21 AugDrought Impact

Kekeringan

UPAYA MENGATASI

Menyimpan Air – Amandemen Struktur Tanah – Manajemen Sistem Perakaran

Syekhfani

Masalah kekeringan menjadi faktor pembatas pertumbuhan dan produksi tanaman lahan kering (upland); hal ini sangat menentukan keberhasilan usaha budidaya tanaman di zona kering dan semi kering (arid, semi arid zone): seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan beberapa lokasi di Indonesia.

Oleh karena faktor irigasi menjadi sulit sehubungan dengan masalah teknis dan biaya, maka untuk mengantisipasi masalah kekeringan di Indonesia perlu dicarikan alternatif pemecahan.

Ada tiga faktor utama yang dapat menjadi pertimbangan dalam memecahkan masalah kekeringan, yaitu: simpanan air solum tanah, penetrasi akar,dan jenis serta sistem perakaran.

1. Menyimpan Air: daya simpan air (water holding capacity) dapat ditingkatkan melalui pengaturan porsi fraksi liat, debu, pasir (tekstur) dan pemberian bahan organik di zona perakaran,

2. Daya penetrasi akar: daya penetrasi akar diupayakan dengan cara peningkatan kemampuan akar menembus solum tanah, dan

3. Sistem perakaran: diversifikasi zona kedalaman perakaran diupayakan dengan cara peningkatan kemampuan akar menembus solum tanah dan memilih jenis tanaman dalam sistem pertanaman ganda (multiple cropping system).

Alternatif solusi

Lihat: → http://www.bewaterwise.com/drought.html