12 AugSOIL-Tata Lahan Kota III

 

TATA LAHAN KOTA ~ CITY LANDSCAPES

Internasional ~ Lapangan udara ~ Hijauan kota

 

Panorama:  Kota Jeddah

 

Foto-foto: Syekhfani

 

Sehari di kota Jedah, menjelang pulang ke tanah air, rombongan tour kami punya kesempatan berkeliling melakukan wisata kota menelusuri pantai Laut Merah.

Suatu hal yang mengagumkan, yaitu disaat memasuki kota Jeddah, kita disuguhi pemandangan panorama sepanjang jalan raya berupa kawasan gurun, sangat kontras dengan panorama hijauan kota dengan vegetasi seperti layaknya daerah tropis. Hanya bedanya, jenis tanaman di sini khas dominan pohon korma.

Seperti dikemukakan sebelumnya, kuncinya terletak pada “manajemen konservasi air”.  Lihat:  SOIL-Lahan Gurun Pasir →  Soil-tata-lahan-berpasir.

Berikut sekilas nuansa panorama tata lahan kota Jeddah:

0. Korma

Hijauan kota:  pohon korma

1. Hijauan Kota

Hijauan pohon tata lahan kota

2. Hijauan Trotoar

Hijauan tata lahan kota:  semak

3. Hijauan rumput

Hijauan tata lahan kota:  rumput

4. Pohon Korma

Hijauan tata lahan kota:  pohon korma dan rumput

5. Tanaman Hias Trotoar

Hijauan tata lahan kota:  semak tanaman hias

6. Pulau

Panorama laut

7. Air Mancur

Panorama semburan air

Tata Lahan Kota Jeddah, nuansa panorama tepi laut Merah!

12 JunSOIL-Tata Lahan Kota II

 

PANORAMA – TATA LAHAN KOTA

 

Pelabuhan – Kota dagang/budaya/seni – Rekreasi

 

Panorama:  Kota Hongkong

 

Foto-foto: Syekhfani

 

Kota Hongkong, terkenal dengan panorama alam yang indah, pusat kegiatan seni perfilman dan perdagangan yang sangat ramai.

Memasuki kota Hongkong, terasa ada perpaduan antara laut, topografi berbukit, dan bangunan gedung bertingkat dalam keserasian yang memberikan kesan sempit,  padat tapi lapang (small, compact, but large).

Berada dua hari di Hongkong, rasanya masih banyak objek yang belum sempat dikunjungi dan dinikmati keberadaannya.

Berikut beberapa cuplikan panorama kota Hongkong:

 

1

Hongkong, perpaduan antara laut – bukit – gedung bertingkat

2

Gedung dan pemukiman

3

Bukit, pusat sarana rekreasi

4

Gedung di atas bukit

5

6

Hutan kota berlatar belakang gedung bertingkat

7

8

9

Monumen seni khas dan menarik

 

06 JunSOIL-Tata Lahan Kota I

  

PANORAMA – TATA LAHAN KOTA

Kampus – Kota – Taman Raja

Panorama:  Kota Seoul, Korea Selatan

Foto-foto: Syekhfani

 

Lahan kota:  kampus, kota, taman dan tempat rekreasi, merupakan tempat-tempat yang ditata secara arsitektur lanskap untuk menghasilkan wajah kota yang menarik dan mengesankan.

Selain memberikan kenyamanan dan gairah kerja bagi penduduk kota setempat, ia dapat pula menjadi daya tarik yang memberikan kesan khusus bagi wisatawan domestik maupun manca negara yang berkunjung.

Kondisi ekosistem hutan dan semak kota yang tertata indah memerlukan keahlian khusus bagi para ahli lanskap dan tata kota.  Kontribusi para ahli biologi, ekologi, hortikultura, silvikulltura, bahkan ahli tanah secara terpadu (integrated) dibutuhkan dalam manajemen pertamanan.

Penulis sempat merekam beberapa cuplik panorama kota Seoul, saat rombongan dari UB melakukan kunjungan  ke University of Korea dan Iwa Womens’ University, di Seoul beberapa waktu yang lalu.

 

1

 Jalan utama menuju kantor pusat University of Korea

2

Pot bunga, di sepanjang jalan utama menuju kantor pusat University of Korea

3

Taman, di depan kantor pusat University of Korea

4

Panorama, menuju luar kota arah barat Seoul, pandangan dari kampus University of Korea

5

Salah satu jalan dalam kampus Iwa Womens’ University

6

Panorama, dalam kota, latar belakang bukit dan hutan

7

Panorama, taman Raja, di bukit luar kota Seoul

8

Salah satu bagian dalam taman Raja dalam Kota Seoul

 

23 MaySOIL-Ameliorasi Kebun Durian

 

IMG_0001

 

AMELIORASI KEBUN DURIAN

 (DURIAN GARDEN AMELIORATION)

 

Perbaikan Kondisi Kebun Durian

 

 

Materi/Foto-foto: Syekhfani

 

 

Kebun durian monokultur, ingin diperbaiki (ameliorasi) agar dapat berfungsi sebagai “kebun wisata”  sekaligus “kebun produksi”. Untuk itu, diperlukan pogram khusus dari aspek budidaya.

Upaya perbaikan kebun yang sudah terlanjur monokultur, memerlukan teknologi masukan dari luar (external input technology).

Berdasar tinjauan lapangan (site visit), maka dilakukan rencana kelola lahan (RKL) dan dibuatlah program jangka pendek, menengah, dan panjang.  Evaluasi dilakukan berdasar informasi teknologi yang tersedia (reference).

Reference:

Durian – Durio zibethinus, merupakan tanaman buah berupa pohon. Sebutan durian diduga berasal dari istilah Melayu yaitu dari kata duri yang diberi akhiran     -an sehingga menjadi durian. Kata ini terutama dipergunakan untuk menyebut buah yang kulitnya berduri tajam.

Tanaman durian berasal dari hutan Malaysia, Sumatera, dan Kalimantan berupa tanaman liar. Penyebaran durian ke arah barat adalah ke Thailand, Birma, India dan Pakistan. Buah durian sudah dikenal di Asia Tenggara sejak abad 7 M.

Berdasar pada keterangan tersebut, maka konsep manajemen kebun durian perlu mengacu pada habitat aslinya yaitu hutan: yang bersifat diversitas (diversity), siklus unsur hara tertutup (close nutrient recycling), lembab (moist), dan hangat (warmth).

Konsep yang disampaikan untuk bahan pertimbangan, meliputi:

  • Program Jangka Pendek
  • Program Jangka Menengah
  • Program Jangka Panjang

disajikan dalam bentuk slide-slide berikut:

IMG_0002

IMG_0004

Analisis tanah lengkap, untuk mengetahui status unsur hara

IMG_0005

Analisis daun sebelum aplikasi zat pengatur tumbuh (hormon)

IMG_0006

Analisis daun sebelum aplikasi zat pengatur tumbuh (hormon)

IMG_0007

Pengendalian hama/penyakit, bila ada gejala terserang

IMG_0008

IMG_0009

Analisis daun sebelum aplikasi zat pengatur tumbuh (hormon)

IMG_0010

Pertumbuhan vegetatif, perlakuan khusus

IMG_0011

Saat pembungaan, perlakuan khusus

IMG_0012

IMG_0013

Ameliorasi keragaan individual tanaman

IMG_0014

Ameliorasi keragaan lahan kebun

 

Kebun durian:  Mengacu pada sistim alam!

 

03 MaySOIL-Topografi Berbukit hingga Bergunung

TOPOGRAFI BERBUKIT HINGGA BERGUNUNG

Penggunaan dan Pelestarian Lahan

 Contoh:  Kabupaten Solok – Sumatera Barat

Foto-foto:  Syekhfani

 1

 2

Danau Singkarak, sumberdaya alam dan panorama yang indah

3 - Copy

Area persawahan dengan irigasi “kincir air”, memanfaatkan sumber air dari sungai.

4

Agroforestry dan pertanian lahan kering, melestarikan vegetasi alam dan konservasi lahan pertanian.

5

Pertanian tradisional (kebun, pekarangan, tegalan), mengacu pada sistem alam (natural system)

6

Sadap pohon karet rakyat, dengan metode tradisional dan terlatih, meletarikan pohon karet yang tumbuh alami.

  • Pegunungan Bukit Barisan, terbentang dari ujung selatan hingga ujung utara pulau Sumatera, topografi berbukit hingga bergunung.
  • Pada bagian tengah, terhampar “Ranah Minang”, propinsi Sumatera Barat.
  • Ranah minang terkenal dengan panorama yang indah serta adat istiadat yang kokoh:  seperti  pepatah “tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan“.
  • Di daerah (ranah) ini, peraturan adat tampak jelas mewarnai sistem kultur sosial, budaya dan teknik yang unik, konsisten, dan berlanjut.
  • Penerapan sistem agroforestry  dan sistem budidaya pertanian, sedemikian rupa memberikan nuansa khas alam ranah minang.
  • Sistem irigasi “kincir air”, yaitu teknik mengangkat air sungai yang posisinya lebih rendah dari  area lahan sawah;  ditemukan di sini dan tidak dijumpai di tempat lain.
  • Praktek budidaya belanjut dan lestari telah diterapkan di masyarakat minang sejak zaman dahulu.

 

01 MaySOIL-Topografi Gunung Berapi

   

TOPOGRAFI GUNUNG BERAPI

 

  Kawasan (contoh):   Gunung  Bromo,  Jawa Timur

Foto-foto:  Syekhfani

  IMG_0001

  Kawah Gunung Bromo

  • Gunung berapi, memberikan arti sendiri bagi kehidupan di sekitarnya:  energi sumberdaya, vegetasi spesifik, panorama alam.
  • Aksi alam perlu direspon dengan cara mempelajari sifat dan perilaku, dampak positif atau negatif sehingga dapat melakukan upaya pelestarian.
  • Bagaimanapun, di balik “keindahan” tersembunyi kemungkinan ada “bencana”.
  • Panorama indah menjadi objek pariwisata domestik maupun mancanegara yang menarik.

 IMG_0002

Panorama menjelang pagi (hamparan awan menutup kaldera)

IMG_0003

IMG_0004

IMG_0005

IMG_0006

 Panorama menjelang matahari terbit (early morning)

IMG_0007

Matahari terbit (sunrise)

IMG_0008

IMG_0009

IMG_0010

Pariwisata menikmati panorama, fasilitas olahraga dan rekreasi

IMG_0011

IMG_0012

Kaldera (dataran pasir seputar gunung)

Panorama:

-Saat subuh (menjelang matahari muncul) seputar kawah diliputi awan putih mengambang seolah berada di bawah kita;  saat matahari terbit (sunrise) memberikan keindahan alam yang menakjubkan.

Kaldera:

-dataran pasir di seputar kaki gunung, merupakan kawasan luas spesifik yang dapat dimanfaatkan untuk berolah raga jalan kaki maupun menunggang kuda.

Vegetasi:

-Pinus (Pinus mercusii).

-Semak rendah atau rumput liar pencegah erosi.

Flora:

-Tanaman bunga liar spesifik gunung Bromo – Semeru - Edelweis Jawa (Anaphalis javanica), merupakan ciri khas vegetasi alam di kaldera Bromo – Semeru.