27 AprPengalamanku

AKU2

SEBAGAI MANAJER LAPANGAN (FIELD MANAGER)

Penelitian di Lahan Kering Masam

Syekhfani

Begitu penulis selesai dalam melaksanakan studi di suatu Institut Pertanian terkenal di negeri ini, sesuai dengan perjanjian institusional yang tidak tertulis, setiap staf dosen yang pergi belajar ke luar kampus, setelah selesai harus segera kembali ke kampus untuk mengabdikan diri.

Penulis berkemas dan pulang ke kampus.

Namun, tampaknya waktu itu, kepulangan penulis belum disiapkan, sehingga masih punya waktu untuk mencari pengalaman lebih banyak.

Kesempatan tersebut penulis gunakan, antara lain mengikuti program mengatasi masalah lahan kering masam dan memberantas alang-alang.

Berikut secuplik pengalaman penulis sebagai nostalgia waktu lalu.

AKU ( Pos.doc)

24 JunUseful life (Hidup berguna)

useful life.JPG2

MENSYUKURI NIKMAT

Implentasi Kehidupan (suatu renungan)

Syekhfani

Nikmat yang diberikan oleh Sang Maha Pemberi kepada Manusia tidak terbatas; yaitu berupa hidup dan kehidupan.

Manusia diberi rejeki harta benda, kesehatan dan kemampuan untuk hidup di dunia ini; menjadi manusia hidup berguna, bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.

Bagaimana perilaku seseorang yang “hidup berguna” itu?

Ia menikmati, mensyukuri dan memelihara anugerah yang diterimanya dari Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang!

Bagaimana implementasinya?

Ia harus mampu bertanggung jawab atas pertanyaanNya:

Kamu apakan nikmat yang Kuberikan?

Tahukah kamu, bahwa sebagian dari nikmatKu itu adalah hak orang lain?

Apakah kamu memberikannya kepada mereka yang memerlukan?

Kuberi nikmat “Ilmu” dan “Pengetahuan”, apa tidak kamu berikan sebagian ilmu dan pengetahuan itu untuk orang lain yang membutuhkan?

Apa kamu takut ilmu pengetahuan itu akan berkurang?

Ketahuilah, kalau kamu berikan sebagian ilmu pengetahuan kamu itu dengan niat “amal” atas pertimbangan bersyukur kepadaKu, maka akan Aku lipat gandakan ilmu pengetahuan itu lebih banyak lagi!

Janganlah kamu bangga karena punya ilmu pengetahuan dan bahkan berpredikat “Ilmuan”.

Tidakkah kamu sadar bahwa ilmu pengetahuan yang kamu punyai itu tidak sebesar butir zarah bila dibandingkan dengan IlmuKu?

Jadi janganlah hendaknya kamu menyombongkan diri, dan jadikan ilmu pengetahuan itu berguna bagi hidup kamu dan juga hidup orang lain.

Bagikanlah sebagian ilmu anda dengan “IKHLAS“.

Be a useful life!

Mahasuci Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang!