15 AprAkal dan Perasaan

Capture

SELALU KONTRADIKTIF?

Fenomena Kehidupan

Syekhfani

Antara akal (pikiran, rasio) dan perasaan (rasa, mind) itu, sulit di-seimbang-kan.

Data emperik? diterima akal, namun ditolak perasaan.

Rasanya benar? tapi kayaknya, tidak!

Bila kompromi??

“Sepakat untuk tidak sependapat”!

Bingung?!

Iya, ini suatu dilema…

Orang yang tidak rasional-lah, yang punya “kepercayaan-diri” tinggi!

Sedang orang rasional, selalu “meragu”!

Kenapa??

Katanya, kemampuan akal laki-laki jauh lebih tinggi dibanding wanita; sebaliknya perasaan wanita jauh lebih peka ketimbang laki-laki.

Juga dikatakan, makin tinggi tingkat ilmu seseorang, ia merasa makin “bodoh”!

Keseimbangan “akal” dan “perasaan” itu, adalah kunci Kedamaian!