09 FebBufer Si Pengendali (Si Penyangga)

 

BUFER SI PENGENDALI (SI PENYANGGA)

Menyimpan dan Melepas

Syekhfani

 

Bufer (penyangga) si pengendali, ibarat saku baju tempat menyimpan benda-benda.

Bila kita memperoleh benda, masukkan ke dalam saku baju agar tidak hilang.

Saat benda  kita perlukan, saku dirogoh, ambil benda tersebut.

Bila tidak diperlukan, simpan lagi,  dan seterusnya.

Jadi, secara fungsional, saku baju adalah bufer (penyangga) tempat simpan-pakai benda.

Makin besar ukuran saku, maka makin banyak benda yang bisa disimpan di dalamnya;  berarti makin banyak pula stok benda tersebut untuk digunakan sewaktu-waktu.

 

Versi lain,

Saat dalam ruangan sempit penuh orang, napas kita sesak kekurangan udara segar. Sebaliknya, terlalu banyak udara (angin) kita bisa sakit (masuk angin). Diperlukan alat yang mampu mengatur sistem pergantian udara agar kita dapat bernapas dengan lega. > bufer udara

Bila tersedia reservoar (tandon air), yang secara otomatis dapat mengatur inlet dan outlet, maka  kebutuhan tanaman terhadap air menjadi terjamin. > bufer air

Stok dalam lemari atau gudang tempat penyimpanan makanan,  mengatur ketersediaan makanan dalam jangka tertentu. > bufer hara

Atap yang bisa dibuka dan ditutup agar cahaya matahari bisa memenuhi kebutuhan tanaman terhadap durasi dan intensitas cahaya sesuai dengan jenis tanaman. > bufer cahaya

Saat musim dingin kita butuh selimut tebal;  kalau tubuh terasa dingin selimut dipakai, saat gerah, selimut menyerap panas badan, suhu turun dan kita merasa nyaman. > bufer suhu

 

Bufer Tanah,

Fungsi tanah sebagai medium tumbuh tanaman adalah mengatur tata udara, air dan hara.

Manajemen penggunaan air (water use management), menjamin kebutuhan air setiap fase pertumbuhan.

Air mengisi ruang pori kosong, yang sebelumnya berisi udara. Jadi, manajemen penggunaan air berarti pula manajemen pengaturan udara.

Unsur hara tersedia bagi tanaman dalam bentuk ion (kation dan anion), melalui ikatan bufer yang dikenal sebagai “Kapasitas Tukar Ion (KTK, KTA)“. Bufer unsur hara adalah senyawa yang mempunyai kisi-kisi bermuatan positif dan negatif. Bufer hara utama dalam medium tanah ada liat dan bahan organik (muatan listrik pada liat dan bahan organik). Lihat: Modul Kestan (1.2. Tanah Sebagai Medium Tumbuh – Materi 2).

Makin banyak jumlah benda tersebut makin besar potensi bufernya bagi tanah.

 

Mekanisme?

Reaksi bolak balik

 

Bagaimana Mengukur Kemampuan Bufer?

Contoh:  bufer pH,

Dikondisikan sesuai dengan medium yang dibufer.  Pada tanah netral (pH 6 – 7), larutan bufer pH ditera (adjusted) pH 7.0. Pada tanah masam ditera pH 4.0.

Atau, larutan pengekstrak ditambah senyawa bersifat bufer, misalnya untuk pengekstrak unsur-unsur K, Ca, dan Mg digunakan pelarut BaCl2 + TEA (Tri Ethanol Amine).

Dalam menentukan kebutuhan kapur (lime requirement) untuk menetralkan efek Aluminium, metode Bufer-SMP (Shoemaker, McClean dan Pratt) menunjukkan keampuhannya dibandingkan dengan metode non-bufer.

 

21 JulSOIL-Nutrients Uptake

Nutrients uptake

NUTRIENTS UPTAKE

(SERAPAN UNSUR HARA)

 

Bahasan:  Syekhfani

 

Nutrients Uptake (Serapan unsur Hara) oleh tanaman adalah mekanisme masuknya unsur hara dari dalam tanah ke dalam jaringan tanaman.

  • Seperti diketahui bahwa sebagian besar nutrisi tanaman, selain karbon, hidrogen dan oksigen, diperoleh dari medium tanah. Sistem tanah merupakan triple phase: fase padat, cair dan gas. Fase-fase ini secara fisik terpisah. Unsur hara tanaman berada pada fase padat dan masuk ke sistem tanaman melalui fase cair: cairan tanah ke akar tanaman dan sel tumbuhan. Jalur ini dapat ditulis dalam bentuk persamaan: M (Solid) -> M (Solut) -> N (Akar) -> N (Tajuk);  di mana ‘M’ adalah unsur hara bergerak terus-menerus pada sistem tanah-tanaman dan ‘N’ adalah organ tanaman.
  • Pengoperasian sistem tergantung pada energi matahari melalui fotosintesis dan aktivitas metabolisme. Namun ini, merupakan pernyataan sederhana konsep fisik fenomena alam, tetapi harus diingat bahwa banyak proses fisika dan fisiko-kimia yang mempengaruhi reaksi di jalur tersebut. Sebenarnya transfer alami terjadi melalui bentuk ion larut dalam fase solut (fase cair). Akar tanaman mengambil unsur hara esensial dari tanah dalam bentuk ion. Ion-ion bermuatan positif disebut ‘kation‘ yang meliputi amonium (NH4+), kalium (K+), kalsium (Ca+ +), magnesium (Mg+ +), besi (Fe+ + +), seng (Zn+ +), dan sebagainya. Ion-ion bermuatan negatif disebut ‘anion‘ dan unsur hara esensial dalam bentuk anion meliputi nitrogen (NO3-), fosfor (H2PO4-), sulfur (SO4-), Khlor (Cl-), dan lain-lain.
  • Proses penyerapan hara oleh tanaman mengacu pada transfer ion dari unsur hara antar permukaan tanah dan permukaan akar ke dalam sel tanaman. Energi untuk proses ini diperoleh dari aktivitas metabolisme tanaman dan pada kondisi tidak terjadi serapan unsur hara. Penyerapan unsur hara melibatkan fenomena pertukaran ion. Permukaan akar, seperti juga tanah, bermuatan negatif dan berlangsung mekanisme pertukaran kation. Penyerapan unsur hara tanaman paling efisien terjadi pada jaringan akar muda, sehingga tanaman mempunyai kemampuan tumbuh dan memanjang (elongasi).
  • Lihat: → http://krishiworld.com/contribute-to-krishiworld/

Lihat:  Buku HHTAT – 2010 (Syekhfani)

1

2

Sistem hubungan antara TanahAkarTanaman

3

4

Gambar pergerakan hara tanah ke tanaman (atas), secara difusi (bawah)

5

Gambar jaringan selaput Mikoriza lebih intensif  (kiri), daripada hanya akar (kanan)