08 MayKonsevasi Tillage

Mulsa Hidup - Copy (2)

SISTEM KONSERVASI TILLAGE

(Conservation Tillage Systems)

Diposkan: Syekhfani

Bahan organik tanah, adalah kunci kesuburan (fisik, kimia, dan biologi) tanah; lebih jauh adalah kunci keberlanjutan pertanian serta kehidupan di bumi.

Oleh karena itu, diperlukan upaya konservasi bahan organik, baik pencegahan (preventif) maupun penanggulangan (kuratif) terhadap degradasi bahan organik di lahan pertanian.

Secara managerial, upaya konservasi tersebut dilakukan dengan melakukan pengolahan (tillage) yang baik dan benar, mengikuti kaedah konservasi.

Sistem tillage dalam konservasi bahan organik meliputi:

1. Sistem pemotongan/penghilangan mulsa: tajuk, pangkal batang, rolling dan roll-chopping, dan cover-crop pencegah mulsa.

2. Sistem memelihara mulsa: cover crops (penutup tanah), living mulches (mulsa hidup).

Beberapa keuntungan Konservasi Tillage:
• Mengurangi erosi angin (reduced wind erosion)
• Mengurangi erosi air (reduced water erosion)
• Lahan mengalami erosi dijadikan produksi (erodible land brought into production)
• Meningkatkan pilihan pertanaman ganda (increased options for multiple cropping)
• Memperbaiki pengelolaan kelembaban (improved soil moisture management)
• Fleksibel waktu untuk operasi lapangan (flexible timing for field operations)
• Memperbaiki struktur tanah (improved soil structure)
• Manajemen humus yang baik (better humus management)
• Memelihara suhu tanah (moderation of soil temperature).

Lihat: → Soil organic matter conservation