20 JanSmart Gardening

Smart Gardening

BERKEBUN MANTAP DAN SEHAT

Kebutuhan Tumbuh Tanaman (Plant Growth Requirements)

Syekhfani

Tanaman, sebagian biomas ada dalam tanah (rhizospher), sebagian lagi di atas tanah (biosphere). Bentuk dan volume biomas akar dan tajuk adalah sama (similar), proyeksi satu sama lainnya.

Lingkungan tumbuh yang ideal meliputi: tanah, air, dan cahaya; seringkali menjadi faktor pembatas (limiting factors). Hanya udara, berada tidak terbatas karena mengisi ruang pori rhizosfer dan atmosfer tajuk.

Kebutuhan tumbuh tanaman (crop requirements) dalam pot pun merupakan proyeksi dari tanaman di kebun (lapangan).

Ketika kita ingin menyiapkan tanaman hias dalam pot, maka pertimbangan terhadap kebutuhan tumbuh tersebut sangat penting diperhatikan. Kebutuhan meliputi: tanah, cahaya, dan air.

TANAH

Campuran medium tanah dalam pot, berdasar pada rasio tiga komponen:

a. Tanah lempung (loamy soil), bertekstur gembur.

b. Bahan organik (gambut, kompos kotoran ayam, dsb.).

c. Pasir sungai (washed river sand).

Ada tiga kelompok rasio tiga komponen tersebut untuk medium pot:

1. Standar (standard) – 3 : 2 : 1

2. Berpasir (sandy) – 1 : 2 : 3

3. Lembab (moist) – 1 : 3 : 0

CAHAYA

Cahaya, sumber energi kehidupan tanaman; melalui reaksi fotosintesis mengikat gas CO2 dan H2O menjadi karbohidrat (kerangka dasar senyawa metabolit tanaman).

Pekebun amatir dapat menggunakan acuan kebutuhan cahaya optimal sebagai berikut:

1. Tanaman Senang Cahaya (sun loving plants), menghendaki tumbuh di bawah sinar matahari penuh tanpa perlindungan, misalnya di teras rumah atau balkon. Contoh: kaktus, sukulen, Bougenvil, Adenium, dll.

2. Tanaman Semi Teduh (semi shade plants), tanaman pot daerah tropika basah (termasuk Indonesia) umumnya, semi indoor, memperoleh cahaya pantulan, misalnya di teras rumah di bawah atap atau rumah kasa.

3. Tanaman Senang Teduh (shading loving plants), beradaptasi pada penyinaran rendah, di ruang tamu, kamar mandi, dapur, dsb.

AIR

Tanaman kebun memperoleh air hujan; namun tanaman pot di teras dan balkon perlu diberi air. Berdasar kebutuhan terhadap air, acuan kasar berikut dapat diikuti:

1. Tanaman berair seperti lidah mertua (Sanseviera), Aloe vera, dan kaktus yang menyimpan air dalam jaringan daun dan/atau batang, dapat bertahan beberapa minggu tanpa diberi air.

2. Beberapa tanaman mempunyai akar rambut di batang/cabang atau kutikula terselaput lilin di permukaan daun, contoh karet (Ficus elestica). Beberapa tanaman menggugurkan daun bila kekeringan untuk mengurangi penguapan air (evaporasi).

3. Beberapa tanaman berdaun sempit, tumpang tindih, contoh Fittonia dan Adiantum raddianum, cenderung kehilangan banyak air melalui transpirasi, khususnya bila total luas daunnya yang luas. Tanaman ini membutuhkan pemberian air lebih sering.

4. Tanaman pada pot tidak porous kurang membutuhkan air dibandingkan pot tanah yang merembeskan air melalui dindingnya.

5. Tanaman yang menunjukkan pertumbuhan aktif (tunas muda, ranting trubus, kuncup) membutuhkan lebih banyak air.

Lihat: Parks & Recreation Department, Ministry of National Development, 1994. A Guide to Skyrise Grdening. Singapore Science Centre, Science Centere Road, Singapore 2260.