23 AugNatural Resources

PEMANFAATAN SUMBER ALAM BERLIMPAH

Recovery, Reduce, Reuse, Recycle

Syekhfani

Tuhan memberikan nikmat berlimpah untuk kehidupan di bumi ini. Hanya saja, kadang-kadang kita lupa menggali dan memanfaatkannya.

Namun, sumber alami tersebut perlu eksplorasi, eksploitasi dan prosessing agar menjadi tersedia dan dapat digunakan oleh tanaman.

Bila dibiarkan secara alami, maka diperlukan waktu pemecahan, perombakan atau pelapukan bahan induk (organik, batuan).

Salah satu faktor pendukung pertumbuhan dan produksi tanaman adalah unsur hara (di samping udara dan air), yang bersumber dari atmosfer, hidosfer dan lithosfer.

Sumber unsur hara alami berlimpah, antara lain yaitu:

Humus, → http://id.wikipedia.org/wiki/Humus, berupa hasil perombakan sisa biomas tumbuhan (dekomposisi) sisa vegetasi hutan dan semak belukar di seputar lahan pertanian.

1. Humus Hutan

Endapan Lumpur, berupa hasil proses erosi DAS hulu dan tengah yang mengendap di DAS hilir.

2. Lumpur Sungai

Sedimen lumpur sungai

Batuan lapuk, berupa hasil proses hancuran fisik batuan (panas-dingin, basah-kering) dalam iklim ekstrim (arid, humid) dan materi kasar erupsi gunung berapi:

3. Pasir Sungai

Sedimen pasir sungai

Abu Vulkan, abu pasca letusan gunung berapi:

4. Abu Gunung Berapi

Abu vulkan

Jangan sampai merusak lingkungan “Sumber Alami”!

27 JulSOIL-Rocks

 

ROCKS ~ BATU-BATUAN

Sumber Unsur Hara ~ Bahan Bangunan ~ Batu Permata

 

Bahasan:  Syekhfani

1. persebaran-lokasi-batuan

Rocks (Batu-batuan, Batuan), adalah benda alam berasal dari bumi (lithosfer) yang muncul di permukaan dalam berbagai: jenis, bentuk, komposisi, kekerasan, dan warna;  sehingga dapat berfungsi sebagai bahan pupuk (unsur hara), material bangunan, dan batu permata (perhiasan).

Jenis batuan dalam lithosfer adalah batuan beku, sedimen, dan metamorf  yang terbentuk dari proses yang berbeda.

Penyusun batuan adalah senyawa-senyawa anorganik maupun organik.  Pelapukan (weathering) batuan anorganik terjadi melalui proses mineralisasi, sedang pelapukan batuan organik melalui proses dekomposisi. Lama pelapukan tergantung jenis batuan, organisme, iklim, dan waktu;  yang akhirnya menjadi tanah (soil).

Batuan Sumber Unsur Hara:

Komposisi batuan menghasilkan 13 unsur hara esensial bagi tumbuhan (N, P, K, Ca, Mg ~ MAKRO, Fe, Mn, Cu, Zn, B, Mo Cl ~ MIKRO).

Contoh:

MAKRO

Nitrogen (N): Batuan organik

Sulfur (S):  Belerang

Fosfor (P): Apatit, Varisit, Strengit

Kalium (K): Lusit, Ortoklas, Sanidin, Muskovit

Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg): Kalsit, Magnesit, Dolomit

MIKRO

Besi (Fe), Mangan (Mn), Tembaga (Cu), Seng (Zn), Boron (B), Molibdenum (Mo), Khlor (Cl): batuan beku, batuan sedimen

Batuan beku: granit, diorit, grano-diorit

Batuan sedimen: kalsit, dolomit

 

Batuan Materi Bahan Bangunan: lihat → jenis batuan dan mineral di alam

2. batuan beku

Jenis Batuan

3. dekorasi-rumah-minimalis

Bahan bangunan 

 

Batuan Permata: Lihat → batu permata asli

Batuan organik:  berlian, amber, merjan, mutiara

Batuan anorganik: Silikat Amorf (Kalimaya), Tembaga Aluminium Fosfat Hidrat (Pirus), Korundum ~ Aluminium Oksida, Cr (Mirah); Aluminium Oksida,Ti,Fe (Safir)

 jenis-batu-permata - Copy

Batu permata