Archive for the 'Smart Gardening' Category

10 SepMulti Complex Effect

El-Nino 1997-1998

El-Nino 1997-1998

EL-NINO: SUHU, KELEMBABAN, CAHAYA

Evapo-transpirasi – Serapan hara – Fotosintesis

Syekhfani

El-Nino?

Berbagai faktor cuaca berkaitan dengan efek El-Nino, tidaklah berdiri sendiri, namun berkaitan satu sama lain dan tidak dapat terpisahkan.

Cahaya penuh, menyebabkan suhu tinggi dan evapo-transpirasi meningkat. Selanjutnya, diikuti oleh peningkatan serapan unsur hara.

Selanjutnya, bila proses fotosintesis normal, maka pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman akan menjadi optimal.

Akhirnya akan didapatkan hasil yang “memuaskan”.

Fakta yang dihadapi adalah: air menjadi factor pembatas (limiting factor)…

Oleh karena itu, kata kunci keberhasilan untuk mengatasi efek El-Nino adalah: “Kecukupan suplai Air”.

Fakta implikasi:

Postingan tentang “El-Nino” yang lalu:

Lihat:

http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/08/27/pertumbuhan-umbi-perdu-dan-anggrek/

1. Pertumbuhan Umbi, Perdu dan Anggrek

http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/08/22/perkembangan-stroberi-dalam-pot/

2. Perkembangan Stroberi dalam Pot

http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/08/10/dampak-el-nino/

3. Dampak El-Nino

Berkaitan dengan ulasan di atas.

04 SepBuah Delima Merah

RANUM, HARUM MANIS KETIKA MATANG

Butir Buah Bak Batu Permata “Merah Delima”

Syekhfani

Penampilan (performance) buah delima dengan butir yang menarik serta menggiurkan, bukanlah sekadar hanya angan-angan.

Saat ini, ternyata buah delima “super jumbo” telah dapat dibeli di super market.

Terbayang bahwa pada kondisi iklim tropika basah (tropical rain forest) Indonesia, terutama di daerah Malang, rasanya tidak mungkin menumbuhkan tanaman dan menghasilkan buah delima merah super jumbo, dengan butir buah bak batu permata “Merah Delima”.

Namun, dengan kemudahan di era globalisasi ini, maka produk buahan yang terhitung langka di Indonesia tersebut, dapat diperoleh.

Negara yang beriklim kondusif yang mampu menumbuhkan jenis buah delima super jumbo, telah mengekspor buah tersebut ke negara kita.

Meski mengeluarkan sedikit biaya ekstra, kita dapat mencoba menikmati buah delima yang menarik dan menggiurkan tersebut.

Berikut rekaman fotonya:

1. Buah

1. Buah

2. Buah dan Bolpoin

2. Buah dan Bolpoin

3. Buah Dibelah

3. Buah Dibelah

4. Buah Dibelah

4. Buah Dibelah

5. Buah Dibelah

5. Buah Dibelah

6. Buah Dibelah

6. Buah Dibelah

7. Butir Isi Buah

7. Butir Isi Buah, bak batu permata “Merah Delima”

8. Biji Butir

8. Biji Butir, dapat ditumbuhkan

27 AugPertumbuhan Umbi, Perdu, dan Anggrek

EFEK EL NINO?

Segar. Tegar, dan Bugar

Syekhfani

Masih pengamatan terhadap efek suhu tinggi, hembusan angin, dan kelembaban rendah yang diduga akibat pengaruh El Nino, penulis merekam gambar-gambar tiga jenis vegetasi tanaman koleksi di kebun halaman samping, sebagai berikut:

Tanaman Umbi:

Amarilis Merah (kuncup)

1. Kuncup Amarilis Merah

2. Kuncup Amarilis Merah

Kuncup (Jelang Mekar) Amarilis Merah

3. Kuncup     (Jelang Mekar) Amarilis Merah

Tanaman Perdu/Pohon:

3. Lantana Mix (perdu)

3. Lantana Mix (perdu)

4. Lantana Mix (kembang dan buah)

4. Lantana Mix (kembang dan buah)

5. Walisongo (perdu hingga pohon)

4b. Walisongo

Tanaman Anggrek:

5. Anggrek Menjuntai (kembang)

5. Anggrek Menjuntai (kembang)

6. Anggrek Menjuntai (kuncup)

6. Anggrek Menjuntai (kuncup)

Ketiga jenis tanaman hias di atas menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan yang menarik dan indah.

Terkesan: Segar, tegar dan bugar!

22 AugPerkembangan Stroberi Dalam Pot

AGUSTUS 2015

Pengaruh Elnino?

Syekhfani

Setelah menjelang bulan September, musim hujan belum juga meyakinkan akan datang, maka pertanyaan yang muncul: adakah efek kemarau panjang (Elnino?) terhadap perkembangan tumbuh tanaman stoberi dalam pot di kebun halaman rumah?

Pertanyaan ini menggugah penulis untuk mengamati dan membuat gambar.

Hasilnya, seperti disajikan berikut:

a. 2-8-2015

a. 02-8-2015

b. 10-08-2015

b. 10-08-2015

c. 10-08-2015

c. 10-08-2015

d. 10-08-2015

d. 10-08-2015

e. 10-08-2015

e. 10-08-2015

f. 10-08-2015

f. 10-08-2015

Awal Agustus (buah matang dipanen)

a. 18-08-2015

a. 18-08-2015

b. 21-08-2015

b. 21-08-2015

c. 21-08-2015

c. 21-08-2015

d. 21-08-2015

d. 21-08-2015

e. 21-08-2015

e. 21-08-2015

f. 21-08-2015

f. 21-08-2015

Pertengahan Agustus (buah matang dipanen)

Lihat: http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/08/10/dampak-el-nino/

10 AugDampak El Nino?

BILA CUKUP AIR

Tanaman di Kebun Tumbuh Spektakuler

Syekhfani

Di Malang, Jawa Timur (tempat tinggal penulis), saat ini, tercatat data cuaca*:
-Suhu udara 17-28oC.
-Suhu harian 25oC.
-Hujan, mungkin terjadi 50%.
-Awan, jarang-jarang terjadi.

Pada keadaan cuaca panas terik kadang-kadang diikuti hembusan angin, maka air sangat diperlukan agar tanaman dapat tumbuh normal.

Mendung tampak akan menghasilkan hujan, ternyata angin menghalau awan mengandung air dan hanya rintik-rintik sebentar. Setelah itu, cuaca terang kembali.

Harapan tanaman memperoleh air hujan, hanya merupakan angan-angan.

Bila air cukup, meski perlu banyak dengan konsekuensi biaya, tenaga maupun waktu, maka hasilnya luar biasa.

Tanaman pohon, perdu dan rumput; buahan, sayuran maupun hiasan, produksi berlimpah dan menarik.

Berikut, gambaran keadaan tanaman koleksi penulis di halaman rumah:

1. Nangka (pohon)

1. Nangka (pohon)

1b Nangka (buah batang)

2b. Nangka (buah batang)

2a. Nangka (buah dahan bawah)

2c. Nangka (buah dahan bawah)

2b. Nangka (buah dahan atas)

2d. Nangka (buah dahan atas)

2b. Nangka (buah ranting)

2e. Nangka (buah ranting)

2e. Nangka (buah hampir matang)

2f. Nangka (buah hampir matang)

3. Delima Merah

3. Delima Merah

4. Pucuk Merah

4. Pucuk Merah

5. Melati

5. Melati

6. Lantana

6. Lantana

7. Lantana

7. Lantana (plus tawon)

8. Asoka Jambon

8. Asoka Jambon

9. Asoka Merah muda

9. Asoka Merah muda

10. Asoka Kuning

10. Asoka Kuning

11. Adenium Sembur

11. Adenium Sembur (pohon)

12. Adenium Sembur

12. Adenium Sembur (kembang)

13. Azalea Sembur

13. Azalea Sembur

14. Anggrek Tanah

14. Anggrek Tanah

15. Gloxinia

15. Gloxinia

16. Tapak Dara Merah muda

16. Tapak Dara Merah muda

17. Tapak Dara Jambon

17. Tapak Dara Jambon

18. Kembang Kertas Merah muda

18. Kembang Kertas Merah muda

19. Stroberi

19. Stroberi

Catatan perlakuan pada tanaman:
- Disiram air leding pagi atau sore, sesuai kebutuhan.
- Diberi perlakuan pupuk kompos (Bokashi) dan pupuk daun.
- Disebar cacing tanah.

*Android Samsung (HP)

31 JulMenanam Stroberi dengan Mudah

Planting Strawberry

CEPAT DAN PRAKTIS

Panduan → https://www.youtube.com/watch?v=O3cEljuKJ64

Sulur pertama, pada bagian sikunya akan muncul bakal akar.

Begitu masuk tanah, maka bakal akar tersebut akan berkembang mendukung pertumbuhan tajuk.

Agar bakal akar masuk ke dalam tanah, maka perlu bantuan penyangga.

Penyangga dibuat dari lidi dari bahan kayu lunak yang mudah di patahkan namun tidak putus.

Siapkan medium dalam sejumlah pot sesuai jumlah sulur yang siap untuk ditanam.

Ambil sulur dan bengkokkan ke medium.

Tunjang dengan lidi penyangga.

Prinsip:
1. Bakal akar dimasukkan dalam tanah dan dipaku lidi penyangga.
2. Bagian ujung yang bertunas dibuang.
3. Biarkan akar berkembang intensif untuk mendukung kanopi yang sehat dan produktif.
4. Potong sulur yang muncul selama produksi; kecuali bila dibutuhkan untuk pertanaman berikutnya.
5. Pertumbuhan akar dan tunas dapat dibantu dengan zat pemacu tumbuh (ZPT).

31 JulPohon Bauhinia

POHON ANGGREK – POHON KUPU-KUPU

Indah Menarik

Syekhfani

Bauhinia, Caesalpineaceae, berbagai jenis, bunga warna merah muda (pink), bentuk daun menyerupai kupu-kupu yang indah menarik.

Pohon kupu-kupu, begitu biasanya disebut. Inspirasi nama itu diambil dari penampilan daun yang selintas mirip bentuk kupu-kupu.

Tidak seperti daun tanaman umumnya, daun Bauhinia mempunyai sosok berbeda dan unik.

Bentuknya agak membulat, dan di sisi tengah daun ada celah yang membagi daun menjadi dua.

Namun celah tersebut tak dapat memotong daun jadi dua, melainkan berhenti sampai di seperempat, sepertiga, sampai separuh panjang daun.

Uniknya lagi, tulang daun tumbuh membujur, berjumlah 7 – 11 buah, tergantung spesies.

Helai daun sedikit agak mengatup ke atas, mengingatkan orang akan bentuk sayap kupu-kupu di alam.

Bentuk daunnya yang unik dan kecantikan penampilan bunga, membuat tanaman ini digemari para hobiis dari luar dan dalam negeri.

Konon, tanaman Bauhinia dijadikan ikon kota Hongkong.

Tak hanya sebagai penghias halaman atau taman terbuka saja, beberapa spesies di antaranya malah dikoleksi dalam greenhouse.

Jenisnya pun ternyata amat banyak. Tak kurang dari 150 spesies termasuk dalam genus Bauhinia. Untuk mengenalnya lebih jauh.

Diambil dari Bauhin

Sejarahnya sekitar abad ke-18, saat pohon ini pertama kali ditemukan, para ahli teringat akan dua botanis terkenal, Johann Bauhin dan Gaspard Bauhin.

Dua bersaudara ini banyak mengabdikan dirinya pada ilmu tumbuh-tumbuhan pada zamannya. Untuk menghargai jasa-jasa mereka, nama akhir kedua pasangan botanis itu diabadikan pada satu genus tanaman berbunga indah, Bauhinia.

Dalam genus Bauhinia terdapat 150 spesies tanaman. Habitat asalnya hampir tersebar di seluruh dunia meliputi Asia, Afrika, Amerika dan Australia.

Kebanyakan spesies ada di negara Asia, seperti India dan Cina. Sebagian besar lagi terdapat di Amerika dan Afrika.

Bauhinia banyak ditanam di beberapa bagian bumi yang beriklim tropis. Beberapa spesies bahkan banyak diintroduksi di daerah tersebut lantaran penampilannya yang indah.

Saking populernya, ada spesies-spesies tertentu yang dikoleksi hobiis tanaman hias di dalam greenhouse, seperti Bauhinia veriegata, B. corymbosa dan B. natalensis.

Kaya akan Warna

Kebanyakan jenis-jenis Bauhinia merupakan pohon yang berukuran besar sampai kecil dan perdu berkayu. Namun ada beberapa spesies pertumbuhannya memanjat, diantaranya B. corymbosa dan B. galpinii.

Selain daunnya, penampilan bunga yang atraktif dengan warna-warna cerah semakin melengkapi kecantikan sosok tanaman ini. Putih, merah muda, merah cerah, ungu muda, sampai kuning, adalah koleksi warna bunga Bauhinia sp.

Semarak sosok bunga tampak amat mencolok di antara warna hijau dedaunan. Bentuk petal yang unik dengan kombinasi bentuk tepung sari, menambah indah tanaman ini.

Kebanyakan Bauhinia diperbanyak dengan setek atau biji. Namun ada pula yang memperbanyaknya dengan bagian sucker atau tunas yang tumbuh dari pangkal (bawah) tanaman.

Untuk mengenal tanaman ini lebih jauh, simak satu jenis berikut (koleksi di Depan Rumah Penulis): Bauhinia purpurea

1. Kembang Bauhinia (Pohon Anggrek)

2. Grombol Kembang Bauhinia

3. Burung Perenjak (dalam lingkar merah)

Burung Perenjak (lingkaran merah)

Lihat pula: http://www.ngasih.com/2014/09/21/jenis-pohon-kupu-kupu-yang-berbunga-indah-dan-cantik/#ixzz3ayAD8zzR

29 JunTumpangsari Tanaman dalam Pot

PRODUKSI GANDA DAN MENARIK

Pohon dan Herba

Syekhfani

Tanaman dalam pot, sepintas tampak biasa-biasa saja; namun, bila dikombinasi dalam sistim tumpangsari, menjadi tidak biasa.

Diperoleh manfaat produksi tanaman ganda, dari herba dan dari pohon; menjadikan kombinasi unik dan menarik.

Contoh koleksi:

1a. Cabe in Pot Mangga

1a. Cabe dalam Pot Mangga

1b. Cabe in Pot Mangga (2)

1b. Cabe dalam Pot Mangga

1c. Cabe in Pot Mangga

1c. Cabe dalam Pot Mangga

1d. Cabe in Pot Mangga

1d. Cabe dalam Pot Mangga

1e. Cabe in Pot Mangga

1e. Cabe dalam Pot Mangga

2. Stroberi in pot delima

2. Stroberi dalam pot delima

3. Ciplukan dalam pot  adenium

3. Ciplukan dalam pot adenium

Manfaat yang diperoleh yaitu, berupa:

• Produksi buah cabe rawit dalam memenuhi kebutuhan bumbu dapur.

• Keindahan sekaligus daya tarik bagi anak-anak balita yang umumnya menyenangi buah stroberi.

Sesuatu yang sederhana dan bermanfaat akan membawa kesenangan dan kebahagiaan.

Membuat pekerjaan yang bersifat hobi menjadi sumber kesenangan dan kebahagiaan yang mudah, murah dan meriah.

Tetapi, tidak ternilai harganya.

It is “Leading to decent life”!

22 MayDendelions

LET DENDELIONS GROW – BEES, BEETLES AND BIRDS NEED THEM

Kate Bradbury

Dendelions

Dandelion (Taraxacum officinale), was named after the French dent de lion, meaning lion’s tooth, which refers to its toothed leaves.

Other names for dandelion include wet-the-bed and pissy-beds, which refer to its effectiveness as a diuretic.

The young leaves are edible and loaded with vitamins and antioxidants, the roots can be ground into a (quite tasty) coffee substitute, and the flowers can be made into wine (just leave some for the wildlife).

Historically, its sap was said to cure warts, while a tea made using its leaves was supposed to help calm stomach aches.

Herbalists apparently still use dandelions to treat skin conditions, asthma, low blood pressure, poor circulation, ulcers, constipation, colds and hot flushes.

Bumbles bee

Bumblebees, solitary bees and honeybees all visit dandelions for food, along with hoverflies, beetles, and butterflies such as the peacock and holly blue. Goldfinches and house sparrows eat the seed.

Yet most of us gardeners miss out on the spectacle of watching wildlife feast on our dandelions, because we wage such a war against them as weeds.

So perhaps we could take a couple of weeks off from mowing the lawn this month, or at least raise the cutting height of the mower?

We’ll be rewarded with the sight of bees, butterflies, hoverflies and beetles feasting on the flowers, and goldfinches and house sparrows tucking into the seed. We’ll also have time for more interesting activities than mowing.

But back to the wildlife: while in flower for most of the year, the dandelion’s peak flowering time is from late March to May, when many bees and other pollinators emerge from hibernation.

Each flower in fact consists of up to 100 florets, each one packed with nectar and pollen.

This early, easily available source of food is a lifesaver for pollinators in spring.

Bumblebees, solitary bees and honeybees all visit dandelions for food, along with hoverflies, beetles, and butterflies such as the peacock and holly blue.

Goldfinches and house sparrows eat the seed. Yet most of us gardeners miss out on the spectacle of watching wildlife feast on our dandelions, because we wage such a war against them as weeds.

Visit: http://www.theguardian.com/lifeandstyle/gardening-blog/2015/may/12/dandelions-pollinators-wildlife-garden

13 MarWordPress 4.2 Beta 1

WordPress 4.2 Beta 1 is now available!

This software is still in development, so we don’t recommend you run it on a production site. Consider setting up a test site just to play with the new version. To test WordPress 4.2, try the WordPress Beta Tester plugin (you’ll want “bleeding edge nightlies”). Or you can download the beta here (zip).

4.2 is due out next month, but to get there, we need your help testing what we’ve been working on:

  • Press This has been completely revamped to make sharing content from around the web easier than ever. The new workflow is mobile friendly, and we’d love for you to try it out on all of your devices. Navigate to the Tools screen in your WordPress backend to get started (#31373).
  • Browsing and switching installed themes has been added to the Customizer to make switching faster and more convenient. We’re especially interested to know if this helps streamline the process of setting up your site (#31303).
  • The workflow for updating and installing plugins just got more intuitive with the ability to install or update in-place from the Plugins screens. Try it out and let us know what you think! (#29820)
  • If you felt like emoji were starkly missing from your content toolbox, worry no more. We’ve added emoji support nearly everywhere, even post slugs  
                <!--
                <rdf:RDF xmlns:rdf= -->

20 JanSmart Gardening

Smart Gardening

BERKEBUN MANTAP DAN SEHAT

Kebutuhan Tumbuh Tanaman (Plant Growth Requirements)

Syekhfani

Tanaman, sebagian biomas ada dalam tanah (rhizospher), sebagian lagi di atas tanah (biosphere). Bentuk dan volume biomas akar dan tajuk adalah sama (similar), proyeksi satu sama lainnya.

Lingkungan tumbuh yang ideal meliputi: tanah, air, dan cahaya; seringkali menjadi faktor pembatas (limiting factors). Hanya udara, berada tidak terbatas karena mengisi ruang pori rhizosfer dan atmosfer tajuk.

Kebutuhan tumbuh tanaman (crop requirements) dalam pot pun merupakan proyeksi dari tanaman di kebun (lapangan).

Ketika kita ingin menyiapkan tanaman hias dalam pot, maka pertimbangan terhadap kebutuhan tumbuh tersebut sangat penting diperhatikan. Kebutuhan meliputi: tanah, cahaya, dan air.

TANAH

Campuran medium tanah dalam pot, berdasar pada rasio tiga komponen:

a. Tanah lempung (loamy soil), bertekstur gembur.

b. Bahan organik (gambut, kompos kotoran ayam, dsb.).

c. Pasir sungai (washed river sand).

Ada tiga kelompok rasio tiga komponen tersebut untuk medium pot:

1. Standar (standard) – 3 : 2 : 1

2. Berpasir (sandy) – 1 : 2 : 3

3. Lembab (moist) – 1 : 3 : 0

CAHAYA

Cahaya, sumber energi kehidupan tanaman; melalui reaksi fotosintesis mengikat gas CO2 dan H2O menjadi karbohidrat (kerangka dasar senyawa metabolit tanaman).

Pekebun amatir dapat menggunakan acuan kebutuhan cahaya optimal sebagai berikut:

1. Tanaman Senang Cahaya (sun loving plants), menghendaki tumbuh di bawah sinar matahari penuh tanpa perlindungan, misalnya di teras rumah atau balkon. Contoh: kaktus, sukulen, Bougenvil, Adenium, dll.

2. Tanaman Semi Teduh (semi shade plants), tanaman pot daerah tropika basah (termasuk Indonesia) umumnya, semi indoor, memperoleh cahaya pantulan, misalnya di teras rumah di bawah atap atau rumah kasa.

3. Tanaman Senang Teduh (shading loving plants), beradaptasi pada penyinaran rendah, di ruang tamu, kamar mandi, dapur, dsb.

AIR

Tanaman kebun memperoleh air hujan; namun tanaman pot di teras dan balkon perlu diberi air. Berdasar kebutuhan terhadap air, acuan kasar berikut dapat diikuti:

1. Tanaman berair seperti lidah mertua (Sanseviera), Aloe vera, dan kaktus yang menyimpan air dalam jaringan daun dan/atau batang, dapat bertahan beberapa minggu tanpa diberi air.

2. Beberapa tanaman mempunyai akar rambut di batang/cabang atau kutikula terselaput lilin di permukaan daun, contoh karet (Ficus elestica). Beberapa tanaman menggugurkan daun bila kekeringan untuk mengurangi penguapan air (evaporasi).

3. Beberapa tanaman berdaun sempit, tumpang tindih, contoh Fittonia dan Adiantum raddianum, cenderung kehilangan banyak air melalui transpirasi, khususnya bila total luas daunnya yang luas. Tanaman ini membutuhkan pemberian air lebih sering.

4. Tanaman pada pot tidak porous kurang membutuhkan air dibandingkan pot tanah yang merembeskan air melalui dindingnya.

5. Tanaman yang menunjukkan pertumbuhan aktif (tunas muda, ranting trubus, kuncup) membutuhkan lebih banyak air.

Lihat: Parks & Recreation Department, Ministry of National Development, 1994. A Guide to Skyrise Grdening. Singapore Science Centre, Science Centere Road, Singapore 2260.

08 MayKonsevasi Tillage

Mulsa Hidup - Copy (2)

SISTEM KONSERVASI TILLAGE

(Conservation Tillage Systems)

Diposkan: Syekhfani

Bahan organik tanah, adalah kunci kesuburan (fisik, kimia, dan biologi) tanah; lebih jauh adalah kunci keberlanjutan pertanian serta kehidupan di bumi.

Oleh karena itu, diperlukan upaya konservasi bahan organik, baik pencegahan (preventif) maupun penanggulangan (kuratif) terhadap degradasi bahan organik di lahan pertanian.

Secara managerial, upaya konservasi tersebut dilakukan dengan melakukan pengolahan (tillage) yang baik dan benar, mengikuti kaedah konservasi.

Sistem tillage dalam konservasi bahan organik meliputi:

1. Sistem pemotongan/penghilangan mulsa: tajuk, pangkal batang, rolling dan roll-chopping, dan cover-crop pencegah mulsa.

2. Sistem memelihara mulsa: cover crops (penutup tanah), living mulches (mulsa hidup).

Beberapa keuntungan Konservasi Tillage:
• Mengurangi erosi angin (reduced wind erosion)
• Mengurangi erosi air (reduced water erosion)
• Lahan mengalami erosi dijadikan produksi (erodible land brought into production)
• Meningkatkan pilihan pertanaman ganda (increased options for multiple cropping)
• Memperbaiki pengelolaan kelembaban (improved soil moisture management)
• Fleksibel waktu untuk operasi lapangan (flexible timing for field operations)
• Memperbaiki struktur tanah (improved soil structure)
• Manajemen humus yang baik (better humus management)
• Memelihara suhu tanah (moderation of soil temperature).

Lihat: → Soil organic matter conservation

03 MayMedium Pertumbuhan Tanaman

Hidroponik

BUFER VS NON-BUFER

(pH)

Syekhfani

Medium pertumbuhan tanaman, secara alami atau artifisial menentukan kecocokan tumbuh tanaman (crop suitability). Nilai pH, seringkali dijadikan indikator kemampuan medium (medium capability) dalam mendukung pertumbuhan tanaman.

Sistem alami (natural system) berbeda dengan sistem artifisial (hidroponik), berkaitan dengan sifat (buffer) dan (non-buffer), sehingga kisaran pH optimum berbeda.

Hal ini memberikan jawaban mengapa medium tanah relatif tidak memerlukan kontrol seketat kontrol pada sistem medium hidroponik.

Dalam bidang pertanian (sistem lahan) nilai pH optimum untuk pertumbuhan tanaman berkisar antara 4 hingga 7, apabila unsur hara tidak menjadi pembatas.

Di pihak lain, nilai pH optimum untuk medium hidroponik antara 5.5 sampai 5.8 sebab secara umum ketersediaan unsur hara mendekati pH masam.

Ketersediaan unsur Mn, Cu, Zn dan khususnya Fe menurun pada nilai pH lebih tinggi, juga ketersediaan unsur P, K, Ca, Mg menurun pada pH lebih rendah. Penurunan ketersediaan berarti mengurangi serapan unsur hara, meski belum tentu menunjukkan gejala defisiensi.

Kemampuan bufer pada sistem hidroponik yang rendah tersebut menjelaskan mengapa sulit untuk mempertahankan nilai pH antara 4 hingga 7 tanpa adanya kontrol pH secara otomatis.

Lihat:Hydroponic

Bugbee, Bruce. 1995. Nutrient Management in recirculating hydroponic culture. Proceedings of the Hydroponics Society of America. El Cerrito, CA. p. 15-30.

26 AprWarna Warni Segar Bergizi

SAYURAN DAN BUAHAN

(Tropika Indonesia)

Syekhfani

Hidup sehat, segar, cerah, ceria, dambaan semua orang sehari-hari yang akan berdampak pada gairah kerja dan output “hasil kerjapositif, sebenarnya mudah diperoleh; cukup dengan melakukan kebiasaan memilih dan mengatur menu makan sehat sehari-hari.

Menu tidak perlu berbahan baku mewah dan mahal, cukup yang murah, meriah dan sederhana tapi “bergizi” tinggi. Jenis komoditi sayuran dan buahan di tropika basah Indonesia berlimpah.

Lihat:http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/02/soil-plasma-nuthfah-ii/ dan http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/02/soil-plasma-nuthfah/.

Keperluan sehari-hari jenis bahan ini dapat diperoleh dari penjual sayuran/buahan atau hasil kebun sendiri (smart gardening), di halaman rumah atau kebun keluarga.

Berikut adalah contoh beberapa jenis sayuran dan buahan bahan menu sehari-hari yang murah dan bergizi: Lihat:http://quoteko.com/tanaman-sayuran.html

1. kol

2. sawi putih

3. seledri stick

4. Labu siam

5. Terung ungu

6. Zukini

7. jenis-tanaman-sayuran

8. Lombok

9. SAYURAN

10.-DESA-PAHANDUT-Tanam-Sayuran

Lihat:http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/10/soil-budaya-tomat-tanpa-tanah/

http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2012/11/soil-horti/

Dalam tubuh sehat terkandung jiwa sehat dan semangat tinggi!

17 AprSmart Gardening

vbox

Anda Meningkatkan Gizi Home Garden?

Svitak Dean

Star Tribune Staf Writer

Rabu, April 9, 1997

Ketika anda membolak-balik katalog benih, pertimbangkan nutrisi sesuai rasa, saran Sharon Johnson, seorang mahasiswi ahli diet di University of Minnesota. Beberapa sayuran memiliki nilai gizi lebih daripada yang lain, yang membuat mereka menjadi pilihan terbaik untuk ditanam di halaman rumah dan didisajikan di  meja makan.

Seledri, misalnya, mengandung sedikit air dan serat – sehingga sering disarankan sebagai makanan diet. Di pihak lain, bayam mengandung Vitamin A, B6, C dan K, serta kalsium, zat besi, magnesium, kalium, riboflavin, dan asam folat. Jika memilih tanaman, maka pilihlah bayam daripada seledri, saran Johnson.

Dia mencatat bahwa anak-anak di atas usia 2 tahun memiliki persyaratan diet sama dengan orang dewasa, yang berarti mereka harus memiliki setidaknya lima porsi buah dan sayuran dalam diet sehari-hari. “Tapi kita perlu makan berbagai buah-buahan dan sayuran,” katanya.

“Kita semua perlu memiliki lebih dari 140 nutrisi berbeda dalam menu kita, untuk menjaga tubuh kita sehat. Semua itu tidak akan ada, jika kita hanya memakan apel dan jagung. Tanamlah sayuran yang dimninati oleh anak-anak.

“Mereka kelihatannya akan mencicipi bila mereka sudah dewasa,” lanjutnya.
Shari Guski, wanita hortikulturis dari Minnesota State Horticultural Society, mengingatkan pekebun lahan sempit, bahwa banyak sayuran menjalar (seperti mentimun dan labu), dapat tumbuh secara vertikal atau menjalar di teralis dalam memanfaatkan ruang horisontal.

Dia menyarankan bahwa pekebun agar hati-hati membaca paket untuk memilih benih untuk ditanam. Dia mengatakan bahwa pekebun akan memperoleh dari benih yang mereka beli. “Benih murah tidak akan menghasilkan kualitas tinggi”.

Berikut disajikan jenis-jenis buah-buahan dan sayuran sangat cocok untuk kebun belakang Minnesota, dan semua berfungsi sebagai sumber vitamin dan mineral, serat larut dan karbohidrat, rendah lemak, dan memberikan kontribusi sejumlah kecil protein dalam diet yang sangat baik.

Daftar dari Johnson berikut menunjukkan produk sebagai sumber menu yang baik:
• Asparagus: Vitamin A, C dan E, folat dan potasium.
• Kacang, jepret: Vitamin K.
• Beets, hijau: Kalsium, folat dan magnesium.
• Black-eyed peas: Magnesium dan seng.
• Brokoli: Vitamin A, B6, C dan K kalsium, folat, magnesium, asam pantotenat dan riboflavin.
• Kubis Brussel: Vitamin C.
• Kubis: Vitamin K.
• Cantaloupe: Vitamin A, B6 dan C, folat dan potasium.
• Wortel: Vitamin A.
• Kembang kol: Vitamin C dan biotin.
• Terong: Folat dan kalium.
• Kacang hijau: Vitamin C dan K, dan zat besi.
• Kale: Vitamin K.
• Kohlrabi: Vitamin C dan kalium.
• Mesclun (salad hijau): Vitamin A dan C, dan folat.
• Mustard hijau: Vitamin A dan C.
• Parsnips: Vitamin C, kalsium, magnesium dan kalium.
• Lada hijau: Vitamin C.
• Kentang: Vitamin C dan kalium.
• Rhubarb: Kalsium dan kalium.
• Rutabagas: Vitamin C, magnesium dan kalium.
• Bayam: Vitamin A, B6, C dan K, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, riboflavin, dan asam folat.
• Squash, musim dingin atau zucchini: Vitamin A dan kalium.
• Jagung manis: Magnesium dan kalium.
• Ubi jalar: Vitamin A dan C.
• Tomat: Vitamin A dan C.
• Turnip hijau: Vitamin A dan K, kalsium dan asam folat.
• Semangka: Vitamin B6 dan thiamin.

Lihat: →  The Art of Healing Diri Sendiri adalah Seni Mengasihi Diri Kita Sendiri, dan Belajar Konsep Baru

13 MarP dan Rendemen Tebu

Rendemen Tebu

 

FOSFOR DAN RENDEMEN TEBU

Syekhfani

 

Peran P bagi Tanaman Tebu:

-Tanaman tebu tergolong Tipe C4 dalam metabolisme karbon (siklus Kalvin).

-Tipe C4 adalah siklus C yang lebih pendek daripada Tipe C3 (Siklus Kreb), sehingga lebih efisien dalam memanfaatkan sinar matahari dalam metabolisme karbon membentuk gula.

-Sinar matahari mengubah CO2 + H2O → CHO (karbohidrat) + Energi (E), dalam khlorofil tanaman tebu. Energi kinetik cahaya matahari diikat unsur P menjadi energi metabolik dalam bentuk molekul ADP/ATP dan/atau DPN(H)/TPN(H).

- Selanjutnya energi dari senyawa-senyawa tersebut digunakan dalam metabolisme pembentukan gula (sukrose) dari glukose dan fruktose.

- Untuk setiap molekul P dalam ATP terkandung 4.000 kalori ~ jadi setiap molekul ATP mengandung 12.000 kal (ATP  →  ADP + 4.000 kal).

-Bila terjadi defisiensi P maka berarti tanaman akan kekurangan energi metabolisme dan pertumbuhan tanaman serta produksi gula berkurang.

 

Rendemen dan Unsur P:

-Dalam sejarah budidaya tanaman tebu di Indonesia (Jawa), rendemen gula pernah mencapai 14%; tetapi akhir-akhir ini hanya berkisar sekitar 7%.

-Berbagai faktor seperti:  musim tanam tidak tepat, faktor kemasakan, enzim invertase membentuk gula reduksi, transportase saat panen);  disinyalir menjadi penyebab rendemen rendah tersebut.

-Di pihak lain, pembudidayaan lahan secara terus menerus (Sistem ratun) tanpa mengikuti kaedah-kaedah konservasi kesuburan tanah yang benar, unsur N tinggi tidak diimbangi dengan P, K, Mg dan Si;  menyebabkan terjadi degradasi kesuburan tanah.

-Pada kondisi terdegradasi, unsur P merupakan salah satu unsur hara utama yang menjadi pembatas pertumbuhan tanaman tebu dan produksi gula.

 

IPTEK  Budidaya Tanaman Tebu:

Untuk mengantisipasi masalah,  IPTEK  berikut dapat dijadikan alternatif solusi:

- Pupuk Berimbang:  makro-mikro, organik-anorganik, tanah-daun.

- Aplikasi ZPT:  auksin, GA.

- Penggunaan Silikat:  invertase inhibitor ~ mencegah pembentukan gula reduksi.

- Peningkatan Fosfor:  perbaikan pertumbuhan generatif, ripening, metabolisme sukrose.

- Unsur mikro Cu, Zn :  prekursor enzim, metabolisme sukrose.

 

Alexander, Alex Getchell.  1973. Sugarcane Physiology. A Comprehensive Study of the Saccharum Source-to-Sink System. Agric. Expt. Sta. uiversity of Puerto Rico. Elsevier Sci. Publ. Co. Amsterdam – London – New York. 418 p.

 

08 FebAmeliorasi Kesuburan Tanah Apel

 


Rombeauty-Biasa-200x150[1]

 

AMELIORASI KESUBURAN TANAH APEL

 

Tanaman Apel ~ Musiman ~ Rompes

 

Syekhfani

 

Dalam budidaya tanaman apel, hara terangkut dalam jumlah banyak melalui panen buah diikuti rompesan daun (stimulasi pembungaan).

Oleh sebab itu diperlukan pemberian unsur hara melalui pemupukan secara rutin.

Evaluasi status hara dalam tanah dilakukan melalui analisis sifat kimia tanah saat selesai panen.

Contoh tanah dianalisis di Laboratorium Kimia Tanah. Lihat: → Laboratory: http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/files/2013/10/ANALISIS-SIFAT-KIMIA-TANAH.pdf

Interpretasi dan Rekomendasi:

Interpretasi

  • Data analisis contoh tanah:  Reaksi tanah (pH) kandungan C-organik, N-Total,  rasio C/N,  Kadar P, K, Na, Ca, dan Mg tersedia; Nilai Kapasitas Tukar Kation (KTK) dan Persentase Kejenuhan Basa (KB);  tekstur tanah.
  • Untuk budidaya tanaman apel memerlukan/belum/tidak tindakan ameliorasi tanah.

 

 Rekomendasi

Permberian bahan organik (Pupuk Kandang) dan pupuk anorganik (N, P, K, Ca, Mg, unsur mikro):

Awal musim hujan:

  • Bersamaan rompes daun (sebelum 3 minggu):  pupuk kandang (kg/pohon);  campuran Urea/ZA (g/pohon), dan Dolomit (g/pohon), lain-lain (g/pohon)
  • Melihat situasi buah,  yaitu bila buah lebat (2,5 – 3 bulan setelah rompes):   campuran Urea/ZA (g/pohon);  dan Dolomit (g/pohon).

Akhir musim hujan/awal musim kemarau:

  • Bersamaan rompes tidak diberi pupuk (tidak ada air).
  • Saat 2 – 3 bulan setelah rompes daun (ada air):  Urea (g/pohon);  dan Dolomit  (g/pohon).

-

 

07 JanPEMUPUKAN TANAMAN HIAS

 

PEMUPUKAN TANAMAN HIAS

 

Syekhfani

 

 

Tanaman hias mempunyai arti sendiri dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari. Ia dapat memenuhi kebutuhan fisik berupa produksi, maupun spirit menyangkut hobi, seni, olahraga dan kesehatan lingkungan rumah tangga. Lihat:  → FUNGSI-GANDA

Sehubungan dengan fungsi tersebut, maka sudah seharusnya bila halaman, kebun, atau taman seputar rumah kita dipelihara dan dikelola dengan baik dan benar.  Untuk itu, diperlukan pengetahuan sederhana tentang teknologi budidaya, termasuk di antaranya pengetahuan tentang pupuk dan pemupukan.

Kebutuhan pupuk untuk tanaman hias, sangat tergantung pada jenis tanaman hias yang dibudidayakan.  Uji tanah adalah langkah awal untuk mengetahui berapa  jumlah pupuk yang dibutuhkan, namun tidak berlaku bagi semua jenis aplikasi. Misalnya, tanaman semusim tumbuh cepat, membutuhkan pasokan unsur hara yang cepat pula untuk pertumbuhannya. Namun bagaimanapun, mereka tidak membutuhkan pupuk dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, jumlah dan waktu aplikasi pupuk penting untuk meningkatkan pertumbuhan  tanaman semusim.

Pada tanaman tahunan seperti tegakan pohon-pohon dan semak-semak, tidak perlu  sering diberi pupuk. Mereka umumnya memiliki masa pertumbuhan panjang dari musim penghujan ke musim kemarau berikutnya, setahun atau banyak tahun, meski ada saat relatif tidak aktif. Waktu aplikasi pupuk terbaik adalah saat pertumbuhan aktif. Namun, pemupukan tidak perlu dilakukan  setiap tahun dan jumlah pupuk yang diperlukan untuk respon yang baik jauh lebih banyak dibandingkan tanaman semusim.

Berikut ini adalah beberapa generalisasi untuk aplikasi pupuk bagi kebanyakan tanaman umumnya dan tanaman tertentu.

Uji tanah akan memberikan petunjuk lebih spesifik tentang jumlah unsur hara bagi tanaman secara individual. Namun, jika Anda tidak melakukan uji  tanah, maka rekomendasi berikut dapat diikuti. Asumsikan bahwa ketika rekomendasi menyarankan “pupuk lengkap”, artinya pupuk mengandung unsur hara nitrogen, fosfor dan kalium. Mutu pupuk bisa 10-10-10, 12-12-12 atau lebih rendah, 5-10-5.

 

Bunga-bungaan

Sebelum tanam:  pupuk dasar 10 kg pupuk lengkap (10-10-10) per 300 meter persegi diberikan dalam bedengan di awal pertanaman. Untuk tanaman semusim , pada akhir musim penghujan diberikan susulan 5 kg pupuk lengkap per 300 meter persegi di kiri-kanan baris tanaman (side dressing) . Untuk tanaman keras , ulangi aplikasi awal dengan pupuk lengkap masing-masing dua tahun pertama;  kemudian berikutnya, setiap tiga tahun sekali, tambahkan ke bedengan sekitar 1/5 kg nitrogen.

 

Umbi-umbian

Pada tanaman musim hujan lebat, dilakukan aplikasi 10 kg pupuk lengkap untuk bedengan 300 meter persegi dengan kedalaman 10 sampai 15 senti. Jangan menggunakan lebih banyak pupuk di musim kering. Setelah trubus, dilakukan aplikasi 10 kg pupuk lengkap per 300 meter persegi atau 1  sendok makan per tanaman. Jika mungkin ditutup selapis tipis tanah.

 

Mawar

Ketika musim kemarau  lewat dan pertumbuhan baru trubus, terapkan  10 kg pupuk lengkap per 300 meter persegi atau 1 sendok makan per tanaman. Ulangi aplikasi ini setelah  4 sampai 6 minggu, tapi tidak dilakukan memasuki musim kering.

 

Sayur-sayuran

Sebelum masa tanam di awal musim penghujan, campurkan sekitar 30 kilogram pupuk lengkap (10-10-10) per 300 meter persegi. Sebar rata separuh dosis pada kedalaman 18 cm. Sebarkan separuh sisanya dengan kedalaman 10 cm. Dalam 3 sampai 4 minggu, susul dengan aplikasi pupuk nitrogen dosis ½ kg nitrogen per 300 meter persegi dan campur rata dengan olah tanah ringan. Untuk sayuran tahunan, seperti asparagus , dalam dua tahun pertama setelah tanam diberikan 5 sampai 10 kg pupuk lengkap sebelum tanaman tumbuh di awal musim hujan. Pada tahun ketiga dan selanjutnya, terapkan dosis yang sama setiap selesai panen dicampur rata pada kedalaman dangkal.

 

Buah-buahan dan Kacang-kacangan

Awalnya, dilakukan analisis tanah. Terapkan aplikasi pupuk lengkap jika kadar fosfor dan kalium rendah.  Jika tidak, aplikasikan pupuk nitrogen di awal musim hujan sebelum muncul bunga dengan dosis 150 gram setiap tahun hingga umur 4 tahun. Untuk pohon yang lebih tua, berikan 200 gram nitrogen per pohon per tahun di awal dan akhir musim hujan. Aplikasi dapat dilakukan dengan  cara sebar rata di permukaan tanah, kiri kanan baris atau sistim tugal. Tanah dianalisis setiap 5 tahun.

 

Buah-buahan Kecil

Untuk blueberi yang memerlukan pH 4.5 – 5.0, gunakan pupuk nitrogen (urea 45-0-0) di awal musim penghujan dengan dosis ½ kg per tanaman pada tiga tahun pertama setelah tanam. Meningkat menjadi 3 kg per tanaman hingga umur 8 tahun dan selanjutnya ¾ kg nitrogen per 300 meter persegi. Diperlukan analisis tanah sebelum tanam untuk menentukan nilai pH, kadar fosfor dan kalium.

Untuk raspberi, blackberi, dan anggur, diaplikasikan  50 gram urea per tanaman dan 200 gram urea setelah umur dua minggu setelah tanam. Dosis ditingkatkan menjadi ½ hingga ¾ kg per 300 meter persegi pada tahun kedua di musim hujan.

Untuk bedengan stroberi, sebarkan pupuk lengkap pada dosis 2.5 kg per 300 meter persegi sebelum tanam, dicampurkan ke tanah. Empat minggu setelah tanam, berikan pupuk lengkap pada dosis 10 kg per 300 meter persegi. Pada tahun kedua dan selanjutnya, berikan 5 kg pupuk lengkap pada akhir musim kemarau.

 

Tanaman Indoor

Kebanyakan medium tanah untuk tanaman indoor dicampur dengan pupuk.  Cek paket medium sebelum pemberian pupuk untuk menjaga anda tidak terjadi pupuk berlebihan.  Bila campuran medium tidak dipupuk,  sebelum tanam atau pindah tanam (repotting) campurkan pupuk ke dalam pot dan aduk rata. Bahan lambat lepas (slow-release materials) dapat pula digunakan dan sangat dianjurkan untuk tanaman rumah lambat tumbuh.  Waktu pemberian pupuk tanaman indoor yaitu sebelum fase pertumbuhan aktif.  Tanamn daun (foliage plants), pakis dan tanaman bunga dapat dipupuk sekali hingga dua kali sebulan dengan pupuk komplek, larut  air mutu 20-20-20 sesuai label. Bila tanaman mulai menguning selama fase pertumbuhan aktif, mungkin saatnya diberi bahan suplemen. Warna kuning bisa juga merupakan pertanda kelebihan air, problem utama dijumpai pada tanaman hias indoor. Ini dapat diatasi dengan menggunakan bahan larut air atau bahan lambat lepas (slow-release material) dan dicampur-rata pada tanah permukaan. Umumnya, tanaman indoor tidak memerlukan jumlah pupuk terlalu banyak dan aplikasi 2 atau 3 kali perlu dilakukan dalam periode tidak tumbuh (non-growth periods). Beberapa tanaman indoor seperti kaktus dan sukulen mengalami dorman di musim kemarau. Pada saat ini tidak diperlukan pemberian pupuk. Tunggu hingga musim penghujan tiba.

 

Sumber:

William T. Kemper,  Soil Fertility and Fertilizser, Fertilizing Ornamental Plants.  Missoury Botanical Garden, PO Box 299, St. Louis, MO 63166 – 0299, (0314) 577-5100, www.mobot.org.  Web:  missouri botanical garden.org.

 

06 JanEVALUASI CEPAT KESUBURAN TANAH

 

HortTech

 

EVALUASI CEPAT KESUBURAN TANAH

 

MENGGUNAKAN “KIT UJI CEPAT  TANAH (RAPID SOIL TEST KIT)”

  

Syekhfani

  

Hampir semua petani dan pekebun yang mengerti tentang tanah subur, mendambakan cara cepat mengetahui apakah tanah atau kebun mereka subur atau tidak.

Bila ada pertanyaan apakah tanah saya subur? Atau, apakah tanah saya sudah perlu dipupuk?

Secara berkelakar jawabnya:  tanyakan dong pada tanah dan tanaman!

Dijawab juga dengan kelakar:  sudah ditanyakan, tapi tidak ada jawaban!

Cari bantuan, “call a friend”!

Who is friend?

Laboratorium!

But, it is so expensive and too long time.

Ooo, minta cepat dan murah?!

Iya…

Jadi mereka butuh “Rapid Soil Test Kit”.

Apa ada??

Ada, sudah dikembangkan!

Contoh:

 

Lihat:  →

1. Gardening Articles: Care :: Soil, Water, & Fertilizer

Evaluating Home Soil Test Kits

(Artikel Berkebun: Perawatan :: Tanah, Air, & Pupuk

Evaluasi dengan Kit Uji Tanah Rumah Tangga)

Oleh:  Charlie Nardozzi

http://www.garden.org/subchannels/care/soil?q=show&id=2894

Pengujian tanah adalah penting untuk menentukan kesuburan dan kesehatan tanah. Apakah itu untuk mengetahui pH, nitrogen, fosfor, kalium, dan unsur hara lainnya untuk rumput, taman bunga , atau kebun sayur anda. Salah satu cara tercepat dan termudah untuk menguji tanah Anda adalah dengan menggunakan kit uji tanah yang tersedia secara komersial .

Para peneliti di University of CaliforniaDavis, menguji lima kit uji tanah tersedia di pasaran untuk mengetahui akurasinya dibandingkan dengan uji laboratorium profesional.

Para peneliti menemukan bahwa Lamotte Soil Tes Kit dan Rapitest Kit yang terbaik, dengan akurasi minimal 90 persen dalam kategori ini. Beberapa kit lebih akurat untuk unsur hara tertentu.

Sebagai contoh, unsur nitrogen yang paling akurat ditentukan oleh Rapitest dan Rapid Soil Test, dan pH oleh Lamotte Soil Test Kit. Unsur kalium akurasinya sama untuk semua kit kecuali Soil Kit.

Untuk informasi lebih lanjut tentang penelitian kit uji tanah ini, lihat: Hort Technology.

 

Lihat:  →

2. Accuracy Varies for Commercially Available Soil Test Kits Analyzing Nitrate–Nitrogen, Phosphorus, Potassium, and pH (Akurasi Berbagai Analisis Kit Uji Tanah Komersial untuk N-Nitrat, P, K, dan pH)

Oleh:

  1. Ben A. Faber,
  2. A. James Downer,
  3. Dirk Holstege and
  4. Maren J. Mochizuki

http://horttech.ashspublications.org/content/17/3/358.abstract

Ringkasan

Uji tanah merupakan komponen penting dalam program manajemen perharaan tanaman bagi petani, tukang kebun rumah tangga, dan tenaga penyuluh pertanian. Hasil uji 5 alat tes kolorimeter komersial dibandingkan dengan analisis laboratorium standar untuk nilai pH, dan kandungan nitrat-nitrogen (NO3), fosfor (P2O5), dan kalium (K2O) pada tanah Lempung berliat Salin dengan tiga periode pertanaman. Tingkat akurasi (frekuensi terhadap hasil analisis laboratorium) adalah menurut urutan sebagai berikut: La Motte Soil KitRapitestRapid SoiltestNitty-Gritty, dan Soil Kit berturut-turut 94%, 92%, 64%, 36%, dan 33%. NO3 adalah yang paling akurat ditentukan oleh Rapitest dan Rapid Soiltest, P2O5 dengan Rapitest, dan pH oleh La Motte Soil Kit. K2O menunjukkan akurasi yang sama untuk semua Soil Kit. Komposisi ekstraktan mungkin merupakan faktor penentu yang mempengaruhi keakuratan tes kit. Sebagai contoh, semua ekstraktan kit untuk K2O terdiri dari bahan kimia yang sama dan sesuai dengan analisis laboratorium yaitu 82%. Sebaliknya, kit menggunakan ekstraktan berbasis analisis asam NO3 lebih sering cocok dengan hasil analisis laboratorium dari kit menggunakan ekstraktan berbasis zinc (P ≤ 0,0001). La Motte Soil Kit memiliki jangkauan terbesar terhadap pH, sedangkan Rapitest relatif mudah digunakan dan ditafsirkan, merupakan pilihan praktis untuk tukang kebun rumah atau landscapers, keduanya lebih dari 90% akurat untuk jenis tanah ini. Meskipun batasan penting dari alat tes komersial adalah nilai perkiraan atau kategoris kandungan gizi (yaitu: rendah, sedang, tinggi), alat tes yang akurat dapat menunjukkan hasil yang cepat dan ekonomis untuk pengelolaan hara.

 

13 DecSOIL-Berkebun Stroberi (Gardening Strawberry)

 

Stroberi

 

BERKEBUN STOBERI

(GARDENING STRAWBERRIES)

Diposkan oleh:  Syekhfani

 

Berkebun stroberi (gardening strawberry),  memerlukan teknologi khusus apabila ingin dilakukan di Indonesia yang beriklim tropis, pada kondisi tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering;  karena tanaman stroberi aslinya berasal dari  daerah beriklim temperate (sedang).

Budidaya stroberi tergolong teknologi masukan tinggi (high input technology). Lihat → SOIL-Pertanian Organik Masukan Tinggi.

Teknis penanaman stoberi mulai dari perencanaan, persiapan, penanaman, perawatan, hingga persiapan tanam musim berikutnya, disajikan berikut:

Perencanaan

  • Rencanakan pertanaman di awal musim pertumbuhan yang tepat.
  • Stroberi merupakan tanaman sub-tropis yang tumbuh baik pada musim semi.  Namun, beberapa spesies telah beradaptasi baik dengan iklim tropika basah Indonesia.
  • Agar memperoleh hasil terbaik, sebaiknya disiapkan bedengan baru di tempat mana stroberi sudah berbuah. 

Persiapan

  • Pilih tempat yang memperoleh sinar matahari penuh dan drainase serta sirkulasi udara yang baik.
  • Terapkan pemberian pupuk lengkap seperti 5-10-10 (500 gram per 1.5 meter baris) sebelum tanam.

Penanaman

  • Jarak antar baris dalam bedengan adalah 4 meter.
  • Panjang akar tanaman baru tidak lebih dari 7.5 cm. Rendam akar dalam air selama sekitar satu jam sebelum tanam.
  • Atur jarak tanaman dalam baris 25 cm.
  • Buat lubang tanam cukup dalam sehingga seluruh akar tertimbun tanah, tetapi tajuk tidak tertimbun. Siram tanah seputar perakaran dengan sekitar 1/2 liter larutan pupuk diencerkan dengan air.

Perawatan

  • Tahun pertama, awal musim kemarau: Jaga bedengan agar bebas dari gulma. Seleksi bunga untuk calon buah dan dorong produksi buah yang sehat.
  • Akhir musim kemarau: 5 sampai 6 minggu setelah tanam, tanam tunas sebagai sulaman ditanam dalam baris dengan jarak 15 x 15 cm.
  • Akhir musim kemarau dan awal musim hujan: sebar pupuk di samping baris tanam dengan amonium nitrat (250 gram tiap 1.5 meter baris), 5-10-10 (1.25 kg per 1.5 meter baris), atau  pupuk kandang cair (50 sampai 100 ml per tanaman). Lakukan lagi 1 bulan kemudian.
  • Tahun kedua, akhir musim hujan: Hilangkan mulsa secara bertahap di musim hujan, tapi lindungi bunga dengan mulsa, jika diperlukan. Sediakan 1.5 cm air per minggu, mulai berbunga hingga panen.
  • Tutup bedengan dengan kain kasa atau jaring agar buah stroberi tidak dimakan burung.
  • Musim panas: Setelah panen tanaman bawah, hingga tanaman sulaman, siapkan bedengan  untuk tanaman baru musim berikutnya.

Panen

  • Buah beri akan matang sekitar 1 bulan setelah tanaman berbunga. Masa panen 2 sampai 3 minggu, tergantung masing-masing varietas.
  • Pilih buah yang segar dan mulus setiap 2 atau 3 hari. Hindari buah berujung hijau yang tidak sepenuhnya matang.
  • Ketika panen, jangan sisakan buah pada tanaman, karena mereka mendorong tanaman busuk.

 

Lihat: →  http://www.garden.org/foodguide/browse/fruit/strawberry/1231, dan

National Gardening Association 237.  Commerce St Suite 101, Willington, VT 05495 ©2013.