Archive for the 'Tata kota' Category

13 MarWordPress 4.2 Beta 1

WordPress 4.2 Beta 1 is now available!

This software is still in development, so we don’t recommend you run it on a production site. Consider setting up a test site just to play with the new version. To test WordPress 4.2, try the WordPress Beta Tester plugin (you’ll want “bleeding edge nightlies”). Or you can download the beta here (zip).

4.2 is due out next month, but to get there, we need your help testing what we’ve been working on:

  • Press This has been completely revamped to make sharing content from around the web easier than ever. The new workflow is mobile friendly, and we’d love for you to try it out on all of your devices. Navigate to the Tools screen in your WordPress backend to get started (#31373).
  • Browsing and switching installed themes has been added to the Customizer to make switching faster and more convenient. We’re especially interested to know if this helps streamline the process of setting up your site (#31303).
  • The workflow for updating and installing plugins just got more intuitive with the ability to install or update in-place from the Plugins screens. Try it out and let us know what you think! (#29820)
  • If you felt like emoji were starkly missing from your content toolbox, worry no more. We’ve added emoji support nearly everywhere, even post slugs  
                <!--
                <rdf:RDF xmlns:rdf= -->

11 DecSOIL-Tembok Hijau (Green Wall)

 

0. Tembok Luar Gedung Pertemuan

TEMBOK HIJAU

(GREEN WALL)

 

Tembok Hijau:  “Greening Wall: Ubah Fungsi, Ciptakan Nuansa Hijau”

 

Syekhfani

(foto-foto:  unduhan)

 

Tembok Hijau (Green Wall), rekayasa penciptaan model panorama  “mati” menjadi “hidup” bernuansa hijau menyegarkan;  saat ini sedang  tren di berbagai tempat dan negara, termasuk di negara kita.

Tembok  hijau (green wall), yaitu implikasi sistem “verticulture” (budidaya vertikal) memenuhi permukaan vertikal tembok/dinding gedung/bangunan dengan tanaman (merambat, menempel, menjalar, atau tumbuh pada media pot).

Verticulture memang tidak terlalu sulit dipahami;  yang rumit adalah teknik menjaga tanaman agar memenuhi syarat pertumbuhan  yang diperlukan (air, unsur hara, sinar matahari, ruang tempel, dan sebagainya).

Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengubah fungsi fasilitas dan properti yang dipunyai gedung atau bangunan tersebut (misalnya: pemanfaatan air buangan, penggunaan saluran irigasi/drainase,  dan sebagainya). Bisa dipertimbangkan penambahan teknik “fertigasi” (irrigation fertilzizer), pemberian pupuk melalui saluran irigasi.

Lokasi  Tembok Hijau (Green Wall):  Umumnya berada di pusat keramaian kota, sepanjang jalan layang, gedung olah raga (stadion), pusat perbelanjaan, hotel bertingkat, rumah kediaman, dan sebagainya.

 

1. Tembok Hotel Bertingkat

2. Tembok Luar Sepanjang Jalan

3. Tembok Luar Sekeliling Stadion

(1).  Tembok luar arah fasilitas umum (jalan raya, gedung pertemuan, gedung pertokoan, stadion olah-raga, gedung pertunjukan, dan lain-lain;

 

4. Tembok Emper Rumah

5. Tembok Dalam Kolam Renang

(2). Tembok dalam (balkon, emper, taman tertutup, kolam renang), dan

6. Tembok dalam Kamar Mandi

(3). Tembok dalam (ruang pertemuan, kamar mandi, dan sebagainya.

 

Tembok Hijau (Green Wall), mengubah nuansa “mati” menjadi “hidup”, rekayasa panorama buatan!

  

12 AugSOIL-Tata Lahan Kota III

 

TATA LAHAN KOTA ~ CITY LANDSCAPES

Internasional ~ Lapangan udara ~ Hijauan kota

 

Panorama:  Kota Jeddah

 

Foto-foto: Syekhfani

 

Sehari di kota Jedah, menjelang pulang ke tanah air, rombongan tour kami punya kesempatan berkeliling melakukan wisata kota menelusuri pantai Laut Merah.

Suatu hal yang mengagumkan, yaitu disaat memasuki kota Jeddah, kita disuguhi pemandangan panorama sepanjang jalan raya berupa kawasan gurun, sangat kontras dengan panorama hijauan kota dengan vegetasi seperti layaknya daerah tropis. Hanya bedanya, jenis tanaman di sini khas dominan pohon korma.

Seperti dikemukakan sebelumnya, kuncinya terletak pada “manajemen konservasi air”.  Lihat:  SOIL-Lahan Gurun Pasir →  Soil-tata-lahan-berpasir.

Berikut sekilas nuansa panorama tata lahan kota Jeddah:

0. Korma

Hijauan kota:  pohon korma

1. Hijauan Kota

Hijauan pohon tata lahan kota

2. Hijauan Trotoar

Hijauan tata lahan kota:  semak

3. Hijauan rumput

Hijauan tata lahan kota:  rumput

4. Pohon Korma

Hijauan tata lahan kota:  pohon korma dan rumput

5. Tanaman Hias Trotoar

Hijauan tata lahan kota:  semak tanaman hias

6. Pulau

Panorama laut

7. Air Mancur

Panorama semburan air

Tata Lahan Kota Jeddah, nuansa panorama tepi laut Merah!

25 JulSOIL-Sampah Kota

SAMPAH KOTA (PADAT) – MUNICIPAL SOLID WASTE

Tinjauan/Bahasan:  Syekhfani

 

Sampah Kota Padat (Municipal Solid Waste), sampah yang dikumpulkan dari lingkungan kota, berupa sampah berasal dari pemukimantamanjalan rayapasarpekantoran, dan sebagainya.

Melalui proses pengumpulan, sortiran, pemotongan, dan pengayakan, bisa diproses sebagai bahan baku kompos organik.

Proses pengomposan dapat dilakukan menggunakan metode tertentu sesuai pilihan pengompos. Lama pengomposan tergantung pada banyak faktor, antara lain:

  • Nilai rasio C : N, yang umumnya berkisar antara 25:1 hingga 90:1, tergantung jenis sisa bahan organik yang mendominasi bahan kompos.
  • Suhu dan kelembaban perlu dipertahankan agar stabil + 60oC dan 40-50% kapasitas lapang (field capacity).
  • Kondisi timbunan bahan kompos dijaga agar selalu aerobik (cukup udara).
  • Cacahan bahan kompos agar kurang dari 5 cm.
  • Umumnya volume kompos hasil proses pengomposan sekitar 50% volume bahan kompos asal.

T J Weerasinghe, T.J. dan Ratnayake, N. 1994. Composting of municipal solid waste, 20th WEDC Conference, Colombo, Sri Lanka. → “http://wedc.lboro.ac.uk/resources/conference/20/Weerasin.pdf

 2

 Tempat pembuangan akhir (TPA) Supit Urang, Malang

4

Penyortiran sampah padat

Lihat:  Observasi TPA Supit Urang, Mulyorejo, Malang →  Sampah-membawa-berkah-tpa-supit-urang

12 JunSOIL-Tata Lahan Kota II

 

PANORAMA – TATA LAHAN KOTA

 

Pelabuhan – Kota dagang/budaya/seni – Rekreasi

 

Panorama:  Kota Hongkong

 

Foto-foto: Syekhfani

 

Kota Hongkong, terkenal dengan panorama alam yang indah, pusat kegiatan seni perfilman dan perdagangan yang sangat ramai.

Memasuki kota Hongkong, terasa ada perpaduan antara laut, topografi berbukit, dan bangunan gedung bertingkat dalam keserasian yang memberikan kesan sempit,  padat tapi lapang (small, compact, but large).

Berada dua hari di Hongkong, rasanya masih banyak objek yang belum sempat dikunjungi dan dinikmati keberadaannya.

Berikut beberapa cuplikan panorama kota Hongkong:

 

1

Hongkong, perpaduan antara laut – bukit – gedung bertingkat

2

Gedung dan pemukiman

3

Bukit, pusat sarana rekreasi

4

Gedung di atas bukit

5

6

Hutan kota berlatar belakang gedung bertingkat

7

8

9

Monumen seni khas dan menarik

 

06 JunSOIL-Tata Lahan Kota I

  

PANORAMA – TATA LAHAN KOTA

Kampus – Kota – Taman Raja

Panorama:  Kota Seoul, Korea Selatan

Foto-foto: Syekhfani

 

Lahan kota:  kampus, kota, taman dan tempat rekreasi, merupakan tempat-tempat yang ditata secara arsitektur lanskap untuk menghasilkan wajah kota yang menarik dan mengesankan.

Selain memberikan kenyamanan dan gairah kerja bagi penduduk kota setempat, ia dapat pula menjadi daya tarik yang memberikan kesan khusus bagi wisatawan domestik maupun manca negara yang berkunjung.

Kondisi ekosistem hutan dan semak kota yang tertata indah memerlukan keahlian khusus bagi para ahli lanskap dan tata kota.  Kontribusi para ahli biologi, ekologi, hortikultura, silvikulltura, bahkan ahli tanah secara terpadu (integrated) dibutuhkan dalam manajemen pertamanan.

Penulis sempat merekam beberapa cuplik panorama kota Seoul, saat rombongan dari UB melakukan kunjungan  ke University of Korea dan Iwa Womens’ University, di Seoul beberapa waktu yang lalu.

 

1

 Jalan utama menuju kantor pusat University of Korea

2

Pot bunga, di sepanjang jalan utama menuju kantor pusat University of Korea

3

Taman, di depan kantor pusat University of Korea

4

Panorama, menuju luar kota arah barat Seoul, pandangan dari kampus University of Korea

5

Salah satu jalan dalam kampus Iwa Womens’ University

6

Panorama, dalam kota, latar belakang bukit dan hutan

7

Panorama, taman Raja, di bukit luar kota Seoul

8

Salah satu bagian dalam taman Raja dalam Kota Seoul