01 SepZat Allelopathy

*

PENGARUH ALELOPATI PADA PERTUMBUHAN TANAMAN

Tanaman Pagar – Tanaman Penutup Tanah

Syekhfani

Pengalaman sebagai pengelola lapangan (site manager) pada proyek penelitian “Nitrogen Manjemen Daerah Tropika Basah Indonesia” di PG Bungamayang, Lampung Utara antara tahun 1987 s/d 1989, menemukan beberapa indikasi adanya pengaruh negatif zat Alelopati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman budidaya pertanian.

Sistem Tanaman Penutup Tanah (Cover Cropping System):
• Di petak tanaman Eceng-eceng (Crotalaria anagyroides), pertumbuhan gulma Ilalang (Imperata cylindrica) tampak tertekan dan tidak tumbuh sesubur pada petak perlakuan tanaman penutup tanah lain; diduga akar tanaman Crotalaria anagyroides mengeluarkan ekskreasi zat Alelopati.

Fenomena pengaruh zat Alelopati terhadap pertumbuhan tanaman budidaya pertanian dan perkebunan dijumpai dalam buku: → BOOKS IN SOILS, PLANTS, AND THE ENVIRONMENT*)

Disebutkan bahwa pohon Eucalyptus secara khusus merupakan tumbuhan yang akarnya mengekskresikan zat Alelopati.

Cairan ekskresi (leachates) Eucalyptus, juga Acacia, mengurangi daya kecambah dan parameter pertumbuhan lain pada tanaman Jagung (Zea mays L.) dan Kacang Panjang (Phaseolus vulgaris L.). Hal ini merupakan bukti adanya pengaruh zat Alelopati.

Selain itu, ditunjukkan bahwa konsentrasi bakteri nitrifikasi (nitrifying bacteria) sangat rendah di bawah serasah perkebunan Eucalyptus.

Reaksi kimia zat Alelopati mempunyai salah satu faktor dari berbagai faktor yang berinteraksi di antara flora dan fauna dalam sistem tanah.

Oleh sebab itu, sifat perilaku zat Alelopati penting dipelajari dan diketahui dalam upaya pengembangan budidaya pertanian secara luas.

Lihat: Textbook

*) BOOKS IN SOILS, PLANTS, AND THE ENVIRONMENT

Editorial Board:
• Agricultural Engineering: Robert M. Peart, University of Florida, Gainesville
• Crops: Mohammad Pessarakli, University of Arizona, Tucson.
• Environment: Kenneth G. Cassman, University of Nebraska, Lincoln.
• Irrigation and Hydrology: Donald R. Nielsen, University of California, Davis.
• Microbiology: Jan Dirk van Elsas, Research Institute for Plant Protection, Wageningen, The Netherlands.
• Plants: L. David Kuykendall, U.S. Department of Agriculture, Beltsville, Maryland;
Kenneth B. Marcum, Arizona State University, Tempe.
• Soils: Jean-Marc Bollag, Pennsylvania State University, University Park; Tsuyoshi Miyazaki, University of Tokyo, Japan.