09 AugZona Riparian

Zona Riparian

MANFAAT ZONA RIPARIAN

Syekhfani

Zona riparian (http://en.wikipedia.org/wiki/Riparian_zone), yaitu zona lahan yang berada di sepanjang aliran sungai (tepi sungai dan tebing sungai), di mana sistem perakaran tumbuhan semak belukar berinteraksi dengan tinggi permukaan air (water table) dan memungkinkan pertumbuhan biomas selalu kecukupan air sepanjang tahun.

Spesies tanaman yang tumbuh di daerah riparian tergolong tanaman “hidrofilik” (http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/2013/04/soil-flora-daerah-aliran-sungai-das/), menyesuaikan diri (adapted) dengan kondisi basah, tergenang dan banjir; pertumbuhan kembali (regrowth) sistem akar dalam deposit sedimen tanah tererosi terjadi berlangsung dengan baik.

Secara ekologis, zona riparian penting dalam menentukan kesehatan lingkungan.

Selain itu, zona riparian mendukung stabilitas tebing sepanjang aliran sungai, bufer/penyangga air dan pengendali banjir.

Terakhir, zona riparian bermanfaat dari segi estetika, tempat rekreasi serta habitat satwa liar.

Oleh sebab itu, manajemen zona Riparian sangat penting dilakukan dengan baik mengikuti kaedah-kaedah konservasi lahan dan air.

Jagalah Keindahan dan Kelestarian serta Manfaat Zona Riparian!

Lihat: → Riparian Farm Management

11 OctSOIL-Manajemen Unsur NPK

 

MANAJEMEN UNSUR  NPK

(NPK NUTRIENT MANAGEMENT)

 

Arti penting ~ Sumber ~ Sifat perilaku ~ Kriteria status

Syekhfani

 

Kunci pengelolaan unsur hara tanaman, mengacu pada sistem alam (natural system), teknologi (technology), dan daur ulang (recycle). Dalam manajemen sumberdaya nutrisi (nutrient resources), seorang manajer perlu mengetahui:  arti penting, sumber, sifat perilaku, mekanisme proses dan kriteria status  unsur-unsur hara. Berikut tinjauan terhadap unsur hara NPK:

 

A. Arti penting Unsur hara NPK, tiga dari 16 unsur hara esensial bagi tanaman (tiga dari sembilan unsur hara makro esensial), dan merupakan unsur kunci kehidupan di muka bumi.

Nitrogen, penyusun khlorofil berfungsi dalam proses fotosintesis (metabolisme) karbohidrat), pengikatan CO2 dan H2O dalam khlorofil menjadi senyawa karbohidrat dengan bantuan cahaya matahari.

Fosfor, penyusun senyawa energi metabolik (metabolic energy) ATP, ADP, AMP, TPN, DPN, dan lain-lain, yang berperan sebagai high energy (satu molekul P ~ 4000 kalori).

Kalium, berperan sebagai katalisator reaksi dan transfortasi senyawa metabolit (produk metabolisme) dari satu tempat ke tempat lain dalam tubuh tanaman.

Tanpa unsur NPK tidak akan ada kehidupan di muka bumi ini. Atau, bila kekurangan unsur NPK maka proses kehidupan akan menjadi masalah.

 

B. Sumber:

Nitrogen:  atmosfer (+ 80 %), tersedia melalui transformasi oleh petir (oksidasi, energi tinggi) dan mikroorganisme (reduksi, melalui proses fiksasi).

 

1. Atmosfer

Atmosfer (sumber utama unsur N)

 

Fosfor: batuan dan mineral fosfat (apatit, varisit, strengit, dan lain-lain), tersedia melalui proses pelapukan (weathering).

 

2. Batuan Apatit

Batuan Apatit (sumber utama unsur P)

 

Kalium: batuan dan mineral kalium (velspar, muskovit, biotit, lusit, dan lain-lain), tersedia melalui proses pelapukan (weathering).

 

3. Muskovite dan Biotit

Batuan Muskovit – Biotit (mineral kaya unsur K)

C. Sifat perilaku:

Nitrogen:  mobilisasi:  aminisasi, amonifikasi, nitrifikasi, denitrifikasi, fiksasi, leaching, volatilisasi.

Fosfor: imobil:  fiksasi P pada pH tinggi (oleh Ca), fiksasi P pada pH rendah (oleh Al, Fe, Mn), tersedia bebas pada pH netral.

Kalium: mobil:  mudah larut, mobilitas tinggi, fiksasi antar lempeng mineral liat Ilit, antagonistik sesama ion basa.

 

D. Kriteria Status: (Kriteria Penilaian Sifat Kimia Tanah, LPT 1983)

Nitrogen:

Pengekstrak garam campuran (Se, CuSO4, MgSO4) dalam H2SO4 pekat:  sangat rendah (< 1.00 %), rendah (0.10-0.20 %), sedang (0.21-0.50 %), tinggi (m0.51-0.75 %), sangat tinggi (> 0.75 %).

Fosfor:

Pengekstrak Bray (1):  sangat rendah (< 4.4 mg.kg-1), rendah (4.4-6.6 mg.kg-1), sedang (7.0-11.0 mg.kg-1), tinggi (11.4-15.3 mg.kg-1), sangat tinggi (> 15.3 mg.kg-1).

Pengekstrak Olsen:  sangat rendah (< 4.4 mg.kg-1), rendah (4.4-11.0 mg.kg-1), sedang (11.4-19.6 mg.kg-1), tinggi (20.1-26.2 mg.kg-1), sangat tinggi (> 26.2 mg.kg-1).

Kalium:

Pengekstrak N NH4OAc:  sangat rendah (< 0.1 Cmol.kg-1), rendah (0.1-0.2 Cmol.kg-1), sedang (0.3-0.5 Cmol.kg-1), tinggi (0.6-1.0 Cmol.kg-1), sangat tinggi (> 1.0 Cmol.kg-1).

 

Unsur NPK  kunci kehidupan di muka bumi!