29 JunSOIL-Malformasi Bagian Tanaman


 

MALFORMASI – BENTUK TIDAK NORMAL

 

Bahasan/Foto-foto:  Syekhfani

 

Pertumbuhan: Anatomi – morfologi – fisiologi – genetik?

 

Malformasi (perubahan morfologi) bagian tanaman, seringkali kita jumpai pada tanaman di kebun atau lahan dan menarik perhatian karena tampil beda dengan bentuk normal  biasa.

Perubahan tersebut bisa disebabkan oleh berbagai mekanisme proses, seperti: anatomi, fisiologi; atau bahkan genetik. Atau akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

Secara anatomis, malformasi terjadi karena pertumbuhan sel, jaringan, organ, ataupun sistem organ dalam tubuh tanaman mengalami gangguan.

Secara fisiologis, malformasi bisa  disebabkan kekurangan, kelebihan, atau ketidak-imbangan senyawa metabolik, menyebabkan bentuk morfologi tanaman menjadi tidak sempurna.

Secara genetik, mutasi gene atau khromosom oleh berbagai faktor internal ataupun eksternal, bisa juga menjadi menyebabkan malformasi bagian tanaman.

Bagaimanapun, apakah malformsi terjadi secara individual ataupun interaksi di antara proses-proses tersebut, hal ini menarik untuk dikaji lebih lanjut.

Berikut disajikan contoh gambar malformasi bagian tanaman, meliputi daun, bunga, buah, atau tajuk.

 27062013511

Bunga Anthurium ganda, malformasi?

27112012068

Buah Delima merah tidak bulat, malformasi?

38

Daun Sansevieria mini bengkong, malformasi?

29062013528

Tajuk tanaman hias Nolina kerdil (kiri), normal (kanan), malformasi?

(catatan:  umur, morfologi saat awal pertumbuhan sama)