di tempat bernama Alun Panjang, dataran “Bukit Ijang”,
Saat itu, orang beramai-ramai mengungsi.
Menghindari bahaya perang,
Mempertahankan proklamasi.

Aku lahir,
Dalam kesederhanaan.
Udara sejuk, air jernih,
sayur dan ikan tak kurang-kurang,
Padi selalu menguning..

Saat itu, aku tak mengerti,
Kegelisahan orang tuaku.
Beliau ber-angan angan,
Tentang kehidupanku masa depan,

Lalu, tercetuslah kata-kata,
“Anakku harus jadi insinyur”.
Meskipun beliau tau,
Jadi insinyur tidaklah mudah.
Saat itu hanya ada satu,
Dia itu, presiden Indonesia!

Oo.. betapa tingginya,
Betapa indahnya,
Angan-angan orang tuaku..

Namun kini,
Angan-angan itu,
Tercapailah sudah…

Nah, itu sebuah cerita,
Dari orang tuaku, seorang guru.
Tentang nostalgia,
Waktu aku dilahirkan!

Lihat: http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/tentang-saya/

Sawah

~ Puisi, Awal Desember 2014 ~

09 NovHarga Sebuah Diri

Harga Diri

ANTAGONISME DALAM PENILAIAN

Puisi

Syekhfani

Rendah diri, minder, tak percaya diri, tak disukai

Merendahkan diri, itu sombong “terselubung”?

Apakah tinggi diri harus dijauhi?

Tapi orang tinggi diri itu biasanya dipuji dan dihormati!

Mengapa?

Dia mumpuni

Dalam hal ilmu dan teknologi

Berguna dalam hidup dan kehidupan

Dan hormat itu datang sendiri

Namun dia ‘tu tinggi diri, tapi rendah hati

Bahkan dia s’lalu mengajak

‘Tuk membangun rasa kebersamaan

Sense of ownership

Sama-sama menuju

Ridho Ilahi..

http://id.wikipedia.org/wiki/Harga_diri

Puisi Awal November 2014

26 OctDinamika

siluet-orang-tekad

FENOMENA HIDUP DAN KEHIDUPAN

Puisi

Syekhfani

Hidup itu dinamika, bergerak, berubah dari waktu ke waktu

Dinamika itu kadang terasa cepat, kadang lambat, dan kadang seolah rutinitas mengulang hari kemarin

Namun kadang-kadang tak terduga, berupa kejutan menyenangkan atau menyusahkan

Orang bijak berkata, itulah “hidup” dan “kehidupan”

Para ilmuan menganalisa “mekanisme” dan “prinsip”-nya

Filosofis menyajikan dalam bentuk kata-kata “bermakna” , terikat dan tersurat

Faktanya??

Apakah perubahan jaman menuju kemajuan, kebaikan atau keburukan?

Lalu, masing-masing orang berpikir dan bersikap, menentukan jati diri sendiri

Menaklukan dunia atau mengendalikan nafsu diri sendiri?

Apakah memperoleh kemenangan?

Tanpa beban?

Tanpa stres?

Tanpa stroke?

Jadi hidup berguna…

Useful life!

Puisi ~ Akhir Oktober ’2014

05 OctA Bushel a Day

A BUSHEL A DAY

a bushel a day

By: Tommy Cichanowski

A bushel a day He gives me,

A bushel a day to share.

So much love to give away,

To show how much I care.

Each day He fills me up,

And sends me out to play.

With all the things, He made for us,

And to help others, on their way.

© Tommy Cichanowski – Aging occurs when our body’s cells lose their ability to fully replicate and regenerate themselves.

11 SepErosion

6. Erosion

EROSI

Puisi

Syekhfani

TANAHKU

Unsur hara, makin hari makin sedikit? Mengapakah?

Air, tetes demi tetes berkurang. Menguap?

Udara, semakin tipis. Ahh..?

Beribu juta makhluk hidup menderita!

Berdesak-desak berebut udara, air dan hara.

Saling lirik, saling sinis, saling melotot!

Protes berat “mengapa” tanah mengalami EROSI?!

Dalam segala aspek hidup dan kehidupan.

Apakah tanahku kini,

Tidak lagi berguna?

Lihat: http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/09/my-soil/ (degradasi?)

~Awal September 2014~