27 OctTanaman Dewandaru Dalam Pot (II)

0

TANAMAN DEWANDARU DALAM POT

Syekhfani

Pada posting pertama, telah diuraikan beberapa hal tentang tanaman Dewandaru, sebagai berikut:

Dewandaru dapat diartikan sebagai kayu “Pembawa Wahyu Dewa”.

Penulis memperoleh tanaman Dewandaru dalam pot dari penjual tanaman di wisata Gunung Kawi.

Dengan waktu, tanaman Dewandaru tumbuh baik, berbunga dan berbuah.

Karena ditumbuhkan dalam pot, maka tanaman tergolong Bonsai (kerdil), dengan system perakaran diikuti tajuk yang intensif.

Buah Dewandaru dengan bentuk buah bergerigi mirip buah Cereme (Cermai), bulat bintang, dikenal dengan nama Ciremai Londo, berbentuk mungil, cerah dan menarik , warnanya berubah bertingkat dari hijau, kuning, oranye dan merah sesuai dengan tingkat kematangannya.

Buah mentah berwarna hijau kekuningan, menjadi merah tua kalau sudah matang.

Berikut rekaman foto tanaman Dewandaru koleksi penulis (setelah di update):

1. Bunga

1. Bunga

2. Bunga dan Buah

2. Bunga dan Buah

3. Buah Setengah Matang

3. Buah Setengah Matang

4. Buah Matang

4. Buah Matang

5. Buah Mentah dan Matang

5. Buah Mentah dan Matang

6. Pot Setelah diperbesar dan Diberi Pupuk Kandang

6. Pot setelah diperbesar dan diberi pupuk kandang.

Dalam pemeliharaan tanaman Dewandaru dalam pot, diperlukan penyiraman dan pemberian unsur nutrisi.

Nutrisi pupuk N, P, dan K, serta unsur mikro diberikan dalam bentuk cairan ke medium tanah dalam pot, maupun melalui daun (foliar).

Tanaman Dewandaru dapat tumbuh pada medium pot ukuran terbatas yang kurang subur, namun setelah ukuran pot diperbesar dan medium ditingkatkan kesuburannya, maka perumbuhannya menjadi lebih cepat dan lebih menarik.

Ada orang yang menyenangi buah Dewandaru, meski rasanya agak getir apabila belum matang (ranum).

Namun apabila ranum,rasanya manis dan segar.

21 MayPohon Nangka Salak

TUMBUH DI TEPI PAGAR RUMAH

Syekhfani

Buah pohon Nagka Salak, tergolong ukuran kecil hingga sedang, bila matang mengeluarkan aroma segar harum bau Salak.

Daging buah tebal mirip buah Salak, agak renyah dan rasanya manis sedikit getir, tergolong berukuran kecil dibandingkan buah nangka umumnya, misalnya Nangka Bubur dari Klakah (Lumajang).

Penulis menanam pohon Nangka Salak di pinggir pagar tempat tinggal.

Pohon Nangka Salak koleksi ini, pernah menghasilkan hingga 15 buah, dari pangkal batang, cabang serta ranting, akibatnya seringkali cabang dan ranting patah diterpa angin atau dilanggar kendaraan truk yang lewat.

Rekaman foto Pohon Nangka Salak koleksi penulis, disajikan berikut:

1. Buah Pangkal Batang

1. Buah-Pangkal-Batang

2. Buah Tengah Batang

2. Buah-Tengah-Batang

3. Buah Ujung Batang

3.Buah-Ujung-Batang

4. Buah Cabang Tengah Ujung

4.Buah-Cabang-Tengah-Ujung

5. Buah Ranting Ujung

5.Buah-Ranting-Ujung

6. Tajuk Ujung Berbuah

6.Tajuk-Ujung-Berbuah

Lihat pula://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2015/08/10/dampak-el-nino/

31 JulTanaman Tomat Ceri

tomat-cherry1
tomat-cherry2

TUMBUH CEPAT DAN MENARIK!

Syekhfani

Tanaman tomat Ceri, salah satu jenis tanaman buah-sayur yang berbeda dengan jenis tanaman tomat buah-sayur biasa dijual sehari-hari.

Buah tomat ceri berbentuk bulat sebesar kelereng di bagian ruas-ruas batang bawah; tetapi di ruas lebih lebih atas dan bagian ujung, buah bentuknya lonjong.

kedua bentuk buah ini, matangnya tidak bersamaan, meskipun pada jarak waktu relatif singkat (dua hingga 3 hari).

Bila buah telah betul-betul masak, maka akan mudah gugur. Bentuk daun tomat ceri meruncing dan bila diremas aromanya khas yang lebih tajam dibandingkan dengan daun tomat umumnya.

Buah tomat ceri dikonsumsi langsung sebagai tomat buah, bumbu sayur, sambel, atau tujuan lain sesuai selera.

Selain itu, buah-buah tomat ceri tersusun dalam tangkai secara teratur, masak buah tidak serentak, dan warna buah masak merah mengkilat, menjadikan tanaman tomat ceri merupakan tanaman hias yang menarik.

*) Lihat: → http://rumahdanhijau.wordpress.com/2012/07/28/bertanam-tomat-ceri/.

Tanaman tomat Ceri mudah tumbuh dan cepat berbuah.

Penulis mengamati kecepatan tanaman tomat Ceri tumbuh dan berbuah dengan mencatat tanggal pengamatan. Hasilnya sebagai berikut:

1. 04-06-2014

1. 04-06-2014

2. 04-06-2014

2. 04-06-2014 (Close Up)

3. 04-06-2014

3. 04-06-2014 (Close Up)

4. 28-06-2014

4. 28-06-2014

5. 28-06-2014

5. 28-06-2014

6. 06-07-2014

6. 06-07-2014