Archive for the 'Regulasi SNI' Category

13 MarWordPress 4.2 Beta 1

WordPress 4.2 Beta 1 is now available!

This software is still in development, so we don’t recommend you run it on a production site. Consider setting up a test site just to play with the new version. To test WordPress 4.2, try the WordPress Beta Tester plugin (you’ll want “bleeding edge nightlies”). Or you can download the beta here (zip).

4.2 is due out next month, but to get there, we need your help testing what we’ve been working on:

  • Press This has been completely revamped to make sharing content from around the web easier than ever. The new workflow is mobile friendly, and we’d love for you to try it out on all of your devices. Navigate to the Tools screen in your WordPress backend to get started (#31373).
  • Browsing and switching installed themes has been added to the Customizer to make switching faster and more convenient. We’re especially interested to know if this helps streamline the process of setting up your site (#31303).
  • The workflow for updating and installing plugins just got more intuitive with the ability to install or update in-place from the Plugins screens. Try it out and let us know what you think! (#29820)
  • If you felt like emoji were starkly missing from your content toolbox, worry no more. We’ve added emoji support nearly everywhere, even post slugs  
                <rdf:RDF xmlns:rdf= -->

24 AugSOIL-Standarisasi Pupuk Organik (SNI)



 Tinjauan:  Syekhfani

Berdasar Permentan Nomor: 70/Permentan/SR.140/10/2011, Tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah, standarisasi pupuk organik Indonesia (SNI Pupuk Organik), memuat ketentuan-ketentuan, antara lain:

Para produsen pupuk organik, harus memenuhi persyaratan standar sebelum diajukan untuk mendapatkan “sertifikat Pupuk Organik“.

Ada dua tahap yang dilalui:

1. Uji standar mutu pupuk, yang menunjukkan data mutu pupuk (analisis kimiawi pupuk) sebagai persyaratan industrial, dan

2. Uji efektivitas, yang menunjukkan data respon tanaman terhadap aplikasi pupuk organik, sebagai jaminan respon tanaman.

Butir 1, dilakukan di laboratorium yang ditunjuk  oleh deptan/depperin (Sucofindo, Perguruan Tinggi, dan lain-lain).

Butir 2, dilakukan oleh instansi terkait yang ditunjuk oleh yang berkompeten (deptan) dalam hal uji lapangan  (misalnya:  BPTP, Perguruan Tinggi, dan lain-lain).

Materi uji untuk Butir 1 dan 2 dilakukan mengikuti aturan teknis yang tercantum dalam Permen sebagai institusi yang diberi wewenang dan tanggung jawab untuk standarisasi dan sertifikasi pupuk organik di Indonesia.

Lihat → Permentan 70 TAHUN 2011

BERITA INDUSTRI (Depperin):  → hhtp://