02 MayVirgin Forest

TROPICAL RAIN FOREST IN BATU MALANG

Siklus Hara Tertutup

(Close Nutrient Recycling)

Syekhfani

Baru saja penulis pergi ke Sumber Kali Berantas, melihat secara langsung kondisi hutan lindung (Arboretum), yang masih berupa hutan perawan (virgin soil).

Hutan primer ini, mempunyai stratifikasi pohon, semak dan rerumputan yang memenuhi lantai hutan.

Di bawah vegetasi hutan perawan (virgin forest) ini, sedikit sekali penetrasi sinar matahari, sehingga di situ terasa sejuk (dingin dan lembab).

Di lantai hutan, ketebalan seresah (litter) mencapai 5 hingga 10 cm atau lebih, menurut kondisi kelerengan.

Seresah mudah sekali hancur dan bila diremas terasa mengandung air cukup tinggi.

Akan tetapi bila contoh seresah dibawa ke luar kawasan hutan, maka akan segera menjadi kering.

Berikut rekaman foto menggambarkan kondisi hutan perawan (virgin soil) tersebut.

1

2

3

Kondisi hutan perawan (virgin forest) bersifat siklus hara tertutup (close nutrient recycling).

Tidak ada unsur hara hilang melalui pencucian (leaching) atau penguapan (volatile).

Bahkan ada masukan dari debu dan fiksasi N dari udara dan pelapukan batuan induk dari horizon bawah.

Tropical rain forest in Batu Malang classified as primary forest.