16 FebEvaluasi Diri

Evaluasi Diri

APAKAH PERLU ADA PENILAIAN DIRI?

Wacana – Filosofi

Syekhfani

Harga diri*),

Apakah diri saya harus dihargai? Berapa nilainya? Apa gunanya?

Kalau saya dihargai, apa senang, gembira, bahagia?

Sebaliknya, kalau saya tidak dihargai: apa tidak senang, marah, tersinggung, atau dendam?

Andaikan seseorang yang menunjukkan sikap menghargai saya “apa adanya” atau “berlebihan”, apa saya yakin itu ikhlas menghargai, atau hanya basa-basi?

Dalam evaluasi proses “belajar-mengajar”, mahasiswa diminta mengevaluasi dosen “mengajar”, dari berbagai aspek.

Mahasiswa memberi nilai mutu A, B+, B, C+ … dst

Apakah sang dosen yang dinilai itu akan “mawas diri” atau akan melakukan “evaluasi diri”?

Lalu, apa mahasiswa yang menilai itu juga tidak perlu “mawas diri” atau “evaluasi diri”?

Kalau dosen dievaluasi, apakah juga mahasiswa tidak memerlukan evaluasi?

Bagaimana dengan fasilitas, sarana, dan prasarana belajar mengajar?

Dalam “ETIKA PROFESI”, dikenal istilah etika, norma, dan jati diri.

Etika profesional, mengenal adanya keseimbangan, keadilan, dan keikhlasan, dalam hubungan segitiga “ManusiaLingkungan (alam)Sang Pencipta“.

Kesimbangan menuju “KEADILAN, KEBAHAGIAAN“.

*)Lihat: → http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2014/11/09/harga-sebuah-diri/

31 OctPercent Saturation

Percent Base Saturation

JUMLAH EKIVALEN KATION PADA KTK TANAH

Dasar Perhitungan untuk Keseimbangan Kation

Syekhfani

Percent saturation, merupakan cara terbaik untuk mengevaluasi keseimbangan relatif unsur hara yang beragam dalam tanah pada Kapasitas Tukar Kation (KTK, =CEC, Cation Exchange Capacity).

Lihat: → http://en.wikipedia.org/wiki/Base-cation_saturation_ratio

Percent saturation, dihitung dengan cara membagi ekivalensi kation dengan KTK dan dinyatakan dalam persen (x 100).

Contoh: analisis contoh tanah menunjukkan nilai 2.51 me kemasaman (acidity)/100 g, 6.37 me Ca/100 g, 0.94 me Mg/100 g, 0.32 me K/100 g dan KTK 10.16 me/100 g.

Percent saturation, mengikuti perhitungan berikut:

% Kemasaman (Acidity) = 2.51 / 10.14 x 100 = 24.8 %

% Ca = 6.37 / 10.14 x 100 = 62.8 %

% Mg = 0.94 / 10.14 x 100 = 9.3 %

% K = 0.32 / 10.14 x 100 = 3.2 %

Hasil yang diperoleh tersebut dapat dijadikan dasar dalam menduga status unsur hara K, Ca, dan Mg dalam tanah.

Kisaran ideal kejenuhan Ca adalah 60-80% KTK tanah. Bila Ca lebih dari 80% KTK, ia tergolong berlebih.

Kisaran ideal kejenuhan Mg adalah 10-25% KTK. Magnesium disarankan untuk diberikan bila kejenuhan berada di bawah 15%, atau rasio % Mg terhadap % K kurang dari 2:1. Tingkat Magnesium berlebih bila mencapai 25% KTK.

Kisaran ideal kejenuhan K beragam untuk tanaman, tetapi secara tipikal adalah 3-5%.

Tingkat K berlebih bila berada di atas kisaran optimum tanaman. Level K tinggi bisa berkompestisi dengan Mg terhadap serapan oleh tanaman.

24 MarVisi, Misi dan Program

 

 KELAS ETIKA PROFESI

Episode

Syekhfani

 

Dalam kelas Etika Profesi, dosen dan mahasiswa berdiskusi serius:

Mahasiswa:  “Prof, seandainya saya jadi Presiden, bagaimana seharusnya saya melaksanakan tugas“?

Dosen:  “Tentukan dulu VISI anda;  jadi Presiden yang baik atau tidak baik“.

Mahasiswa:  “Tentu saja jadi Presiden yang baik“.

Dosen:  “Lakukan pekerjaan yang baik dan tidak baik“.

Mahasiswa:  “…?? Saya jadi bingung, Prof”.  Itu antagonis terhadap VISI jadi Presiden yang baik“.

Dosen:  “Bingung..?? Bagaimana anda dapat menilai hasil kerja anda itu baik atau tidak baik tanpa pernah melakukan keduanya?”.

Mahasiswa:  “Tetap saja saya bingung, Prof”.

Dosen:  “Anda kerjakan pekerjaan yang baik, lalu evaluasi;  kerjakan pula pekerjaan yang tidak baik, juga dievaluasi. Bagaimana bedanya? Mana yang lebih diterima dan dihargai rakyat? Lakukan pekerjaan yang akan diterima dan dihargai rakyat”.

Mahasiswa:  “Saya kurang paham konsep dasarnya”.

Dosen:  “Konsepnya:  untuk mencapai VISI dekati dengan MISI melalui PROGRAM yang di EVALUASI tingkat keberhasilannya”.

Mahasiswa:  “Oo.. begitu? Jelas sekarang Prof. Terima kasih atas wawasan yang profesional“.

Dosen:  “Sama-sama”.