11 AprBUAH KEPAYANG

BUAH Kepayang

(TRADISIONAL SERBA GUNA)

Sayur ~ Bumbu ~ Umpan

Syekhfani

Buah Kepayang [Kepayangkluwekkeluwekkeluak, atau  kluak  (Pangium edule  Reinw.  ex  Blumesuku Achariaceae, dulu dimasukkan dalam  Flacourtiaceae, adalah  Tumbuhan  pohon tumbuh liar atau setengah liar. Orang  Sunda  menyebutnya  picung  atau  Pucung  (begitu pula sebagian orang  Jawa Tengah) dan di  Toraja  disebut  pamarrasan)] → Kepayang

Termasuk buah langka berguna: Lihat →  SOIL-Buah Langka Berguna

Berikut buah “Kepayang” dari pohon, sayur, bumbu hingga umpan wuwu:

gambar (1)

Pohon Dan Buah, Besar, lonjong, seperti buah pohon mahoni (Mahogany), (gurihberacun, memabukkan )

  gambar (4)

Buah Tua, mengerut , mengeriput  dan pecah

gambar (3)

Buah Segar Tua, dibelah, berdaging, biji buah bahan yang dikonsumsi

(Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan lain lain)

  gambar (7) 

Daging buah, buah tua/setengah tua, berupa bahan sayur (picung Sunda)

gambar (6)

 Angen picung (Sunda), siap dinikmati

 sgambar (8)

 Buah Tua , Daging buah kering berminyak, dijadikan umpan  wuwu/bubu penangkap ikan (Semende, Sumatera Selatan)

Hidangan Rawon

Hidangan Rawon (bumbu kluwek), masakan Khas Jawa

 Buah Langka bernilai  gizi  Dan  Obat !

13 DecSOIL-Berkebun Stroberi (Gardening Strawberry)

 

Stroberi

 

BERKEBUN STOBERI

(GARDENING STRAWBERRIES)

Diposkan oleh:  Syekhfani

 

Berkebun stroberi (gardening strawberry),  memerlukan teknologi khusus apabila ingin dilakukan di Indonesia yang beriklim tropis, pada kondisi tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering;  karena tanaman stroberi aslinya berasal dari  daerah beriklim temperate (sedang).

Budidaya stroberi tergolong teknologi masukan tinggi (high input technology). Lihat → SOIL-Pertanian Organik Masukan Tinggi.

Teknis penanaman stoberi mulai dari perencanaan, persiapan, penanaman, perawatan, hingga persiapan tanam musim berikutnya, disajikan berikut:

Perencanaan

  • Rencanakan pertanaman di awal musim pertumbuhan yang tepat.
  • Stroberi merupakan tanaman sub-tropis yang tumbuh baik pada musim semi.  Namun, beberapa spesies telah beradaptasi baik dengan iklim tropika basah Indonesia.
  • Agar memperoleh hasil terbaik, sebaiknya disiapkan bedengan baru di tempat mana stroberi sudah berbuah. 

Persiapan

  • Pilih tempat yang memperoleh sinar matahari penuh dan drainase serta sirkulasi udara yang baik.
  • Terapkan pemberian pupuk lengkap seperti 5-10-10 (500 gram per 1.5 meter baris) sebelum tanam.

Penanaman

  • Jarak antar baris dalam bedengan adalah 4 meter.
  • Panjang akar tanaman baru tidak lebih dari 7.5 cm. Rendam akar dalam air selama sekitar satu jam sebelum tanam.
  • Atur jarak tanaman dalam baris 25 cm.
  • Buat lubang tanam cukup dalam sehingga seluruh akar tertimbun tanah, tetapi tajuk tidak tertimbun. Siram tanah seputar perakaran dengan sekitar 1/2 liter larutan pupuk diencerkan dengan air.

Perawatan

  • Tahun pertama, awal musim kemarau: Jaga bedengan agar bebas dari gulma. Seleksi bunga untuk calon buah dan dorong produksi buah yang sehat.
  • Akhir musim kemarau: 5 sampai 6 minggu setelah tanam, tanam tunas sebagai sulaman ditanam dalam baris dengan jarak 15 x 15 cm.
  • Akhir musim kemarau dan awal musim hujan: sebar pupuk di samping baris tanam dengan amonium nitrat (250 gram tiap 1.5 meter baris), 5-10-10 (1.25 kg per 1.5 meter baris), atau  pupuk kandang cair (50 sampai 100 ml per tanaman). Lakukan lagi 1 bulan kemudian.
  • Tahun kedua, akhir musim hujan: Hilangkan mulsa secara bertahap di musim hujan, tapi lindungi bunga dengan mulsa, jika diperlukan. Sediakan 1.5 cm air per minggu, mulai berbunga hingga panen.
  • Tutup bedengan dengan kain kasa atau jaring agar buah stroberi tidak dimakan burung.
  • Musim panas: Setelah panen tanaman bawah, hingga tanaman sulaman, siapkan bedengan  untuk tanaman baru musim berikutnya.

Panen

  • Buah beri akan matang sekitar 1 bulan setelah tanaman berbunga. Masa panen 2 sampai 3 minggu, tergantung masing-masing varietas.
  • Pilih buah yang segar dan mulus setiap 2 atau 3 hari. Hindari buah berujung hijau yang tidak sepenuhnya matang.
  • Ketika panen, jangan sisakan buah pada tanaman, karena mereka mendorong tanaman busuk.

 

Lihat: →  http://www.garden.org/foodguide/browse/fruit/strawberry/1231, dan

National Gardening Association 237.  Commerce St Suite 101, Willington, VT 05495 ©2013.

 

25 NovSOIL-Neem, Keponakan Botani Mahoni

 

NEEM – KEPONAKAN BOTANI MAHONI

 

Pohon – Potensial – Kontrol OPT

 

Diangkat oleh:  Syekhfani

 

Neem – Nimba (Azadirachta indica A. Juss – Meliaceae), kerabat dekat (keponakan) botani dari pohon Mahoni - a botanical causin of  Mahagany *),  asal dari India dan Burma, tinggi dan menyebar seperti ek dan berbunga putih harum manis. Dedaunan kompleks menyerupai Kenari,  berbuah lunak tampak dari jauh seperti Zaitun.  Berdaun sepanjang tahun sebagai pelindung, alasan utama mengapa sangat disukai di India. Di India ada  sekitar 18 juta pohon neem, berjejer di sepanjang tepi jalan atau bergerombol di sekitar pasar atau halaman belakang sebagai pelindung terik  matahari. Sekarang neem tersebar luas di banyak negara.

Nama botani sebelumnya adalah Melia indica dan M. azadirachta, nama-nama tersebut rancu dengan M. azedarach, pohon Asia Barat yang disebut Persian lilac, bakain, dharak, atau chinaberry;  dikenal ada 15 spesies.

 

Deskripsi

Pohon Neem termasuk evergreen (selalu hijau, tidak rontok) yang dapat tumbuh mencapai tinggi 30 meter dan jari-jari tajuk 2.5 meter. Penyebaran arah cabang membentuk tajuk bundar dengan keliling mencapai 20 meter.  Daunnya tidak rontok kecuali kondisi sangat kering. Batangnya relatif lurus dengan tebal kulit sedang. Sistem perakaran dalam  dan bila kulit batang terganggu mengeluarkan getah yang mengering di lokasi setempat.

 

0

Tajuk Neem berbunga

1

Buah Neem

251120131223-001

Morfologi daun dan buah Neem

Kegunaan:

Salah satu kelebihan Neem adalah ia mampu berfungsi sebagai kontrol OPT pertanian, sebagai pestisida alami, mengontrol OPT tanpa membahayakan tumbuhan, hewan dan manusia. Beberapa ahli entomologi mutakhir menyimpulkan Neem memiliki keampuhan mengontrol OPT  dalam menuju era baru yang aman.

Adanya senyawa azadirachtin, mempengaruhi metamorfose larva. Ia membiarkan larva hidup berkembang menjadi pupa, yang sampai mati tidak dapat menghasilkan keturunan (mandul).

Senyawa Neem lain, salannin, mempunyai daya repellent, yang mengontrol banyak insek sebelum merusak tanaman.

Langkah ke Depan:

Bila Neem ditempatkan sejajar dengan masalah  global lainnya (erosi, desertifikasi, deforestrasi, dan lambat laun menyangkut peningkatan populasi penduduk) maka sudah pada tempatnya kalau pengembangan terhadap Neem dijadikan salah satu alternatif yang harus dilakukan dalam mengatasi masalah global.

 

251120131221-001

 

 

 

 

 

 

 

*)NEEEM, 1992.  A Tree For Solving Global Problems. Report of an Ad Hoc Panel of the Board on Science and Technology for International Development, National Reaseach Council. National Academy Press, Washington D.C., 139 p.

Lihat pula:  →  http://en.wikipedia.org/wiki/Azadirachta_indica


02 NovSOIL-Wana – Tani (Kehutanan – Pertanian)

 

1

 

WANA – TANI (KEHUTANAN – PERTANIAN)

 

Hutan Kurang Produktif dijadikan Pertanian Intensif?

 

Bahasan – Foto-foto:  Syekhfani

 

Banyak hutan menjadi tidak berfungsi optimal karena berbagai faktor, seperti misalnya:  perubahan hutan alami menjadi hutan produksi, konversi lahan hutan menjadi lahan pertaniankondisi lahan yang tidak mendukung pertumbuhan hutan yang baik, dan lain-lain.

Namun demikian, apapun alasannya, bila lahan hutan ingin diubah menjadi lahan pertanian, maka harus dilakukan dengan baik, teliti dan terprogram.

Sebelum hutan dibuka untuk lahan pertanian intensif, diperlukan persiapan-persiapan meliputi benihpersemaianpertanamanpemeliharaan, hingga  upaya keberlanjutan hasil.

Bagaimanapun, suatu perubahan sistem memerlukan kondisi-kondisi spesifik dalam hal proses adaptasi lingkungan pertumbuhan tanaman.

Dari aspek kesuburan tanah meliputi:  faktor-faktor kesuburan potensialaktualreklamasiamandeman ataupun ameliorasi;  semuanya dikemas dalam suatu paket teknologi.

Gambar-gambar berikut disajikan sebagai contoh langkah-langkah yang dilakukan dari pembukaan hutan hingga pertanaman komoditas pertanian.

 2Pembukaan hutan sekunder untuk lahan penelitian

3

Pengeringan biomas sehabis pembersihan lahan (land clearing)

4

Lahan hutan sekunder dibuka, dipersiapkan untuk dijadikan lahan pertanian intensif

5

Saat hujan, sebagian unsur hara larut dalam air (terutama basa-basa K, Ca, Mg)

6

Tanaman kacang tunggak (cowpea) siap dipanen sebagai sumber benih

7

Tanaman ubikayu siap dipanen, batang ubikayu digunakan sebagai sumber bibit

8

Batang ubikayu disusun rapi untuk digunakan sebagai stek

9 (2)

Pertanaman ubikayu monokultur

9b

Ubikayu tumpangsasi dengan padi gogo

9a

Ubikayu tumpangsari dengan jagung

11 (2)

Ubikayu tumpangsari dengan kedelai

9e

Koleksi benih mukuna

10

Bibit kaliandra untuk tanaman pagar (alley crop)

14

Kerangkeng kayu tempat adaptasi bibit (sekitar 70% cahaya masuk)

15

Lahan siap untuk pertanaman komoditi pertanian

16

Pembersihan lahan sebelum ditanami

14 (2)

Penanaman bibit tanaman pohon danbibit tanaman penutup tanah langsung di lahan

menggunakan tali pengatur jarak tanam

15

16

Penyiapan tanaman pagar (hedgerows crop)

16

Sistem tanaman pagar (hedgerows/alley cropping system) - (belakang), dan

Sistem penutup tanah (cover cropping system) – (depan)

 

27 OctSOIL-Budidaya Tomat Tanpa Tanah

 


1

 

BUDIDAYA TOMAT TANPA TANAH

(TOMATO SOILLESS CULTURE)

 

Diangkat oleh:  Syekhfani

 

Anda punya keinginan untuk memperoleh keuntungan melalui usaha budidaya tomat tanpa tanah?

Bila iya, metode budidaya tanpa tanah bisa memberikan hasil lebih tinggi dibandingkan budidaya sistim tanah!

Hal yang menyenangkan adalah sistim ini lebih mudah dikontrol (baik medium maupun OPT).

Tanaman tanpa tanah bisa ditumbuhkan dalam kantong plastik polietilen UV  (kapasitas 2 – 5 galon) sebagai wadah medium yang diberi larutan nutrisi melalui irigasi tetes (drop irrigation). Kantong polietilen harus tebal dan kuat agar dapat bertahan selama masa pertumbuhan (bisa diperoleh di toko pertanian).

Medium terlebih dulu dipasteurisasi agar tidak terserang OPT.

Bahan medium bisa berupa gambut/vermiculite, serbuk gergaji, rockwool, sekam padi, kulit pinus, sekam kacang, atau campuran salah satu dari mereka.

Budidaya dalam polibag cocok untuk tanaman tegak dan menjalar seperti tomat, mentimun, dan paprika.

Beberapa kendala yang mungkin ditemui antara lain yaitu:  pengendapan senyawa dalam larutan atau bocor dan mencemari lantai rumah kaca. Alternatif solusi:  menyiapkan formulasi khusus campuran pot organik.

Lihat:  →  http://www.douggreensgarden.com/containertomatogardening.html

 

11

 

Skema Budidaya Tanpa Tanah

 

1

3

4

7 (2)

6

7

8

10

Tampilan Tanaman Tomat pada Budidaya Tanpa Tanah

(Google images)

  

Budidaya Tanaman Tanpa Tanah, pilihan Usaha Menguntungkan!

 

16 SepSOIL-Pumpkins

3

  

LABU KUNING ~ YELLOW PUMPKINS

 

Unik ~  Menarik ~ Multi Guna

Diangkat oleh:  Syekhfani

 

Labu kuning (yellow pumpkins), termasuk kategori tanaman sayuran atau buahan-sayur yang berfungsi ganda (multiple  function):  kudapan, sayuran, manisan, kue, dan sebagainya. Labu kuning sangat populer untuk properti perayaan Halloween;  tetapi banyak pula jenis labu kuning digunakan untuk sup dan rebusan musim dingin.

 

Deskripsi:
Pumpkins (Cucurbita spp – Cucurbitaceae) termasuk tanaman klasik dan dijumpai di banyak negara.  Beberapa yang terbaik dipilih untuk ukiran  jack-o-lantern, atau untuk masakan;  dan yang lain sebagai camilan (bijinya yang lezat).

Pemilihan Lokasi:
Pilih tempat dengan matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Siapkan bedengan dengan menggunakan garpu untuk menggemburkan tanah hingga kedalaman 12 sampai 15 inci, lalu campurkan kompos pada kedalaman 2 – 4 inci.

Pembudidayaan:
Tanam enam benih sedalam 1 inci dalam lingkaran sekitar 2 kaki. Diameter lingkaran 2 sampai 3 kaki terpisah dalam baris 6 sampai 8 meter. Tutup benih dengan tanah. Lakukan pindah 2-3 tanaman per lingkaran saat tanaman memiliki sekitar enam daun.

Lihat → http://randallpowell8.wordpress.com/2013/05/11/labu-kuning/

 

Halloween:

Pumpkins yang biasanya diukir berbentuk lentera hias disebut  jack-o’-lantern untuk musim Halloween di Amerika Utara. Di Amerika Serikat, pumpkins diukir saat awal musim panen, lama sebelum itu menjadi lambang Halloween[ 37 ] Di tahun 1900, dari sebuah artikel melaporkan bahwa pada hiburan Thanksgiving direkomendasikan untuk menyalakan jack-o’-lantern sebagai bagian dari perayaan yang mendorong anak-anak dan keluarga bergabung bersama-sama dalam membuat sendiri jack-o’-lentera[ 37 ]

Lihat →  http://en.wikipedia.org/wiki/Pumpkin

7

Lahan kebun pumpkin

1

Tanaman pumpkins di kebun

2

Bunga pumpkin

Male_and_Female_Pumpkin_Flowers

Bunga jantan dan betina pumpkin

4

Dekorasi halloween

5

Kue pumpkin

6

Biji pumpkin (camilan)

21 AugSOIL-Manajemen Padang Rumput

 


MANAJEMEN PADANG RUMPUT

(LAWN MANAGEMENT)

Tinjauan:  Syekhfani

 

images (4)

Padang rumput (lawn), multi fungsi antara lain, yaitu:  tata hijauan kotapanorama taman alam atau buatan, padang rumput pakan ternak, lapangan sepak bola, lapangan golf, dan sebagainya.

Faktor pertumbuhan tanaman rumput, seperti tanaman umumnya tergantung pada:  tanahjenis tanamaniklim, dan pengelolalaan. Agar tanaman tetap hijausehat dan indah, serta berfungsi optimal diperlukan manajemen yang benar.

Berikut, tinjauan terhadap 8 cara perawatan agar padang rumput tetap hijau oleh NOFA-VT Vegetable Technical Assistance Program.

 

Eight Ways to Put Green Into Lawn Care

http://nofavt.org/assets/files/pdf/LawnCare.pdf

 

Wendy Sue Harper, Ph.D.

NOFA-VT Vegetable Technical Assistance Program Coordinator

Pendahuluan

Bahwa padang rumput di US sangat luas yaitu sekitar 49,421 mil persegi. 1

Dalam hal ini padang rumput (32 juta akre), termasuk perumahan, padang rumput komersil, padang golf, dan lain-lain;  dianggap merupakan lahan irigasi terluas di US (menurut Cristina Milesi, seorang ilmuwan penelitian NASA).

Hasil penelitian  Colleen Hickey (Educational and Outreach Coordinator of the Lake Champlain Basin Program), sebagian besar fosfor memasuki danau kini berasal dari sumber perkotaan bukan pedesaan, dan penelitian yang dilakukan di University of Vermont menunjukkan bahwa 75% padang rumput di Chittenden County tidak memerlukan pupuk fosfor, kususnya di bagian timur laut.

Fosfor dan pestisida bila masuk ke perairan akan menjadi masalah.  Oleh sebab itu, agar tidak terjadi pencemaran maka manajemen padang rumput berikut ini perlu diperhatikan.

1) Melakukan uji dasar Kompos dan Pupuk:

Agar tidak terjadi kelebihan pupuk fosfor, lakukan uji tanah dasar terhadap kompos dan pupuk.  Berikan pupuk dan kapur berdasar pada hasil uji  tersebut.  Gunakan pupuk fosfor terselimut organik berkadar rendah.

Aplikasi pupuk kompos yang di sebarkan di permukaan rumput setebal  ¼ inci, akan memperbaiki lingkungan fisik, kimia, dan biologi tanah bagi pertumbuhan tanaman;  yang akan menambahkan mikroorganisme, aksi pupuk  lambat tersedia (slow-release fertilizer), membantu pengomposan dan mencegah pemadatan struktur tanah. Penelitian di Cornell University menunjukkan bahwa pemupukan kompos N dapat menekan beberapa penyakit jamur tanah.2

Pencegahan  berlangsung setidaknya 30 hari. Kompos teh juga dapat diterapkan untuk menekan beberapa penyakit jamur.

2) Membiarkan Potongan Rumput di Padang Rumput:

Hal ini akan mengurangi biaya maupun bahan bakar. Dalam potongan rumput ada sekitar 50% pupuk nitrogen yang diberikan atau sekitar 2 lbs nitrogen per 1000 square feet per tahun, berarti mengurangi sekitar sepertiga kebutuhan pupuk N. 3

Potongan rumput mengandung fosfor, karena itu harus dikelola dengan baik. Saat memotong dengan mesin, potongan harus selalu dikembalikan ke lahan, hindari penyebaran ke permukaan kedap air, seperti jalan masuk dan jalan-jalan di lapangan. Ini membantu menjaga agar fosfor tidak masuk aliran sungai. Jika potongan rumput terlalu tebal, maka Anda dapat mengomposkan dan mengembalikannya ke lahan.

3) Memotong Rumput pada Ukuran  yang Benar:

Atur ketinggian potong setidaknya 3 inci. Ukuran ini memberikan kontribusi agar rumput menutupi  gulma yang menyukai sinar matahari, membantu rumput tetap tegar dan lembab, serta mendorong pertumbuhan akar yang baik.4

Hindari memotong lebih hingga tinggal 1/3 tinggi rumput. Lebih baik potong pada ketinggian  dengan pisau yang distel pada 3 inci. Memotong rumput lebih tinggal sepertiga melemahkan rumput dan mengurangi kemampuannya menghasilkan hara dan energi. Jika Anda mengatur mesin pemotong Anda pada 3 inci, maka rumput terpotong setebal 4,5 inci. 4

4) Pastikan Pisau Potong selalu Tajam:

Pisau yang tajam membantu mesin potong dan rumput, mengurangi stres dan menurunkan masalah penyakit tanaman,  juga membantu efisiensi kerja mesin potong mengurangi getaran, umur mesin, dan penggunaan bahan bakar. 2

5) Tanam Ulang Benih Rumput Setiap Tahun:

Tanaman rumput yang tumbuh sehat dan tebal mengundang pertumbuhan gulma.  Sebagian rumput mati setiap tahun, sehingga  penting untuk melakukan tebar ulang benih sekali dalam setahun.  Dapat digunakan  campuran mengandung rumput dan kacang-kacangan tahunan, seperti digunakan oleh Mix Konservasi Vermont.  Campuran ini mentolerir berbagai kondisi tanah dan kondisi cahaya dari matahari penuh untuk naungan parsial. Hal ini juga mengandung ryegrass tahunan, yang mencegah gulma yang berkecambah dan tumbuh cepat. Endofit rumput ini mengandung jamur yang secara alami hidup bersimbiosis dengan rumput. Racun alami jamur membantu melindungi rumput dari stres lingkungan, penyakit, dan serangga pemakan daun.

6) Kelola pada Penggunaan Air Minimal:

Rumput Anda membutuhkan sekitar 1 inci air per minggu. 2, 4

Sebuah alat pengukur hujan sederhana akan memungkinkan Anda untuk menentukan curah hujan mingguan. Menyediakan jaminan kekeringan untuk rumput dengan pemupukan N dengan kompos. Penambahan kompos meningkatkan kapasitas pegang (waterholding capacity) tanah dan menyediakan kelembaban rumput. Kapasitas pegang air oleh humus 4 sampai 5 kali lebih tinggi dari pada liat. Dalam kondisi kekeringan warna berubah menjadi coklat, tetapi akan hijau dan tumbuh kembali begitu air tersedia. Rencanakan pemberian air seminggu sekali pada pagi hari. Hindari kelebihan air untuk mencegah insiden penyakit jamur.

7) Gunakan Manajemen Pencegahan Hama Penyakit:

Biodiversitas padang rumput kurang rentan terhadap hama. Padang rumput ideal adalah padang rumput bunga dengan segala macam bunga pendek misalnya aster kecil dan merah.5

Pertahanan terbaik terhadap hama-serangga, penyakit, atau gulma adalah pengembangan diversifikasi, rumput sehat yang dikelola dengan baik merupakan tindakan pencegahan. Untuk mengatasi masalah hama, identifikasi yang tepat adalah penting. Ada beberapa pestisida biologi, botani atau herbal digunakan untuk kontrol organik.  Lihat dokumen Barbara Bellows untuk pertumbuhan berkelanjutan.2

Selalu ikuti petunjuk pada label dan gunakan pakaian pelindung yang sesuai.

8) Kurangi Penggunaan Bahan Bakar dan Emisi Karbondioksida:

Pertimbangkan mengurangi luasan padang rumput Anda, gantikan rumput dengan tanaman lanskap lain, dan rancang luasan rumput untuk meminimalkan penggunaan bahan bakar. Banyak tanaman lanskap penutup tanah yang indah dan tahunan menambah tekstur, warna, dan kontras halaman Anda. Pertimbangkan menggunakan mesin pemotong mekanik atau sabit dorong menggunakan energi manusia bukan minyak bumi untuk mengurangi emisi karbon dioksida. 6

Sebagian besar pemilik tanaman di Amerika, mengikuti praktek sederhana tapi nyata yang dapat membantu Anda, Vermont, sehingga US memiliki air bersih dan tanaman rumput hijau.

Terima kasih khususnya kepada Dr Sid Bosworth, Associate Professor Agronomi, Universitas Vermont untuk sarannya yang bijaksana.

 

Referensi dan Sumber:

1. Lindsey, Rebecca. 2005. Looking for Lawns. NASA, Earth Observatory. http://eobglossary.gsfc.nasa.gov/Study/Lawn/printall.php

2. Bellows, Barbara. 2003. Sustainable Turf Care: Horticulture Systems Guide. http://attar.ncat.org/atta-pub/turfcare.html

3. Bosworth, Sid. 2004. Nitrogen and Lawns. http://www.uvm.edu/~uvmext/programs/home/lawns/

downloads/oh80.pdf

4. Organic Lawn Care Committee of Connecticut and Massachusetts. 2006. Golden Rules of Organic Land Care. http://www.organiclandcare.net/articles/GoldenRules.php

5. Schultz, Warren. 1989. The Chemical-Free Lawn. Rodale Press. Emmaus, PA.

6. Bosworth, Sid. 2008. Personal Communication.

 

09 AugSOIL-Perkebunan Teh

 

PERKEBUNAN TEH ~ TEA PLANTATION

Aktivitas ~ Rutinitas ~ Teknis Budidaya

Bahasan/Foto-foto:  Syekhfani

 

Perkebunan teh (tea plantation), salah satu komoditi nasional yang menjadi andalan negara kita sejak lama.

Perkebunan teh terutama dibudidayakan di daerah pegunungan dengan topografi datar, berombak, bergelombang, berbukit, bahkan bergunung.  Jenis tanah umumnya adalah Andisol atau Entisol, bereaksi agak masam hingga netral.  Suhu malam dan siang berbeda dengan nyata.  Tanaman teh tergolong Calcifuge (tidak senang kapur) dan menghendaki tanah agak masam hingga masam.

Pemeliharaan tanaman teh meliputi:  pemangkasan, pemupukan, dan penyemprotan hama penyakit. Pucuk teh dipetik setiap jangka waktu 5 hingga 7 hari, tergantung kecepatan tumbuh pucuk.  Pekerjaan dilakukan oleh pemetik teh yang mempunyai keahlian khusus di bawah koordinasi mandor dan kepala kebun.

Perkebunan teh mempunyai nuansa khas, kebersamaan, rutinitas,  jadwal kerja yang disiplin dan ketat, dan yang tak kalah menarik adalah panorama perkebunan yang indah dan mengesankan.

 1

Perkebunan teh, topografi berombak hingga berbukit

3

Pekerjaan rutin, memetik teh

4

Pekerja pemetik pucuk, didampingi mandor kebun

5

Pekerja penyemprot hama penyakit, didampingi mandor kebun

6

Kebun teh baru dipangkas bentuk tajuk

 7

Pekerja pemupukan tanaman teh, pupuk NPK setelah dicampur siap diaplikasikan

10

Panorama perkebunan teh, relaks mencari ikan di balong saat libur kerja

Perkebunan teh merupakan aset  nasional yang selalu dapat diandalkan!

10 JulSOIL-Favorite Fruit Crops

 

STRAWBERRY

(STROBERI)

0

Ulasan/Foto-foto:  Syekhfani

 

Tanaman Stroberi, dikenal oleh semua tingkatan umur:  anak-anak, remaja, maupun dewasa.

Stroberi adalah tanaman menjuntai, cepat tumbuh, dengan untaian bunga putih mungil, dan warna buah hijau, putih, merah (sesuai umur buah).

Stroberi tampil cantik dan eksotik, seringkali menjadi inspirasi kreasi gambar, sulaman, atau pakaian dan property berbagai jenis (dompet, tas, sepatu, payung dan sebagainya);  terutama bernuansa anak-anak dan remaja.

Taman rekreasi pun seringkali dilengkapi dengan kebun, bedengan atau pot tanaman stroberi.

Secara umum, stroberi termasuk jenis komoditi industri bahan baku kue dan minuman (cake & beverage), sebagai sumber vitamin dan mineral.

Tanaman stroberi tumbuh baik pada ketinggian di atas 500 meter dari permukaan laut;  jenis tanah berlempung (loamy), reaksi (pH) agak masam hingga netral, porous dan kaya bahan organik dan unsur mineral.

 

2

Buah stroberi matang

3

Pot stroberi (bantalan)

4

Pot stroberi (gantung)

5

Kebun stroberi (bedengan)

 

03 JulSOIL-Onfarm Paddy

 

ONFARM PADDY SOILS

(LAHAN SAWAH) 

 

Syekhfani

 

Onfarm paddy soils (lahan sawah),  adalah praktek petani di lahan sawah mulai dari pengolahan tanah, pengairan, persemaian benih, penanaman, penyiangan, pemupukan, penyemprotan hama, hingga panen.

Di Indonesia, praktek petani di lahan sawah umumnya masih bersifat tradisional berhubungan dengan sistem pemilikan lahan yang relatif sempit (gurem), yaitu sekitar 0.2 hingga 0.5 hektar per keluarga.

Oleh sebab itu, peralatan (maintenance) yang digunakanpun masih bersifat tradisional seperti misalnya: cangkul, bajak, garu, sabit, dan sebagainya, dibantu hewan seperti kerbau dan sapi.

Namun, untuk mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja, seringkali petani menggunakan bantuan alat mekanisasi sederhana, seperti traktor tangan (hand tractor).

Bagaimanapun, lahan sawah terbukti merupakan sistem pertanian tradisional yang berlanjut (sustainable) di Asia Tenggara.

Berikut disajikan gambar menampilkan praktek petani di lahan sawah tradisional.

00

Berangkat ke sawah menjelang matahari terbit

0

Pulang dari sawah menjelang matahari terbenam

1a

1b

Membajak bantuan kerbau

1e

Membajak menggunakan hand tracktor

 

2

Persiapan bibit di persemaian

2a

Penyiangan pertama secara manual (10 – 15 hari setelah tanam)

2b

Penyiangan pertama secara mekanik (10 – 15 hari setelah tanam),

1f

Pemasukkan pupuk organik (azola, jerami sisa panen), sebelum tanam

3a

Pemberian pupuk anorganik (setelah penyiangan pertama)

4a

Penyemprotan hama (setelah penyiangan pertama)

4b

Penyemprotan hama (setelah penyiangan kedua)

5a

Panen

 

Paddy Sawah is tradisional sustainable agriculture in south east Asia!

 

01 JulSOIL-Bamboo Trees

 

BAMBOO TREES

(POHON BAMBU)

 

Syekhfani

220px-BambooKyoto[1]

Bambu:  Wikipedia – Bambu

Pohon bambu (bamboo trees) – Sekitar 92  ”Genus”  dan 5.000  “Spesies”  - famili Bambuseae.  Merupakan salah satu jenis tanaman yang dijumpai  dan dikenal hampir di semua tempat, dengan berbagai jenis kegunaan, seperti untuk bahan perabot rumah, jembatan, pagar kebun, kandang hewan ternak, atau bahan pembuatan berbagai jenis kerajinan tangan.

Di bidang industri, bambu merupakan bahan pembuat kertas, wallpaper, atau bahan lain.

Tunas bambu yang baru muncul yang dikenal dengan nama “rebung bambu” termasuk bahan sayuran untuk berbagai jenis makanan atau kue-kue.

Ruas bambu yang masih muda dari jenis tertentu, digunakan untuk membuat “lemang ketan” sejenis kue tradisional di Sumatera dan Malaysia (lihat pos: SOIL-Padi Ketan).

Di alam terbuka, pohon bambu menjadi sumber pakan berbagai jenis hewan mamalia besar dan  kecil, seperti gajah, tapir, badak, beruang (Panda), dan landak.

Bentuk kanopi pohon bambu yang eksotik dan artistik, menjadi objek para seniman lukis dan foto; dan ruas bambu sebagai objek seni pahat (patung, relief).

Di Indonesia, pohon bambu bisa tumbuh pada berbagai tipe dan jenis tanah, serta tipe iklim dari iklim basah hingga semi kering.

Umumnya rumpun bambu banyak dijumpai di tebing sungai sehingga ia berfungsi baik sebagai vegetasi penguat tebing terhadap erosi dan abrasi air.

Bamboo is an amazing plant. There are a number of genuses and many species. They grow from sea level to high mountain altitudes. It is one of the strongest materials in nature. It can be used as a food and as well as c

Bambu adalah tanaman ajaib (amazing).  Mereka terdiri dari sejumlah genus dan banyak spesies.  Mereka hidup dari pantai hingga puncak gunung.  Ia merupakan salah satu bahan terkuat di dunia.  Ia dapat digunakan sebagai bahan pangan manusia dan pakan hewan.  Dapat pula sebagai bahan perabotan rumah, pagar kebunkandang hewan, dan sebagainya.

Out of the nodes on the main culm, branches appear and in turn unfurl the leaves

Di bagian atas ruas, mata tunas tumbuh menjadi cabang yang berkembang lengkap dengan ranting dan daun

When the plant sends up new shoots they emerge from the ground as spikes and begin their journey to the sun.  It is these shoots that are harvested for food

Saat muncul anakan baru (rebung), tanaman muda mulai memanjang mencari sinar matahari.  Rebung dapat dipanen sebagai bahan pangan (sayuran)

(Dave:  Bainbridge Island – big bamboo)

26 JunSOIL-Organic Garden

 

Organic-vegetable-cultivation.jpeg[1]

  

ORGANIC GARDEN

(KEBUN / PERTANIAN ORGANIK)

Marie Iannotti

(Organic Garden)

 

 

Apa itu kebun (pertanian) organik?

- Dasar untuk berkebun (bertani) organik

 

Apa artinya memiliki kebun organik?

-Artinya anda menyediakan tempat nyaman bagi serangga pemakan tanaman?

-Jawaban singkat adalah anda tidak menggunakan produk-produk sintetis, termasuk pestisida dan pupuk.

-Idealnya, berkebun organik adalah memanfaatkan semua sumber berguna, seperti menyuplai tanah dengan kompos sisa tanaman atau menanam kacang-kacangan menambahkan nitrogen ke daerah yang telah ditanam dengan pupuk berlebihan.

-Secara garis besar adalah melakukan kerjasama dengan alam, menjadikan lahan anda sebagai bagian kecil dari sistem alami.

 

Berikut adalah beberapa dasar-dasar anda mulai dengan berkebun organik:

 

Apa yang dimaksud dengan bahan organik?

-Pelapukan sisa tanaman dan hewan, termasuk kompos, potongan rumput, daun kering dan sisa-sisa biologis lain.

-Bahan organik digunakan sebagai amandemen dan pengondisi tanah. Bisa berupa tambahan bahan organik baru atau digunakan sebagai ganti bahan organik atau mulsa yang sudah ada sebelumnya.

 

Apa tanah itu begitu penting?

-Salah satu kebutuhan mendasar dari berkebun organik adalah untuk “Memberi makan tanah dan tanah akan memberi makan tanaman”.

-Tanaman mendapatkan air, udara dan nutrisi dari tanah.

-Tanah liat lebih tinggi nutrisi dari pada tanah pasir dan menahan air lebih baik.

-Kadang-kadang daya pegang air terlalu tinggi dan tanaman kekurangan udara.

-Tanah berpasir mudah kering, tetapi dapat digunakan sebagai amandemen untuk memperluas lahan.  Dalam hal ini maka bahan organik memegang peranan penting.

-Penambahan bahan organik memperbaiki struktur tanah dan serta menarik organisme sebagai agen peningkatan nutrisi dalam tanah.

 

Bagaimana Anda mengendalikan hama dan penyakit tanpa bahan kimia?

-Berkebun organik tidak berarti anda harus berbagi apel dengan cacing-cacing, tetapi mungkin anda akan mencari tanaman dan menghasilkan bahan organik.

-Karena anda mencoba untuk bekerjasama dengan alam, kadang-kadang anda sesekali harus menerima hama di kebun.

-Anda harus memeriksa tanaman secara teliti, waspada dan teratur terhadap gejala yang muncul dan segera  mengambil tindakan.

-Perlu diingat bahwa tidak setiap serangga adalah musuh dan bukan selalu berarti harus pakai pestisida.

-Ada banyak pestisida organik yang tersedia, tapi perlu yakin bahwa ia dapat mengatasi masalah dan bahwa anda tahu hal tersebut.

-Anda dapat hidup dengan sedikit kerusakan. Beberapa serangga melakukan kerusakan itu namun masih dapat berlanjut untuk musim berikutnya.

-Pertimbangkan jika anda mengalami masalah hama karena tanaman Anda stres dan tidak memiliki sumber daya untuk membela diri.

-Interplanting dan diversifikasi akan melindungi anda dari kehilangan petak tanaman yang luas, dan perlu di selang selingi dengan petak tanaman penarik serangga.

-Banyak serangga dan hewan yang lebih besar dianggap menguntungkan, musuh serangga hama. Meraih semprotan dapat setiap kali anda melihat hama akan membunuh serangga menguntungkan tersebut.

-Lady bug dan tawon menyantap aphid. Burung menelan ulat. Katak, kadal dan bahkan ular semua berkontribusi terhadap keseimbangan di kebun anda dan mencegah populasi hama yang menjadi penyebab masalah.

-Pencegahan masalah banyak hambatan. Ngengat bertelur perlu dicegah. Trap pulut warna kuning dapat dengan mudah menangkap lusinan hama terbang.

-Melumas pangkal batang akan memotong serangan cacing dan banyak penggerek.

-Ada saatnya anda akan perlu aplikasi pestisida untuk mencegah kehilangan tanaman.

-Pestisida organik atau alami dapat sangat efektif dan biasanya kurang beracun bagi manusia, hewan peliharaan, dan satwa liar dari pestisida sintetis.

 

Apa lagi yang terlibat dalam berkebun sama dengan alam?

-Ada banyak unsur yang dapat berkontribusi terhadap iklim kebun yang sehat.

-Tanaman yang cocok dengan kondisi pertumbuhan mereka akan lebih sehat daripada tanaman yang stres.

-Tanaman stres sangat menarik bagi hama.

-Jangan memilih tanaman yang memerlukan sinar matahari penuh jika anda tinggal di sebuah hutan yang teduh.

-Demikian pula, jangan pilih tanaman pada lingkungan yang lembab jika anda memiliki tanah berpasir dan sinar matahari penuh.

 

Lihat pula:  Wikipedia – Pertanian_organik

 

16 JunSOIL-Pohon/Semak Fiksasi N

  

POHON/SEMAK FIKSASI NITROGEN

 

Jenis Pohon/Semak Penambat N dalam Sistem Agroforestri

 

Species epithet – “nama umum” (subfamili, famili) – pusat asal tanaman – penyebaran – penggunaan – deskripsi – botani – ekologi

Pohon/semak penambat (fiksasi) unsur nitrogen atmosferik dalam budidaya tanaman sistem wanatani (agroforestry), Vergara, 1987:

  • Sistem tanaman pagar dan sistem budidaya (Alley cropping and farming systems)
  • Taungya
  • Tanaman campuran (Compound farming)
  • Vegetasi tahunan dalam Strip (Strips of perennial vegetation)

1. Albizia falcataria

1a. Albizia falcataria

1. Periserianthes falcataria (L.) Nielsen.

Indonesia,  Papua Nugini;  tersebar luas di daerah tropika;

Kayu gelondong (s.g. rendah = 0.33), kayu pulp, perbaikan tanah;

Pohon hingga  40 meter;  juga  disebut sebagai Albizia falcataria;

Tropika basah hingga hujan minimum 1000 mm;

Dataran menengah (midland).

Lihat: http://id.wikipedia.org/wiki/Jeungjing

2. Acacia mangium

2a. Acacia mangium 

2. Acacia mangium Willd.

Mangium“, “Brown salwood

Australia  Timur Laut, Papua Nugini, Indonesia;

Kayu gelondong, pulp, kayu bakar;

Pohon  hingga 30 meter;  phylloides  besar;

Tropika basah; tahan tanah masam.

Lihat: http://en.wikipedia.org/wiki/Acacia_mangium

3. Gliricidia sepium

3a. Gliricidia sepium

3. Gliricidia sepium (Jacq.) Walp.

Madre de cacao“, “Quickstick” (Papilionoideae, Leguminosae);

Amerika Tengah/Meksiko;  sekarang tersebar luas;

Kayu bakar, kayu gelondong, pelindung, pohon hias, pakan ternak;

(lebih disukai bila dilayukan) dengan DMD tinggi (55%).

Pohon  hingga 15 meter;

Mudah  diperbanyak dengan stek; tumbuh cepat;

Tropika basah hingga mesik sampai ketinggian 1000 meter;

Salah satu legum wanatani terpenting; fleksibilitas pengelolaan tinggi dan adaptasi luas;

Varietas baru memberi harapan perbaikan hasil dan bentuk lebih baik sebagai pohon produksi.

Lihat:  http://en.wikipedia.org/wiki/Gliricidia_sepium

4. Leucaena leucocephala

4a. Leucaena leucocephala

4. Leucaena leococephala (Lam.) de Wit.

Leucaena“, “Ipil-ipil“, “Lamtoro“;

Amerika  Tengah,  Meksiko;  tersebar luas;

Pakan ternak (DMD tinggi, 60-70%), kayu bakar, pelindung, kayu pulp, postwood, lumber, sayuran;

Pohon  hingga 20 meter;

Tropika kering hingga mesik;

Tidak tahan masam, tumbuh lambat di dataran tinggi;

diteliti secara luas dan ditanam, cepat tumbuh.

Lihat:  http://en.wikipedia.org/wiki/Leucaena_leucocephala

 5. Calliandra calothyrsus

5a. Calliandra calothyrsus

5. Calliandra callothyrsus Meissn.

“Kaliandra” (Mimosoideae, Leguminosae).

Amerika  Tengah  dan Selatan;

Kayu bakar, pupuk hijau, pakan ternak kualitas jelek (DMD 41%), pohon hias;

Semak  hingga  7 meter;

Tropika basah, tahan dingin;

Cepat tumbuh;

Tahan tanah masam, miskin atau alkalin.

Lihat:  http://en.wikipedia.org/wiki/Calliandra

6. Erythrina sumbumbrans (2)

6a. Erythrina sumbumbrans

6. Erythrina sumbumbrans (Hassk.)Merrill.

“Dadap duri”.

India, Sri Lanka; berkembang di Asia Tenggara (kecuali Papua Nugini);

Peneduh (kopi), penahan angin;

Pohon  hingga 25 meter;

Tropika  basah dataran rendah, seringkali di rawa;

Digunakan secara luas sebagai penahan angin.

Lihat: http://en.wikipedia.org/wiki/Erythrina_subumbrans

 7. Sesbania grandiflora

7a. Sesbania grandiflora

7. Sesbania grandiflora (L.) Poir.

West Indian Pea Tree“, “Katurai” (Phillipina), “Turi” (Indonesia),”Gallito” (Karibia);

Indonesia dan Australia; sekarang tersebar luas;

Makanan (bunga, polong, daun); pakan ternak (daun); kayu pulp, pohon hias, pohon persemaian;

Pohon  hingga 10 meter;  = S.  formosa  F. Muell;  hidup pendek;  tumbuh cepat;  regenerasi daun lambat;

Tropika mesik (> 1000 mm); tahan genangan;

Pupuk hijau, pakan ternak, serat.

Lihat:  http://www.flickriver.com/photos/adaduitokla/6240494201/

 

Vergara, N.T. 1987. Agroforestry: A sustainable land use for fragile eco-systems in the humid tropics. Pages 7-20. In: Gholz, H.L. (ed.). Agroforestry: Realities, possibilities and potentials. Martinus Nijhoff Publishers, Dordrecht, Netherlands.

Lihat:  http://old.iita.org/cms/details/trn_mat/irg26/irg263.htm

 

23 MaySOIL-Ameliorasi Kebun Durian

 

IMG_0001

 

AMELIORASI KEBUN DURIAN

 (DURIAN GARDEN AMELIORATION)

 

Perbaikan Kondisi Kebun Durian

 

 

Materi/Foto-foto: Syekhfani

 

 

Kebun durian monokultur, ingin diperbaiki (ameliorasi) agar dapat berfungsi sebagai “kebun wisata”  sekaligus “kebun produksi”. Untuk itu, diperlukan pogram khusus dari aspek budidaya.

Upaya perbaikan kebun yang sudah terlanjur monokultur, memerlukan teknologi masukan dari luar (external input technology).

Berdasar tinjauan lapangan (site visit), maka dilakukan rencana kelola lahan (RKL) dan dibuatlah program jangka pendek, menengah, dan panjang.  Evaluasi dilakukan berdasar informasi teknologi yang tersedia (reference).

Reference:

Durian – Durio zibethinus, merupakan tanaman buah berupa pohon. Sebutan durian diduga berasal dari istilah Melayu yaitu dari kata duri yang diberi akhiran     -an sehingga menjadi durian. Kata ini terutama dipergunakan untuk menyebut buah yang kulitnya berduri tajam.

Tanaman durian berasal dari hutan Malaysia, Sumatera, dan Kalimantan berupa tanaman liar. Penyebaran durian ke arah barat adalah ke Thailand, Birma, India dan Pakistan. Buah durian sudah dikenal di Asia Tenggara sejak abad 7 M.

Berdasar pada keterangan tersebut, maka konsep manajemen kebun durian perlu mengacu pada habitat aslinya yaitu hutan: yang bersifat diversitas (diversity), siklus unsur hara tertutup (close nutrient recycling), lembab (moist), dan hangat (warmth).

Konsep yang disampaikan untuk bahan pertimbangan, meliputi:

  • Program Jangka Pendek
  • Program Jangka Menengah
  • Program Jangka Panjang

disajikan dalam bentuk slide-slide berikut:

IMG_0002

IMG_0004

Analisis tanah lengkap, untuk mengetahui status unsur hara

IMG_0005

Analisis daun sebelum aplikasi zat pengatur tumbuh (hormon)

IMG_0006

Analisis daun sebelum aplikasi zat pengatur tumbuh (hormon)

IMG_0007

Pengendalian hama/penyakit, bila ada gejala terserang

IMG_0008

IMG_0009

Analisis daun sebelum aplikasi zat pengatur tumbuh (hormon)

IMG_0010

Pertumbuhan vegetatif, perlakuan khusus

IMG_0011

Saat pembungaan, perlakuan khusus

IMG_0012

IMG_0013

Ameliorasi keragaan individual tanaman

IMG_0014

Ameliorasi keragaan lahan kebun

 

Kebun durian:  Mengacu pada sistim alam!

 

15 MaySOIL: Sulfat Masam

 

BUDIDAYA PERTANIAN DI LAHAN SULFAT MASAM

 1

 Contoh:  UPT Rawa Muning, Tapen, Kalimantan Selatan

  

Pengamat/Foto-foto:  Syekhfani

  • Tanah sulfat masam, adalah tanah yang mengandung senyawa pirit (FeS2), dijumpai di daerah rawa, baik pasang surut maupun lebak.
  • Pada kondisi tergenang senyawa pirit bersifat stabil, namun bila kering dan teroksidasi berubah menjadi senyawa sulfat yang bermasalah bagi kimia tanah, air dan lingkungan.
  • Sebagian lahan sulfat masam telah dibuka untuk pemukiman transmigrasi,  ditanami padi, palawija dan buah-buahan dengan hasil yang bervariasi, tetapi umumnya di bawah potensi produksi tanaman.  Contoh:  di lokasi Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Rawa Muning, kabupaten Tapen, Kalimantan Selatan.
  • UPT Rawa Muning, dilengkapi sarana prasarana berupa saluran air untuk kepentingan transportasi serta sistem irigasi – drainase kawasan.
  • Pengaturan sistem irigasi – drainase juga bertujuan untuk menjamin kecukupan air, tidak banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau.
  • Namun, pada prakteknya sulit melakukan pengendalian air dengan baik. Terutama pada musim kemarau permukaan air tanah turun, terjadi oksidasi senyawa pirit menghasilkan asam sulfat, membuat pH tanah menjadi sangat masam.
  • Tanah-tanah teroksidasi, pada musim hujan mengalami proses reduksi dan  dalam bentuk besi ferro dan sulfida yang meracun tanaman.
  • Perubahan pH yang ekstrem akibat pengolahan tanah mengandung bahan sulfidik, perlu diatasi dengan pemberian kapur, bahan organik, serta sistem pengelolaan tertentu (olah tanah minimum, “sistem Surjan“).
  • Penggunaan varietas unggul lokal yang toleran terhadap kondisi agro-ekosistem setempat perlu diperhatikan  untuk mengurangi resiko kegagalan panen.
  • Varietas padi rawa unggul lokal (juga ikan:  papuyu, haruan, saluang, sepat, dll.) harus dipertahankan dan dijaga kelestariannya.
  • Bahan organik dan kapur, selain dapat menetralkan reaksi tanah masam, juga mampu mengurangi kelarutan ion besi dan mangan tinggi sehingga tidak meracun tanaman.
  • Olah tanah minimum mencegah pengangkatan bahan sulfidik ke permukaan tanah.
  • Sistem Surjan memberi peluang tanaman darat (upland) dapat tumbuh dengan baik, pencucian tanah oleh air hujan dapat mengatasi masalah pH dan EC asalkan ketebalan solum cukup untuk sistem perakaran tanaman. Dengan demikian, petani dapat melakukan diversifikasi tanaman di lahan basah.

4

Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Cempaka, Tapen, Kalimantan Selatan

6

Topografi datar, disiapkan untuk budidaya lahan sawah, dengan galengan sebagai batas pemilikan

3

Di bagian cekungan, air tergenang membentuk kolam abadi, ditumbuhi teratai

9

Musim kemarau, permukaan air turun, medium perakaran mengalami oksidasi

Pada musim hujan berikutnya, medium perakaran kaya sulfat dan pH sangat rendah (oksidasi pirit)

12

Musim penghujan, tanaman kelapa (Coccus nucifera) di galengan tumbuh normal

13

Musim kemarau, tanaman kelapa di galengan kering dan mati

14

Musim kemarau, tanaman padi sawah (Oryza sativa) menunjukkan gejala defisiensi dan/atau keracunan unsur hara

15

Musim kemarau, masih ada air terutama di saluran irigasi/drainase

16

16 (2)

Saluran air dan kolam abadi, menghasilkan ikan khas rawa masam (Gabus, Papuyu, Sepat, Saluang, dan lain-lain)

17

Keluarga kecil transmigran

18

Rumah transmigrasi yang ditinggalkan

13 MaySOIL-Zona Iklim Semi Arid

   

 

ZONA IKLIM SEMI ARID TROPIKA INDONESIA

 

Kawasan (contoh):   Sumbawa Besar – Dompu, Nusa Tenggara Barat

(Pengamat, Foto-foto:  Syekhfani)

 

8

Zona Iklim Semi Arid, dicirikan oleh bulan-bulan kering lebih banyak dari bulan-bulan basah, jenis tanah dipengaruhi kondisi suhu tinggi dan kelembaban rendah.

Pelapukan batuan induk lambat dan jenis tanah yang dominan adalah  Regosol (Entisols), Mediteran (Alfisols), dan Grumusol (Vertisols);  meskipun di beberapa tempat dijumpai pula jenis Andosol (Andisols).

Vegetasi berupa pohon, semak dan rumput-rumputan yang toleran terhadap kondisi air terbatas, khas daerah zona iklim semi arid.

Flora dominan:

  • Pohon:  Asam (Tamarindus indica), Jambu mente (Anacardium occidentale).
  • Semak:  Bidara (Ziziphus mauritiana), Paitan (Chromolaena odorata).
  • Rumput-rumputan:  ciplukan (Physalis angulata), babadotan (Ageratum conyzoides), putri malu (Mimosa pudica).

Fauna spesifik:  kuda (Equus caballus) liar, dan babi hutan(Sus scrofa).

Masalah utama: sumber air terbatas (terutama saat bulan-bulan kering), sehingga solusinya adalah manajemen konservasi air.

 

 1

2

3

Batuan induk, menunjukkan perkembangan yang lambat

  6

 Vegetasi pohon, semak dan rumput pada musim kering

 9

Lahan budidaya, keadaan air cukup (dari irigasi)

 11

Vegetasi semak, memperoleh air dari kelembaban udara (dekat pantai)

12

Kawanan kuda liar berteduh di bawah pohon asam saat terik matahari.

06 MaySOIL-Cover Cropping System

 

 

COVER CROPPING SYSTEM – N MANAGEMENT SYSTEM

 

Lokasi:   PG Bungamayang, Kotabumi, Lampung Utara

Foto-foto:  Syekhfani

  • Cover cropTanaman penutup tanah:  adalah tanaman menjalar, berdaun lebat, tumbuh cepat dan berumur pendek yang berfungsi menutup permukaan tanah,  menghambat aliran permukaan (runoff) dan mencegah erosi, menjaga suhu dan kelembaban tanah, serta sebagai sumber bahan organik tanah.
  • Jenis cover crop, terutama dari leguminosa atau tanaman menjalar berdaun lebar yang bahan pangkasannya mudah mengalami dekomposisi.
  • Cover crop umum digunakan, yaitu tanaman penambat unsur N:  mukuna (Mucuna pruriens), kalapo (Calapogonium mocunoides)), puraria (Pueraria phaseloides), enceng-enceng (Crotalaria juncea;  C. anagyroides), sentro (Centrosema pubescens), desmodium (Desmodium heterophyllum), dan lain-lain.
  • Diperlukan koleksi benih dalam jumlah banyak agar dapat mencukupi kebutuhan penutupan tanah untuk area luas.
  • Penanaman dilakukan sebelum atau bersama-sama tanaman utama (sistem tumpang-sari atau tumpang-gilir).
  • Pangkasan biomas, dikembalikan ke bidang tanam secara merata dan dikomposkan setempat (in situ).
  • Lahan yang telah diperlakukan dengan biomas cover crop, mempunyai kandungan bahan organik tinggi, daya pegang air dan unsur hara meningkat, dan siap untuk  dibudidayakan tanaman pertanian.
  • Sistem ini intensif diteliti dalam Program Penelitian Manajemen Nitrogen daerah tropika basah di PG Bungamayang (lihat post:  SOIL-Cassava based Cropping System dan SOIL–Hedgerows Cropping System).
  • Gambaran kegiatan adalah sebagai berikut:

 

 0

Area percobaan “Cover Cropping System” di PG Bungamayang

Persiapan Benih

3

 Area alang-alang (Imperata cylindrica), ditebari biji mukuna (Mucuna pruriens), sekaligus berfungsi sebagai lahan penghasil benih.  Mukuna diberi ajir agar dapat menghasilkan polong dalam jumlah lebih banyak.

   4

Mukuna memanjat ajir dan menghasilkan polong

   5

6

Koleksi dan seleksi biji Mukuna untuk persiapan tanam

 Plot Percobaan

 13

7

Plot:  Mukuna (Mucuna utilis, M. pruriens)

   8

Plot:  Kalapo (Calapogonium mocunoides)

   9

Plot:  Puraria (Pueraria phaseoloides)

   11

Plot:  Enceng-enceng (Crotalaria  anagyroides)

   14

Plot:  Koro pedang (Canavilium sp.)

  12

Plot:  Kontrol (bero)

1

2

Lahan percobaan: plot-plot vegetasi biomas segar (atas) dan biomas kering (bawah) – kontras dengan jalan batas plot (warna cerah)

(latar belakang:  plot-plot Hedgerows Cropping System)

 

05 MaySOIL-Hedgerows Cropping System

 

HEDGEROWS CROPPING SYSTEM – N MANAGEMENT SYSTEM

Lokasi:   PG Bungamayang, Kotabumi, Lampung Utara

Foto-foto:  Syekhfani

  • HedgerowsTanaman lorong, tumbuhan semak atau pohon tahunan (perenneal) berakar dalam serta kaya biomas, ditumpangsarikan dengan tanaman semusim (annual) berakar dangkal (legum, sereal) dari jenis tanaman pangan, sayuran, atau ubi-ubian; dengan cara: tanaman annual ditanam di antara perenneal  jarak 4 – 8 meter. Tanaman pohon disebut tanaman pagar dan tanaman semusim disebut tanaman lorong.
  • Pemilihan jenis tanaman perenneal:  perakaran dalam, kaya biomas, toleran terhadap kondisi setempat, tahan terhadap kekeringan, penyakit dan pemangkasan.
  • Sistem tanam tanaman annual:  tumpang gilir (relay planting), jenis legum digilir dengan non legum.
  • Biomas sisa pangkasan dan sisa panen, seluruhnya dikembalikan ke bidang lorong secara merata dan dikomposkan setempat (in situ).
  • Sistem perakaran dalam yang dikombinasikan dengan perakaran dangkal, adalah stratifikasi zone perakaran untuk mencegah kompetisi terhadap medium, unsur hara dan air.  Selain itu, perakaran dalam mencegah terjadi kehilangan unsur hara melalui pencucian (leaching).
  • Tanaman pagar yang dipangkas dan biomasnya dikembalikan ke permukaan tanah, merupakan siklus hara tertutup (close nutrient recycling) dan jaring penyelamat (safety net) unsur hara.
  • Sistem pertanaman ini adalah rangkaian dari kegiatan program penelitian Manajemen Nitrogen di daerah tropika basah (lihat post:  SOIL – Cassava based Cropping System).
  • Contoh kegiatan penelitian sebagai berikut:

 

 IMG_0001 - Copy

Area percobaan “Hedgrows Cropping System” di PG Bungamayang

Persiapan:  Pembentukan Kerangka Pertanaman

IMG_0002

 Tanaman pagar jarak 4 hingga 8 meter dipotong setinggi satu meter dari atas tanah

IMG_0003

Bahan pangkasan disebar merata di permukaan bidang lorong

IMG_0004

Kerangka (frame) patokan pangkasan (pangkasan bentuk): tinggi dan lebar bidang tanaman pagar disesuaikan dengan jenis pohon pagar

IMG_0005

Bentuk tanaman pagar (hedgerows crop)

Pertanaman:  Hedgerows

 IMG

Plot:  Dadap (Erythrina sumbumbrans) - Mukuna (Mucuna pruriens)/cover crop

IMG_0013

Plot:  Glirisidia (Glyricidia sepium) – Mukuna (Mucuna pruriens)/cover crop

 IMG_0008

Plot:  Dadap (Erythrina sumbumbrans) dan Petaian (Pelthoporum pterocarpum) - Kedelai (Glycine max)

 IMG_0009

IMG_0010

IMG_0011

Plot:  Dadap (Erythrina sumbumbrans) – Jagung (Zea mays)

IMG_0012

Plot:  Kaliandra (Calliandra calothyrsus) – Padigogo (Oryza sativa)

Di tempat lain

alleycrop

IMG_0014

“Hedgrows Cropping System)” pada lahan lereng

04 MaySOIL-Cassava Based Cropping System

   

CASSAVA BASED CROPPING SYSTEM – N MANAGEMENT SYSTEM

 

 Lokasi:   PG Bungamayang, Kotabumi, Lampung Utara

Foto-foto:  Syekhfani

 IMG_0009

Cassava (Manihot esculenta) – Aldira 1

  • Cassava (Manihot esculenta) – Euphorbiaceae: ubikayu, ditanam untuk memproduksi ubi sebagai bahan pangan alternatif, tepung tapioka, ataupun pakan ternak.
  • Tanaman ubikayu umumnya ditanam secara monokultur;  menyebabkan kesuburan tanah cepat tergradasi karena tanaman ini banyak menyerap unsur hara dari tanah untuk memproduksi ubi.
  • Karena itu, agar kandungan unsur hara tanah tidak cepat habis, maka dibutuhkan sistem manajemen yang baik.
  • Tumpangsari, merupakan sistem pertanaman polikultur, beberapa jenis tanaman berbeda  ditanam pada waktu bersamaan atau bergiliran.
  • Karena tanaman ubikayu tergolong berumur tahunan (pereneal), ia dapat ditumpangsarikan dengan beberapa jenis tanaman umur pendek (annual).  Sistem tumpangsari dikenal sebagai “cassava based cropping system” (sistem pertanaman berbasis ubikayu).
  • Kombinasi tanaman pereneal dengan tanaman annual, mencegah kompetisi terhadap ruang, medium, unsur hara dan air.
  • Sistem ini telah diteliti secara intensif di lokasi PG Bungamayang, Kotabumi, Lampung Utara, oleh tim peneliti Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, bekerjasama dengan PTP XXXI/XXXII dan IB-Netherland di tahun 1980-an.
  • Contoh kegiatan penelitian tersebut antara lain disajikan sebagai berikut:

 IMG_0002

Base camp percobaan “Cassava Based Cropping System”

 IMG_0003

Persiapan lahan percobaan

 IMG_0004

Plot:  Cassava monokultur

 IMG_0005

 Plot:  Cassava – Padigogo

 IMG_0006

Plot:  Cassava – Kacang tunggak (Cowpea)

IMG_0007

Plot:  Cassava – Jagung (Zea mays)

 IMG_0008

Plot:  Cassava – Padigogo (setelah Kacang tunggak)

 IMG_0010

 Ubikayu untuk pakan ternak

02 MaySOIL-Medium Pisang Abaca

  

MEDIUM PISANG ABACA  -  BAHAN SERAT

Lokasi (contoh):   PT Perkebunan Bayulor, Banyuwangi, Jawa Timur

Foto-foto:  Syekhfani

1

Rumpun pisang abaca di kebun

2

Rumpun pisang abaca dan kelopak pelepah daun

4

Kelopak pelepah daun siap diproses menjadi serat abaca

3

5

Rumpun dan batang pisang abaca setelah kelopak pelepah daun dipanen

6

Kelopak pelepah daun setelah diproses menjadi serat abaca

  • Pisang Abaca -  (Musa textiles NEE), merupakan tanaman penghasil serat dari kelopak pelepah daun,  termasuk famili Musaceae atau jenis pisang-pisangan.  Tumbuh liar di pulau Mindanao (Filipina) dan pulau Sangihe (Indonesia).
  • Tanaman Abaca berasal dari Filipina, dengan pangsa arealnya mencapai lebih dari 95%. Karenanya Abaca disebut sebagai Manila Henep.
  • Karena kuat dan tahan air garam, maka serat Abaca baik untuk industri tali-temali kapal laut dan tali-temali lainnya. Selain itu serat Abaca juga merupakan bahan baku pulp kertas berkualitas tinggi seperti kertas uang, kertas dokumen, kertas cheque, kertas plaster, kantong teh, kertas mimeograph, serta untuk tekstil.
  • Medium:  Tanaman pisang rata-rata dapat tahan terhadap kekeringan, karena batangnya banyak mengandung air. Namun apabila terlalu kekurangan air juga tidak baik pertumbuhannya. Hal ini dapat diatasi bila keadaan air tanah tidak terlalu dalam atau diberi irigasi. Tanah tidak boleh tergenang. Pada tanah bertekstur liat, harus diusahakan drainasenya. Apabila sering tergenang, perakaran tanaman akan busuk dan mudah terserang penyakit.
  • Tanah endapan di pinggir sungai besar sangat baik bagi pertumbuhan tanaman pisang karena membawa lapisan atas tanah yang subur, demikian pula tanah yang mengandung kapur seperti daerah Madura yang berbukit-bukit kapur juga cocok bagi tanaman pisang.
  • Peluang pasar Abaca masih sangat terbuka bagi Indonesia di bidang komoditas ekspor non-migas.