15 DecSOIL-Farm Progress Show (Pameran Perkembangan Pertanian)

 

FARM PROGRESS SHOW

(PAMERAN PERKEMBANGAN PERTANIAN)

 

Teknologi – Tematik – Multiguna

 

Gambar Unduhan:  Syekhfani

 

Pameran perkembangan pertanian(farm progress show), merupakan salah satu cara menyampaikan kemajuan IPTEK di bidang pertanian, meliputi proses, produk, maupun hal-hal lain bersifat spektakuler.

0. Libang Deptan

Salah satu pameran pertanian oleh Litbang Deptan


Kegiatan dilakukan secara rutin, seperti misalnya saat ulang tahun (kemerdekaan, kelahiran kota), musim panen (saat Anggrek berbunga, mangga berbuah), pertemuan (kongres, kegiatan partai), dan sebagainya;  atau insidental, sesuai dengan momen yang tepat di mana banyak pengunjung datang, contoh momen pertemuan ilmiah (seminar, lokakarya, simposium), kunjungan pejabat, atau mencari dana untuk keperluan khusus. 

3. teknologi

Stand teknologi

1. Produk Hortikultura

Stand pertanian

2. Produk Pangan

Stand pangan

4. Buah

Stand buahan

5. Sayur

Stand sayuran

Tema pameran biasanya disesuaikan dengan momen-momen tersebut.  Pameran pertanian biasanya insidental dan bersifat sementara (tidak permanen), kecuali lokasi di lahan pertanian. Selain menambah pengetahuan dan wawasan pengunjung, pameran juga dimaksud sebagai “hiburan” pelepas lelah seusai pekerjaan rutin sehari-hari. Pengunjung tidak ditarik karcis masuk ke area pameran.

Biasanya pemilihan materi yang dipamerkan, selain sesuai tema, ditentukan oleh sponsor yang mendanai semua persyaratan sebagai peserta pameran.

9. Stand Sponsor

Stand sponsor

Hal menarik adalah materi yang dipamerkan biasanya dipilih yang “langka“, atau sedang “booming” untuk menarik para hobeis mengunjungi stand.

8. Produk Spesifik

Adenium yang unik

 Tidak jarang momen pameran dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan secara komersial.

Panitia pameran juga menilai penampilan stand pameran dan memberi “penghargaan” kepada stand terbaik.

6. Penataan Stand

Contoh penataan stand

 

Pameran adalah momen refreshing yang bermanfaat!

 

07 DecSOIL-Hujan di Perumahan Penduduk

 

0

 

HUJAN DI PERUMAHAN PENDUDUK

 

Hujan:  Udara Lembab ~ Jamur Tumbuh ~  Tanaman Peka Air

 

Gambar-gambar:  Syekhfani

 

Hujan di perumahan penduduk:  seperti halnya di lahan petani, hujan bisa berdampak positif dan negatif terhadap kehidupan sehari-hari di kawasan perumahan penduduk.

Bila hujan turun, aktivitas di luar rumah penduduk dikurangi, kecuali bila terpaksa harus dilakukan (anak-anak sekolah, masuk kantor, berjualan, bekerja di kebun, dan sebagainya).

Pekerjaan rumah tangga rutin yang  membutuhkan sinar matahari, juga terhalangi  (jemur pakaian, jemur perabot rumah-tangga, dan sebagainya).  Sehabis hujan, kondisi udara lembab, suhu dingin, udara mendung, berpengaruh terhadap kehidupan flora maupun fauna.

Di kawasan lingkungan hijauan perumahan penduduk:  Kebun, tanaman di taman, halaman, balkon, emper,  terpengaruh pertumbuhannya;  ada yang kekurangan air, namun ada pula yang kelebihan air.  Di pihak lain, selokan di sekeliling perumahan penduduk menjadi bersih karena kotoran terangkut oleh aliran air hujan. Namun, bila kita perhatikan dengan seksama, ada yang menarik seperti berikut:

 

1

Pada bekas pangkasan pohon nangka, tumbuh jamur kuping.

4

Demikian pula pada bekas pangkasan pohon Mengkudu di tepi lapangan.

5

6

Buah Delima terlalu banyak hujan, busuk menjelang matang.

7

9

8

Tanaman Lombok kecukupan air, tetapi tidak menghendaki terlalu banyak air.

8

11

12

Kembang Amarilis muncul di bulan-bulan penghujan, tetapi juga tidak menghendaki terlalu banyak air.

 

Hujan bagi penduduk perumahan:  tampaknya seperti  menyusahkan, tapi sebenarnya ada hal yang  unik!

  

10 JulSOIL-Favorite Fruit Crops

 

STRAWBERRY

(STROBERI)

0

Ulasan/Foto-foto:  Syekhfani

 

Tanaman Stroberi, dikenal oleh semua tingkatan umur:  anak-anak, remaja, maupun dewasa.

Stroberi adalah tanaman menjuntai, cepat tumbuh, dengan untaian bunga putih mungil, dan warna buah hijau, putih, merah (sesuai umur buah).

Stroberi tampil cantik dan eksotik, seringkali menjadi inspirasi kreasi gambar, sulaman, atau pakaian dan property berbagai jenis (dompet, tas, sepatu, payung dan sebagainya);  terutama bernuansa anak-anak dan remaja.

Taman rekreasi pun seringkali dilengkapi dengan kebun, bedengan atau pot tanaman stroberi.

Secara umum, stroberi termasuk jenis komoditi industri bahan baku kue dan minuman (cake & beverage), sebagai sumber vitamin dan mineral.

Tanaman stroberi tumbuh baik pada ketinggian di atas 500 meter dari permukaan laut;  jenis tanah berlempung (loamy), reaksi (pH) agak masam hingga netral, porous dan kaya bahan organik dan unsur mineral.

 

2

Buah stroberi matang

3

Pot stroberi (bantalan)

4

Pot stroberi (gantung)

5

Kebun stroberi (bedengan)

 

17 JunSOIL-Umbi Tradisional Pangan Alternatif

 

TANAMAN UMBI TRADISIONAL TROPIKA INDONESIA – SUMBER PANGAN ALTERNATIF

 

Jenis – Syarat tumbuh – Budidaya

 

Tanaman umbi-umbian, adalah jenis tanaman yang berlimpah di Indonesia dan belum dibudidayakan secara intensif;  kecuali:  ubikayu, kentang, dan ubijalar.

Di indonesia, umbi termasuk jenis pangan alternatif, di samping pangan pokok beras.  Bahkan di beberapa daerah/tempat umbi menjadi pangan pokok lokal setempat.

Para ahli gizi menyarankan agar mengkonsumsi sumber karbohidrat umbi dari pada beras, terlebih lebih bagi penderita “diabetes“.

Berikut dikemukakan beberapa jenis umbi yang berpeluang untuk dikembangkan sebagai pangan alternatif, selain ubikayu, kentang dan ubijalar (lihat pos:  SOIL-Ubi Lahan Kering):

CannaEdulis2[1]

Ganyong – Canna (Canna edulis Ker

CannaEdulis[1]

1. Ganyong, Canna (Canna edulis Ker. – Cannaceae).

Tergolong herba tahunan dengan tinggi 2 meter, berasal dari Andes.

Umbi akar (rhizomes) dikonsumsi setelah dipanggang atau rebus dan dapat digunakan sebagai bahan penghasil tepung kanji (starch). Daun muda dan akar muda dapat pula digunakan sebagai penghasil tepung kanji tetapi jarang dilakukan.

Budidaya:  Biji atau tunas umbi ditanam dalam baris 75 x 100 cm.  Tanaman biasanya dipanen setelah berumur 4 hingga 12 bulan.  Kebutuhan pupuk belum banyak diketahui.

http://www.pfaf.org/user/Plant.aspx?LatinName=Canna+edulis

Gembili1

Gembili – Coleus parviflorus Benth.

Gembili2

Gembili3

2. Gembili, “Black Potato (Coleus parviflorus Benth. – Cyperaceae) sinonim:  Plectranthus rotundifolius (Poir.) Spreng.

Berasal dari Afrika, dijumpai di Sumatera dan Kalimantan.  Umbi kecil dan berwarna coklat dikonsumsi sebagai sayuran.

Budidaya:  Gembili dikembang biakkan dengan umbi akar (rhizome) dengan jarak baris 40 x 40 cm.  Tunas ditumbuhkan selama 5 bulan.  Hasil dilaporkan petani Indragiri, Riau yaitu 10 ton umbi segar per hektar.  Kebutuhan pupuk belum banyak diketahui.

http://www.ebay.com.au/itm/5-Bulbs-COLEUS-PARVIFLORUS-BENTH-Cooking-Plant-FREE-Phytosanitary-Certificate/400432780958?pt=LH_DefaultDomain_0&hash=item5d3ba7569e

 

220px-Dioscorea_balcanica_BotGardBln310505[1]

Uwi, “Yam” (Dioscorea spp. -  Dioscoreaceae)

3. Uwi, “Yam (Dioscorea spp. – Dioscoreaceae).

Juga dikenal sebagai umbi “gadung” (Sumatera Selatan), merupakan herba tahunan memanjat  dan umbinya baru dapat dimakan bila telah melalui pencucian dan pemasakan sehingga bahan meracun (alkaloid) hilang.  Namun dilaporkan ada jenis “yam” di Sumatera yang tidak beracun.

Budidaya:  tunas umbi atau irisan mata tunas umbi disemaikan di lapangan (in situ).  Tanaman dibiarkan tumbuh hingga daun-daun menguning.  Dilaporkan produktivitas yam adalah 10 hingga 15 ton per hektar.

http://en.wikipedia.org/wiki/Dioscorea

http://en.wikipedia.org/wiki/Yam_(vegetable)

 Bengkuang

Bangkuang – Pachyriihizus eosus (l.) Urb.

4. Bangkuang, “yam bean” (Pachyriihizus eosus (l.) Urb. – Legumonosae).

Bangkuang merupakan herba tahunan memanjat berasal dari Amerika Tengah.

Daun, polong, dan biji adalah meracun, tetapi umbi muda dapat dimakan mentah. Tanaman bengkuang tumbuh baik pada tanah gembur, subur dan drainase baik.

Budidaya:  Dikembang biakkan dengan biji yang ditugalkan di galengan atau bedengan sempit. Hasil yang dilaporkan adalah 10 hingga 15 ton per hektar.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/95/Pachyrhizus_erosus_Blanco2.249.png

 

Teks:

Driessen, P.M. dan  Permadhy Sudewo.  – . A Review of Crops and Crop Perfomance on Southeast Asian Lowland Peats.  Soil Res. Inst., Bogor. Bulletin 4.

 

06 JunSOIL-Tata Lahan Kota I

  

PANORAMA – TATA LAHAN KOTA

Kampus – Kota – Taman Raja

Panorama:  Kota Seoul, Korea Selatan

Foto-foto: Syekhfani

 

Lahan kota:  kampus, kota, taman dan tempat rekreasi, merupakan tempat-tempat yang ditata secara arsitektur lanskap untuk menghasilkan wajah kota yang menarik dan mengesankan.

Selain memberikan kenyamanan dan gairah kerja bagi penduduk kota setempat, ia dapat pula menjadi daya tarik yang memberikan kesan khusus bagi wisatawan domestik maupun manca negara yang berkunjung.

Kondisi ekosistem hutan dan semak kota yang tertata indah memerlukan keahlian khusus bagi para ahli lanskap dan tata kota.  Kontribusi para ahli biologi, ekologi, hortikultura, silvikulltura, bahkan ahli tanah secara terpadu (integrated) dibutuhkan dalam manajemen pertamanan.

Penulis sempat merekam beberapa cuplik panorama kota Seoul, saat rombongan dari UB melakukan kunjungan  ke University of Korea dan Iwa Womens’ University, di Seoul beberapa waktu yang lalu.

 

1

 Jalan utama menuju kantor pusat University of Korea

2

Pot bunga, di sepanjang jalan utama menuju kantor pusat University of Korea

3

Taman, di depan kantor pusat University of Korea

4

Panorama, menuju luar kota arah barat Seoul, pandangan dari kampus University of Korea

5

Salah satu jalan dalam kampus Iwa Womens’ University

6

Panorama, dalam kota, latar belakang bukit dan hutan

7

Panorama, taman Raja, di bukit luar kota Seoul

8

Salah satu bagian dalam taman Raja dalam Kota Seoul

 

27 MaySOIL-Indoor Plants

                                                                                                                                                                                                                                                                                                 

INDOOR PLANTS

(TANAMAN DALAM RUMAH)

Annuals – Prennials – Foliage – Schrubs – Trees

Ferns & Palms – Caccti, Succulents & Carnivorous Plants

Orchids & Lilies – Climbers

0

Foto-foto: Syekhfani

Indoor Plants (Tanaman dalam Rumah), adalah tanaman hias yang dipelihara di lingkungan rumah:  beranda, ruang tamu, ruang keluarga, atau ruangan lain di mana tanaman dapat tumbuh dengan baik dan normal.

Indoor plants ditanam untuk tujuan keindahan, kenyamanan, dan kesehatan, sesuai dengan pepatah “bukanlah rumah kalau tidak ada tanaman – it is no home if it hasn’t flowers”.

Secara alami, tumbuh-tumbuhan hidup di tempat terbuka (out door);  mendapat sinar matahari penuh hingga terlindung, masing-masing mempunyai kemampuan adaptasi berbeda-beda sesuai jenis, medium, dan lingkungan.

Tumbuhan  ruang terbuka dapat berubah menjadi tumbuhan ruang tertutup (indoor) melalui proses aklimatisasi (penyesuaian iklim) secara perlahan-lahan, sedikit demi sedikit.  Faktanya, hampir semua tanaman pot dapat dipindah dari luar ke dalam rumah.

Manajemen tata letak tanaman pot harus disesuaikan dengan jenis tanaman (annuals – semusim, perennials – tahunan,  foliage – daun, schrubs – semak, atau trees – pohon).

Jenis tanaman khusus seperti:  xerophytic – kaktus, succulents – daun tebal, carnivorous – pemakan serangga, Orchids & Lilies – lili & anggrek – Climbers – menjalar;  masing-masing mempunyai kemampuan beradaptasi secara indoor.

Perlu diingat bahwa tanaman indoor tidak dapat ditaruh di sembarang tempat.  Mereka mempunyai persyaratan medium dan kondisi lingkungan tertentu: suhu, kelembaban dan cahaya.  Persyaratan tersebut  perlu dipenuhi agar tumbuh baik sesuai yang diinginkan.

Akhir-akhir ini, penelitian menunjukkan bahwa tanaman indoor daun secara efisien mampu berfungsi sebagai penyaring polusi udara ruangan, di samping juga sebagai visual antidote stres.

Berikut disajikan contoh beberapa tanaman indoor yang lazim digunakan.

 

 

1

Welcome

3 (Spathipyllum)

Spathipyllum spp., AraceaeSpatipilum

4 (Fittonia, kura-kura)

Fittonia spp., Acanthaceae – Fitonia

5 (Gardenia)

Gardenia spp., Rubiaceae  – Kacapiring

2

Mandevilla sanderi, Apocynaceae – Kembang terompet

6 (2)

8

7

Orchids – Anggerik

9 (Graptopetallium)

Graptopetallium spp., Crassulaceae – Graptopetalum

10 (Sansevieria)

Sansevieria spp., Agavaceae – Lidah mertua

11 (Chamaecereus)

Echinopsis chamaecereus - Peanut Cactus

12 (Periplus Editions (HK) Ltd).

 

 

 

Bahan Bacaan:

Periplus. 2000. 500 Popular Indoor Plants.  Periplus Editions (HK) Ltd.  Berkeley Books Pte Ltd.  5 Little Road #08-01, Singapore 536983.

 

 

19 MaySOIL-Tanaman Hidrofit

 

 

TANAMAN HIDROFIT – TANAMAN AIR TERGENANG

(WATER AND POOL PLANTS)

 

 

Contoh:  Tanaman Teratai

 

K4 (Kebun Raya Bogor)

Royal Water-Lily, Royal Water Platter: Victoria amazonica (V. regia)

Foto-foto:  Syekhfani

 

  • Tanaman Teratai (Water-Lily)Nymphaea spp. , Nymphaeaceae, adalah tanaman air, perennial, akarnya tumbuh dalam lumpur dan daunnya mengambang di permukaan air.  Bunganya muncul dan berkembang di atas permukaan air.
  • Teratai tumbuh baik dalam medium tanah gambut,  tanah kebun, atau pasir kuarsa, yang subur.
  • Tanaman teratai adalah tanaman hias bunga, warna-warni, ditanam di kolam ataupun  dalam pot tergenang.
  • Terdapat berbagai jenis tanaman teratai, dari yang sederhana sampai eksotik dan langka.  Umumnya indah dan menarik, dengan waktu berkembang relatif lama.
  • Berikut disajikan beberapa foto tanaman teratai di taman terbuka dan dalam pot.

Di Taman Terbuka:

K1 (Kebun Raya Bogor)

Pink Water-Lily (Nymphaea rubra)

K2 (Kebun Raya Bogor)

White Water-Lily (Nymphaea rubra)

 K3 (Kebun Raya Bogor)

K4 (Kebun Raya Bogor)

Royal Water-Lily  -  Royal Water Platter:  Victoria amazonica (V. regia)

Dalam Pot:

P1 (halaman rumah)

P2 (halaman rumah)

P3

Pygmy Water-Lily (Nymphaea tetragona (pygmaea) “Helvola”

P3 (halaman rumah)

P4 (halaman rumah)

P5 (halaman rumah)

Pink Water-Lily (Nymphaea rubra)

P6 (halaman rumah)

 Fragrant Water-Lily – Alligator Bonnet (Nymphaea odorata)

Plant & Flowers

Buku Bacaan:

Bianchini, F. dan A.C. Pantano 1995.  Guide to Plants and Flowers – Simon & Schuster’s. Ed. By P. Perry. A Fireside Book, Publ. Simon & Schuster Inc. Singapore, pp. 497-514.

 

 

01 MaySOIL-Topografi Gunung Berapi

   

TOPOGRAFI GUNUNG BERAPI

 

  Kawasan (contoh):   Gunung  Bromo,  Jawa Timur

Foto-foto:  Syekhfani

  IMG_0001

  Kawah Gunung Bromo

  • Gunung berapi, memberikan arti sendiri bagi kehidupan di sekitarnya:  energi sumberdaya, vegetasi spesifik, panorama alam.
  • Aksi alam perlu direspon dengan cara mempelajari sifat dan perilaku, dampak positif atau negatif sehingga dapat melakukan upaya pelestarian.
  • Bagaimanapun, di balik “keindahan” tersembunyi kemungkinan ada “bencana”.
  • Panorama indah menjadi objek pariwisata domestik maupun mancanegara yang menarik.

 IMG_0002

Panorama menjelang pagi (hamparan awan menutup kaldera)

IMG_0003

IMG_0004

IMG_0005

IMG_0006

 Panorama menjelang matahari terbit (early morning)

IMG_0007

Matahari terbit (sunrise)

IMG_0008

IMG_0009

IMG_0010

Pariwisata menikmati panorama, fasilitas olahraga dan rekreasi

IMG_0011

IMG_0012

Kaldera (dataran pasir seputar gunung)

Panorama:

-Saat subuh (menjelang matahari muncul) seputar kawah diliputi awan putih mengambang seolah berada di bawah kita;  saat matahari terbit (sunrise) memberikan keindahan alam yang menakjubkan.

Kaldera:

-dataran pasir di seputar kaki gunung, merupakan kawasan luas spesifik yang dapat dimanfaatkan untuk berolah raga jalan kaki maupun menunggang kuda.

Vegetasi:

-Pinus (Pinus mercusii).

-Semak rendah atau rumput liar pencegah erosi.

Flora:

-Tanaman bunga liar spesifik gunung Bromo – Semeru - Edelweis Jawa (Anaphalis javanica), merupakan ciri khas vegetasi alam di kaldera Bromo – Semeru.

29 AprSOIL-Akar Tumbuhan

  

 

FUNGSI AKAR TUMBUHAN

Kemampuan Tegak, Bernafas, Menyerap Air, Menyerap nutrisi

 

 imagesCAA2K7PF[1]

  • Akar – adalah bagian tanaman yang tumbuh dan berkembang dalam medium tanah (dan/atau air/udara).

 

imagesCA213R0O[1]

  • Fungsi akar, menyangga tegak tanaman dan sebagai alat saluran udara (bernafas), saluran air (minum) dan larutan unsur hara (nutrisi).

 

Image(06)

  • Artistik, bagian akar yang muncul di permukaan tanah atau menjurai dari cabang/ranting memberi keindahan artistik tersendiri.

 Zone Akar (Lampung)2

  • Studi perakaran, (root study) adalah bidang ilmu yang meneliti sistem perakaran yang sangat erat kaitannya dengan mekanisme pertumbuhan tanaman di bawah permukaan tanah.

 

  • Keseimbangan, terdapat keseimbangan anatomi, morfologi, dan fisiologi antara sistem perakaran dan tajuk tanaman.

 

Tuhan menciptakan AKAR dan TAJUK tanaman dalam keseimbangan

Tags: , ,

15 AprSOIL-Sungai Eksotik

 

PANORAMA – SANTAI – BATUAN LAPUK

 

Episode: Di Tepi Sungai Enim

 

Image1


 

Sungai Enim, anak sungai Lematang, anak sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, berhulu di bukit Barisan, dengan panjang kurang lebih 100 kilometer, merupakan sungai yang bermuara di kota Muara Enim, ibu kota kabupaten Lematang Ilir Ogan Tengah (LIOT). Sungai yang tetap jernih sepanjang hari ini menunjukkan bahwa tepi sungai belum mengalami degradasi (masih berupa hutan belantara),relatif belum tereksploitasi.

 

Image2

  

Image3

 

Image4

 

Tempat Istirahat, karena sepanjang bagian tengah sungai hingga ke muara sejajar dengan jalan utama “lintas Sumatera” Bandar Lampung – Banda Aceh, kendaraan dari berbagai jenis melewati tepi sungai. Perjalanan jauh menyebabkan para penumpang tergelitik untuk istirahat sejenak di tepi sungai yang masih “alami” ini. Istirahat sambil menikmati panorama sungai, kesejukan air jernih dan udara segar sambil menyantap makanan bekal perjalanan.

 

Image5

 

Image6

 

Tebing Eksotik, meskipun sungai Enim berhulu di bukit Barisan (vulkanik), dengan jenis batuan vulkanik yang besar, keras dan berwarna gelap, tetapi setelah berada di bagian tengah hingga muara, sungai duduk di bantaran batuan sedimen lunak (termasuk batu bara di Tanjung Enim, juga dilewati sungai ini). Abrasi tepi sungai memunculkan mosaik batuan lunak yang memberikan pemandangan tebing yang eksotik.

 

Image7

 

Image8

 

Image9

 

Image10

 

Image11

 

Pelapukan Batu Endapan, tampak lapisan-lapisan batuan sedimen lunak tergerus air sungai dan memunculkan lapisan perifer hingga inti batuan;  tergantung bahan pembentuk memberi warna hitam, kuning, merah, atau pun coklat. Menarik untuk dikaji lebih detail sebagai sumber batuan induk tanah yang kaya unsur mineral.

 

Tags: , , ,

06 AprSOIL-Rehabilitasi Hutan Terbakar

 

 

KEBAKARAN HUTAN – FENOMENA ALAM/MANUSIA – BUTUH REHABILITASI

 

 hutan-pinus-di-gunung-lawu-terbakar[1]

Contoh:  Kebakaran kawasan hutan di Puncak Gunung Lawu. Kebakaran di hutan yang berada di dua propinsi yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur yang mayoritas ditanami pohon pinus seluas 15 hektar itu diperkirakan sudah terjadi sejak Minggu (22/7) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Lihat:  hutan-pinus-di-gunung-lawu-terbakar

 

gn-walat2[1]

Kondisi umum hutan sehabis terbakar:  Tampak bekas terbakar menyisakan abu (arang) dari tumbuhan terbakar.  Di satu pihak masih memberikan efek positif sebagai sumber unsur hara atau bahan pengondisi sifat kesuburan tanah.  Tetapi di lain pihak, suhu tinggi saat terbakar menyebabkan kondisi biologi tanah (sifat kesuburan biologi rusak) dan membutuhkan waktu cukup lama untuk pulih kembali.  Upaya rehabilitasi hutan bekas terbakar mempercepat pemulihan tersebut agar hutan menjadi normal kembali seperti semula. Lihat:  Rehabilitasi Hutan Terbakar

 

semak2[1]

 

Contoh rehabilitasi:  kegiatan-kegiatan yang dilakukan antara lain (Baning Kalimantan Barat):

a. Penghijauan dan Konservasi Alam Nasional (PPKN) Tahun 1994, merupakan proyek Dinas Kehutanan Kalimantan Barat. Bibit yang ditanam dari jenis Dipterocarpaceae seperti Mabang (Shorea panchyphylla), Meranti Bunga (Shorea farvifolia), dan lain-lain.

b. Pembuatan saluran drainase Tahun 1995-1996, merupakan proyek Pemda Daerah Tingkat II Sintang. Pembuatan drainase ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya penyerobotan lahan dan kebakaran hutan dalam kawasan pada musim kemarau. Panjang drainase ini kurang lebih 6 km melingkari kawasan dan sebagian masuk dalam kawasan hutan.

c. Rehabilitasi Kawasan Taman Wisata Alam Baning Tahun 2002, merupakan proyek BKSDA kalimantan Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali jenis-jenis tanaman yang tumbuh dihabitat aslinya dengan melakukan kegiatan penanaman pada areal bekas kebakaran. Selain itu dengan adanya campur tangan manusia melalui kegiatan penanaman diharapkan akan tanaman tersebut dapat tumbuh dengan cepat dan dapat beradaptasi dengan lingkungan yang terbuka. Link:  baning-kalbar

 

03 AprSOIL-Multi Fungsi

 

SUMBERDAYA – ALAM – REKAYASA

 

Sumber Air – Dam – Sawah

 

Contoh:  SPP Sembawa – Palembang:  Pemanfaatan aliran air (sungai), bendungan (dam) menjadi objek multi fungsi: (Foto:  Syekhfani)

 

 

BAGIAN ATAS:  Panorama – Rekreasi – Karamba

 

 Image(04)

 

Image(06)

Image(09)

 

  • Objek rekreasi penduduk kota dan sekitar (butuh sarana rekreasi)
  • Objek olahraga (butuh sarana – prasarana:  dayung, ski air, polo air, dan lain-lain).
  • Sumber pendapatan (butuh teknologi:  karamba ikan)

 

 

BAGIAN BAWAH:  Sawah – Itik – Ikan

 Image(11)

  • Tanaman padi sawah (kecukupan air)
  • Ternak itik/ayam (kotoran sebagai sumber pupuk untuk padi sawah atau ikan)
  • Ternak ikan

 

03 AprSOIL-Suksesi Profesi

 

MEMBANGUN  PROFESI  BERTANI

 

Lingkungan – Bakat – Hobi – Cita-cita

            443257[1]

Masa kecil

Aku menyenangi tanaman, karena sejak kecil hidupku di kampung di tengah pegunungan Bukit Barisan, Sumatera Selatan. Di situ aku mulai dikenalkan bagaimana cara mencangkul, menyiang, membajak, menanam, memupuk, memanen, dan lain-lain, oleh ayahku yang berprofesi sebagai guru sekolah dasar sekaligus juga bertani. Maklumlah, pendapatan beliau tidak mencukupi bila hanya mengandalkan gaji guru. Ayahku bercita-cita agar kelak aku menjadi sarjana pertanian (alhamdulillah hal itu terkabul).

 

Masa belajar

Tamat dari sekolah dasar, aku merantau untuk merubah nasib. Karena sekolah menengah lanjutan tidak ada di kampung, berangkatlah aku ke kota meninggalkan lingkungan bertani. Namun, jiwa bertani tetap melekat dalam diriku.

Di sekolah menengah tingkat pertama, guru-guruku juga ada yang bertani di luar jam sekolah. Mengetahui bahwa aku terampil bercocok tanam, guruku memintaku membantu. Semuanya kulakukan dengan ikhlas dan senang hati, sehingga guruku sayang padaku.

Bakat bertani tetap ada, sewaktu menyelesaikan tugas akhir di sekolah menengah tingkat atas, aku menyusun tulisan berjudul “Budidaya Tanaman Kopi”, suatu bidang yang secara praktikal sudah kulakukan semasa di kampung.

 

Menapak ke profesi

Selesai sekolah menengah tingkat atas, kupilih fakultas pertanian sebagai wadah menuju profesi masa depan. Mata ajaran praktikum kujalani dengan tekun dan serius mengikuti petunjuk dan bimbingan para dosen dan asisten. Aku merasa betapa dangkalnya ilmu pertanian yang kumiliki saat di kampung dulu. Hal itu menjadikan motivasi untuk belajar lebih tekun.

 

SN851655[1]

Aku ingat, dulu sehabis kuliah sering mengunjungi rumah-kaca Balai Penelitian Hortikultura, di mana aku juga ikut kuliah dan praktikum, dan juga ada dosenku di situ. Sebenarnya, dari situlah muncul perasaan menyenangi tanaman sebagai hobi.

13882604-closeup-of-cultivated-ripe-avocado-fruits-persea-americana-hanging-heavily-from-tree-ready-to-be-har[1]

Aku menerima tawaran dari staf Balai Penelitian untuk membantu melakukan tugas di luar jam kuliah. Aku mendapat tugas identifikasi tanaman Alpokat dan Pisang, di kebun koleksi Tanaman Buah, beberapa kilometer dari kampus. Kegiatan itu kulakukan dengan gembira dan semangat karena banyak pengetahuan dan pengalaman yang kuperoleh.

 

Profesi dosen pertanian

Studi lanjut tingkat magister dan doktor, merupakan ajang peningkatan wacana bidang pertanian lebih mendalam. Bidang teori, praktek, dan implikasi langsung ke masyarakat. Dalam hal ini pengalaman berinteraksi dengan para ilmuan, institusi dan praktisi bidang pertanian banyak diperoleh. Selain itu juga interaksi langsung dengan petani, pekebun, maupun pengusaha. Banyak kegiatan kerjasama dilakukan berupa penelitian maupun praktek di lahan.

 

Profesi bertani, adalah talentaku!

 

 

29 MarSOIL-Tanaman Sereal

 

 

PADI – JAGUNG – TEBU

 

KOMODITI PANGAN DAN ENERGI UTAMA

 

Tropika (Indonesia)

 

imagesCAR6RRD3

imagesCAL0U35R

PADI (PUSRI)  - Padi – Oryza sativa – Gramineae.

Beras (biji padi giling) merupakan pangan utama hampir semua penduduk Asia Tenggara dan banyak tempat di Afrika dan Amerika Latin. Ia dimasak dengan cara mendidihkan atau mengukus, dan dimakan bersama sayur, ikan, atau daging.  Tepung beras umumnya digunakan untuk bahan wine, bir, dan spiritus, melalui proses fermentasi. Gabah, kebanyakan digunakan sebagai pakan ternak meskipun bentuk padi, karena nilai nutrisinya lebih rendah.

Tanaman padi mempunyai toleransi luas terhadap kondisi lingkungan tumbuh bila ditanam dengan irigasi, dengan kemampuan tumbuh varietas pada semua jenis tanah, termasuk tanah salin ataupun alkalin.  Namun, pada tanah sulfat masam (pH 2 – 4) dari reklamasi lahan rawa (bakau), budidaya tanaman padi tidak mungkin dapat dilakukan;  pH tanah optimum untuk tanaman padi adalah 5.5 – 6.5. Faktor paling krusial dalam pertumbuhan tanaman padi adalah kebutuhan air 800 – 1600 mm selama musim pertumbuhan, kebutuhan air lebih banyak pada tanah yang lebih permeabel. Varietas padi apung, dapat tumbuh hingga fase vegetatif pada kondisi air tergenang hingga kedalaman 4 meter. Tanaman padi bisa pula tumbuh di lahan kering (upland) pada berbagai jenis tanah dalam sistem ladang berpindah (shifting cultivation).  Bagaimanapun, tanaman padi sangat peka terhadap kekurangan air, membutuhkan 200 mm per bulan selama periode tumbuh 100 – 125 hari.  Padi toleran terhadap suhu hingga ketinggian 3000 m.  Namun suhu optimum adalah 20 – 37 derajat C, di mana pertumbuhan terhambat pada suhu kurang dari 20 derajat.

 

Jagung2-reuters1[1]

imagesCANT9IOS

JAGUNG (PUSRI) - Jagung – Zea mays – Gramineae.

 

Jagung, satu di antara tiga tanaman sereal terpenting dunia (selain padi dan gandum), dan menunjukkan distribusi terluas di antara sereal tertentu. Tanaman jagung merupakan pangan sereal primer manusia. Hanya sebagian kecil dari produksi jagung total yang diperdagangkan.

Pada beberapa negara maju jagung ditanam sebagai pakan ternak dan bahan baku industri, seperti minyak, sirup, dan pati.  Biji jagung dapat difermentasi menjadi bahan minuman dan menghasilkan wiski, atau industri alkohol, asam, asetaldehid, aseton, dan gliserol.  Residu tanaman dapat dijadikan pakan ternak, bedeng semai, bahan bangunan, dan bahan bakar.

Jagung, mengandung asam amino, lisin, dan triptofan seperti halnya gandum ataupun beras tetapi levelnya lebih rendah. Ia juga mengandung niasin pada level lebih rendah, tetapi thiamin lebih tinggi.

Tanaman jagung beradaptasi terhadap panas, kondisi lembab, dan tidak toleran terhadap beku atau  kering kecuali ada air irigasi.  Suhu dan kelembaban pada minggu pertama dari 4 minggu awal bulan priode pertumbuhan cepat, merupakan kondisi kritis yang menentukan keberlanjutan pertumbuhan sebelum muncul bunga.  Kekeringan pada fase ini menekan pembungaan dan mempengaruhi produksi secara serius.  Kemampuan tanaman mengatasi masa kritis berhubungan erat dengan inisiasi pertumbuhan sistem perakaran.  Meskipun tanaman jagung mempunyai toleransi luas terhadap latitude dan altitude, kultivar individual hanya tampak baik pada kisaran latitude dan altitude sempit;  periode pemasakan di tropika berkisar antara 6 – 8 bulan pada ketinggian 2500 m hingga 3 – 4 bulan pada level laut.

Varietas tanaman jagung dapat ditanam secara luas pada jenis tanah ber pH di atas 5.0, berdrainase baik.  Di sebagian besar tempat di tropika, pada kondisi tadah hujan (rainfed)  mempunyai kemampuan kapasitas penahanan air (water holding capacity) cukup,  memungkinkan keberlanjutan pertumbuhan tanaman jagung dari musim kering hingga ke musim hujan berikutnya.

 

imagesCA9ABJKE

imagesCAU8LK1S

 

TEBU (NASA) - Tebu – Saccharum officinarum – Gramineae.

Tebu ditanam  untuk memperoleh gula dalam batangnya.  Secara tradisional, batang tebu dikunyah untuk memperoleh gulanya, tetapi sekarang gula diperas secara mekanik.  Berbagai jenis produk samping sisa proses ekstraksi mempunyai kegunaan masing-masing.  Molase dapat difermentasi untuk membuat rum, alkohol industri atau etanol, sedang ampas yang dikenal sebagai bagas, digunakan untuk bahan bakar dalam proses di pabrik gula itu sendiri.   Kelebihannya dapat digunakan untuk enersi pembangkit listrik atau bahan baku kertas dan papan.  Blotong (filter mud), yang tertinggal saat proses kristalisasi gula, potensial sebagai bahan pembawa (carrier material) inokulum Rhizobium dalam produksi tanaman Legum.  Molase dan bagas juga digunakan untuk bahan baku berbagai industri.

Untuk pertumbuhan optimum, tanaman tebu membutuhkan:   suhu antara 32 – 38 derajat C (rata-rata tidak boleh kurang dari 21 derajat C);  curah hujan minimal 1500 mm selama musim pertumbuhan, atau tersedia air irigasi;  dan solum dalam, tanah bertekstur berat berdrainase baik, atau tanah ringan dengan suplai hara cukup.  Musim kering pendek dibutuhkan sebelum panen untuk memaksimalkan akumulasi sukrose.  Tanaman tebu adalah tanaman hari pendek, tetapi perlu dipertimbangkan variasi di antara berbagai kultivar terhdap masa berbunga.

 

Sumber Teks:

Gibbon, G., and A. Pain. Crops of the Drier Regions of the Tropics, p 78-90;  99-102. Ed. by Dr W. J. A. Payne, Consultant in tropical livestock production. I.T.A.S. Longman – London and New York.

 

 

 

12 MarSOIL-Komoditi Kebun

 

SEKILAS TENTANG BEBERAPA KOMODITI KEBUN

 

Perusahaan Perkebunan (Estate)  –  Perkebunan Rakyat

 

imagesCAP959OA

Kelapa sawitElaeis guineensis Jacq – Palmae.  Daerah yang sesuai untuk pengembangan tanaman kelapa sawit terletak antara 15° LU – 15° LS. Ketinggian yang ideal berkisar antara 1 – 500 m dpl. Kelapa sawit menghendaki tanah gembur, subur, datar, berdrainase baik dan memiliki solum dalam tanpa lapisan padas. Di Indonesia, areal perkebunan kelapa sawit berada di pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua; umumnya diusahakan oleh perkebunan besar (estate) swasta ataupun pemerintah.  Kelapa sawit rakyat biasanya diusahakan sebagai “plasma” di bawah bimbingan estate sebagai “inti”.  Link:  teknik budidaya.

 

sadap-karet[1]

KaretHevea brasiliensis Muell. – Euphorbiaceae.  Tanaman Karet memiliki siklus hidup relatif lama (25 – 30 tahun);  waktu siap sadap ± 5 tahun.  Tanaman karet menghendaki tanah bersifat masam, sehingga cocok pada jenis tanah Ultisols dan Oksisols.  Seperti halnya kelapa sawit, komoditi karet umumnya diusahakan oleh perkebunan besar (estate) swasta atau pemerintah.  Di Sumatera, misalnya, dijumpai karet rakyat yang diusahakan secara individual dan bersifat tradisional turun temurun sejak nenek moyang.  Link:  teknik budidaya.

 

Budidaya Kakao Budidaya tanaman kakao budidaya coklat[1]

Kakao Theobroma cacao L. – Sterculiaceae. Budidaya tanaman kakao atau coklat sudah lama dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia;  perusahaan perkebunan besar (estate) atau masyarakat petani individual.  Tetapi, tidak semua iklim dan tanah cocok ditanami pohon coklat.  Tanaman kakao menghendaki tanah subur dan bersolum dalam.  Di propinsi tertentu, misalnya Sulawesi Tenggara, perluasan tanaman kakao akhir-akhir ini menjadi prioritas.  Link:  teknik budidaya.

 

tanaman_kopi[1]

KopiCoffea spp. – Rubiaceae. Tanaman kopi di Indonesia merupakan komoditi unggulan yang bersifat spesifik lokasi;  diusahakan sebagai perkebunan besar (estate) swasta atau pemerintah dan budidaya masyarakat secara tradisional.  Seperti halnya tanaman kakao, tanaman kopi menghendaki tanah subur dan bersolum dalam.  Dari jenis dan rasa yang spesifik, maka sentra produksi kopi tertentu menjadi terkenal, misalnya:  kopi Gayo, kopi Lampung, kopi Toraja, dan lain-lain;  atau nama jenis kopi misalnya:  kopi Arabika, kopi Robusta, kopi Arabusta, dan lain-lain.   Link: teknik budidaya.

 

budidaya cengkeh[1]

CengkehEugenia aromatica (L.) Baill – Myrtaceae.  Cengkeh menghendaki tanah berstruktur baik:  gembur, tidak berpadas. Campuran tanah berliat dan berpasir (vulkanis muda), kurang cocok untuk tanaman cengkeh, karena mudah kehilangan air. Tanaman cengkeh dikenal dengan sebutan “si Tinjau Laut”, karena cocok ditanam di lereng-lereng dekat laut.  Penyakit “Mati Bujang” dikaitkan bagi tanaman cengkeh yang saat berumur muda tumbuh baik, tetapi kemudian tiba-tiba mati. Hal ini berkaitan dengan adanya lapisan padas (pan) di subsoil sehingga akar cengkeh tidak bisa berkembang baik.  Link:  teknik budidaya.

 

imagesCA9ABJKE

Tebu - Saccharum officinarum L. – Gramineae.  Merupakan tanaman asli tropika basah, namun masih dapat tumbuh baik dan berkembang di daerah subtropika, pada berbagai jenis tanah dari daratan rendah hingga ketinggian 1.400 m di atas permukaan laut (dpl).  Di Indonesia, perkebunan tebu dominan di pulau Jawa dengan jenis tanah Inseptisols, Alfisols atau Oksisols, berkembang sejak tahun 1800-an. Karena areal tanaman tebu terdesak oleh tanaman padi (sistem sawah, “glebagan, Jawa“), maka sekitar tahun 1980-an pengembangan perkebunan tebu di arahkan ke luar pulau Jawa (Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua) dengan jenis tanah Ultisols, Inseptisols, dan lain-lain. Link:  sejarah dan info.

 

13518281581088350240[1]

TembakauNicotiana tabacum L. – Solanaceae. Tembakau adalah komoditi yang cukup banyak dibudidayakan terutama oleh masyarakat petani.  Dikenal beberapa sentra produksi tembakau, sesuai jenis dan kekhususannya:  misalnya Deli, Wonosobo, Klaten, Bojonegoro, Jember, Madura, dan lain-lain. Jenis tanah dari yang bersifat gembur (loose) hingga berliat.  Link:  teknik budidaya.

 

Panili_3[1]

PaniliVanilla spp. –   OrchidaceaePanili dapat hidup di iklim tropis, curah hujan 1000 – 3000 mm/tahun, cahaya matahari 30% – 50%, suhu udara optimal 200C – 250C, kelembaban udara sekitar 60% – 80%, ketinggian tempat 300 – 800 m dpl. Tanah gembur, ringan, tergolong tipe tanah Lempung berpasir (sandy loam) dan Lempung berpasir berkerikil (gravelly sandy loam), mudah menyerap air, pH tanah + 5,7 – 7.  Di Indonesia, tanaman panili dibudidayakan oleh perkebunan besar (estate) tumpangsari dengan tanaman komoditi lain atau monokultur.  Selain itu, tanaman panili dibudidayakan pula oleh masyarakat, di lokasi yang cocok, tumpangsari dengan tanaman kopi, kakao, atau di lahan pekarangan.  Link: teknik budidaya.

03 MarSOIL-Plasma Nuthfah III

 

TUMBUHAN  EKSOTIK  – TROPIKA INDONESIA

  

Langka – Tradisional – Alami – Budidaya

 

Muncul “bunga” pada kondisi medium/tanah optimal:  cahaya, suhu, kelembaban, nutrisi, dan musim yang khusus

 Anggrek hitam (Coelogyne-Pandurata)

Anggrek Hitam atau Black OrchidCoelogyne pandurata Lindley, pada lidahnya terdapat warna hitam;  tersebar di Malaysia, Sumatera, Kalimantan dan di Filipina (Mindanao, Luzon dan pulau Samar). Pada umumnya tumbuh pada pohon tua, didekat pantai atau di daerah rawa dataran rendah yang cukup panas. link –>  http://www.anggrek.org/sp/coelogyne-pandurata

arumdalu[1]

Sedap malam- Arum dalu (Cestrum nocturnum) – Bunga kuno ini dulu banyak ditanam di rumah-rumah tradisional Jawa, terutama dekat pintu masuk pekarangan.  Mekar malam hari dan sangat harum;  lama mekar hanya sehari, layu kemudian muncul bunga baru.  Berbunga sepanjang tahun, dan dapat dibiakkan melalui teknis pencangkokan.  lihat:  Referensi.Tanaman.Rambat.yang.Memikat

20120829Amorphopallus_Titanum[1]

Bunga bangkai  (Amorphophallus Titanum) yang masih kuncup kembali ditemukan di Jorong Timbulun, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, tepatnya di areal perkebunan karet milik masyarakat setempat. –> bunga-amorphophallus-titanum-ditemukan-di-solok-selatan.

kantil-cempaka-putih-michelia-alba-2[1]

Cempaka putih (Michelia alba) – I’ve been waiting to write about this cempaka putih for so long. At last it blooms in March 2011 and I get to take a few pictures to share here.  lihat:  michelia-alba-cempaka-putih

cempaka-gondok(Talauma candolli)

Cempaka gondokTalauma candollii B. L. – Mempunyai bunga yang sangat harum sehingga sering digunakan sebagai pewangi. Bunganya juga berkhasiat untuk mengobati tekanan darah tinggi. Tanaman ini mempunyai ciri umum, habitusnya perdu, batangnya bulat berkayu dan percabangannya monopodial.   lihat:   –> Talauma candollii

 Kacapiring atau Kaca Piring(Gardenia augusta)

Kacapiring (Gardenia augusta Merr.) – Kacapiring (Gardenia) banyak dipelihara sebagai tanaman hias atau pagar hijau, memiliki aroma bunga harum; tergolong perdu tahunan serta memiliki cabang, ranting, dan daun lebat;  mudah tumbuh di sembarang tempat, daerah dingin atau panas. Namun, lebih cocok di  pegunungan atau ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaaan laut.  lihat:  Kacapiring

 Kecubung gunung (Brugmansia suaveolens [H. et B.] B. et P. )

Kecubung gunung (Brugmansia suaveolens [H. et B.] B. et P) – berasal dari Meksiko dan termasuk tanaman beracun. Di Indonesia, umumnya tumbuh liar di daerah yang lembab sebagai penutup jurang atau digunakan sebagai pagar hidup maupun perdu hias. lihat: –> kecubung-gunung-obat-nyeri-haid

 Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.)

Kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis L.) – Daun, bunga, dan akar Hibiscus rosa sinensis mengandung flavonoida - daunnnya mengandung saponin dan polifenol;  bunganya mengandung polifenol;  serta akarnya mengandung tanin, saponin, skopoletin, cleomiscosin A, dan cleomiscosin C.  lihat:  Kembang sepatu

 17022012077

Kemuning (Murraya paniculata) – Berupa semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3 – 8 m, batangnya keras, beralur, tidak berduri. biasa tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar. lihat:  Kemuning-murraya-paniculata-l-jack

Kenanga (Cananga odorata fa. macrophylla)

Kenanga (Cananga odorata fa. macrophylla) – adalah nama bagi sejenis bunga dan pohon yang menghasilkannya. Ada dua forma kenanga, yaitu macrophylla, yang dikenal sebagai kenanga biasa, dan genuina, dikenal sebagai kenanga filipina atau ylang-ylang. Selain itu, masih dikenal pula kenanga perdu (Cananga odorata fruticosa), yang banyak ditanam sebagai hiasan di halaman rumah.  – lihat:  Kenanga-cananga-odorata

 melati putih (Jasminum sambac)

Melati putih (Jasminum sambac) – Bunga melati selalu berwarna putih. Walau tumbuhan ini  mempunyai ukuran kecil tetapi mengeluarkan aroma  wangi dan  dapat bermanfaat bagi kesehatan, terutama refleksi dan menghilangkan stress.  lihat:  Melati-putih-jasminum-sambac

macro[1]

Kantong Semar – Nephenthes (Nepenthes macrophylla) – lihat:   Nepenthes

dan lihat pula kantong semar pembawa “hoki”:   plantamor.com

 rafflesia arnoldii

Rafflesia (Rafflesia arnoldii)  – lihat:  Rafflesiaceae Raff.arn.

Seruni (Chrysanthemum sp)

Seruni (Chrysanthemum sp.) – Seruni atau juga dikenal sebagai Krisan, banyak ditanam di pekarangan karena keindahan bunganya.  lihat:  Chrysanthemum-sp-atau-krisan-seruni

Anaphalis javanica (Javanese edelweiss)

Edelweis Jawa (Anaphalis javanica) – Bunga ini memang tidak begitu indah bentuknya tetapi perjuangan untuk memperolehnya telah membuatnya sangat berkesan dan indah untuk diceritakan. Untuk mendapatkannya, kita akan mengalami kepanasan, kedinginan, kehujanan (bila sedang musim hujan), memasuki hutan yang lebat, dan menempuh perjalanan yg jauh.  lihat:  Anaphalis-javanica-edelweiss-jawa

 

02 MarSOIL-Gunung Berapi

 

GUNUNG BERAPI – BAHAN INDUK – BATUAN VULKAN

 

Bahan Induk – Jenis Tanah Utama – Spesifik

 

  • Indonesia kaya gunung berapi. Tergantung jenis bahan induk (basik, intermedier, masam), di samping faktor Vegetasi, Iklim, dan waktu, terbentuk jenis-jenis tanah utama di Indonesia. Jenis tanah di masing-masing daerah tersebut menentukan sifat-perilaku teknis, sosial, budaya, dan ekonomi yang spesifik lokasi/daerah, yang berbeda satu dengan lainnya.
  • Perbedaan faktor pembentuk tanah (Soil forming factors), menghasilkan jenis-jenis tanah utama seperti:  Entisol, Andisols, Inseptisols, Alfisols, Oksisols, Ultisols, dan lain-lain.
  • Panorama (view) gunung berapi di beberapa tempat di Jawa (Timur, Tengah, Barat), Sulawesi, dan Nusa Tenggara:

 

Gunung Berapi di Beberapa Tempat di Indonesia

 

Foto-Gambar-Gunung-Semeru-Jawa-Timur[1]

Gunung Semeru (Jawa Timur)

Letusan gunung Semeru sebagian mengarah ke timur (Lumajang, Jember) dan sebagian ke selatan dan barat (Malang), menjadikan jenis Entisols, Andisols, Alfisols, Inseptisols, dan Oksisols dari bahan induk vulkan intermedier yang relatif subur.

6[1]

Gunung Merapi (Jawa Tengah)

Letusan gunung Merapi sebagian besar mengarah ke selatan (Jogyakarta, Solo), menjadikan jenis Entisols, Andisols, Alfisols dan Inseptisols dari bahan induk vulkan intermedier yang relatif subur.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Gunung Karakatau (Jawa Barat)

Letusan gunung Karakatau mengarah sebagian besar ke daerah Lampung dan sedikit di Jawa Barat bagian barat yang didominasi oleh Jenis Ultisols. Ultisols berkembang dari bahan induk vulkan masam yang relatif kurang subur.

rinjhttpwww.ponty.dkrinjani.htma01a[1]

Gunung Rinjani (Lombok)

Letusan gunung Rinjani di pulau Lombok mempengaruhi area pertanian Lombok bagian utara dengan jenis Entisol (bertekstur pasir) dan Lombok selatan dengan jenis Vertisol (bertekstur liat) yang relatif subur, berkembang dari bahan induk vulkan intermedier.

httpen.wikipedia.orgwikiMount_Lokon

Gunung Lokon (Sulawesi Utara)

Letusan gunung Lokon di Sulawesi Utara mempengaruhi area pertanian daerah Manado dan danau Tondano (Minahasa) dengan jenis Entisols, Alfisols, atau Inseptisols yang subur, berkembang dari bahan induk vulkan basik/ultra-basik.

20 FebSOIL-Plasma Nuthfah I

 

 

PLASMA NUTHFAH – BUAHAN TROPIKA (INDONESIA) – DIMAKAN (EDIBLE)

 1

lihat Sumber (NASA): Durian - Durio zibethinus Murr. – Bombacaceae – buah (masak)

2

Durian - buah (masak) dibelah - longitudinal

3

lihat Sumber(Pusri)Mangga (Mango) – Mangifera spp. – Aanardiaceae – buah di pohon (tua)

4

Mangga (Mango) - buah (masak) dipotong – longitudinal section

5 (2)

Kemang – Mangifera caesia Jack – Aanardiaceae – buah (mentah) di pohon

5

Kemang – buah (masak)

6

Kemang – buah (masak) dikupas – longitudinal

7

lihat Sumber (Pusri): Manggis (Mangosteen) – Garcinbia mangostana L. – Guttiferae – buah di pohon (mentah)

8

Manggis - buah (masak)

9

Manggis – buah (masak) dipotong - cross section

10

Sawo (Chicu) - Manilkara achhras Fosberg – Sapotaceae – buah di pohon (mentah)

11

Sawo – buah (masak) dibelah – longitudinal section

12

Kesemek (Passionfruit) - Passiflora spp. – Passifloraceae – buah di pohon (masak)

13

Kesemek – buah (masak) dibelah – longitudinal section

14

14 (2)

Gandaria – Bouea macrophylla Griff. – Aanacardiaceae – buah di pohon (masak)

15

Gandaria – buah (masak) dibelah – longitudinal section

16

lihat Sumber (Pusri): Kedondong (Hogplum) – Spondias cytheria Sonn. – Aanacardiaceae – buah di pohon (mentah)

17

Kedondong (Hogplum) - buah di pohon (mentah)

18

Kedondong (Hogplum) – buah (masak) – biji (daging buah telah dikonsumsi)

19

lihat Sumber (Pusri): Jambu Mente (Cashewnut) - Anacaedium occidentale L. – Anacaediaceae – buah di pohon (masak)

20

Jambu Mente (Cashew nut) - buah (masak)

21

lihat Sumber (Pusri): Salak – Salacca edule L. – Palmae – buah di pohon (masak, tua dan muda)

22

Salak - buah (masak) dipotong – cross dan longitudinal section

24

lihat Sumber (Pusri): Belimbing (Starfruit) - Averrhoa spp. – Oxalidaceae – buah di pohon (mentah)

23

Belimbing - buah di pohon (masak)

25

Terong Belanda – Solanum betaceum – Solanaceae – buah di pohon (masak)

26

Terong Belanda – buah di pohon (masak)

27

Terong Belanda – buah (masak) dibelah – longitudinal section

28

Sukun - Artocarpus spp. – Moraceae – buah (mentah) di pohon

29

Sukun – buah muda (mentah)

29 (2)

Sukun - buah tua (mentah)

30

Sukun - buah (mentah) dipotong – longitudinal section

31

Kluwih - Artocarpus spp. – Moraceae – buah muda di pohon (mentah)/biji (berkecambah)

Capture

Kluwih - buah muda (mentah) dibelah – longitudinal section

32

lihat Sumber (Pusri) : Nangka (Jackfruit) - Artocarpus heterophyllus Lam. – Moraceae – buah di pohon (mentah)

33

Nangka – buah dibelah (masak) – longitudinal section

34

Cempedak – Artocarpus champeden Spreng – Moraceae – buah (masak) dipotong - longitudinal section

35

Markisah - Markisah – Passiflora edulis Sims – buah di pohon (mentah)

36

Markisah - buah di pagar (mentah)

37

Markisah - buah (masak) dibelah – longitudinal section

38

lihat Sumber (Pusri): Jambu Plastik (Jambu Air) - Eugenia aquea Burm – Myrtaceae – buah di pohon (masak)

39

Delima (Pomegranate) - Punica granatum L. – Punicaceae – buah di pohon (masak)

40

Delima - buah dibelah (biji)

41

lihat Sumber (Pusri): Rambutan – Nephelium lappaceum L. – Sapindaceae – buah di pohon (mentah)

42

Rambutan – buah (masak)

43

Rambutan – buah (masak) dipotong - cross section

44

lihat Sumber (BPP Teknologi): Duku – Lansium domesticum Corr – Meliaceae – buah di pohon (masak)

45

Duku – buah (masak) – dikupas longitudinal

46

Alpokat (Avocado) -Persea gratissima Gaertn. – Lauraceae – buah di pasar (mentah)

47

Alpokat – buah (masak) – longitudinal section

48

Sirsak (Soursop) - Anona muricata L. – Anonaceae – buah di pohon (mentah)

49

Sirsak - buah (masak) – longitudinal section

51

Srikaya/Custardapple -Annona squamosa L. – Anonaceae – buah di pohon (mentah)

50

Srikaya – buah di pohon (masak)

52

Srikaya – buah (masak) dicuplik – vertical section

53

lihat Sumber (Pusri): Jambu Biji – Zachras saphota L. – Myrtaceae/Anacardiaceae – buah di pohon (masak)

54

Jambu Biji – buah (masak)- cross section

55

lihat Sumber (Pusri): Pisang (Banana) - Musa spp. – Musaceae – buah (masak) – kupas kulit

56

lihat Sumber (Pusri): Pepaya (Papaya) - Carica papaya L. – Caricaceae – buah (masak) dibelah – longitudinal section

57

lihat Sumber (Pusri): Nanas (Peanapple) - Ananas comusus Merr. – Bromeliaceae – buah di kebun (mentah)

58

Nanas – buah (masak) dipotong – cross section

 

21 JanSOIL-Peristiwa

 

In the time it took to form one inch of soil…

 

New planets that could sustain life are discovered orbiting a neighborhood star-1996 Americans with Disabilities Act becomes law-1990 The Berlin Wall is torn down, signaling an end to the Cold War-1989

Viking I becomes the first spaceship to reach Mars-1976

U.S. Armed Forces withdraw from Vietnam-1975 Congress passes Endangered Species Act-1973 Richard Leakey discovers hominid skull, 2.6 million years old in northern Kenya-1972 First “Earth Day” is observed-1970

American astronaut Neil Armstrong walks on the moon-1969

Thurgood Marshall becomes first African American member of U.S. supreme court-1967 Rev. Martin Luther King, Jr. receives the Nobel Peace Prize in Oslo, Norway-1964

President John F. Kennedy is assassinated in Dallas, Texas-1963

British pop group The Beatles make their first recordings-1962

Soviet cosmonaut Yuri Gagarin becomes first human to orbit Earth-1961

African American trackstar Wilma Rudolph wins three gold metals at the Rome Olympic Games-1960 Elvis Presley records “Heartbreak Hotel”-1956 English runner Robert Bannister runs mile in under 4 minutes-1954 Korean War ends-1953 Dr. Jonas Salk successfully tests polio vaccine-1952 Ten million homes have television receivers-1951

Mao Tse-Tung rises to power in China-1949

The transistor is invented in Bell Laboratories in the U.S.-1948

ENIAC, the first successful electronic digital computer, becomes operational-1946

World War II ends-1945 Oswald Avery determines that DNA is the hereditary material of the cell-1944

Prehistoric cave paintings are discovered at Lascaux, France-1940

Child film actress Judy Garland stars in “The Wizard of Oz”-1939

A Coelacanth, a fish thought extinct for 65 million years, is caught of the coast of Africa-1938

First local conservation district is created-1937 Drought leads to severe dust storms in “Dust Bowl” region of Great Plains-1934 Frances Perkins, Secretary of Labor, becomes first woman in U.S. cabinet-1933 Charles Curtis of the Kaw Tribe in Kansas, a U.S. senator for 25 years, becomes Vice President of the United States-1929 Dr. H.O. Sargent and Dr. George Washington Owens establish the New Farmers of America-1927 Hirohito becomes 124th Emperor of Japan-1926 19th amendment to the U.S. Constitution gives women the right tovote-1920 World War I ends- 1918 Russian Revolution begins -1917 Jeanette Rankin (R-Montana) elected first U.S. Congresswoman-1916

Albert Einstein formulates his general theory of relativity-1915

Jim Thorpe of the Sauk and Fox Tribes wins Decathlon and Pentathlon in Olympic Games, Sweden-1912 First Model “T” Ford rolls off assembly line-1908 Upton Sinclair’s novel, “The Jungle,” leads to U.S. Pure Food and Drug Act-1906

Orville Wright makes first successful flight in self-propelled airplane-1903

Gugliemo Marconi tests radio transmissions between England and Newfoundland-1901 Britain obtains 99-year lease for Hong Kong from China-1898

Dr. George Washington Carver begins to develop over 300 products from the peanut and 118 from the sweet potato-1896

German Physicist Wilhelm C. Roentgen discovers X-rays-1895 San Francisco Examiner begins printing first newspaper comic strip-1892

Thomas Edison invents phonograph -1877

Alexander Graham Bell invents telephone-1875

U.S. experiences worst grasshopper plague in its history-1874

Congress founds first national park, Yellowstone-1872

British-American explorer Henry Morton Stanley finds Dr. David Livingstone in Central Africa-1871 Suez Canal opens- 1869 U.S. Civil War ends and 13th Amendment to the U.S. Constitution abolishes slavery-1865

President Abraham Lincoln delivers Gettysburg Address-1863

Congress passes the Homestead Act-1862 Gregor Mendel begins formal experiments in genetics-1856

American writer and naturalist Henry David Thoreau publishes “Walden”-1854

Frederick Douglass establishes the abolitionist newspaper, “The North Star”-1847

Samuel F.B. Morse develops code for electric telegraph system-1838 Texas proclaims independence from Mexico-1836

Louis Braille publishes system of writing for the blind-1829

President James Monroe formulates doctrine of U.S. policy opposing outside interference in the Americas-1923 Emma Hart Willard founds first U.S. women’s college, Troy Female Seminary, in Troy, New York-1821

Construction of Erie Canal begins-1817

Grimm’s Fairy Tales are published in Germany-1812 Kamehameha I becomes ruler of Hawaii and establishes Kamehameha dynasty-1810

Ludwig van Beethoven premieres Fifth and Sixth Symphonies-1808

Lewis and Clark begin expedition to the American Northwest-1804 A 33,000-year-old frozen mammoth is discovered at Russia’s Lena River-1799 English physician Edward Jenner develops vaccination against smallpox-1796 Eli Whitney invents cotton gin-1793

Mary Wollstonecraft publishes “A Vindication of the Rights of Women”-1792

Bill of Rights is ratified-1791

French Revolution begins with an attack on the Bastille-1789

The U.S. Constitution is ratified-1788

Mozart’s “The Marriage of Figaro” premieres-1786

American Revolutionary War ends-1781

Continental Congress adopts Declaration of Independence -1776

American Colonists throw British tea into Boston Harbor-1773 Crispic Attucks becomes the first person and African American to die in the Revolutionary War in the “Boston Massacre”-1770

French and Indian War ends -1763

Thomas Jefferson is born-1743

George Frederick Handel composes “Messiah”-1741 British agriculturist Jethro Tull invents seed drill-1733

George Washington is born-1732

First permanent Native American school is created in Williamsburg, Virginia-1720 Population of New York City reaches 7,000-1720 Italian musician Bartolommeo Cristofori invents the piano-1709

Benjamin Franklin is born-1706

Russian tzar, Peter the Great, imposes tax on beards-1698

First public school is established in America-1689 Rice cultivation begins in North America-1685

Edmund Halley observes Great Comet, which is later named for him-1682

The Dodo, a large flightless bird, becomes extinct-1681

First mail service in North America is John Elliot’s translation into Algonquian-1661

First Quakers land in America-1657

First book is printed in Native American language-1653

Cardinal Richelieu founds L’Academie Francaise in Paris-1635

First newspaper, Gazette de France, is published in Paris-1631 Peter Minuit founds Dutch Colony of New Amsterdam (now New York)-1625

Pilgrim leaders at Plymouth Colony establish a governing authority through Mayflower Compact-1620

Native American princess Pocahontas marries John Rolf-1614 Spanish found Santa Fe (New Mexico)-1609 Native Americans teach colonists how to raise corn-1608 John Smith founds first permanent English colony in North America at Jamestown, Virginia-1607 Spain founds colony in St. Augustine, Florida-1565

Shakespeare

and Galileo are born-1564 An earthquake in China is worst in history with a death toll of 830,000-1556 University of Mexico is founded-1551 First botanical garden is founded in Pisa, Italy-1543 Francesco Coronado introduces horses to North America-1540

The Reformation begins-1517

Juan Ponce de Leon discovers Florida-1513 Michelangelo finishes painting Sistine Chapel ceiling-1512 First sugar cane mill is established in the Americas-1509 Leonardo da Vinci completes “Mona Lisa”-1505 The Incan Empire reaches its height-1500

The toothbrush is invented by a Chinese dentist-1498

John Cabot discovers Newfoundland –1497

Courtesy of: The USDA, Natural Resources Conservation Service

 

Tags:

03 NovSOIL-Filsof

Renungan

Hidup itu dinamis, bergerak dan berubah menurut waktu. Usahakan kita dapat mengunakan waktu sebaik-baiknya agar memperoleh ilmu yang bermanfaat, mengamalkan, serta bersyukur kepada Yang Maha Pemberi. Mudah-mudahan kita  mendapat berkah.

 

KESEIMBANGAN

Tuhan, menciptakan makhluk hidup di bumi:  manusia, binatang, dan tumbuhan:  bernapas, minum, makan, berbiak, dan mati.

Kemampuan makhluk hidup berbeda dalam mempertahankan kehidupan:  manusia lebih mampu dari  binatang;  binatang  lebih mampu dari tumbuhan;  ditandai oleh jumlah populasi manusia lebih sedikit dari binatang; binatang lebih sedikit dari tumbuhan.

Sistem kehidupan di bumi ini mengikuti hukum:  keseimbangan. Karena itu, Tuhan memberikan kemampuan bergerak  pada manusia dan binatang dan tidak bergerak  pada tumbuhan. Manusia diberi kelebihan bisa berpikir sedang binatang dan tanaman tidak bisa berpikir. Itu sebabnya kehidupan berjalan seimbang, meski jumlah populasi berbeda.

 

TANAH SEHAT – TANAMAN SUBUR

“Hidup itu hakiki, karena makhluk hidup diciptakan oleh Sang Maha Pencipta. Dalam praktek sehari-hari, pengelolaan alam dapat didekati melalui konsep ‘kehidupan’.  Misalnya:  tanah adalah tempat kehidupan (akar tanaman, mikro/makro fauna/flora), sinonimnya:  tanah adalah ‘benda hidup’;  karenanya ia bisa:  sehat, capek, sakit dan bahkan mati” …

Konsep konvensional:  tanah adalah benda alami yang bersifat  statis, mudah rusak/tergradasi menjadi miskin/tidak produktif.

Konsep modern:  tanah adalah benda hidup (tempat kehidupan), yang dinamis, bertahan, dan dapat diperbaiki bila rusak.

Sebagai benda hidup:  maka tanah bisa sehat, letih, sakit, dan bahkan mati;  meski dapat dihidupkan lagi. Oleh karena itu, maka tanah perlu istirahat, diobati, dan cukup diberi makan/minum agar tetap sehat…

Unsur kehidupan ‘utama’ adalah:  udara, cahaya, air, dan nutrisi (hara) dalam proses bernafas, fotosintesis (tanaman), minum, dan makan. Semuanya (kecuali cahaya) ada dalam tanah.  Jadi, faktor kesehatan/kesuburan tanah itu adalah:  Sifat Fisik (udara, air), Sifat Kimia (hara), dan Sifat Biologi (kehidupan, termasuk akar tanaman).

Kata Bermakna

 Syekhfani

 -Bersyukurlah anda sakit kaki, itu berarti anda punya kaki;  dari pada tidak pernah sakit kaki, karena memang tidak punya kaki, nau’dzubillah!

-Jadilah orang baik, meski definisi orang baik itu sendiri masih tidak jelas!

-Sesuatu yg diberikan bukanlah yg terbaik, yg terbaik itu pasti untuk sendiri!

-Tidak ada pedagang mau merugi, tawaran muluk itu pastilah propaganda!

-Jangan sedih orang yang pernah dekat meninggalkan kita.  Ingat,  kita dulu tidak kenal dia. Jadi, kembalilah ke awal!

-Jadilah orang yang butuh & dibutuhkan (tak ada beban). Dari pada mencinta & dicinta (banyak resiko)!

-Yang pergi bukan yg terbaik, bersyukurlah, Tuhan menghindarkan.  Yang terbaik pasti datang atas kehendakNya!

-Yang lalu biar berlalu menjadi ‘kenangan’, yang akan datang rintislah hingga jadi ‘kenyataan’ lebih menyenangkan.

-Yang lebih indah akan meniadakan yang buruk.

-Yakinlah yg lebih indah itu banyak, hanya perlu mencoba memperolehnya.

-Jangan menunggu yg tidak datang;  tapi sambutlah dengan senang yang sudah datang!

 -Yang dulu manis dan menyenangkan, yang sekarang lebih manis dan lebih indah, serta lebih menyenangkan!

 -Yang ditunggu tidak datang, yang datang bukan yang ditunggu, bersabarlah!

-Sia-sia menemui orang yang tidak mau ditemui!

-Buatlah semua itu bergulir rutin, penuh dinamika, rasakan variasinya, pastikan nikmatnya.  Ini kiat hidup berlanjut!

-Dinamis itu hidup, statis itu mati!

-Orang bekerja itu hidup, orang nganggur itu itu mati!

-Tidak ada batas umur bagi orang  optimis, dinamis, kreatif, inovatif, motivatif.

-Optimis, dinamis, kreatif, inovatif, motivatif itu obat awet muda;  lakukan, akan nyata bedanya..

-Berkerjalah agar anda merasakan ada kehidupan!

-Perubahan itu adalah waktu, tidak ada waktu tidak ada perubahan!

-Satu-satunya yang tidak pernah berubah hanyalah ‘perubahan’ itu sendiri!

-Satu-satunya yang tidak mungkin tidak berubah adalah ‘waktu’!

-Umumnya orang selalu membatasi diri, ini tidak boleh itu tidak boleh! Yang benar adalah semuanya boleh! yang tidak boleh adalah terlalu (terlalu banyak~terlalu sedikit, terlalu besar~terlalu kecil, terlalu mahal~terlalu murah, terlalu sombong~terlalu minder)!

back to top

Tags: ,