08 FebAmeliorasi Kesuburan Tanah Apel

 


Rombeauty-Biasa-200x150[1]

 

AMELIORASI KESUBURAN TANAH APEL

 

Tanaman Apel ~ Musiman ~ Rompes

 

Syekhfani

 

Dalam budidaya tanaman apel, hara terangkut dalam jumlah banyak melalui panen buah diikuti rompesan daun (stimulasi pembungaan).

Oleh sebab itu diperlukan pemberian unsur hara melalui pemupukan secara rutin.

Evaluasi status hara dalam tanah dilakukan melalui analisis sifat kimia tanah saat selesai panen.

Contoh tanah dianalisis di Laboratorium Kimia Tanah. Lihat: → Laboratory: http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/files/2013/10/ANALISIS-SIFAT-KIMIA-TANAH.pdf

Interpretasi dan Rekomendasi:

Interpretasi

  • Data analisis contoh tanah:  Reaksi tanah (pH) kandungan C-organik, N-Total,  rasio C/N,  Kadar P, K, Na, Ca, dan Mg tersedia; Nilai Kapasitas Tukar Kation (KTK) dan Persentase Kejenuhan Basa (KB);  tekstur tanah.
  • Untuk budidaya tanaman apel memerlukan/belum/tidak tindakan ameliorasi tanah.

 

 Rekomendasi

Permberian bahan organik (Pupuk Kandang) dan pupuk anorganik (N, P, K, Ca, Mg, unsur mikro):

Awal musim hujan:

  • Bersamaan rompes daun (sebelum 3 minggu):  pupuk kandang (kg/pohon);  campuran Urea/ZA (g/pohon), dan Dolomit (g/pohon), lain-lain (g/pohon)
  • Melihat situasi buah,  yaitu bila buah lebat (2,5 – 3 bulan setelah rompes):   campuran Urea/ZA (g/pohon);  dan Dolomit (g/pohon).

Akhir musim hujan/awal musim kemarau:

  • Bersamaan rompes tidak diberi pupuk (tidak ada air).
  • Saat 2 – 3 bulan setelah rompes daun (ada air):  Urea (g/pohon);  dan Dolomit  (g/pohon).

-