20 JulDaur Ulang Lumpur Laut

Krauskopf

AMELIORASI KESUBURAN TANAH

Syekhfani

Proses Aluviasi dan Koluviasi lahan bereaksi masam berumur lanjut (Ultisol), melarutkan dan membawa unsur-unsur basa lemah (Al, Fe, Mn) melalui proses erosi dan/atau pencucian (leaching).

Apabila materi aluvial/koluvial akhirnya mengendap di laut, maka endapan lumpur laut mengandung unsur basa-basa lemah Al, Fe, dan Mn bercampur dengan basa-basa kuat Na, Ca, Mg, dll. Yang terkandung dalam laut.

Unsur basa lemah (dan kombinasinya dengan senyawa asam lemah) menghasilkan senyawa yang bersifat “buffer” (penyangga), mempunyai muatan ion tergantung pH (pH dependence charge), positif (+) pada pH rendah (reaksi masam) dan negatif (-) pada pH tinggi (reaksi basik).

Senyawa “buffer” meningkatkan kapasitas angkut (carrying capacity) unsur hara sehingga dapat meningkatkan kemampuan pertumbuhan dan produktivitas tanaman.

Dengan demikian, pemanfaatan lumpur laut dari endapan ferralisasi/silikasi berpeluang dalam upaya ameliorasi lahan marginal masam (Ultisol).

Dengan kata lain, dapat mengubah lahan vegetasi alang-alang menjadilahan budidaya tanaman pertanian.

Lumpur laut, bertindak sebagai amelioran perbaikan komponen sifat fisik dan kimia (fisiko-kimia) tanah.

Dalam air laut terkandung sumber unsur hara esensial bagi pertumbuhan tanaman.

Tabel berikut merupakan senyawa utama terkandung dalam air laut (Krauskopf, 197)*:

Table 1. Principal dissolved substances in sea water

Substance Part per million Percent of total salt

Cl- 18.800 35.05

Na+ 10.770 30.61

SO42- 2.715 7.68

Mg2+ 1.290 3.69

Ca2+ 412 1.16

K+ 380 1.10

HCO3- 140 0.41

Br- 67 0.19

H3BO3 26 0.07

Sr2+ 8 0.03

Butuh Komponen Biologi:

Potensi Lumpur laut dalam ameliorasi sifat fisiko-kimia tersebut perlu dibantu oleh amelioran sifat biologi tanah.

Dalam praktek pertanian, amelioran sifat biologi adalah pupuk kandang, yang kaya akan mikroorganisme penyubur tanah.

→ Lihat: Francina Matulessy (Universitas Patimura. Ambon): Disertasi Doktor, Program Pasca Sarjana, Fakultas Pertanian Brawijaya – Malang – 2015.

*Krauskopf, K. B. 1979. Introduction to Geochemistry (Int. Student Edition). McGraw-Hill Kogakusha, Ltd. Tokyo. p: 263 (617p.).