24 MayJamur Topi Anggur

BUDIDAYA DALAM MEDIA KOMPOS

Suatu Pengalaman yang Menarik

Kim Stoddart – September 2014

Dicuplik oleh: Syekhfani

Kim Stoddart terpesona dan bingung dengan dunia jamur:

Area Jamur Topi Anggur

Gambar 1. Area Jamur Topi Anggur

Ia telah bertahun-tahun membuat kompos cepat jadi, dengan cara memasukkan berbagai sampah rumah tangga menjadi “emas hitam” penyubur tanah.

Sampah limbah rumah tangga tersebut, meliputi: kulit buah dan sisa sayuran, sobekan kardus dan koran.

Namun, dia mengharap bahwa kompos cepat jadi tersebut mempunyai nilai tambah .

Bahan Kompos

Gambar 2. Bahan kompos

Kim Stoddart, selanjutnya mengupayakan agar sampah mengalami dekomposisi lebih baik dan cepat.

Hal tersebut dilakukan dengan cara menggali lubang dalam tanah, serta menambahkan bahan-bahan lain berupa rerumputan yang kaya unsur hara, menambahkan bahan hijau dan coklat, yang dalam proses dekomposisi menghasilkan panas.

Dia juga mencoba cara lain untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah berlanjut.

Dia pernah mendengar bahwa jamur topi anggur (Stropharia) – http://en.wikipedia.org/wiki/Stropharia_rugosoannulata
dapat dibudidayakan dengan baik dalam medium kompos, dan dia mencari sumber miseliumnya.

Kim Stoddart menghubungi Gary, pengusaha jamur untuk melihat apa yang dia lakukan dan untuk mengetahui lebih lanjut .

Ternyata budidaya jamur topi anggur merupakan bisnis yang menarik, meskipun rumit.

Apakah anda ingin mencoba ?

Bahan tulisan: → http://www.theguardian.com/lifeandstyle/gardening-blog/2014/sep/22/gardening-for-free-compost-mushrooms